munzir
|
Re:Assalamu'alaikum wr.wb - 2010/07/17 01:50
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,
Saudaraku yg kumuliakan, terimakasih atas doanya dan tiada hadiah lebih agung dari doa.
1. hukum rajam hanya berlaku di wilayah yg berkhilafah islamiyah, bukan negeri kita ini, lagipula hukum rajam itu berlaku setelah negara makmur, tidak ada aurat terbuka dimana mana, tidak ada minuman keras, tidak ada percampuran pria dan wanita, maka barulah diberlakukan hukum itu, dan orang yg bermaksiat itu walau tidak bertobat akan diampuni Allah namun melewati siksa dulu, bisa di dunia, dikubur atau di akhirat, namun jika tobat maka tak ada siksa.jika tobatnya sungguh sungguh.
dalil ucapan saya diatas adalah : Abu Dzar ra berkata : aku datang pada Rasulullah saw dan beliau saw sedang berbaring tidur dengan baju putih.., lalu beliau bangun dan bersabda : Tiadalah seorang hamba berkata Laa ilaha illallah lalu wafat dalam ucapan itu, maka ia masuk sorga. aku (Abu Dzar ra) berkata : Walau dia pencuri dan berzina..??? Rasul saw bersabda : Walau mencuri dan berzina. aku berkata lagi : Walau mencuri dan berzina..???? Rasul saw bersabda : Walau mencuri dan berzina. aku berkata lagi : Walau mencuri dan berzina..???????? Rasul saw bersabda : walau mencuri walau berzina didepan hidung Abu dzar..!!", abu dzar ra jika meriwayatkan hadits ini pun selalu menyebut : walau didepan hidung abu dzarr.. (SHahih Bukhari).
hadits ini 7X disebut pada shahih Bukhari.
namun orang yg banyak berbuat dosa besar, bisa saja ia wafat dalam suul khatimah, yaitu dalam kekufuran, karena tumpukan dosanya maka diakhir hidupnya ia tak mampu mengakui tauhid.
2. saya sarankan anda membaca doa Nabi khidir as, bacalah setiap habis shalat jika mampu, jika tidak maka setiap habis shalat magrib atau shalat isya. mengenai tex dan terjemahnya ada di forum tanya jawab ini pada file arsip majelis Rasulullah saw.
tangan penuh dosa ini berharap keridhoan Nya swt dengan membantu bermunajat kepada Mu wahai Rabb pemilik jiwaku dan jiwa Muhammad saw, agar Engkau kabulkan harapan saudaraku ini, hingga ia bahagia dan gembira dengan segenap pengabulan atas hajatnya, dan ia memuji syukur kepada Mu Rabbiy, salahkah bila aku berharap hamba Mu bersyukur dan memuji Mu Rabb..
maka kabulkanlah munajat hamba Mu ini, jadikan ia bersyukur dan menyaksikan kedermawanan Mu Rabbiy.., Demi Sayyidina Muhammad Nabiy pembawa Rahmat .., amiin.
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,
Wallahu a'lam
|