Home › Forums › Forum Masalah Tauhid › Mengurus Rumah Allah SWT
- This topic has 1 reply, 2 voices, and was last updated 17 years, 4 months ago by Munzir Almusawa.
-
AuthorPosts
-
July 25, 2008 at 7:07 pm #116269393zufarParticipant
Assalamu\’alaikum wr wb
semoga limpahan rahmat dan keberkahan selalu tercurah kepada guru kami Habib Munzir sekeluarga dan para jama\’ah MR.
ya habibana, mohon petunjuk karena ada beberapa hal yang mengganjal dalam hati ini yaitu ketika kita yang ngurusin rumah Allah dihadapkan para jama\’ah yang kompleks. bagaimana sikap kita atau adab menjelaskannya kepada para jama\’ah? Apakah dibenarkan misal pertimbangan suatu ibadah hanya dilihat dari sisi kebiasaan jama\’ah seprti sholat tarawih 8 rakaat? karena menurut keterangan habib munzir tentang sholat tarawih berjama\’ah disepakati oleh seluruh madzab adalah 20 rakaat. Karena ketika kami diundang oleh pengurus masjid di komplek perumhan kami jawbannya seperti itu ya habibana dalam menentukan sholat tarawihnya. Apakah boleh ya habibana kita menganggap dengan mengelompok-kelompokan jama\’ah sesuai kadar ilmunya menurut ukuran kita? karena ada dari salah sesepuh jama\’ah kami selalu mengatakan hal tersebut? Mohon bimbingannya ya habibana dan terimakasih.
wassalamu\’alaikum wr wbJuly 27, 2008 at 4:07 pm #116269401Munzir AlmusawaParticipantAlaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
Cahaya Rahmat Nya swt semoga selalu menerangi hari hari anda dengan kebahagiaan,
Saudaraku yg kumuliakan,
anda perjelaslah pads mereka tentang hukum tarawih 20 rakaat, jelaskan dg lembut dan ramah, selepas itu maka biarkan saja jika mereka akan melakukan 8 rakaat, karena barangkali orang orang yg sudash sepuh tak mampu shalat 20 rakaat, atau mereka yg sibuk dan malas, tak mau pula shalat 20 rakaat, maka dalam hal sunnah tak ada paksaan, maklumi perbuatan mereka, dan jika kita shalat bersama mereka maka selesai 8 rakaat kita lanjutkan lagi hingga sempurna 20 rakaat,tentunya kita berusaha memilih yg paling shahih dalam ibadah, namun jangan hal itu menyebabkan permusuhan dan perpecahan pula,
saya sering hadir di undangan ceramah tarawih yg hanya 8 rakaat, maka saya hadir dan tentunya jika kita katakan tarawih 8 itu tak ada dasarnya, maka mereka tak akan mau tarawih, maka biarkan masing masing dengan kadar kemampuannya, tentunya yg 20 rakaat pahalanya lebih besar
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,
Wallahu a\’lam
-
AuthorPosts
- The forum ‘Forum Masalah Tauhid’ is closed to new topics and replies.

