Jakarta & Sekitarnya Tahun 2006 – 2007

Jakarta & Sekitarnya
Tahun 2006 – 2007

Jakarta Selatan

1. Masjid Raya Almunawar

Jl.Raya Pasar Minggu,samping RS Tria Dipa. Majelis di Masjid ini merupakan Pusat dari seluruh cabang Majelis JABOTABEK yang mana dihadiri oleh ribuan jamaah. Baik anak-anak, remaja, dan orang tua hadir berdesakan memenuhi ruangan Majelis yang berlantai 2 itu, ada juga ruangan khusus yang terhijab disediakan bagi Kaum Nisa. Yang hadirpun dari berbagai golongan dari para p elajar, mahasiswa, pegawai, karyawan, preman dan lainnya. Mereka dalam kebersamaan asyik bershalawat dan pujiaan atas Allah dan Rasul saw. Mereka datang dari berbagai penjuru ibukota, ada yang berjalan kaki, bersepeda, naik angkutan umum, dan sebagian besar naik motor. Majelis yang diadakan setiap Senin malam pukul 21.00 WIB juga sering dihadiri oleh para Habaib dari Hadramaut serta tokoh pemerintah. Majelis Pusat ini tidak ada libur walaupun pada bulan Ramadhan dan sering Majelis diadakan bertepatan dengan Perayaan Hari Besar Islam seperti malam Idul Fitri, Idul Adha, Isra Mi?raj, Maulid Nabi Muhammad SAW dll. Dari sinilah muncul sanubari-sanubari yang mencintai Nabi Muhammad SAW dan penegak Sunnah Sang Nabi SAW di rumahnya, sekolahnya, tempat kerjanya dan seluruh aspek kehidupan masyarakat sehingga kelak tegaklah Panji Rasulullah SAW di muka bumi ini. Amin

2. Masjid Raihanul Hamim

Jl kapten Tendean Gang Kamboja No.94 Mampang Prapatan, letak majelis ini tepat di belakang Trans TV, aktif mulai awal 2005, hadirin di masjid dalam setiap kunjungannya tidak terlalu banyak, dan terdomisili oleh anak-anak dan banyak pula diantara mereka adalah jamaah tablig yang bergabung dengan kami dalam shalawat dan pujian atas Allah dan Rasul saw.

3. Masjid Assaadah

Jl.Buncit V Mampang Prapatan, depan POM Bensin Mampang. Aktif sejak tahun 2005 yang mana tempat ini menjadi salah satu pusat dakwah majelis diwilayah ini karena letaknya yang strategis dipinggir jalan Raya utama. Sehingga banyak orang yang lewat baik berkendara maupun berjalan kaki menyaksikan syiar acara majelis setiap diadakannya. Ketua Masjid Bpk KH. adalah tokoh yang sangat mendukung adanya majelis dimasjid ini. Para pemuda turut serta membantu berlangsungnya majelis, karena dimasjid ini salah satu pusat dakwah majelis Rasulullah saw seperti perayaan Tahun Baru 2006, perayaan Maulid Nabi saw, perayaan malam takbir Iedul Adha dan lainnya. Banyaknya jamaah yang hadir dalam setiap majelis baik anak-anak, remaja dan orangtua tidak menampung ruangan dimasjid ini. Separuh jalan rayapun harus dipakai untuk para jamaah yang tidak kebagian tempat duduk didalam masjid dan duduk pinggir jalan, kaum Nisa pun memenuhi lantai 2 masjid itu. Mereka khusyu dalam kemulaian Dakwah Nabi saw.

4. Masjid Al Husna

Jl Rasamala III belakang Gedung Bidakara Pancoran, aktif mulai awal 2006, majelis bulanan di wilayah ini selalu dipadati oleh segenap kalangan masyarakat, orang tua, anak-anak, pemuda dan wanita, mereka selalu menyambut hangat acara bulanan Majelis Rasulullah saw, banyak dari kalangan muda mudi di wilayah ini selalu aktif mengikuti majelis setiap malamnya di wilayah-wilayah lainnya.

5. Masjid Almushonnif

Jl Dr Saharjo Gang Rambutan Manggarai, aktif mulai kunjungan Maulid Tahunan 2006, selepas kunjungan undangan di wilayah tersebut yang digabung antara Majelis Rasulullah saw dan FPI, walau sempat menjadi tanda tanya bagi kami mengapa masyarakat cenderung mengadu antara dua kubu yang berbeda dalam satu arena, walaupun antara MR dan FPI tidak ada pertentangan, namun jelas-jelas terdapat perbedaan pendapat, dan selepas acara maulid tahunan ini para pemuda masjid Almushonnif bangkit untuk membuka majelis bulanan MR di wilayah mereka.

6. Masjid Al Bakri

Jl Menteng atas (samping apartemen rasuna said) kuningan. Aktif pada awal 2006, masjid mewah yang diperlengkapi Ac ini pun ramai setiap kunjungan bulanannya berkat perjuangan Ustaz Yudi, seorang pemuda yang aktif menjadi penggerak para pemuda dan anak-anak di wilayahnya, Ustaz Yudi adalah seorang pemuda yang asyik dengan para habib, tak heran kalau maulid tahunan dirumahnya selalu dikunjungi puluhan tokoh habib besar seperti Hb Umar Alattas, Hb Abdulkader Alhaddad Al hawi dan alumni Ma?had Al malikiy, Alumni Madinah dan Alumni Darulmustafa Hadramaut, dan ia pula yang aktif membuka majelis di masjid Alfalah di wilayah yang tak jauh dari Masjid Albakri, sejak 2005 yang lalu.

7. Masjid Al Falah

Jl.Menteng Atas (samping Kuburan Cina). Masjid ini aktif sejak 2005 yang mana masuknya majelis dimasjid ini karena Ustaz Yudi. Masjid yang terletak tepat disebelah pemakaman umum di daerah menteng ini selalau penuh dihadiri para pemuda disetiap majelisnya. Dibantu oleh sdr Saefudin bersama Ustaz Yudi mengajak para pemuda sekitar baik anak-anak maupun remaja untuk menegakkan Dakwah Nabi saw diwilayahnya. Sampai sekarang semakin banyak mereka yang ikut termuliakan dalam Majelis Rasulullah saw, tak ketinggalan kaum Nisa disana juga bersemangat dalam menghadiri majelis.

8. Masjid Ikhwanulmuslimin

Jl Raya Ps minggu samping komplek Garuda, masjid ini aktif dalam majelis bulanan mulai Juni 2006, para pemuda setempat tampak sangat bersemangat dalam menegakkan Panji Rasulullah saw di wilayahnya, dan masjid ini kami anggap sebagai ganti bagi masjid Attaqwa Raya Ps minggu yang sementara ini non aktif disebabkan tak adanya dukungan dari fihak para tokoh masjid dan dewan pimpinan, mereka selintas tampak kurang perduli dengan kegiatan pemuda di masjidnya, namun pada jarak yang tak jauh, muncullah Masjid Ikhwanulmuslimin sebagai gantinya, dengan semangat juang para pemuda yang didukung penuh oleh para tokoh Masjid.

9. Masjid Nurul Badar

Jl.Raya Pasar Minggu KM 12, aktif sejak September 2006. Salah seorang penggerak dari masjid ini merupakan satu keluarga dari Masjid Ikhwanul Muslimin. Mereka bersama-sama menegakkan Dakwah Sang Nabi SAW diwilayahnya.

10. Masjid Saadatus Sholihin

Jl Buncit I samping kelurahan Mampang Prapatan, masjid ini aktif pasca Maulid 2006, dengan semangat juang yang kuat dari para pemuda setempat.

11. Masjid Al Aqwam

Jl Bangka Raya Pela Mampang, aktif mulai awal 2006, masjid ini adalah masjid tertua di wilayah Bangka, dan merupakan masjid bersejarah karena sangat termasyhur terutama pada generasi para Kyai Betawi terdahulu, KH Abdullah Syafii, KH Syafii Hadzamiy dan masih banyak tokoh tokoh Ulama besar di Batavia selalu hilir mudik di masjid ini, dan kini Masjid Al Aqwam bagaikan Benteng Rasulullah saw dalam menghadapi fitnah Aliran wahaby yang telah mewabah diwilayah Bangka, Majelis Rasulullah saw dihimbau oleh tokoh-tokoh masyarakat Bangka untuk mengadakan majelis berkala di wilayah mereka karena semakin banyaknya masjid-masjid yang terkena racun fitnah aliran wahabiy sehingga memusyrikkan orang-orang muslimin, menyingkirkan ulama dan kyai sebagai Imam Masjid, dan masih banyak lagi kegiatan mungkar mereka yang merasuk ke masjid-masjid, Majelis Rasulullah saw bergabung dengan IRMAPAM, (Ikatan Remaja Masjid & Musholla Pela Mampang) yang dipimpin oleh Ustaz Abdullah untuk terus menembus masjid-masjid dan musholla di tempat yang berbeda di wilayah Bangka, maka Alhamdulillah Fitnah aliran sesat itu mulai disingkirkan oleh Allah swt, masyarakat kembali tegak dengan cahaya kebenaran dan berbondong-bondong meninggalkan kebatilan mereka kaum wahabiy, dan masjid Al Aqwam menjadi benteng utama bagi Ahlussunnah waljamaah di Bangka.

12. Masjid Darussalam

Jl.Bangka II F Pela Mampang,aktif sejak Mei 2006. Masjid ini juga termasuk wilayah IRMAPAM. Setiap Majelis diadakan selalu ramai dipenuhi jamaah hingga ke jalan. Aliran wahabi juga sudah mewabah diwilayah ini. Pada saat acara Majelis berlangsung antusias masyarakat sangat besar ingin menghadirinya dari anak-anak, remaja maupun orangtua.

13. Masjid Attaqwa

Jl.Bangka III Pela Mampang.Aktif sejak awal Januari 2006. KH. Salman Yahya adalah tonggak penggerak Dakwah Sang Nabi SAW diwilayah ini.Bersama IRMAPAM dan ikatan pencak silat CINGKRIK saling membantu satu sama lain. Di masjid ini wabah wahabiy sangat besar, berbagai cara mereka lakukan agar syiar Majelis Rasulullah SAW tidak berjalan. Berbagai fitnah dan isu yang negatif mereka sampaikan kepada masyarakat agar jangan mengadakan Majelis Rasulullah SAW. Berkat semangat yang kuat dari sosok KH.Salman Yahya yang merupakan tokoh diwilayah ini maupun tokoh di wilayah IRMAPAM juga Majelis dapat terlaksana dibantu para pemuda sekitar. Kini masyarakat bisa mendapatkan cahaya kebenaran dari tuntunan Sang Nabi SAW yang selama ini terbelenggu aliran wahabiy. Masyarakat sekitar tampak senang dan bahagia dengan adanya Majelis Rasulullah SAW kini mereka bebas dalam menjalankan ibadahnya dan tidak terikat oleh pengaruh ajaran wahabiy. Berkat ijin Allah swt wilayah ini termuliakan dengan Dakwah Panji Rasulullah SAW.

14. Masjid Ahmad Al Amin

Jl Guru Alif rt.04. rw 06 duren tiga Jakarta Selatan, masjid ini aktif mulai juli 2006, luar biasa semangat para tokoh masyarakat setempat, para tokoh masjid, para pemuda, para kaum Nisa, anak -anak dan seluruh lapisan masyarakat, majelis di masjid ini bagaikan lebaran dari ramai dan semaraknya sambutan masyarakat setempat, majelis di masjid ini dipelopori oleh Sdr Rian, seorang pemuda yang bersemangat menegakkan Panji Dakwah nabi saw di masyarakatnya.

15. Masjid Al makmur

Jl Lapangan Ros Raya, Casablanka tebet, mulai aktif pada juni 2006, setelah perayaan maulid akbar tahunan di masjid ini yang merupakan gabungan pembicara yaitu Hb Munzir dan KH Zaenuddin MZ, maka semangat para tokoh masjid berkesinambungan untuk membuka majelis bulanan di Masjid tersebut, aktifitas ini dipelopori oleh Hb Salim Alattas yang berjiwa baja untuk menjadikan masjid Al Makmur sebagai Mercusuar Dakwah Nabi saw di wilayahnya.

16. Masjid Arriyadh

Jl.Tegal Parang, belakang PMI Gatot Subroto. Aktif sejak tahun 2005. Ustaz Hilal adalah salah seorang tokoh masjid yang mempelopori majelis diwilayah ini. Ia salah seorang alumni salah satu perguruan di Mesir. Semangat yang dimilikinya menjadikan wilayah ini dipenuhi para pecinta Rasulullah saw. Sebagian besar jamaah yang menghadiri majelis kebanyakan dari para pemuda dan anak-anak, kaum Nisa juga hadir yang sebagian besar remaja putri.

17. Masjid Attaubah

Jl Pancoran Barat VIII Rt 009/02, masjid ini aktif sejak tahun 2005. Para orang tua mendukung sepenuhnya majelis Rasulullah saw terutama ketua masjidnya Bapak H. Syamsudin. Para pemuda diberikan dukungan baik moril maupun materiil oleh beliau untuk mengadakan majelis. Semangat yang antusias dari anak-anak, para pemuda dan orang tua setiap majelis diadakan ditempat ini sehingga tampak berdesakan mereka untuk duduk bersama dalam kemuliaan. Tak kalah semangat pula jamaah Nisa baik tua maupun muda yang sebagian besar jamaah Majelis Rasulullah saw setiap malam selasa di Masjid Al Munawar hadir memenuhi lantai 2 masjid tersebut yang sekarang dalam renovasi pemugaran.

18. Masjid Arrahmanurrahim

Jl.Pancoran Barat VII No.20, masjid ini aktif sejak mei 2006.Ketua masjid ini yaitu Bapak H.Ubaidillah sangat senang dengan kehadiran majelis ditempatnya. Jamaah yang hadir pun memenuhi ruangan masjid yang berlantai 2 itu yang berjarak tidak jauh dari Masjid Attaubah. Baik anak-anak, para pemuda, para orang tua dan juga para kaum Nisa turut hadir setiap acara diadakan, maka kami pun menjaga Hb Munzir dari banyaknya yang ingin bersalaman agar jangan sampai ada yang tehimpit atau tergencet khususnya anak-anak. Bisa dikatakan kedua masjid ini menjadi Mercusuar Dakwah Nabi saw diwilayah yang berdekatan ini.

19. Masjid Al Abror

Jl.Mampang Prapatan VIII, belakang BANK LIPPO. Majelis dimasjid ini mulai aktif bulan September 2006. Sudah lama jamaah dimasjid ini ingin mengadakan Majelis Rasulullah saw yang akhirnya dapat terlaksana. Salah satu pengurus dimasjid ini yang bernama Ustadz Fakhrurozi merupakan menantu dari KH.Salman Yahya yang tinggal di Bangka. KH.Salman Yahya merupakan tokoh diwilayah Bangka yang amat disegani dan dihormati. Setiap majelis diadakan di masjid ini dipenuhi oleh para jamaah baik kaum rijal maupun kaum nisa, yang tua dan yang muda, para remaja dan anak-anak untuk duduk berdesakan. Bahkan banyak pula ibu-ibu yang hadir berdiri diluar untuk menghadiri majelis ingin melihat sosok Hb Munzir dari dekat. Para orang tua dan tokoh masjid ini sangat antusias menghadiri acara majelis Rasulullah saw. Ketua masjid ini melarang diadakannya majelis dimasjid ini yang ternyata dia merupakan salah seorang kaum wahabiy. Tapi niat jamaah yang sangat besar ingin mengadakan Majelis Rasulullah saw dimasjid ini akhirnya dapat tercapai walaupun ada yang menentang keberadaan majelis. Panji Rasulullah saw akan terus berkibar dan kebatilan akan hilang sebab sanubari-sanubari para Pecinta Rasulullah saw.

20. Masjid Al Hasanain

Jl.Pengadegan Utara Raya. Masjid ini aktif sejak tahun 2005. Sosok KH. Jamaluddin dimasjid ini merupakan tonggak berdirinya dakwah Rasulullah saw diwilayah Pengadegan. Beberapa masjid dan mushalla diwilayah ini juga mengadakan majelis sebab beliau. Mayoritas yang hadir pun para pemuda pemuda yang bersemangat. Masjid ini selalu penuh dihadiri jamaah baik kaum lelaki maupun kaum Nisa. Di masjid ini juga selalu mengundang majelis Rasulullah saw seperti dalam peringatan perayaan Maulid Nabi Muhammad saw, perayaan Tahun Baru Islam, perayaan Isra’ Mi’raj dan lainnya. Dengan perjuangan KH.Jamaluddin untuk menegakkan Dakwah Rasulullah saw diwilayah ini semoga akan terus bermunculan sanubari sanubari yang mencintai Nabi Muhammad saw.

21. Masjid Jami Al Istijabah

Jl.Pengadegan Barat IV Rt 003/06 Pengadegan. Aktif sejak tahun 2006. Ketua masjid H.Muhammad Umar sangat mendukung acara majelis diadakan dimasjid ini. KH.Jamaluddin yang berperan sehingga dimasjid ini dapat diadakan Majelis Rasulullah saw. Para pemuda dengan semangat yang kuat membantu tegakknya dakwah Rasulullah saw dimasjid ini. Yang hadirpun banyak dari para anak-anak, para pemuda dan tak ketinggalan kaum Nisa.

22. Masjid Jami’ Al Hidayah

Jl.Tebet Barat III No.16 Tebet. Majelis di tempat ini aktif sejak awal Ramadhan atau bulan Oktober 2006. Berawal ketika berpindahnya Markas majelis ke Tebet ada seorang ketua RW yaitu bapak Saefullah yang sangat senang kehadiran Majelis Rasulullah saw diwilayahnya. Bpk Saefullah merupakan tokoh yang disegani diwilayahnya. Sebelumnya bpk Saefullah sedikit mengetahui majelis yang merupakan kumpulan para pemuda pecinta Rasulullah saw. Ia juga mengetahui sosok Hb Munzir yang dikenal dikalangan para pemuda dan orang tua. Sejak berpindahnya markas ke Tebet bpk Saefullah sering datang mengunjungi markas. Ia ingin lebih jauh mengenal dan dekat dengan majelis Rasulullah saw. Ia senang wilayahnya kehadiran perkumpulan yang mulia ini. Maka dari itu masjid yang terletak tak jauh dari markas majelis ini ingin turut kebagian jadwal majelis. Bpk Saefullah adalah tonggak berdirinya majelis dimasjid ini. Ia mendukung penuh dan bertanggung jawab atas terlaksananya majelis di masjid ini. Banyak masyarakat yang tinggal di komplek perumahan Tebet itu hadir bersama sama pada saat acara majelis Rasulullah saw diadakan. Kini wilayah itu termuliakan dalam kemuliaan Dakwah Rasulullah saw.

23. Masjid Raya Al Ittihad

Jl.Tebet Mas Indah I, Tebet Barat. Majelis ditempat ini aktif sejak September 2006. Masjid yang terletak di komplek Tebet Mas ini pertama kali mengadakan majelis dalam rangka Tarhib Ramadhan. H.Asmuni merupakan salah seorang tokoh masjid yang mengadakan majelis ditempat ini. Majelis diadakan tiap bulannya ba’da Isya setelah pengajian Fiqih ba’da Maghrib dan dilanjutkan dengan Majelis Rasulullah saw.

24. Masjid Nurul Hilal

Jl.Cibulan IV, belakang STM Penerbangan Blok M.Aktif sejak 2005 yang mana sebagian besar penggeraknya adalah para pemuda yang juga banyak diantara mereka yang bekerja. Masjid yang terletak di sekitar komplek ini kurang begitu banyak dikunjungi jamaah, tetapi niat dari para pemuda yang ingin didaerah ini turut termuliakan dengan syiar dakwah Rasulullah SAW. Semangat mereka akan menjadikan wilayah ini dipenuhi sanubari para pecinta Rasulullah SAW.

25. Mushalla Al Awwabien

Jl.Pengadegan Barat V Rw 007 Pengadegan. Dimushalla ini aktif sejak tahun 2006 yang mana para jamaah pemuda ditempat ini merupakan murid-murid dari KH.Jamaluddin. Mereka sangat bersemangat karena berkat dukungan sosok guru yang dicintainya.

26. Mushalla Al Husna

Jl.Pengadegan Barat IV Rt 005/006 Pengadegan, aktif sejak awal Januari 2006. Para pemuda yang sebagian besar juga penggeraknya sangat bersemangat setiap Majelis diadakan. Mereka saling membantu demi tegaknya Dakwah Sang Nabi SAW diwilayah ini.

27. Mushalla Asmaul Husna

Jl.Kemang Utara VII Rt 011/04 belakang pasar Buncit. Majelis ditempat ini aktif setelah Perayaan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad saw 2006. Setelah itu para pemuda ditempat ini ingin terus mengadakan majelis Rasulullah saw. Mereka ingin masyarakat sekitar yang mayoritas bekerja dipasar Buncit itu turut termuliakan dengan adanya majelis. Sdr Apoy yang biasa akrab dipanggil oleh jamaah majelis merupakan orang yang aktif turut membantu majelis terutama dikala pemasangan umbul-umbul. Ia dulunya dikenal oleh sebagian jamaah majelis Rasulullah saw adalah salah satu jamaah Tabligh. Tetapi sekarang sdr Apoy salah satu jamaah majelis Rasulullah terdepan dalam menegakkan Panji Dakwah Rasulullah saw diwilayahnya dengan semangat yang begitu besar dan mental yang kuat.

28. Mushalla Baiturrasyidin

Jl.Buncit 11 Mampang Prapatan, mushalla ini aktif sejak tahun 2005. Para orang tua dan tokoh mushalla ini sangat mendukung dan bersemangat bila majelis diadakan. Para pemuda yang dibantu oleh sdr Ahmad yang merupakan salah satu Vokal dalam tim hadrah Majelis Rasulullah saw saling membantu dalam terlaksananya majelis. Mereka bersama-sama memasang umbul-umbul majelis dengan semangat. Jamaah yang hadir juga tak kalah banyaknya dari yang muda sampai yang tua, lelaki maupun wanita berbondong-bondong bersama dalam shalawat atas Nabi saw. Sebelumnya majelis sempat di masjid Annur yang jaraknya berdekatan dengan mushalla Baiturrasyidin. Tetapi dikarenakan ada pengurus di masjid Annur yang berpaham wahaby majelis akhirnya berpindah ke mushalla ini. Kaum Wahaby tidak bisa mencegah para Pecinta Rasulullah saw di wilayah ini untuk terus, terus dan terus mengibarkan bendera idola mereka yaitu Nabi Muhammad saw agar tegak setinggi tingginya di muka bumi ini.

29. Mushalla Nur Sahara

Jl.Duren Tiga Barat VI, belakang restoran Ratu Kuring. Majelis di mushalla mulai aktif sekitar pertengahan 2005. Para orang tua dan tokoh dari mushalla ini sangat mendukung adanya majelis Rasulullah saw. Sdr Fauzan Hakim merupakan tonggak diwilayah ini dalam tegaknya dakwah Rasulullah saw. Ia salah seorang pemuda yang aktif dalam turut serta membantu majelis bahkan ia mengajak teman dekat rumahnya untuk hadir dimajelis yang sekarang menjadi salah satu Koordinator dalam Majelis Rasulullah saw. Sebelumnya wilayah ini terkenal dengan daerah yang jelek, dari berbagai kemaksiatan ada disini judi, narkoba, mabuk, perzinahan, tawuran antar pelajar dan warga pun menjadi langganan dulunya. Kini dengan hadirnya majelis ditempat ini seberkas cahaya kemuliaan tampak timbul disini. Banyak para pemuda yang bertobat dari kemaksiatan dan kini selalu hadir disetiap acara majelis. Para pemuda yang dulunya bermaksiat dan dalam kegelapan kini menjadi pembela Rasulullah saw. Mereka sekarang memakai perhiasan yang mulia yaitu sunnah Nabi Muhammad saw dan termuliakan karena bimbingan yang didapat dari Majelis Rasulullah saw. Alhamdulillah Allah swt Yang Maha Dermawan telah membalikkan keadaan di wilayah ini dari kegelapan yang penuh dosa sekarang secara perlahan terang benderang dengan kemuliaan cahaya bimbingan Nabi Muhammad saw.

30. Mushalla Baiturrahman

Jl.Buncit XII Mampang Prapatan, mushalla ini aktif bulan juli 2006. Ditempat ini ada seorang pemuda yang bernama Tri dengan gigih dan semangat ingin mengadakan majelis. Ia seorang pemuda yang aktif mengikuti majelis dimanapun berada. Maka dari itu ia pun menjadi pelopor hadirnya majelis diwilayah ini. Yang hadir dalam setiap acara majelis ditempat ini sangat banyak dari para pemuda dan anak-anak, orangtua dan tak ketinggalan kaum Nisa turut hadir, maka dari itu majelis sering dipindah ke lapangan Buncit 12 agar dapat menampung para jamaah. Selain itu juga agar lebih syiar dikarenakan tempatnya dekat jalan.

31. Mushalla Nurul Huda

Jl.Pancoran Barat IV Gang Tabah Duren Tiga. Majelis ditempat ini aktif sejak tahun 2005. Para orang tua dan tokoh mushalla sangat mendukung diadakan majelis Rasulullah saw. Sdr Aat merupakan penggerak Dakwah Rasulullah saw diwilayah ini. Ia merupakan salah seorang kru Divisi Teknisi di Majelis Rasulullah saw. Ia aktif membantu Dakwah Rasulullah saw di Majelis Rasulullah saw. Ia mengajak para pemuda disekitar untuk membantu agar majelis dapat terlaksana dengan baik dimushallanya. Berbondong-bondong jamaah yang hadir memenuhi ruangan dimushalla itu. Mereka asyik dalam shalawat dan pujian atas Allah dan Rasul saw.

32. Mushalla Al Islah

Jl.Buncit I Mampang Prapatan. Majelis ditempat ini aktif sejak April 2006. Sdr Hamdan adalah salah seorang penggerak majelis diwilayah ini. Dengan dibantu para pemuda lainnya mereka memiliki semangat yang kuat untuk bersama-sama mengadakan majelis Rasulullah saw.

33. Mushalla At Tarbiyah

Jl.Buncit I, dekat Kelurahan Mampang Prapatan. Aktif sejak September 2006. Para pemuda yang didukung oleh orangtua dimushalla ini sangat antusias majelis diadakan ditempatnya. Banyak jamaah yang hadir terutama para pemuda dan kaum ibu memadati mushalla ini setiap majelis berlangsung. Mereka asyik melantunkan pujian dan shalawat atas Allah swt dan Rasul saw.

34. Mushalla Imaduddin

Jl.Kemuning IV Rt 10/06 belakang Volvo Pasar Minggu. Majelis aktif sejak Oktober 2006. Setelah adanya undangan ceramah Hb Munzir untuk mengisi tausyiah setelah Tarawih di bulan Ramadhan ini para pemuda bangkit agar majelis Rasulullah saw hadir diwilayahnya. Tahun 2005 majelis juga pernah ada dalam acara Perayaan Maulid di mushalla ini, Sebagian pemuda dimushalla ini dulunya aktif di masjid attaqwa pasar Minggu tapi mereka kecewa atas kepengurusan masjid Attaqwa yang baru yang tidak lagi mendukung terlaksananya majelis dimasjid ini. Akhirnya para pemuda ini berjuang bersama untuk menegakkan Dakwah Nabi saw dan memisahkan diri dari kepengurusan Masjid Attaqwa. Walaupun dimasjid tidak mendapatkan dukungan mereka bersama-sama menghadirkan Majelis Rasulullah saw dimushalla ini. Ini merupakan awal kebangkitan Dakwah Nabi saw diwilayah ini oleh para pemuda pecinta Rasulullah saw.

35. Mushalla Hawil Khairat

Jl.Menteng Dalam, samping AlFresh Gatot Subroto. Aktif sejak Juni 2006 yang dipelopori oleh sdr Andi. Sebelumnya majelis diadakan di rumahnya sampai akhirnya dipindah kemushalla agar majelis lebih syiar dikalangan masyarakat. Ia dibantu oleh para pemuda sekitar yang berjiwa kuat dan bersemangat.

36. Mushalla Al Ittihadiyah

Jl.Persada II Rt 08/15 Menteng Dalam, samping Gedung Balai Sudirman Tebet. Majelis ditempat ini aktif sejak November 2006. Hb Qadir Al Habsyi merupakan sosok penggerak yang mendirikan Majelis ditempat ini. Masyarakat yang hadir cukup banyak dari terutama para remaja. Mereka antusias mengikuti Majelis yang baru pertama kali diadakan itu. Kini Dakwah Sang Nabi SAW dapat terus berlanjut berkat mereka para penegak Panji Rasulullah SAW.

37. Mushalla Al Istiqomah

Jl.EE Rt 08/01, belakang Alfresh Gatot Subroto Pancoran, Aktif sejak November 2006. Mushalla ini terletak tak jauh dari Mushalla Hawil Khairat yang mana penggeraknya adalah saudara Andi. Ia dibantu oleh pemuda Mushalla setempat terus memperluas dakwah Rasulullah saw di wilayah ini. Dengan semangat yang kuat mereka saling membantu satu sama lain.Sehingga tampak dari hasil mereka banyaknya masyarakat yang hadir memenuhi Mushalla ini.

38. Mushalla Al Khoiriyah

Jl.Tanjakan H.Naman Cilandak Barat, depan Cilandak Town Square. Setelah mengadakan perayaan Isra’ Mi’raj bulan Agustus 2006 para pemuda melanjutkan majelis berkesinambungan. Sdr Ali yang merupakan penggerak majelis diwilayah ini mengkoordinir para pemuda setempat membantu diadakannya majelis. Acara diadakan secara besar-besaran dan yang hadirpun cukup banyak sehingga menutup jalan yang dilalui mobil. Tabligh Akbar perayaan Isra’ Mi’raj itupun membuka momen perkenalan bagi masyarakat sekitar untuk mengenal Majelis Rasulullah saw diwilayah itu.

39. Mushalla Al Amin

Jl.Poltangan Gunuk, Poltangan Pasar Minggu. Aktif sejak Mei 2006 yang mana terus berkesinambungan setelah diadakan Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW. Para pemuda yang di koordinir sdr Rahman dengan semangat yang gigih berupaya menjadikan wilayahnya dapat turut termuliakan dengan Dakwah Sang Nabi SAW. Hadirnya Majelis diwilayah ini menambah semangat masyarakat sekitar untuk mencintai dan mengidolakan Nabi Muhammad SAW. Didukung oleh para orangtua dan tokoh sekitar menjadikan tempat ini selalu semarak disetiap diadakannya Majelis Rasulullah SAW. Masyarakat sekitar tampak antusias berbondong-bondong datang, jamaah pun luber sampai ke jalan jalan. Mereka asyik bershalawat dan pujiaan atas Allah dan Rasul SAW.

40. Majelis Dzikir Al Karimah

Jl.Manggarai Utara 2 Rt 11/01, dekat Stasiun Manggarai bambu-bambu. Aktif sejak bulan Juni 2006 sejak perayaan Maulid Nabi saw diadakan berlanjut berkesinambungan. H.Ahmad Baihaqy adalah salah seorang pelopornya. Ia merupakan salah seorang murid Gus Maksum(almrhm) yang merupakan tokoh pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri Jawa Timur. Setiap perayaan hari besar Islam tempat ini selalu dipenuhi oleh jamaah dari manapun untuk hadir. Karena banyak tokoh ulama dan Habaib yang turut hadir dalam setiap perayaan hari besar Islam seperti Hb Ali Abdurrahman Assegaf, Hb Hamid Al Kaff, KH.Abdurrahman Nawi dan lainnya. H.Ahmad Baihaqy mendengar kabar perkumpulan para pemuda pecinta Rasulullah saw yang dipimpin oleh Hb Munzir Almusawa dalam Majelis Rasulullah saw. Maka dari itu ia mengundang Majelis Rasulullah dan seluruh jamaahnya untuk hadir dalam perayaan Maulid bulan Juni 2006 lalu. Yang hadirpun semakin banyak dari masyarakat sekitar dan jamaah majelis Rasulullah saw yang datang konvoi bersama sama ketempatnya. Para pemuda, anak-anak dan orangtua turut hadir dalam melantunkan pujian dan shalawat atas Allah swt dan Rasul saw.

41. Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiien

Jl.Juraganan gang Abu gosok Permata Hijau, Majelis ditempat ini aktif sejak Agustus 2006. Sdr Fatah merupakan pelopor majelis ditempat ini. Ia aktif mengikuti majelis mingguan di kediaman Habib Munzir Almusawa setiap malam jum’at. Dibantu oleh beberapa teman yang tinggal berdekatan dengannya mereka bersama-sama menjadi penggerak diwilayahnya. Walaupun yang hadir belum begitu banyak namun semangat mereka akan menjadikan tempat ini dipenuhi para Pecinta Rasulullah saw kelak suatu saat nanti.

42. Kediaman Saudara Fatah

Jl.Juraganan samping ITC Permata Hijau, aktif sejak November 2006. Sdr Fatah adalah penggerak Majelis di Ponpes Hidayatul Mubtadiien yang kini dirumahnya juga mengadakan Majelis Rasulullah SAW.

43. Tanah Kusir

Majelis diseputar tanah kusir mulai aktif pada tahun 2001, bersamaan dengan ranting Fatmawati, dan merekapun hingga kini masih aktif dengan kegiatan pemuda serupa, dan mengaktifkan Tablig-tablig akbar bulanan. Pemuda Wilayah ini juga sangat aktif hadir di Majelis Utama dalam pergerakan Majelis Rasulullah saw yaitu di Masjid Almunawar Pancoran, Jakarta Selatan. Mereka berhasil mengkordinir sebuah Bus metromini yang penuh sesak dengan pemuda setempat untuk selalu hadir setiap minggunya, kordinator wilayah ini adalah Sdr Saidi, wilayah ini telah berhasil mengkordinir ratusan pemuda setempat. Mercusuar pergerakan diwilayah Tanah Kusir di masjid Mujahidin yang didukung oleh para orangtua dan tokoh masyarakat sekitar. Majelis juga diadakan di Lapangan Bulutangkis agar lebih syiar dan dapat menampung banyak orang.

44. Fatmawati

Wilayah Fatmawati digerakkan oleh para pemuda setempat yang dipimpin oleh sdr Irfan alias Muhammad Qalby yang merupakan salah seorang vokalis utama dalam tim Hadrah Majelis Rasulullah saw. Suara dan lantunan qasidah yang dibacanya menjadikan hati setiap jamaah yang hadir begitu tenang dan damai. Maka tak heran jika ia dikagumi oleh para jamaah Majelis Rasulullah. Gerakan dimulai pada awal 2001, pada awal 2002 mulai dibuka Majelis mingguan, lalu pertengahan 2002 diubah menjadi Majelis per dua mingguan, dan pada awal 2003 hingga kini diubah menjadi Majlis bulanan, hal ini disebabkan semakin padatnya dan semakin banyaknya kegiatan Majelis Rasulullah. Aktifitas pemuda Fatmawati telah pula berkembang ke wilayah Blok A,Karangtengah, Cipete dll.Majelis di wilayah ini telah berhasil mengkordinir ratusan pemuda setempat putra putri.

45. Baitur Rasul

Jl. Rawa Kemiri 14F rt 04/011. Grogol Selatan. Kebayoran Lama. 12200. Jakarta Selatan. Aktif sejak awal berdirinya Majelis Rasulullah saw sekitar tahun 2001. Tempat ini merupakan kediaman guru kita Hb Munzir bin Fuad Almusawa. Majelis dimulai pukul 20.30 WIB yang dihadiri oleh para pemuda dari berbagai cabang Majelis Rasulullah saw di Jakarta dan sekitarnya. Di tempat ini juga disediakan tempat khusus jamaah Nisa. Majelis ditempat ini sekaligus membuka pertemuan bagi para jamaah Majelis untuk bersilaturrahmi dan membicarakan perkembangan majelis diwilayahnya masing-masing cabang.

46. Gedung Dalail

Komplek Hankam Cidodol, Kebayoran Lama Jakarta Selatan, mulai di aktifkan 2004, sebagai majelis Shalawat bulanan (setiap malam jumat awal bulan) yang terangkum dari doa shalawat dalail khairat, asma?unnabiy, dan shalawat-shalawat lainnya, majelis ini merupakan majelis gabungan antara Alhabib Muhsin bin Idrus Alhamid (pemilik gedung tsb yang berada memang disamping kediaman beliau) dan Hb Munzir Almusawa yang menumpahkan jamaah malam jumatnya yang sebulan sekali setiap awal bulan diliburkan.

47. Dars Fiqih

Majelis setiap malam kamis dikediaman hb munzir dalam pelajaran fiqih, dimulai di pertengahan ramadhan yang baru lalu, dimana hb munzir membimbing para pemuda dalam fiqih dasar, dan tarbiyah akhlak dan tasawwuf, majelis ini diadakan pd pk 23.30wib, mengingat jadwal beliau yang demikian padat.

Jakarta Timur

48. Masjid Istiqomah

Jl.H.Ali Rt 008/04 Kampung Tengah Kramat Jati, aktif sejak Juli 2006.Sdr Sofyan pelopor majelis diwilayah ini yang mengkoordinir para pemuda sekitar. Mereka tampak bersemangat mengenalkan majelis diwilayahnya yang dikenal orang sebagai kamping yang rawan. Banyak jamaah yang hadir disetiap majelis diadakan, baik para pemuda, orangtua maupun anak-anak. Kaum Nisa juga banyak yang hadir terutama dari ibu-ibu sekitar masjid dan remaja putri. Kini lambat laun wilayah tersebut termuliakan dengan tumbuhnya para pecinta Rasulullah saw.

49. Masjid Jami’ Al Hidayah

Jl.Dewi Sartika gang Budi Tanjung Sanyang Rt 006/08 Cawang, aktif sejak Juni 2006. Masyarakat disekitar wilayah ini masih awam dan jamaah yang hadirpun tidak terlalu banyak. Sdr Madani adalah salah seorang pemuda penggerak majelis diwilayah ini. Dibantu oleh beberapa temannya ia ingin masyarakat sekitar lebih mengenal kemuliaan Allh swt dan Rasul saw. Usaha yang dilakukan masih gigih untuk terus menegakkan dakwah Nabi saw diwilayahnya itu.

50. Masjid Jami’ Al Hidayah

Jl.SMEA N VI Rw 09 Cawang, majelis ditempat ini aktif sejak Juli 2006, Ustaz Muhammad Nasir merupakan tokoh masjid yang mempelopori diadakannya Majelis Rasulullah saw di tempatnya. Para orangtua dan tokoh masjid yang lain turut mendukung kegiatan majelis Rasulullah saw, Jamaah yang hadirpun sebagian besar orang tua dan tampak para pemuda serta ibu ibu memenuhi ruangan masjid itu.

51. Masjid Al Anwar

Jl.Pahlawan Revolusi, samping POM bensin Pondok Bambu, aktif mulai Juli 2006, majelis ini dipelopori oleh Hb Ali Al Bar, beliau bersama pengurus Masjid Al Anwar yaitu Ustaz Ahmad Syarifudin sepakat mengadakan majelis tiap bulannya, awal dari sebelumnya majelis diadakan dikediaman Hb Salman Al Hadar Pondok Bambu dan Ustaz Ahmad salah seorang jamaah yang hadir ditempat tersebut. Jamaah yang hadir dimasjid ini sangat banyak sehingga sampai kejalan raya Pahlawan Revolusi. Para pemuda dan orangtua serta masyarakat sekitar tampak bersemangat menghadiri majelis Rasulullah saw sehingga ruangan masjid tidak muat dan harus memakai halaman masjid serta pinggir jalan raya. Mereka datang dari berbagai tempat disekitar wilayah pondok bambu.Masjid inipun membuat umbul-umbul sendiri agar tampak meriah dan syiar setiap acara Majelis Rasulullah saw berlangsung.

52. Masjid Assaadah

Jl.Swakarsa IB Pondok Kelapa, aktif sejak Juni 2006. Ditempat ini juga berdiri perguruan ma’had Assaadah pimpinan KH.Munir. Majelis ditempat ini diadakan pagi hari ba’da pengajian Fiqih selesai shalat Subuh. Masjid ini merupakan pusat dakwah diwilayah Jakarta Timur. Setelah mengundang Majelis Rasulullah saw dalam perayaan Maulid Mei 2006 yang lalu dan dihadiri oleh ulama dan Habaib serta tokoh pemerintah seperti KH.Abdulrasyid Abdullah Syafii, Habib Ali Abdurrahman Assegaf dan Wagub Bpk Fauzi Bowo, pimpinan masjid itu melanjutkan majelis berkesinambungan tiap bulannya. Yang hadirpun sangat banyak dari kaum remaja, orangtua maupun anak-anak. Luar biasa kehadiran mereka dipagi hari saat majelis diadakan yang mana jarang pengajiaan yang diadakan dipagi hari seramai ditempat itu. Kini masjid tersebut menjadi pusat kegiatan Dakwah Nabi saw yang mana akan bermunculan sanubari sanubari yang Nabawiy dan Muhammadiy diwilayah tersebut.

53. Mushalla Annur

Jl.Raya Pondok Gede Asrama Haji, belakang POLSEK Makasar. Aktif sejak Juli 2006 yang mana para pemuda diwilayah ini sangat bersemangat dalam mensyiarkan Dakwah Nabi saw. Masyarakat yang hadir tampak antusias dengan mendukung kegiatan yang positif ini, para orang tua dan tokoh msayarakat sekitar pun turut hadir bersama.

54. Majelis Taklim Nurul Taaj, Kediaman Habib Salman Al Hadar

Jl.Pahlawan Revolusi gang H.Bakri no.43 Pondok Bambu. Majelis ditempat ini berlangsung sejak tahun 2005. Sebelum majelis dimulai terlebih dahulu dibacakan Asmaul Husna yang dipimpin oleh Habib Ali Al Baar yang merupakan salah seorang tokoh diwilayah tersebut. Majelis dihadiri oleh masyarakat sekitar baik para pemuda maupun orang tua.

55. Majelis Taklim Al Hidayah

Jl.Halim Perdanakusuma, aktif sejak Agustus 2006. Penggerak Majelis ditempat ini adalah sdr Ubaidillah dibantu oleh beberapa temannya. Sebagian besar jamaah yang hadir dari para pemuda sekitar. Mereka tampak bersemangat setiap acara Majelis Rasulullah SAW diadakan ditempatnya.

56. Kediaman H.Kamaluddin

Jl.Ciliwung Condet, aktif sejak November 2006. H.Kamaluddin merupakan salah seorang penggerak majelis diwilayahnya. Ia ingin para pemuda sekitar tempatnya terhindar dari segala bentuk hal yang negative. Maka dari itu ia berencana membuka majelis ditempatnya setiap bulannya agar para pemuda khususnya dan masyarakat sekitar dapat termuliakan dengan menghadiri Majelis Rasulullah saw. Beliau memiliki dua orang putra yang mana keduanya merupakan penggerak majelis diwilayah Tipar Setu Cimanggis Depok. Kini orangtua dan anak sama-sama menjadi penggerak Dakwah Rasulullah saw diwilayahnya masing-masing.

57. Masjid Baiturrahman

Jl.Jl.Pabrik Kulit Rt 008/04 Cakung Barat, depan POLSEK Cakung. Majelis yang aktif di bulan November ini dipelopori oleh salah seorang jamaah Majelis Rasulullah saw. Sudah lama keinginannya agar tempatnya dapat dihadirkan Majelis Rasulullah saw akhirnya dapat terwujud. Kini dengan semangat baja ia ingin menjadikan wilayahnya tersebut lahir sanubari sanubari pembela Rasulullah saw.

Jakarta Barat

58. Masjid Al Hidayah

Jl 7G 1 Slipi Rt 11/03,belakang Hotel Peninsula. Aktif sejak bulan Juni 2006 yang mana para pemuda diwilayah ini yang menjadi penggeraknya. Para pemuda ini bukanlah pengurus masjid setempat, mereka hanya menggunakan masjid tersebut sebagai pusat majelis Rasulullah saw di wilayahnya. Masyarakat sekitar yang hadir tampak memenuhi ruangan masjid yang sebagian besar adalah orangtua. Mereka asyik bershalawat atas Nabi saw.

59. Masjid Al Maghfiroh

Jl.KS Tubun III Dalam, samping Kelurahan Slipi. Aktif sejak November 2006 yang mana para pemuda yang bergerak adalah mereka yang juga mengadakan Majelis di Masjid Al Hidayah. Para orang tua dan tokoh sekitar turut mendukung adanya Majelis diwilayah ini. Bersama Majelis Taklim Ziyadatul Khoir mereka para pemuda bersama sama membantu dalam tegaknya Dakwah Sang Nabi saw.

Jakarta Utara

60. Masjid Al Falah

Jl.Sunter dekat AHM Honda Cempaka Mas. Majelis ini mulai berkelanjutan sejak bulan Ramadhan 2006, sebelumnya pernah mengadakan majelis dalam perayaan Maulid bulan Juni 2006 lalu. Para pemuda yang merupakan tonggak pergerakan Dakwah Nabi saw diwilayah ini saling membantu agar wilayah tersebut bermunculan para pecinta Rasulullah saw.

61. Tanjung Priok

Majelis diseputar Tanjung Priok dipelopori oleh Habib Husein yang aktif sejak tahun 2005. Beliau sangat bersemangat mengajak masyarakat sekitar untuk bersama sama berkumpul dalam kemuliaan. Majelis diadakan bergantian baik di masjid-masjid maupun dimushalla-mushalla. Masyarakat yang hadirpun dari berbagai lapisan golongan baik anak-anak, remaja maupun orangtua. Kini wilayah tersebut menjadi benteng Dakwah Nabi saw yang dipimpin oleh Habaib yang berjiwa baja.

Bekasi

62. Yayasan Fadhlul Rahman

Jl.Raya Pondok Gede, majelis aktif sejak tahun 2005.H.Sobur merupakan pelopor majelis ditempat ini. Yayasan yang sekaligus terdapat tempat Madrasah ini terdapat sebuah masjid yang mana digunakan untuk kegiatan Majelis Rasulullah saw. Kini wilayah tersebut bercahaya dengan kemuliaaan Dakwah Nabi saw.

63. Mushalla Attaqwa

Jl.Tipar Cakung Rt 006/09 Cakung Barat, aktif sejak Oktober 2006 atau bertepatan di bulan Ramadhan. Sdr Zabhi yang salah seorang teman dari jamaah Hadrah Majelis Rasulullah saw yang kebetulan satu kuliah di Universitas UIN Syarif Hidayatullah merupakan penggeraknya. Ia bersama-sama dengan para pemuda sekitar menjadi penegak Dakwah Nabi saw diwilayahnya. Masyarakat yang hadirpun cukup banyak dari anak-anak, para pemuda, orangtua dan kaum Nisa memenuhi masjid tersebut. Letak mushalla ini yang tidak terlalu jauh dengan Masjid Baiturrahman menjadi Mercusuar pergerakan Majelis Rasulullah saw.

Depok

64. Depok Beji

Majelis diseputar Depok Beji aktif sejak tahun 2005 yang dikoordinir oleh H.Syukron Makmun, beliau merupakan ketua Divisi Dakwah Majelis Rasulullah saw sekaligus penggerak diseputar wilayah Depok. Wilayah Depok merupakan salah satu basis terbesar kelompok Wahaby sebagai penghalang gerakan dakwah Majelis Rasulullah saw. Hampir disetiap masjid dan mushalla dilarang mengadakan maulid apalagi mengadakan Majelis Rasulullah saw. Berbagai fitnahpun diucapkan seperti mengatakan Majelis Rasulullah saw adalah aliran sesat sama seperti kelompok Ahmadiyah. Mereka menyebar isu negatif pada masyarakat agar jangan menghadiri atau menjadi jamaah Majelis Rasulullah saw. Maka dari itu disetiap acara Majelis Rasulullah saw diwilayah Depok dan sekitar diadakan konvoi dari pusat Majelis di Jakarta menuju Depok. H.Syukron Makmun dengan semangat yang tinggi dan bermental baja terus mengkoordinir jamaah diwilayah Depok agar menghadiri Majelis Rasulullah saw yang merupakan syiar Dakwah Rasulullah saw. Kini wilayah tersebut menjadi benteng pergerakan Majelis Rasulullah saw dalam menghadapi kelompok kelompok wahaby. Mereka bersama melawan gerakan wahaby bukan dengan peperangan dan kekerasan tapi dengan kelembutan yang diajarkan Nabi Muhammad saw serta menjadikan kelompok wahaby ini menjadi pembela Dakwah Rasulullah saw suatu saat kelak.

65. Masjid Istiqomah

Jl.Margonda Raya gang Mawar Depok, aktif sejak tahun 2005. H.Syukron Ma’mun merupakan salah seorang tokoh pergerakan majelis diwilayah ini. Masyarakat yang hadir belum terlalu banyak dan kebanyakan jamaah Majelis Rasulullah saw dari sekitar Jakarta yang datang konvoi setiap malam minggunya.

66. Masjid Istiqomah

Jl.Tipar Setu Cimanggis, aktif sejak tahun 2005. Majelis diwilayah ini dipelopori sdr Kurnia yang mana bersama para pemuda mereka menjadi tonggak Dakwah Nabi saw. Masjid yang terletak disamping danau ini memang belum terlalu padat oleh jamaah. Tetapi mereka terus berdakwah bersama Majelis Rasulullah saw agar masyarakat sekitar termuliakan berkat ajaran Nabi Muhammad saw.

Comments are closed.