Menu Utama
Home
Forum Tanya Jawab
Multi Media
Multimedia lama
Jadwal Majelis
Tentang Kami
Program Dakwah
Laporan Dakwah
Kios Nabawi
Kotak Amal
Berita
Artikel
Gallery
Live Video Streaming
Bahasa
  Indonesia - 
  English - 
Form Login
Username

Password

Ingatkan Saya
Lupa password?
Mau jadi member? Daftar
  • alhudaygke
  • alhaq
  • umi81
Buku Terbaru


Radio Internet
MR Radio Online
Get the Flash Player to see this player.
Jadwal siaran:
*Senin, 21.00-23.00 WIB
*Sabtu, 21.00-23.00 WIB
Jadwal Sholat
Waktu Sekarang* :
Subuh :4.45
Dhuhur:12.01
Ashar :15.24
Magrib:17.57
Isya :19.09
*Waktu jakarta,
untuk daerah lain klik disini.










Home arrow Forum Tanya Jawab
Tabligh Akbar Dan Ziarah Qubro Majelis Rasulullah SAW Hari Sabtu 31 Juli 2010 Mushollah Baitul Mu'minin Jam 20:30 WIB, Jl.Anggrek Blok A Pondok Timur Indah II Bekasi Timur, JAWA BARAT      GUNAKAN HELM UNTUK KESELAMATAN ANDA DAN NAMA BAIK MAJELIS KITA     
Peduli Acara Dzikir Akbar Malam Nuzulul Qur'an dan Haul Ahlul Badr pada malam 17 Ramadhan di Monas, Bank Syariah Mandiri a.n Munzir Al Musawa 061-7121-494 ( cabang Depok )     
Quota Pertanyaan Yang Tersisa: 0
Pencarian:
Tips: Cari terlebih dahulu pertanyaan yang ingin anda tanyakan dengan fasilitas pencarian diatas.
Forum Majelis Rasulullah

Ayah Nabi Ibrahim - 2007/01/16 16:15 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Semoga karunia Allah terlimpah atas para penerus Risalah Rasulullah SAW, wabil khusus untuk Habib Mundzir.
Bib ana mau tanya tentang satu hal. Ana sedang dalam suatu pembicaraan tentang keistimewaan nasab Muhammad Rasulullah SAW. Dan dalam Maulud Diyaul Lami dituliskan bagaimana Allah menjaga Nabi, bagaimana Ia (SAW) dititipkan dalam sulbi orang2 terpilih, yang pernikahan ayah bundanya dijaga oleh Allah. bahkan terdapat hadits yang kurang lebih ada yang berbunyi bagaimana bani hasyim terpilih dari suku quraisy (afwan ana lupa detailnya).
Sementara ada kisah yang lazim terdengar bahwa Ayah Nabi Ibrahim adalah penyembah berhala, sedangkan Nabi Ibrahim adalah Abbul Anbiya...
Bagaimanakah penjelasan tentang hal ini ya Habib ?

Syukran atas penjelasannya Bib
Jazakallah.
  | | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya
Re:Ayah Nabi Ibrahim - 2007/01/17 07:54 Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Limpahan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

mengenai hal itu telah dijelaskan oleh para Muhadditsin Ahlussunnah waljamaah bahwa ayah Ibrahim bukanlah Azaar, sebagaimana yg dijelaskan dalam Alqur'an, itu adalah ayah angkatnya yg dalam keadaan kafir dan musyrik, demikian dijelaskan oleh Imam Fakhrurrozi rahimahullah, demikian makna ayat : "Dia Yang Maha melihatmu ketika engkau beribadah, dan bolak balikmu diantara hamba yg bersujud" (QS Asyuara 218-219) Imam Ibn Abbas ra berpendapat bahwa makna ayat diatas adalah turun temurunnya engkau di tubuh ayah ayahhmu yg kesemuanya hamba yg bersujud, Taqallubaka ditafsirkan sebagai terbolak balikmu maksudnya diantara ayah ke ibu, ke putra, lalu ke istrinya, lalu ke putra, lalu ke istrinya, dan kesemuanya mereka adalah hamba hamba Nya yg bersujud, yaitu bukan musyrikin.

diriwayatkan oleh Ibn Mundzir dg sanad shahih dari Jarikh pada firman Allah swt : "ketika Ibrahim berkata pada ayahnya azar (QS Al An'am 74) bahwa aar bukan ayahnya, namun pamannya, bahwa Ibrahim adalah putra Tairukh

demikian pula diriwayatkan oleh Ibn Hatim dg sanad shahih bahwa ayah Ibrahim adalah bernama Tariikh, dan azar adalah pamannya, dan bahasa arab sering menggunakan ayah untuk paman yg mengasuh.

dan Ibn Abbasa ra pun berpendapat bahwa ayah Ibrahim as bukanlah Azar tap Taariikh (Durrulmantsur Imam Assuyuthi juz 3 hal 300).

sebagaimana Nabi Ya'qub as ketika berkata kepada anak anaknya : apa yg akan kalian sembah bila aku wafat?, mereka berkata : kami menyembah tuhanmu dan tuhan ayahmu Ibrahim dan Ismail (QS Albawarah 133), dikatakan dalam ayat itu Ismail adalah ayah Ya'qub padahal Ismail adalah pamannya.

dan masih lagi banyak riwayat Imam Ibn Hajar, Imam Baihaqi dll yg berpendapat seperti ini.

demikian saudaraku yg kumuliakan,

wallahu a'lam
  | | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya
Friday, 30 July 2010