Pentingnya Silaturrahmi

Jalsatul itsnain Majelis Rasulullah Saw

21 Mei 2018

-Habib Alwi bin Abdurrahman Al-Habsyi-

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

نَوَيْتُ التَّعَلُّمَ وَالتَّعْلِيْمَ، وَالنَّفْعَ وَالاِنْتِفَاعَ، وَالْمُذَاكِرَةَ وَالتَّذْكِيْرَ،
وَالإِفَادَةَ وَالاِسْتِفَادَةَ، وِالْحِثُّ عَلَى تَمَسُّكِ بِكِتَابِ الله،
وَبِسُنَّةِ رَسُوْلِ الله صلى الله عليه وسلَّم،
وَالدُّعَاءَ إِلَى الْهُدَى، وَالدِّلالَةَ عَلَى الْخَيْرِ،
اِبْتِغَاءَ وَجْهِ الله وَمَرْضَاتِهِ وَقُرْبِهِ وَثَوَابِهِ

الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّهِ ۚ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
نعم المولى ونعم النصير

Yang kita hormati dan kita cintai guru-guru kita wabil khusus Al-Habib Ja’far bin Muhammad Al-Bagir Al-Atthos kita doakan mudah-mudahan beliau panjang umur , Allah berikan ehat wal afiyah, dan ilmu yang di berikan kepada kita bermanfaat dunia dan akhirat. Guru kita tercinta Al-Habib Muhammad Bagir bin Alwi bin Yahya kita doakan panjang umur sehat wal afiyah, dan ilmu yang di ajarkan kepada kita bermanfaat dunia akhirat. Guru kita Kh Abdussalam.

Hadirin wal hadirat juga para pendengar Live Streaming Majelis Rasulullah dimanapun berada mudah-mudahan pada malam ini Allah Swt mengampuni dosa kita menerima amal ibadah kita dan semoga Allah jadikan kita hamba-hamabnya yang Soleh dan Solehah sampai akhir hayat kita Allah cabut dalam keadaan Husnul Khotimah Amin Ya Rabbal Alamin.

Hadirin hadirat Rahimakumulah mala mini kita kembali melanjutkan pelajaran Hadist kita dalam kitab Qutuful Falihin yang telah di rangkum dan di karang oleh guru kita tercinta Al-Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz bin Syekh Abu Bakar bin Salim kita doakan mudah-mudahan beliau panjang umur sehat wal afiyah. Yaitu pada Hadist yang ke 80.kita baca bersama

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

  1. عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ و آلِهِ وَسَلَّمَ (الرَّحِمُ مُعَلَّقَةٌ بِالْعَرْشِ تَقُولُ مَنْ وَصَلَنِي وَصَلَهُ اللَّهُ وَمَنْ قَطَعَنِي قَطَعَهُ اللَّهُ) متفق عليه

Dari ‘Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda “Ar-rahim itu tergantung di Arsy. Ia berkata: “Barang siapa yang menyambungku, maka Allah akan menyambungnya. Dan barang siapa yang memutusku, maka Allah akan memutus hubungan dengannya” (Muttafaqun ‘Aleih)

Rahim itu kekerabatan itu dia bergantung di arasy nya Allah Swt. Dia berdoa siapa saja dari hamba hamba Allah tali silaturrahmi menjaga tali hubungan kekerabatan maka orang itu akan di sambung kepada Allah. Barang siapa yang memutus tali kekerabatan maka orang itu akan di putus dari Allah.

Hadist ke 80 malam ini dalam kitab Qutuful Falihin masih berbicara tentang masalah Silaturrahmi. Akan tetapi yang di maksud Hadist malam ini Silaturrahmi nya lebih khusus lebih dalam lagi yaitu menjaga tali hubungan Silaturrahmi di dalam kekerabatan. Dalam Hadist ini di awali dalam kalimat Ar-Rahim.

Rahim itu kekerabatan yang di ambil dari kata Rahim nya yang ada di dalam rahimnya wanita dari situ lahirlah anak cucu keturunan muncul lah Paman Bibi sepupu misanan dan kekerabatan itu di ambil dari kata Arrahim. Maka yang di maksud Rahim di sini segala apapun yang di maksud kekerabatan yang bersumber dari pada darah dan keturunan itu di sebut dengan kalimat Arrahim.

Dia bergantung dengan Arsy nya Allah maksud nya ini kekerabatan di gantung kan di Arsy nya Allah. Kalimat di gantungkan dengan Arsy nya Allah bertanda sesuatu yang sangat istimewa. Besar keutamaanya besar Fadhilahnya besar juga dosanya.

Ibu bapak kalau kita bukan pelajaran Tafsir Arsy nya Allah itu sangat istimewa. Di antara rangkaian Hadist itu yang namanya Arsyh dia adalah makhluk Allah yang paling tinggi. Dari satu langit ke langit yang satu perjalanan 500 Tahun. Dari langit ke dua ke tiga 500 Tahun sampai langit ke 7 naik lagi 500 Tahun bertemu dengan kursyi dari kursyi naik lagi 500 Tahun ada yang namanya Arsy nya Allah. Yang dalam Al-Qur’an di sebut Arsyil ‘Adzim Arsy yang besar.

Kata ulama definisi Hadist Arsy nya Allah ini terbuat dari Yaqut yang berwarna Merah. Saking besarnya yang namanya Arsy ini kalau orang ukur dari satu sudut ketemu sudut yang satu lagi jaraknya 50.000 Tahun perjalanan. Dan saking besarnya Arsy dia harus di pikul oleh Malaikat-Malaikat Allah. Yang mana Malaikat-Malaikat Allah ini Allah ciptakan Malaikar-Malaikat yang besar. Sampai kata Nabi dalam Hadistnya jarak satu Malaikat antara jarak dari telinga dengan pundaknya itu satu Malaikat perjalanan 700 Tahun .berarti Arsy nya Allah ini sangat besar.

Dalam Hadist ini ke rohiman itu bergantung di Arsyh. Kalau sesuatu bergantung di Arsyh berarti sangat istimewa. Kalau kita di Jakarta ada Monas. Misalnya nama anda di tulis di Monas berarti orang yang Istimewa. Di Ka’bah ibu Bapak ada syair-syair yang bergantung yang di abadikan saat itu di zaman baginda Nabi kita Muhammad Saw kalau saya tidak salah ada 6 Syair.

Malam ini dalam Hadist kerohiman itu bergantung nya bukan dengan gunung tapi bergantung di Arsyh nya Allah Swt. Makanya kalau orang menjaga kerohiman dia mendapatkan puncak pahala yang sangat besar. Sebagaimana orang yang memutus tali kekerabatan berarti dia mendapatkan dosa besar. Bahkan di dalam Hadist ( tidak akan masuk Surga orang yang memutuskan tali hubungan).

Kata Imam Bukhori Hadist tidak akan masuk ke dalam Surga orang yang memutus tali kekerabatan. Kata Imam Bukhori ini Lafadz nya umum tapi maksudnya khusus. Yang di maksud dalam Hadist ini orang yang memutuskan tali kekerabatan. Orang semacam itu dalam Hadist ini kata Imam Bukhori tidak masuk Surganya Allah.

Siapa yang harus di sambung Bib? Kata ulama setiap orang yang haram untuk kita nikahi. Siapa itu? Paman kita, bibi kita, keponakan kita, kakak kita dan adik kita. Ini orang yang paling utama yang di maksud untuk kita jaga tali hubungan kekerabatan. Kata ulama yang lain kekerabatan itu siapapun yang masih ada ikatan darah kepada kita wajib kita jaga. Bukan hanya paman saja, tapi semua keluarga kita harus kita jaga dan jangan sampai terputus. Karena kata Nabi dalam Hadist ini ( barang siapa yang menyambungku menjaga tali silaturrahmi berarti dia bersambung dengan Allah maksudnya bersambung dengan rahmat Allah). ( barang saiapa yang memutusku, barang siapa yang tidak menjaga tali kekerabatan Allah Swt akan memutuskan hubungannya, maksud nya terputus dia dari rahmat Allah Swt.

Dari pada tanda kebaktian yang paling bakti dari seorang anak yaitu menyambung tali kekerabatan persaudaraan orang tuanya. Makanya Ibu dan Bapak jangan sampai anak kita ini tidak kenal dengan sepupu. Anak kita tidak kenal dengan bibi nya. Anak kita tidak kenal dengan Family.

Rasulullah Saw bersabda dalam Hadist Imam Bukhori dan Imam Turmudzi ajarkan kepada mereka tentang kekerabatan , karena dengan menjaga silaturrahmi itu akan memunculkan cinta kasih di antara kerabat. Akan menambah Rizkinya dia. Allah panjangin umurnya. Itulah Fadhilah Silaturrahmi. Dan ada juga orang yang memutus Tali Silaturrahmi dan ini orang hidupnya akan Allah kasih kesusahan. Kenapa? Karena Allah dahulukan siksanya kepada orang yang memutuskan tali silaturrahmi di dunia dan nanti di hari kiamat.

Dalam Hadist riwayat Imam Turmudz: i tidak ada dosa yang pantas di dahulukan hukumannya di dunia , belum lagi di hari kiamat di siapkan hukumannya buat dia melebihi orang yang memutus tali silaturrahmi.

Maka nya di dalam Al-Qur’an Allah suruh kita apa?

فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَصْلِحُوا ذَاتَ بَيْنِكُمْ

oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu;

yang ke dua antara kamu dan orang-orang di sekitarmu. Dengan istrimu dengan anakmu dengan iparmu dengan pamanmu dengan  kakakmu dengan adikmu dengan bibimu perbaiki hubungan itu dengan cara macam-macam. Dengan cara Hadiah. Saling memberi hadiah akan muncul cinta kasih. Bisa juga dengan senyuman bisa juga dengan Salam. Semua itu kembali untuk menyambung hubungan Tali Silaturrrahmi kepada kerabat.

Ibu bapak kerabat kita ini orang yang masih ada dalam satu kerahiman kepada kita. Jangan kan Muslim, siapapun dia masih kerabat kepada kita Wajib kita jaga. ( dan orang-orang yang masih ada kekerabatan dengan kita itu lebih utama di catat di dalam Al-Qur’an atas mandat perintahnya Allah Swt, makanya orang yang paling baik kepada keluarga yaitu Sayyidina Rasulullah. Tidak ada lagi yang mengungguli Rasulullah Saw. Orang yang paling santun kepada keluarganya Rasulullah. Sebaik baik untuk keluarga yaitu aku kata Rasulullah Saw. Bukan keluarga yang di rumah saja, yang kafir pun Rasulullah tetap baik.

Ibu bapak hadirin hadirat Rahimakumullah. 20 Tahun lebih baginda Nabi kita Muhammad Saw di usir dari kota Makkah bukan hanya sama orang lain akan tetapi bersama pamannya, bersama Familiy nya, sama sepupunya, di usir dari kota Makkah. Keluar dari kota Makkah di hina, di sakiti, di Zolimi, di timpuki, di lumuri dengan kotoran Onta, di perangi, perang Badr, perang Uhut, perang Khandaq, setelah Fattuh Makkah Nabi kembali ke kota Makkah dan kejayaan Islam mulai muncul Rasul bersama 10.000 para sahabat-sahabat membawa persenjataan lengkap. 10.000 sahabat masuk ke kota Makkah dengan pedangnya yang terhunus wajah wajah mereka binar seperti Singa gunung gunung kota Makka menjadi saksi mereka siap menunggu perintah dari Rasul untuk menghancurkan Musuh-musuh Rasul siapa yang pernah berbuat jahat kepada Rasul semua tinggal nungg perintah dari Rasul.

Di usir, di zolimi, masuk kota Makkah menundukan kepala bersandar di pintu Ka’bah apa kalimat yang keluar dari lisan Rasul wahai keluargaku dengarkan. Wahai orang-orang yang masih mempunyai hubungan kekerabatan dengan ku dengarkan, kalian menyakiti aku , apa yang kalian pikirkan tentang aku sekarang di antara mereka ada yang mengangkat suara wahai saudaraku maafkan saya, wahai keponakan ku maafkan saya dulu jahat sama kamu dan Rasul pun menangis. Sahabat sudah siap dengan pedang-pedangnya. Kalau Nabi bilang serbu dan basmi, Nabi bilang bunuh dan hancurkan Nabi bilang binasakan dan mereka dalam hitungan satu menit rapih itu musuh-musuh Allah. Tapi apa jawaban baginda Rasul sambil meneteskan air mata dunia Islam harus tau ketika Rasul orang yang di aniaya ketemu dengan orang-orang yang telah memberikan perbuatan jahatnya itu setelah beberapa tahun Rasul mempunyai kekuatan jawabannya apa? Silahkan kalian pergi kalian bebas dari saya. Orang orang menduga mereka bakal di basmi, mereka bakal di cincang, mereka bakal di bakar, sampai Abu Sufyan lari dan ketemu dengan Sayyidina Ali bin Abi Thalib , hai Abu Sufyan..mau kabur kemana kau? Saya mau pergi ke padang pasir yang jauh bersama keluarga saya. Kalau saya ketangkap sama Muhammad saya bakal di cincang-cincang. Ini Abu Sufyan masih satu kakek dengan Rasulullah. Tapi kejahatannya luar biasa kepada Rasulullah. Tidak beriman kepada Fattuh Makkah ketika Rasul masuk Abu sufyan kabur dan ketemu Sayyidina Ali apa kata Sayyidina Ali, wahai Abu Sufyan kamu salah. Wahai Abu Sufyan salah apa yang kau duga. Saya orang yang paling tau tentang Nabi. Nabi itu orang yang paling santun, orang yang paling menjaga kekerabatan, kamu saudranya,kamu kerabatnya, tidak usah khawatir, Nabi itu orang yang paling baik, orang paling mulia, tidak bakal kamu di cincang, tidak bakal ente di sakiti, betul wahi Ali? Betul. Lalu pergi Abu Sufyan menghampiri Rasulullah menundukan kepada sambil mengucapkan salam. Kata Sayyidina Ali buru buru lah engkau samperin Muhammad? Kembali sama dia, ente akuin kenabiannya, ente bilang kepada Nabi sebagaimana saudara-saudara Yusuf waktu datang meminta maaf kepada Yusuf, sampai kepada Nabi, maaf wahai Rasulullah engkau telah mendapatkan karunia lebih dari Allah. Kami telah berbuat jahat kepada kamu. Apa jawaban Rasul sambil menangis, tidak ada celaan untuk kalian, tidak ada dendam untuk kalian, hari ini Allah mengampuni dosa-dosa kalian, dia lah Allah maha pengasih dan maha penyayang. Zat yang paling mengasihi, paling menyayangi dial ah Allah. Di maafin oleh baginda Nabi kita Muhammad, Apa jawaban abu sufyan? Alangkah sabar nya engkau, alangkah santunnya engkau, alangkah bijak nya engkau wahai Muhammad, Shollu ‘ala Rasulillah!!!

Ini dunia Islam harus tau bahwa pimpinan Ummat Islam orang yang paling santun kepada kerabat bahkan yang kafir, bahkan yang tidak beriman kepada Allah, oleh karena itu dunia Islam harus tau bagaimana tata cara akhlak budi luhur orang-orang yang beragama Islam yang mengikuti ajaran Nabi besar Muhammad Saw.

Mudah-mudahan Allah merhmati kita semua.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Comments are closed.