December 4, 2020

Re:Khusyuk dalam Sholat

Home Forums Forum Masalah Tauhid suka melalaikan sholat Re:Khusyuk dalam Sholat

#112444447
Munzir Almusawa
Participant

alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Rahmat dan kelembutan Nya swt semoga selalu membimbing hari hari anda

saudaraku yg kumuliakan,
saya mohon anda jangan tersinggung dengan penjelasan saya, Khusyu bukan konsentrasi, darimana anda mendapatkan makna khusyu adalah konsentrasi?

memang secara logika tampak mirip, namun sungguh maknanya jauh berbeda, Khusyu berasal dari kalimat Khasya\’a yg berarti takut dan risau.

tentunya bukan hanya takut akan murkanya Allah swt, namun Takut tidak dicintai, takut ditolak cintanya, risau jauh dari Nya swt,

inilah makna khusyu, yaitu shalat yg jiwanya hadir selalu dalam takut dan risau pada Allah swt, bukan konsentrasi.

konsentrasi memberi makna yg semu, dan muncul dari akal, sedangkan khusyu adalah dari dalam jiwa yg kemudian mewarnai akal,

pada akal terdapat sifat jahat dan baik, maka akal dikendalikan oleh hati, hati lah yg mengendalikan akal dalam kebaikan dan kejahatannya, bukan akal yg mengendalikan hati, sebagaimana sabda Nabi saw : \"Pada tubuh kalian terdapat segumpal daging, jika ia baik maka baik seluruh tubuhnya, jika ia buruk maka akan buruk seluruh tubuhnya, yaitu adalah hati\" (Shahih Bukhari)

maksudnya jika hati nya baik maka perbuatan tubuhnya baik, termasuk akalnya, dan jika hatinya buruk maka seluruh tubuhnya akan berbuat jahat pula, termasuuk akalnya,

Rasul saw dengan jelas mengatakan Qalb, bukan \’Aql.

demikian pula niat, niat bukan di akal, tapi dihati,

ketika akal dijadikan sumber dalam mengambil keputusan maka manusia akan celaka, ia tak mau menerima Allah kecuali jika diterima akalnya, maka ia tak akan percaya adanya malaikat, sorga, neraka, mahsyar, alam gaib, karena semua tak terbukti dengan akalnya, maka ia akan menolak banyak hal dari syariah yg tak masuk akal,

disinilah kesalahan mereka yg mengambil pemahaman akalnya diluar Alqur\’an ALhadits,

kesalahan makhluk Allah yg pertama adalah sebab akal, ketika Iblis tak memakai imannya walau ia telah beribadah ribuan tahun pada Allah swt semata, namun Iblis menggunakan akalnya, seraya berfikir bahwa Allah tidak adil, menciptakannya dari Api lalu harus sujud pada makhluk, apalagi makhluk itu dicipta dari tanah, maka akalnya menolak,

malaikat bertindak dengan iman, mereka sami\’na wa atha\’na, walau sujud pada makhluk tak bisa diterima oleh akal, mereka tetap sujud pada adam as,

sedangkan iblis menolak, karena secara logika sungguh tidak salah jika menolak sujud pada makhluk,

iblis tak akan menolak jika disuruh sujud pada ALlah, namun Iblis menolak ketika disuruh sujud pada Makhluk, perbuatannya benar secara logika, namun perbuatan itu salah besar.

saudaraku berhati hatilah dengan fatwa logika

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a\’lam

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru