Balasan bagi Orang Yang Berbuat Dzalim

Jalsatul itsnain Majelis Rasulullah Saw

SENIN, 3 APRIL 2017

-Habib Alwi bin Abdurrahman Al-Habsyi-

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

  1. عن عائشة رضي الله عنها أنّ رسول الله صلى الله عليه و آله و سلم قال (من ظلم قيد شبر من الأرض طوّقه

Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda “ Barangsiapa mengambil tanah milik orang lain walaupun sejengkal niscaya akan dikalungkan padanya tujuh lapis bumi ”(Muttafaqun ‘Aleih)

الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّهِ ۚ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
نعم المولى ونعم النصير

Yang kita hormati dan kita muliakan semua guru-guru kita para sesepuh kita para orang tua kita Al-Habib Hud bin bagir Al-Atthos, Habib Abdurrahman Basyuro, Al-Habib Ja’far bin Muhammad Bagir Al-Atthos, Al-Habib Bagir bin Yahya, kita doakan mudah-mudahan guru kita panjang umur, sehat wal afiyah, Habib Muhammad Al-Idrus, para tamu hadirin hadirot Rahimakumullah,

Malam ini kita sampai pada hadist yang ke 43 yang di bawa oleh Sayyida Aisyah semoga Allah meridhoinya dan kita mendapatkan barokahnya amin. Dan kita sudah tidak samar lagi biografi khusus tentang Sayyida Aisyah mudah-mudahan Allah tempatkan di tempat yang sangat mulia dan semoga kita semua bisa berkumpul bersama baginda Rasul Saw.

Baginda Rasul bersabda من ظلم (barang siapa yang telah berbuat dzolim) zolim itu adalah seseorang menempatkan sesuatu yang benar yang bukan pada tempat nya. Hadist malam ini berbicara tentang masalah dzolim.  من ظلم barang siapa yang berbuat dzolim, laki, perempuan, tua, muda, dia berbuat zolim, ukurannya enteng , hanya ukuran sejengkal من الأرض dari pada tanah, nanti di hari kiamat dia akan di benamkan oleh tujuh lapis tanah.

Dalam bahasa hadist, orang itu telah berbuat dzolim yang berhubungan dengan tanah. Baik dia mengambil tanah orang atau matokin tanah orang atau mengambil hak dari pada tanah orang, tidak banyak, ukuran yang paling enteng kata nabi satu jengkal saja nanti di hari kiamat dia akan di benamkan dengan tujuh lapis tanah yang dahulu dia ambil.

Makna طوّقه bisa jadi 3 arti

  • Di benamkan
  • Di bebankan
  • Di kalungkan

Jadi orang yang berbuat dzolim di sini kata nabi melalui hadist ini, dia ambil hanya sejengkal saja nanti dia akan mendapatkan siksa yang amat pedih.

ini salah satu bukti dari Rasul bahwa orang yang berbuat dzolim maka dosanya besar. Dan orang kalau sudah berbuat dzolim biasanya tidak mendapatkan hidayah. Kalau orang sudah terbiasa berbuat dzolim biasanya dia tidak bisa mendapatkan hidayah. Contoh nya surat Al-Maidah ayat 51 pada bagian akhir

إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

“Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang dzalim.” (QS. Al-Maidah: 51)

 

Dan Allah tidak pernah berbuat dzolim kepada hambanya. Bahkan Allah haramkan dirinya untuk berbuat dzolim . ا

يَا عِبَادِيْ ! إِنِّـيْ حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلَـى نَفْسِيْ ، وَجَعَلْتُهُ بَيْنَـكُمْ مُحَرَّمًا ؛ فَلاَ تَظَالَـمُوْا.

Wahai hamba-Ku! Sesungguhnya Aku mengharamkan kezhaliman atas diri-Ku dan Aku menjadikannya haram di antara kalian.

Contohnya yang berurusan dengan tanah, zolim itu ada 2.

  • Zolim dengan Allah
  • Zolim sesama makhluk.

Kalau zolim dengan Allah, maksiat mulut, maksiat mata, maksiat kaki, minta ampun sungguh-sungguh bertaubat dengan Allah, mudah-mudahan Allah ampuni dosa kita.

Zolim yang ke dua sesama makhluk, zolim sesama makhluk ini ke bawa sampai mati.

Sehingga kata Imam Attsaury  ketika engkau melakukan perbuatan durjana, 70 kali dosa maksiat antara engkau dengan Allah itu lebih enteng kalau di bandingkan engkau berbuat dosa dengan sesama manusia 1 dosa saja. Contoh nya berurusan dengan tanah, dalam riwayat Imam Ibnu Hibban dalam tafsir Attabari, Rasul pernah bersabda  di riwayatkan oleh Imam Muslim “siapa saja yang berbuat zolim mengambil tanah orang walupun Cuma sejengkal nanti di hari kiamat dia akan di paksa oleh Allah di suruh gali 7 lapis tanah yang dulu dia ambil dan di pertontonkan seluruh manusia”. Oleh karena itu bertakwalah kepada Allah, jangan sampai kita mengambil hak orang lain. Terutama zolim dalam urusan tanah. Walaupun sejengkal kata nabi ini dosa yang sangat besar. Dalam riwayat Imam Muslim Rasul pernah bersabda, “barang siapa yang mengaku ngaku haknya orang walaupun hanya sejengkal yang dia sumpah itu punya saya tapi dia mengaku ngaku, wajib orang itu masuk ke neraka nya Allah, haram dia masuk ke surganya Allah”.

Ada sahabat di situ langsung bertanya, “ya Rasulullah bagaimana kalau yang mengambil Cuma sedikit”, “walaupun yang dia ambil itu Cuma sebatang kayu tetap akan di sidang oleh Allah”.

Imam Ibnu Hajar dalam kitabnya di ceritakan di zaman setelah Rasulullah meninggal dunia ada ibu-ibu  namanya Arwah binti uwais dia mengeluh kepada sang Gubernur atau Walikota Madinah namanya Marwan bin hakam, wahai bapak yang memimpin kota Madinah saya tidak terima, karena tanah saya di rampas oleh sahabat Rasul yang bernama Saiq bin Zeid.

Saiq bin Zeid ini salah satu orang yang di beri kabar oleh nabi masuk kedalam surga nya Allah. Maka haikim percaya tidak percaya karena ada yang mengadu, lalu hakim memanggil, wahai sahabat Rasul Saiq bin Zeid  ini perempuan mengeluh katanya anda mengambil tanah dia , lalu sahabat Rasul berkata apa mungkin saya mengambil tanah ibu ini? Setelah saya dengar dari hadist nabi Saw : “barang siapa yang merampas sejengkal tanah saja nanti di hari kiamat di belenggu dengan 7 lapis tanah yang dahulu dia ambil . Apa mungkin saya mengambilnya?” Maka kata marwan bin hakim, kalau begitu cukup, saya tidak akan sidang anda, saya percaya kepada anda dan anda sahabatnya Rasulullah. Tunggu dulu kata Saiq bin Zeid, saya mau berdoa  “Ya Allah kalau memang permpuan ini berdusta biar kau butakan matanya. Dan jadikan kuburannya ada di rumahnya sendiri”. Ada sahabat Rasul bersumpah demi Allah saya melihat setelah sidang itu, ibu itu pulang dalam keadaan buta matanya. Dia merangkak rangkak di dalam rumahnya dan pegang pegang tembok, kebetulan di rumahnya ada sumur dia berjalan sampai merangkak rangkak lalu terjeblos ke dalam sumur dan mati ke dalam sumur. Doa dari sahabat nabi Muhammad Saw.

Oleh karena itu waspadai yang namanya zolim, ke zoliman itu dosa yang sangat besar.semoga Allah lindungi kita dari marabahaya nya .

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

 

 

 

 

 

Comments are closed.