Macam Macam Najis

Jalsatul Itsnain Majelis Rasulullah Saw

26 Februari 2018

Al-Habib Alwi bin Utsman bin Yahya

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hadirin-hadirat Rahimakumullah kita ulangi sedikit pelajaran kita di malam selasa yang lalu di antara macam-macam Najis adalah

  • Air kecing
  • Kotoran Manusia
  • Kotoran Hewan
  • Nanah

Kalau darah dan Nanah bercampur dinamakan dengan Sodid. Di dalam Al-Qur’an di jelaskan bahwa makanan dan minuman ahli Neraka itu adalah darah bercampur Nanah. Ada juga di Neraka air yang bergejolak yang panas. Ada juga di Neraka pohon yang berduri. Dan masih banyak lagi di dalam Al-Qur’an beberapa Minuman dan Makanan ahli Neraka yang di sebutkan oleh Allah Swt. Semoga Allah Swt tidak masukan kita ke dalam Neraka nya akan tetapi memasukan kita ke dalam Surganya.

Barang siapa yang tidak sengaja Muntah maka tidak Batal puasanya. Tetapi yang sengaja Muntah di dalam hal Puasa itu membatalkan.

  • Minuman keras itu Haram dan Najis.

Apabila terkena badan kita, pakaian kita dan tempat sholat kita maka wajib di bersihkan. Khamr itu adalah terbuat dari perasan Anggur. Adapun dari perasan Qurma di sebut Nabidz. Baik Khamr maupun Nabidz selain haram juga Najis. Kecuali kalau Narkoba yang berbentuk tidak cair serbuk atau Pil itu hanya Haram akan tetapi tidak Najis. Mudah-mudahan Jamaah Majelis Rasulullah ini jauh dari kenakalan remaja seperti Narkoba dan yang lainnya. Semoga Allah pelihara keluarga dan sahabat-sahabat kita.

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

 

Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.

Walaupun makanannya halal tapi kalau di dapat dengan cara yang haram maka makanan itu akan jadi haram. Satu contoh banyak kue kue ulang tahun saat ini banyak yang memakai Alkohol. Maka kita harus berhati hati. Kalau kita mau membeli makanan harus yang ada label halal nya. Maka kalau kita masih memakan makanan yang haram atau tidak perduli dengan halal atau haram maka doa kita tidak akan di terima oleh Allah.

Rasulullah Saw menjelaskan tentang seseorang. Dia seseorang Musafir, ketika di perjalanan dia rambutnya berantakan, pakaiannya berdebu tanda dia seorang Musafir perjalanan jauh yang dia tempuh. Lalu dia menengadahkan tangan nya ke langit dia memanggil Allah Swt dan menyeru Ya Allah Ya Allah tapi dia tidak perduli makanannya Haram, Minumannya Haram, pakaiannya Haram dan semua nya Haram tidak akan di ijabah oleh Allah Swt.

Seandainya seseorang dia sholat megenakan pakaian yang dia beli dengan uang 10 Dirham 9 Dirham Halal 1 dirham Haram tidak di terima sholat nya oleh Allah Swt.

Banyak juga yang berkenaan dengan Warisan. Seseorang yang punya kekuatan dan punya Ilmu agama tetapi kurang Imannya tidak ada rasa takut kepada Allah Swt padahal Allah sudah berwasiat  dan wasiat Allah Swt harus di dahulukan dari wasiat manusia siapapun. Walaupun ada wasiat orang tua. Contohnya si fulan kasih bagian sekian, yang paling tua sekian, adiknya sekian, itu tidak boleh. Harus dahulukan wasiat Allah.

 

يُوصِيكُمُ اللَّهُ فِي أَوْلَادِكُمْ ۖ لِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْأُنْثَيَيْنِ

Allah mensyari’atkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bagian dua orang anak perempuan.

Banyak hal-hal yang harus kita waspadai. Sehingga doa doa kita banyak yang tidak di ijabah oleh Allah Swt.  Di antara penyebab nya adalah makanan dan minuman yang haram.

Imam Abu Yazid Al-Bustomi, ketika beliau masih anak-anak dan pulang dari pengajian lalu menjumpai Ibunya dan bertaya kepada ibu nya, wahai Ibu, apakah Ibu pernah memberikan aku makanan dan minuman yang haram? Ibu nya pun terkaget, wahai anak ku, aku tidak pernah memberimu makanan yang haram. Lalu Imam abu Yazid bertanya lagi kepada Ibu nya, coba Ibu ingat-ingat lagi, dan Ibu nya langsung teringat dan berkata kepada Imam Abu Yazid bahwa ketika aku sedang mengandung mu dan ingin makan Keju akan tetapi tidak punya uang untuk membelinya.  Dan tetangga Ibu sedang menjemur Keju. Lalu ibu mencolek dan hanya menjilat nya. Hanya itu saja wahai Anak ku. Maka Imam Abu Yazid berkata, ini mungkin yang menyebabkan Hafalanku lambat wahai ibuku. Sehingga aku kalah di banding teman-teman ku.

Nabi Saw bersabda : yang Haram sudah jelas, yang Halal sudah jelas akan tetapi di antara ke dua nya tersebut ada Syubhat. Dan tidak banyak orang yang tau. Semoga Allah Swt bersihkan perut kita dari perkara yang Haram dan yang Syubhat.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Comments are closed.