tentang maskawin

Home Forums Forum Masalah Fiqih tentang maskawin

This topic contains 1 reply, has 2 voices, and was last updated by  Munzir Almusawa 11 years, 10 months ago.

Viewing 2 posts - 1 through 2 (of 2 total)
  • Author
    Posts
  • #77449635

    Assalaamu \’alaikum…
    Habib Munzir yang dirahmati Allah….
    ane ada pertanyaan nih bib,
    1. apa benar kalau mas kawin itu harus berupa emas.tidak bisa yang lain. soalnya baru2 ini ane mendengar klo umumnya mas kawin itu berupa seperangkat alat shalat hanya sebagai pelengkap aja.namun yang utama dan yang sah digunakan sebagai mas kawin itu ya berupa emas walaupun hanya 1gram.
    2.kemarin kan ane lagi naik motor bib,tiba2 ada seekor anjing yang mengejar motor ane….sampe ane jatuh……ane sih ga liat klo tuh anjing gigit ataupun nyentuh ane….
    jaraknya sih deket banget bib antara ane sm tuh anjing.karena panik jadinya ane ga mperhatikan apakah ada najis yang menempel baik di celana ataupn badan ane. nah pertanyaannya apa ane kena najis itu anjing?????
    soalnya jadi fikiran ane sampe skrang bib.
    klo sekiranya ane kena, bagaimana cara mensucikannya???harus menggunakan tanah yang seperti apa?dan tatacaranya bagaimana???
    atas penjelasannya ane ucapkan Jazakallah khoiron katsiro…
    mohon doanya bib….akhir2 ini ane merasa lagi banyak diuji sm Allah…
    mudah2an Habib dan keluarga serta jama\’ah diberikan kesehatan dan rahmatNya…aminnn…
    Jazakallah….
    wassalam…

    #77449686

    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabaraktuh,

    Kebahagiaan dan Kesejukan rohani semoga selalu menghiasi hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    1. mas kawin itu adalah dari benda yg ada nilai jualnya, mukena pun sah, atau apa saja yg ada nilau jualnya selama bukan barang haram
    namun memang lebih afdhal memakai emas atau perak atau uang, yg dijadikan alat jual beli.

    2. tidak najis bila tak ada bekasnya, besentuhan dg anjing tidak menjadi najis kalau tidak basah salah satunya, bila kulit anda basah maka najis, atau kulit anda kering namun kulit anjing yg basah maka najis, atau penciumannya atau lidahnya yg basah, maka najis.

    bila anda tak menemukan / merasa ada yg basah dari sentuhannya maka suci.

    bila terkena najis mughaladhah cara membersihkannya adalah menghilangkan bau najisnya, warnanya dan sifatnya, lalu membasuhnya lagi 7X dg air yg bercampur lumpur.

    demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    wallahu a\’lam

Viewing 2 posts - 1 through 2 (of 2 total)

The forum ‘Forum Masalah Fiqih’ is closed to new topics and replies.