|
|
|
|
|
|
 |
|
 |
|
|
|
|
|
 |
|
|
22/05/2008: Lebih dari 200 ribu muslimin memadati masjid Istiqlal. Acara ini dihadiri oleh jama'ah Majelis Rasulullah & Majelis Azzikra dan diliput langsung oleh stasiun TVRI. Lihat gallery klik disini.
15/05/2008: Multimedia Majelis Rasulullah kini dalam format yang lebih mudah, saksikan video ceramah Hb Munzir tiap minggunya di Menu Multimedia. Lihat Multimedia klik disini.
11/04/2008:
Daftarkan segera diri anda di website Majelis Rasulullah untuk bertanya jawab langsung dengan Hb Munzir Almusawa. Registrasi klik disini.
|
|
|
|
Kontributor: Munzir Almusawa
|
|
Thursday, 26 June 2008 |
Tausyiah di Masjid Raya Almunawar, Senin 23 Juni 2008
Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokaatuh,
Hamdan li Robbin Khosshona bi Muhammadin
Wa anqodznaa bi dzulmatiljahli waddayaajiri
Alhamdulillahilladzii hadaanaa bi ‘abdihilmukhtaari man da’aanaa ilaihi bil idzni waqod naadaanaa labbaika yaa man dallanaa wa hadaanaa
Shollallahu wa sallama wa baarok’alaih
Alhamdulillahilladzi jam’anaa fi hadzalmahdhor,Limpahan puji kehadirat Allah SWT yang Maha Luhur, yang Maha menerangi langit dan bumi, cahaya keagungan dzat-Nya yang menenangkan jiwa, ketika cahaya itu terbit dalam sanubari hambanya, maka tenanglah ia dari segala kesedihan, ketika cahaya pertolongan Allah terbit pada hambanya, tersingkirlah segala kesulitan, ketika kasih sayang-Nya dan uluran kelembutan Ilaahi menolong hambanya, maka selesailah segala permasalahan.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
Kontributor: Munzir Almusawa
|
|
Thursday, 19 June 2008 |
Tausyiah di Masjid Raya Almunawar, Senin 16 Juni 2008
Assalamu’alaikum warohmatullallhi wabarokaatuh,
Hamdan li Robbin Khosshona bi Muhammadin
Wa anqodznaa bi dzulmatiljahli waddayaajiri
Alhamdulillahilladzii hadaanaa bi ‘abdihilmukhtaari man da’aanaa ilaihi bil idzni waqod naadaanaa labbaika yaa man dallanaa wa hadaanaa
Shollallahu wa sallama wa baarok’alaih
Alhamdulillahilladzi jam’anaa fi hadzalmahdhor,Limpahan puji kehadirat Allah, Maha suci dan Maha Luhur, Maha menyejukkan jiwa hamba-hambanya dengan nama-Nya yang Maha luhur, keindahan yang zhohir dan yang batin, yang kesemuanya milik Allah, berawal dari kehendak Allah, menenangkan sanubari hamba-hambanya, menghibur dan menyejukkan jiwa mereka dengan detik-detik perjumpaan dengan Allah.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
Kontributor: Munzir Almusawa
|
|
Monday, 16 June 2008 |
Tausyiah di Masjid Raya Almunawar, Senin 09 Juni 2008
Assalamu’alaikum warohmatullallhi wabarokaatuh,
Hamdan li Robbin Khosshona bi Muhammadin
Wa anqodznaa bi dzulmatiljahli waddayaajiri
Alhamdulillahilladzii hadaanaa bi ‘abdihilmukhtaari man da’aanaa ilaihi bil idzni waqod naadaanaa labbaika yaa man dallanaa wa hadaanaa
Shollallahu wa sallama wa baarok’alaih
Alhamdulillahilladzi jam’anaa fi hadzalmahdhor,Limpahan puji kehadirat Allah SWT, yang telah mengundang hamba-hambanya, ketika mereka diturunkan kepermukaan bumi, Nabiyullah Adam as dan isterinya sayyidatuna Hawa as. Allah SWT mengundang mereka dan terus keturunannya hingga akhiruzzaman, untuk mencapai keridhoan Ilaahi, untuk mencapai cinta Allah, ditawarkan kepada mereka cinta Allah, maukah hamba-hambanya menerima cinta Allah? Maukah hamba-hambanya dicintai oleh Allah? Sang kekasih abadi dan tunggal dunia dan akhirat, kekasih yang tidak pernah mengecewakan yang mencintai-Nya, Maha Suci Allah SWT, yang tiada bertepuk sebelah tangan kepada hamba-hamba yang mencintai-Nya, kekasih terindah bagi setiap kehidupan, Allah.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
Kontributor: Munzir Almusawa
|
|
Tuesday, 10 June 2008 |
Tausyiah di Masjid Raya Almunawar, Senin 02 Juni 2008
Assalamu’alaikum warohmatullallhi wabarokaatuh,
Hamdan li Robbin Khosshona bi Muhammadin
Wa anqodznaa bi dzulmatiljahli waddayaajiri
Alhamdulillahilladzii hadaanaa bi ‘abdihilmukhtaari man da’aanaa ilaihi bil idzni waqod naadaanaa labbaika yaa man dallanaa wa hadaanaa
Shollallahu wa sallama wa baarok’alaih
Alhamdulillahilladzi jam’anaa fi hadzalmahdhor, Limpahan puji kehadirat Allah, dengan terpanggilnya jiwa untuk menyebut nama Allah, limpahan puji kehadirat Allah, Maha Raja langit dan bumi, yang selalu mengizinkan bibir pendosa untuk terus menyebut nama Allah, mengizinkan jiwa yang penuh kegelapan dan kesalahan untuk memanggil namanya, untuk meminta pengampunan, dan pengampunannya adalah gerbang terluas di alam semesta, Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang, melebihi semua pemilik sifat kasih sayang, Allah, Allah SWT Maha mendahului hajat dan kebutuhan hambanya untuk melewati kehidupan, sebelum hambanya meminta
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
Kontributor: Munzir Almusawa
|
|
Friday, 13 June 2008 |
Tausyiah di Masjid Raya Almunawar, Senin 26 Mei 2008
Assalamu’alaikum warohmatullallhi wabarokaatuh,
Hamdan li Robbin Khosshona bi Muhammadin
Wa anqodznaa bi dzulmatiljahli waddayaajiri
Alhamdulillahilladzii hadaanaa bi ‘abdihilmukhtaari man da’aanaa ilaihi bil idzni waqod naadaanaa labbaika yaa man dallanaa wa hadaanaa
Shollallahu wa sallama wa baarok’alaih
Alhamdulillahilladzi jam’anaa fi hadzalmahdhor,Limpahan puji kehadirat Allah SWT yang Maha luhur, Maha mengasuh alam semesta dari sejak dicipta hingga alam ini berakhir, hingga tiadalah setiap makhluk di alam, terkecuali di dalam pengasuhan kelembutan Ilaahi, Maha memelihara dan mengasuh hamba-hambanya melewati kehidupan, dengan ciptaan alam dipermukaan bumi, berupa matahari, bulan, bintang-bintang, air dan lautan, daratan, tumbuhan dan hewan, yang kesemuanya adalah bentuk kelembutan Allah pada keturunan Adam, yang kesemuanya adalah seruan Allah, mengundang keturunan Adam untuk mendekat, sang Maha Pengasuh, ketika ibu mengasuh bayinya, dengan segala kasih sayangnya selama sekian tahun dan bulan, akan selesai masa pengasuhan ibu, tapi pengasuhan Allah kepada kita, sejak kita di alam rahim hingga kita wafat, pengasuhan Allah tiada berhenti setiap waktu dan kejap, memelihara seluruh sel tubuh kita dan memelihara kehidupan kita, meminjamkan panca indera, meminjamkan permukaan bumi, dan terus mengatur kehidupan kita dengan sempurna, duduk dan berdirinya, bahkan sakit dan musibahnya dijadikan penghapusan dosa, demikian indahnya perbuatan sang pengasuh kita, Allah.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
| |
|
|
|
|
|
 |
|
 |
|