May 8, 2021

Re:HAKEKAT SHOLAT

Home Forums Forum Masalah Tauhid HAKEKAT SHOLAT Re:HAKEKAT SHOLAT

#115409800
Munzir Almusawa
Participant

alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Kasih sayang dan Inayah Nya swt semoga selalu menyejukkan hari hari anda

saudaraku yg kumuliakan,
secara Nash hadits, Jibril as datang kepada Nabi saw mengajarkan shalat, ia datang di awal waktu dhuhur, lalu shalat 4 rakaat dengan 2 tahiyyat dan bacaan sirran (suara berbisik), lalu saat awal waktu asar Jibril as mencontohkan shalat asar 4 rakaat dg dua tahiyyat dg bacaan sirran, lalu saat masuk waktu magrib Jibril as melakukan shalat magrib 3 rakaat dengan dua tahiyyat, dan bacaan suratnya Jahran (suara jelas), lalu saat masuk awal waktu shalat isya Jibril as mengajari nabi saw lagi shalat Isya 4 rakaat dg dua tahiyyat dan bacaan surat dua rakaat pertama jahran, demikian pula awal waktu subuh, Jibril as mengajari shalat dua rakaat dengan satu tahiyyat dengan bacaan pada kedua rakaat itu Jahran,

kemudian Jibri as pada waktu dhuhur mengulangi lagi namun bukan di awal waktu dhuhur, tapi di akhir waktu dhuhur, lalu di akhir waktu ashar, lalu diakhir waktu magrib, lalu diakhir waktu isya, lalu diakhir waktu subuh, lalu Jibril as berkata pada Nabi saw : Nah.. diantara dua waktu inilah wahai Muhammad (Shahih Bukhari),

maksudnya adalah Jibril as mengajari waktu waktu shalat awalwaktunya dan akhir waktunya.

inilah sumber dalilnya.

lalu mengenai hikmahnya saya tak menemukannya pada riwayat shahih, namun penafsiran ulama banyak sekali, ada yg menafsirkan bahwa saat subuh orang masih khusyu, maka Allah swt hanya menghendaki 2 rakaat saja, namun saat dhuhur, asar, magrib dan isya saat saat orang mulai penat, letih, tergoda, cenderung berbuat buruk, maka dijadikanlah waktu shalat sangat rapat diwaktu waktu siang hingga petang itu.

adapula cendekiawan yg menafsirkan bahwa milyaran sel tubuh kita membutuhkan pelenturan di waktu siang hingga petang lebih dari waktu tengah malam dan pagi, maka Allah mengatur demikian,

dan banyak lagi masing masing penafsirannya

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a\’lam

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru