December 4, 2020

Re:kenapa para orang sholeh takut?

Home Forums Forum Masalah Umum kenapa para orang sholeh takut? Re:kenapa para orang sholeh takut?

#105513740
Munzir Almusawa
Participant

alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Kedermawanan Nya swt semoga selalu menaungi hari hari anda dengan kesejahteraan

saudaraku yg kumuliakan,
ada diantara mereka yg tak mau kaya, karena kaya bertanggungjawab atas kekayaannya, bertanggungjawab untuk bersedekah, pula harus menyisakan banyak waktu untuk mengatur hartanya, menjaganya agar suci dari haram, menjaganya agar tak merusak dan menghancurkan usaha orang lain, dan banyak lagi segala permasalahan yg muncul pada orang kaya.

namun banyak pula para shalihin yg kaya raya, diantaranya Utsman bin Affan ra, Abdurrahman bin Auf ra, Abu Thalhah Al Anshariy ra, dan banyak lagi para sahabat Rasul saw yg kaya raya, mereka tak menolak dan membuang semua hartanya atau menginfakkan seluruh hartanya, namun terus berusaha dan terus dalam kekayaaannya, dan Rasul saw memuji dan tak mencela mereka.

bahkan Rasul saw mendoakan Anas bin Malik ra : \"Wahai Allah, banyakkanlah hartanya, dan banyakkanlah keturunannya, dan limpahi keberkahan pada harta dan anak anaknya\" (Shahih Bukhari), maka dijelaskan bahwa kemudian Anas bin Malik ra menjadi kaya raya, perkebunan buah buahan milkinya bisa panen dua kali setahun, dan ia tinggal di Istana di Baghdad, dan cucunya mencapai seratus orang lebih.

mengenai sosok Nabi Muhammad saw, beliau sebenarnya kaya raya, lebih kaya dari semua orang saat itu, beliau saw berkata pada seorang Badui non muslim : \"kau lihat Unta yg memenuhi bukit ini..?\", badui itu mengangguk, lalu Rasul saw bersabda : \"Ambillah semua untukmu..\", maka orang itu tak percaya, namun Rasul saw benar benar memberikannya,

saudaraku, harga seekor unta itu seharga 40 ekor kambing, kira kira 20 juta rupiah atau lebih, bisa dibayangkan berapa milyar rupiah jika unta memenuhi sebuah bukit, semua diberikan untuk seorang non muslim…

demikian kejadian seperti ini terjadi beberapa kali, dan jelas bahwa harta itu bukan milik Baytulmaal (baitulmaal = penyimpanan harta muslimin), namun itu milik pribadi Rasul saw, karena mustahil Rasul saw memberikan sebanyak itu dari harta muslimin.

menunjukkan bahwa beliau kaya raya, namun beliau tak mau menggunakannya untuk pribadi beliau dan keluarga beliau, beliau saw memberikan dan membagi bagikannya pada orang lain, demi membuat orang miskin tak merasa rendah diri dan terkucilkan, mereka terhibur dengan kesederhanaan Nabi saw.

banyak pula para shalihin yg kaya raya.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a\’lam

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru