munzir
|
Re:Mohon pencerahan dan doa - 2010/07/25 13:04
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,
Saudaraku yg kumuliakan, 1. doa itu sebenarnya dari hadits Rasul saw kepada kita, yaitu sabda beliau saw : Yassiruu walaa tu'assiruu, bassyiruu walaa tunaffiruu (Shahih Bukhari)
yg artinya : kalian permudahlah ummat ini dalam mengajarkan islam, jangan dipersulit, dan tenangkan dg kabar gembira, jangan membuat mereka lari menyingkir.
maka ucapan itu dibalik menjadi doa kepada Allah swt dg lafadz yg anda sebutkan, yaitu : wahai Allah janganlah persulit kami namun permudahlah..
hal ini sebagaimana perintah Allah swt untuk kita bersedekah, maka kita bersedekah dan berdoa pada Allah : wahai Allah, kau perintahkan kami bersedekah pada orang orang miskin diantara kami, dan kami adalah hamba miskin dihadapan Mu, dan Engkau berhak bersedekah pada hamba Mu yg miskin, maka sedekahilah kami dg anugerahmu.
2. saudaraku yg kumuliakan, palestin bukan butuh bantuan uang dan pasukan, palestin butuh bantuan para da'i yg menuntun mereka pada khusyu, kekuatan ibadah, kekuatan doa, dengan itu semua kekuatan batil di dunia akan runtuh. bukan dg batu, pedang, senjata api, meriam, tank, panser, atau peralatan modern, karena muslimin selalu kalah dalam hal itu, namun muslimin mempunyia kekuatan Allah swt yg tak mereka gunakan.
palestin harus dipenuhi orang yg bertakwa, baru ia akan diberi kemenangan oleh Allah swt, Alam akan membantu mereka, Rasul saw sudah mengabarkannya, diriwayatkan pada shahih Bukhari bahwa kelak muslimin akan mengalahkan yahudi dan orang yahudi berlarian bersembunyi karena alam membela muslimin, hingga batu dan pepohonan bersuara kepada orang muslim : wahai muslim, dibelakangku orang yahudi maka bunuhlah..!. demikian dijelaskan oleh Rasul saw teriwayatkan banyak diantaranya pada shahih Bukhari
kita merenung, bagaimana itu akan terjadi?, tentunya butuh ketakwaan, kekhusyuan, persatuan, tidak memperebutkan harta, tidak berebut jabatan, tidak emosi, tapi tenang, khusyu, dan memuliakan Allah dan Rasul Nya.
maaf saya ungkap pengalaman saya sendiri, saya saat kejadian WTC saya berada di Jordan untuk masuk ke Yaman menghadap guru mulia kita, namun saya tertahan di Jordan karena Yaman tak memberi izin masuk warga negara luar masuk ke yaman.
maka saya tinggal satu bulan di Amman Jordan menanti mungkin Yaman mulai membuka izin masuk.
dalam waktu itu saya selalu berkeliling ziarah pada ashabul Kahfi, Medan Perang Mu;tah, kubur sayyidina Jakfar bin Abi Thalib ra dll.
selalu saya menggunakan taxi, hampir kesemuanya orang palestin, saya selalu menegur mereka, kenapa tenang tenang di Amman ini, sedangkan negeri kalian sedang dibantai yahudi?
mereka menjawab dg jawaban yg sama, maaf ini kejadian yg sebenarnya, mereka menjelaskan bahwa banyak diantara para Mujahidin palestina dua minggu berjihad di palestin dan dua minggu kembali ke Amman, mereka mabuk mabukan, minum arak, berzina, lalu saat ditegur mereka berkata :: kami mujahidin dan semua dosa kami akan diampuni Allah, lalu saat mereka akan kembali ke palestin mereka meminta uang jihad pada penduduk amman, lalu mereka pergi ke palestin lagi, dua minggu kemudian mereka kembali lagi, mabuk arak lagi, bermain dg wanita buruk lagi, lalu begitulah seterusnya,
lalu driver taxi itu berkata : lebih baik saya bekerja halal menafkahi istri dan anak anak saya, daripada seperti itu, saya bekerja disini dan menampung teman teman yg selepas jihad mereka ingin tamasya dg wanita wanita penghibur, dan mabuk mabukan, saya terus menasihati mereka, menafkahi keluarga mereka, demikian keadaan kami sampai mereka itu ada yg mati terbunuh sg syahid, atau terus hidup dg keadaan seperti itu.
maaf tentunya tidak semua mujahidin palestin begitu, tapi jika keadaannya masih ada atau banyak yg demikian, pertolongan Allah swt belum akan datang, Allah swt sudah bersumpah bahwa tiada akan merubah keadaan suatu kaum, sebelum mereka merubah diri mereka sendiri.
namun hal hal ini tak diungkap di media, tapi saya membuktikannya sendiri, bertemu sendiri, dan mendapat kejelasan dari rakyat palestina yg tinggal di Jordan.
kita berdoa semoga muslimin dan khususnya rakyat palestina diberi kemuliaan takwa, hingga segera terbukti janji Rasulullah saw, mereka terus wafat dalam syahid dan wafat dalam syahid, itulah kasih sayang Allah, namun kemenangan tak akan Allah berikan kecuali pada yg bertakwa.
3. tidak saudaraku, tak satupun dari mereka dari keturunan Rasul saw, namun ada pertalian keluarga dg bani hasyim, demikian sepanjang pengetahuan saya.
4. tidak ada lagi muhaddits saat ini saudaraku, karena kita sudah memakai buku dalam meriwayatkan hadits, bukan lagi dg lisan, muhaddits adalah orang yg menyampaikan hadits dg jumpa dari fulan, dari fulan, dari fulan, dari Rasul saw.,
Muhaddits masa lalu sudah menulis semua hadits yg ada, maka tak ada lagi muhaddits masa kini kecuali merujuk pada buku yg ada.
terimakasih saudaraku, tiada hadiah lebih agung dari doa, dan semoga kualalumpur segera bangkit pula, amiin'
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,
Wallahu a'lam
|