August 1, 2021

Re:keadaan seseorang sebelum meninggal

Home Forums Forum Masalah Fiqih keadaan seseorang sebelum meninggal Re:keadaan seseorang sebelum meninggal

#117701661
Munzir Almusawa
Participant

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya Rahmat Nya swt semoga selalu menerangi hari hari anda dengan kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. sakit adalah penghapusan dosa, maka beruntunglah orang yg sebelum wafatnya telah ditimpa penyakit, maka Allah swt ingin menyucikan dosa dosanya, namun hal ini tak bisa menjamin bahwa ia lebih mulia dari yg wafat tanpa sakit, karena bisa saja Allah swt sudah mengampuni orang tsb tanpa musibah sakit lagi, keadaan mereka berbeda beda, ada yg banyak dosa maka Allah timpakan sakit padanya, lalu dikuburpun disiksa, lalu di neraka pun disiksa, maka baru ia bisa mencapai sorga, ada yg cuma sakit diakhir hidup dan siksa kubur, ada yg cuma sakit di dunia saja,

ada yg tidak sakit sama sekali sudah diampuni Allah, entah karena cintanya pada Rasul saw atau shalihin,

ada yg tidak sakit di dunia, namun ia kena siksa kubur dan siksa neraka, baru masuk sorga,
ada yg tak kena sakit, tak pula siksa kubur, namun kelak di neraka,

maka mereka bertingkat tingkat dan tak bisa kita bedakan mnana yg l;ebih mulia antara yg sakit dan yg tidak sakit disaat ajal.

2. mereka yg meninggal tenggelam, banjir, longsor, penyakit di perut, ,mereka wafat mendapat pahala syahid, mereka tak dihisab oleh Allah swt, maka hal itu adalah anugerah besar dari Allah, jika mereka yg wafat dalam keadaan itu dihidupkan lagi, lalu di[pilihkan pada mereka apakah mau terus hidup atau kembali wafat, maka mereka akane memilih wafat dalam keadaan itu, mereka tak memikirkan jasadnya yg hancxur terkena ,musibah, mereka sudah sangat gembira dg sorga yg kekal dan abadsi sebagai syuhada.

3. anda dapat berdoa, sebagaimana Umar ra berdoa pada Allah : wahai Allah, wafatkan aku sebagai syahid, namun di kampung nabi Mu Muhammad saw (Shahih Bukhari)

maka boleh saja berdoa minta dalam keadaan apa ia wafat, misalnya minta diwafatlkan dalam keadaan sujud, atau dalam keadaan haji, atau dalam keadaan berdoa, atau dalam keadaan sehat wal afiah, mintalah pada Allah

kematian hanyalah seakan perpindahan ke kamar lain, hanya pindah ruangan dan ada pintu pemisahnya, dan kita akan dipanggil dalam waktu derkat tuk melewati pintu itu agar pindah ke kamar sebelah berkumpul dg mereka,

mereka yg wafat masih mendengar kita yg hidup, dan pasti kita akan menyusul mereka,

4. saudaraku, jika anda merubah pemahaman, bahwa mereka yg wafat itu dalam kenikmatan dan pengampunan Allah swt, maka perasaan itu akan sirna, mereka sudah tidak terkena musibah lagi, tidak terkena penyaklit, tidak terkena fitnah, takl ada lagi sedih, mereka gembira kekal dan abadi

5. doakan mereka, sungguh mereka gembira dengan hadiah hadiah berupa doa,

semoga Allah swt mengumpulkan kita kelak dalam sorga firdaus, tanpa siksa neraka, tanpa siksa kubur, tanpa kesulitan ajal; tanpa penyakit dan musibah, amiin.,

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a\’lam

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru