November 24, 2020

Re:selingkuh dg istri orang

Home Forums Forum Masalah Umum selingkuh dg istri orang Re:selingkuh dg istri orang

#173904176
Munzir Almusawa
Participant

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
1 memaafkannya boleh, menutupi aibnya dg mengakui itu anaknya pd umum pun boleh, namun dosa istri dalam berzina tetap tdk hilang dihadapan Allah swt sebelum ia bertobat.

2. tidak.

3. anak tsb tidak bernasab pd ayahnya, tetapi nasabnya kepada ibunya, anak tsb tdk mewarisi dan mewariskan pd ayahnya, dan walinya adalah qadhi agama, bisa saja jika ingin ditutupi didepan umum namun qadhi agama harus tahu, maka diaturlah dg sang ayah palsu saat akad nikah (jika anaknya wanita) mewakilkan pernikahan pd qadhi. lalu qadhi yg menikahkan, tentunya orang mengira itu adalah perwakilan wali, namun perwakilannya tetap tidak sah, dan memang qadhi yg harus menikahkannya bukan ayah palsunya.

jika ibunya tidak menyusuinya maka ayah palsu bukan muhrimnya jika ia bayi wanita, maka jika dewasa ayah palsu bisa menikahinya, karena bukan muhrimnya.

ayah biologisnya lepas dari nasab dan semua tanggungjawab karena hasil perzinahan, anak tsb suci, namun ayah putus hubungan darinya dan syariah tak mengakui hubungannya dg anak biologisnya.

4. tidak.

1. suami bisa memilih, mengabulkan atau menolak, jika suami menolak dan istri bersikeras ingin cerai maka istri bisa mengadukan pada Qadhi agama untuk permohonan cerai, jika qadi agama memutuskan cerai maka jatuhlah talak 3 cerai walau suami tidak setuju, karena keputusan qadhi lebih kuat dari suami.

2. tidak

3. jika menikah, maka anak tsb bernasab pd ibunya, ayah biologis tidak mewarisi dan mewariskan dari anaknya itu, dan walinya jika anak perempuan adalah kepada hakim/qadhi agama, jika ibunya tak menyusui bayinya itu maka anak itu bukan muhrim ayah biologisnya.

4. ayah biologis bertanggungjawab pd Allah swt, dan tidak mempunyai kewajiban dan hak apapun pd anak tsb. bisa saja ia menafkahi jika berkenan barangkali ingin meringankan dosanya.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a\’lam

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru