|
Ditulis Oleh: admin
|
|
Wednesday, 20 June 2012 |
Wahai Habibana, bangkitlah seperti hari-harimu dulu, Barat dan Timur menantimu..

Wahai Habibana, bangkitlah seperti hari-harimu dulu, Barat dan Timur menantimu…
Habibana masih rebah tidak berdaya diruang opname RSCM dengan mesin deteksi jantung disampingnya.
Semalam (19 Juni 2012) Habibana keluar dengan paksa dan memaksakan dirinya untuk berangkat ke majelis, yang ternyata majelis itu teramat jauh, yaitu sekitar 1 jam dari ujung tol Cikampek, diperkirakan 200 km jarak tempuh pergi dan pulang.
Habibana sangat kelelahan dan sangat tidak menyangka jarak majelis sejauh itu
Wahai Allah berilah kekuatan kembali pada Guru kami, jadikan beliau bangkit dan tegar mengarungi Barat dan Timur menyebarkan ketenangan dan keluhuran ajaran Nabi SAW. Amiin
Jam besuk hari ini ditambah, yaitu mulai pk 06.00 pagi hingga maghrib.
Ketika ditanya apa sebabnya, beliau sambil bercanda berkata, “mungkin kalian esok tidak bisa menjengukku lagi.."
|
|
|
Ditulis Oleh: admin
|
|
Thursday, 21 June 2012 |
Kabar Terkini Mengenai Habibana
Kabar terkini mengenai beliau Alhamdulillah Habibana Munzir telah selesai melaksanakan operasi Jantung kemarin siang (Rabu 20-06-2012) dan dinihari semalam (Kamis 21-06-2012) pada pkl 02.00 dinihari (am) beliau keluar paksa dari RSCM karena “Suatu Hal”
Semoga kondisi beliau segera membaik, dikabarkan beliau butuh cek up beberapa hari lagi untuk memastikan apakah jantung beliau harus dipasangi Ring atau tidak, kemungkinan bisa 1 s/d 4 ring, dan biayanya sangat mahal.
Semoga beliau segera sembuh, amin.
|
|
|
Ditulis Oleh: Munzir Almusawa
|
|
Wednesday, 13 June 2012 |
SELAMAT JALAN SAUDARA SEPERJUANGANKU TERCINTA YANG PALING SETIA
Semenjak 1998 awal dakwah hamba di Indonesia sepulang dari yaman, beliau (hamba memanggilnya bang Pii, dan memberinya nama Muhamad Ruhiy) telah mulai mendampingi hamba, dan tidak mau pisah dengan hamba, walau diizinkan pulang pada anak istrinya, ia tetap lebih memilih bersama hamba, sampai kami dapat kendaraan sendiri, ia berdakwah tanpa mengharapkan upah, kalau ditanyai ia berkata “Saya ikut habibana karena asyik dan senang saja, tidak mengharapkan upah” maka kami berdakwah memacu tubuh, kami sering bermalam malam tidak tidur, bahkan berhari hari siang malam tidak tidur, dan ia tidak pernah berkhianat pada hamba atau memperolok hamba, padahal usianya 4 atau 5 tahun diatas hamba,
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Awal < Sebelum 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikut > Akhir >>
|
| Hasil 29 - 35 dari 227 |