Pembahasan Shalat, Ikutnya Makmum kepada Imam

JALSATUL ITSNAIN MAJELIS RASULULLAH SAW

Senin, 15 Mei 2017

-HABIB JA’FAR BIN MUHAMMAD BAGIR AL-ATTHOS-

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

نَوَيْتُ التَّعَلُّمَ وَالتَّعْلِيْمَ، وَالنَّفْعَ وَالاِنْتِفَاعَ، وَالْمُذَاكِرَةَ وَالتَّذْكِيْرَ،
وَالإِفَادَةَ وَالاِسْتِفَادَةَ، وِالْحِثُّ عَلَى تَمَسُّكِ بِكِتَابِ الله،
وَبِسُنَّةِ رَسُوْلِ الله صلى الله عليه وسلَّم،
وَالدُّعَاءَ إِلَى الْهُدَى، وَالدِّلالَةَ عَلَى الْخَيْرِ،
اِبْتِغَاءَ وَجْهِ الله وَمَرْضَاتِهِ وَقُرْبِهِ وَثَوَابِهِ
سُبْحَانَكَ لَا عِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا ۖ إِنَّكَ أَنتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ

رَبِّ اشْرَحْ لِىْ صَدْرِىْ وَيَسِّرْلِىْ اَمْرِىْ وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِىْ يَفْقَهُوْاقَوْلِى

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْد

Alhamdulillah wa syukrulillah di malam hari ini kita kembali dalam kajian kitab Safinatunnajah yang di karang oleh Al-Imam syekh Salim Bin Abdullah bin Saad bin Sumair yang mudah-mudahan Allah memberikan manfaat dari pada Ilmu-ilmu yang beliau berikan kepada kita dan di berikan cahaya nya oleh Allah Swt dan di berikan Khossyahnya oleh Allah Swt Amin amin amin Ya Rabbal Alamin.

Kita ucapkan selamat datang kepada guru-guru kita di antaranya Al-Habib Muhammad Bagir bin Alwi bin Yahya, guru kita Al-Habib Abdurrahman Basyuro, Kyai Abdussalam, Ust.Ahmad Afif dll. Dan semua yang hadir yang laki, yang perempuan, yang tua, yang muda, mudah-mudahan Allah berikan curahan rahmatnya Allah Swt, maghfiroh Allah Swt, keridhoan Allah Swt amin amin amin ya  rabbal alamin.

Kita sudah berada di penghujung bulan Sya’ban, bulan yang Rasulullah menjaga dengan berbagai macam ibadah. Terutama di dalam ibadah puasa. Dalam riwayat yang Shohih di riwayatkan oleh Sayyidatuna Aisyah Rasulullah mengatakan bulan Sya’ban ini bulan di angkat amalan-amalan makhluk-makhluk  Swt kepada Allah Swt dan aku suka di angkat amal-amal ku dalam keadaan aku berpuasa.

Mudah-mudahan Nisfu Sya’ban yang telah berlalu dari pemberian yang begitu dahsyat yang Allah berikan di malam Nisfu Sya’ban kemarin Allah Swt berikan kekuatan semangat kita untuk menyongsong bulan suci Ramadhan, Allah panjangkan umur kita, bisa beribadah maksimal di dalam bulan suci Ramadahan dengan anjuran-anjuran para ulama kita dengan apa yang telah kita dengar dari nasehat-nasehat beliau para sholihin kita bisa praktekan di dalam bulan Ramadhan bulan ummatnya Rasulullah Saw.

Yang di katakan oleh Rasulullah Saw tidak berjalan bulan yang lebih afdhol bagi seorang mukmin melebihi dari pada bulan Ramadhan, mudah-mudahan bulan Ramadhan tahun ini kita di berikan semangat. Dengan kita meminta Taufik dengan Allah untuk mengamalkan apa yang bisa kita amalkan di dalam bulan suci Ramadhan, yang sering kita dengar bagaimana para ulama-ulama kita mengumpulkan keluarganya untuk beirbadah bersama keluarganya. Kalau kita dengar cerita ulama-ulama kita, ada yang 4 kali khatam pagi dan 4 kali khatam malamnya,

Imam Syafii di dalam sholatnya 2 kali khatam setiap harinya. Bagian kita paling tidak 1 kali khatam Qur’an di dalam bulan Ramadhan. Mudah-mudahan Allah berikan semangat untuk membaca nya. Dengan niat kita membaca untuk Allah Swt.

Karena bulan Sya’ban kita menanam bibitnya, Sya’ban kita menyiraminya, tinggal kita mengambil bibitnya di bulan Ramadhan. Kita hindari penyakit hati kita, banyak yang meriwayatkan sampai 16 penyakit hati yang tidak di ampuni di bulan Sya’ban, begitu juga masuk bulan Ramadhan di kunci pintu ampunan Allah Swt, dari orang yang di katakan syirik, orang yang memutuskan tali silaturrahim, orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, canduan kepada minuman keras, kedengkian kepada orang yang beriman. Mudah-mudahan di malam Nisfu Sya’ban kemarin sudah putih kita punya tulisn amal kita. Tinggal kita jaga sisa dari pada bulan Sya’ban yang tersisa ini, kita benar-benar minta dengan Allah Swt kekuatan, Hidayah dan Taufiq dari Allah Swt, untuk sambut bulan suci Ramadhan, dengan penuh kebahagian, dengan penuh kegembiraan karena bulannya kita bulannya ummat nya Rasulullah yang melimpah ruah dari pada keberkahan  yang Allah Swt berikan pahala sunnah di jadikan pahala wajib, pahala fardhu sampai tidak terhitung, tidurnya kita di hitung ibadah oleh Allah Swt.

Masih berkaitan dengan masalah sholat,

Pasal  Ikutnya Makmum kepada Imam

Bahwa gambaran petunjuk seorang makmum atas imamnya ada 9 perkara dan yang 5 sah yaitu:

  • Ikutnya makmum laki-laki kepada imam laki-laki.
  • Ikutnya makmum perempuan kepada imam laki-laki
  • Ikutnya makmum banci kepada imam laki-laki

Penjelasan: banci yang di maksud di dalam syariat Islam adalah yang mempunyai alat kelamin 2. Kalau banci bancian itu yang di laknat oleh Allah Swt.

“Allah laknat laki-laki yang menyerupai perempuan dan perempuan menyerupai laki-laki”

Dan banci ada yang hukum nya jelas dan ada yang belum jelas. Kalau yang sudah jelas kita lihat dari kencingnya, kalau kencingnya dari kemaluan laki berarti dia di hukumkan laki-laki,tapi kalau dia kencingnya dari kemaluan perempuan berarti dia di hukumkan perempuan. Kalau kencingnya bareng 2 kelamin maka di lihat dari mana yang keluar duluan, kalau yang keluar terlebih dahulu dari kelamin laki-laki berarti di hukumkan laki-laki, tapi kalau keluar terlebih dahulu dari kelamin perempuan berarti dia di hukumkan perempuan. Kalau pun keluarnya bareng juga di hitung dari yang paling terakhir habisnya, kalau habisnya yang terakhir dari alat kelamin laki-laki berarti dia di hukumkan laki-laki, tapi kalau habisnya dari kemaluan perempuan berarti dia di hukumkan perempuan. Kalau habis nya bareng juga di lihat dari air mania atau haidnya. Kalau keluar mani dari kemaluan laki-laki berarti dia di hukumkan laki-laki. Kalau keluar dari kemaluan wanita berupa darah haid berarti dia di hukumkan perempuan. Yang menjadi masalah kalau keluar mani dan haid juga, ini di namakan banci bermasalah, belum ada hukumnya sampai nanti ada kehamilan. Dan ketika baligh di lihat dari kecenderungannya, kalau dia lebih cenderung seperti wanita maka dia di hukumkan wanita, tapi kalau dia lebih cenderung seperti laki-laki maka dia di hukumkan laki-laki.

  • Ikutnya makmum perempuan kepada imam banci
  • Ikutnya makmum perempuan kepada makmum perempuan

Dan yang batal 4 yaitu :

  • Ikutnya makmum laki-laki kepada imam perempuan
  • Ikutnya makmum laki-laki kepada imam banci
  • Ikutnya makmum banci kepada imam perempuan
  • Ikutnya makmum banci kepada imam banci

 

Pasal Syaratnya jama’ Takdim

Bahwa syaratnya Jama’ Takdim itu ada 4 perkara:

  • Di mulai dengan sholat yang pertama( setelah sholat zuhur berikutnya sholat ashar)
  • Niatnya di jama’ di dalam shalat yang pertama
  • Dan berturut-turut antara sholat yang pertama dan yang kedua
  • Dan yang terus menerus uzurnya.

 

Insya Allah, Allah berikan ampunannya untuk kita, permohonan maaf kita di terima oleh Allah Swt dan itu menambah kemuliaan kita di sisi Allah Swt sebagaimana yang di riwayatkan kata Rasulullah Saw 3 perkara yang aku bersumpah dengannya tidaklah bertambah rasa maaf seseorang melainkan kemuliaan di sisi Allah Swt,

Tsummassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.

 

Comments are closed.