Home › Forums › Forum Masalah Umum › Khuwaidim tholabah
- This topic has 1 reply, 2 voices, and was last updated 18 years, 9 months ago by Munzir Almusawa.
-
AuthorPosts
-
February 21, 2007 at 7:02 am #73534594Muhammad ThoyibParticipant
Assalamu\’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Limpahan rahmat selalu menyertai Habiebie dan jamaahnya, amien yaa Rabb.
Habiebie yang semakin ana idolakan…
(1) Apa hujjah2 nya sehingga Habiebie demikian khidmat kepada jamaah MR ini
(2) Perlukah seorang muslim itu ikut tarekat tertentu
(3) Kemukakan dalil2 yang banyak mengenai adab murid kepada gurunya. Bukankah guru itu lebih mulia dari orangtua kita sendiri.
Mohon maaf bila merepotkan. Jazakallah khoiron.
Assalamu\’alaikum warahmatulloh wabarakatuhFebruary 22, 2007 at 6:02 am #73534608Munzir AlmusawaParticipantAlaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
Limpahan Cahaya kebahagiaan semoga selalu menerangi hari hari anda dan keluarga,
saudaraku yg kumuliakan,
1. Majelis Rasulullah saw hanyalah lambang dan simbol saja, tujuan utama adalah Gerakan Kebangkitan Sunnah, dan semua pecinta Rasul saw selayaknya mendukung dan memperjuangkan bangkitnya sunnah pada ummat.2. tidak bisa dikatakan tidak perlu, namun bukan hal yg wajib
3. berkata Ali bin ABi Thalib KW, aku adalah budak bagi orang yg mengajariku walau satu huruf\".
berkata Syu\’bah ra : tiadalah seseorang yg kutulis satu hadits nabi (saw) darinya kecuali aku menjadi budaknya hingga aku wafat\"sabda Rasulullah saw : \"barangsiapa yg mengajarkan beberapa ayat Alqur\’an pada seseorang, maka ia menjadi tuannya\" (Kasyful Khafa Juz 2 hal 347)
Budak disini bukan budak / hamba secara syar\’i, tapi maknawi, maksudnya wajib untuk berkhidmat kepadanya.
mengenai mana yg lebih afdhal antara orang tua atau guru maka Jumhur Ulama mengatakan bahwa Guru Yang membimbing kepada Allah swt, hingga muridnya mengenal Allah, ingin dekat pada ALlah, ingin Taat pada ALlah, dan terus membimbingnya maka memang guru itu lebih mulia dari orang tua, karena orang tua mendidik makan dan minum dan hal hal duniawi, namun Guru adalah mendidik untuk hal hal yg abadi, dan membuatnya mengenal Allah
nah.. tentunya sepantasnya ayah dan ibu itu juga menjadi guru, bukan hanya mengenalkan hal hal duniawi, makan, minum, mandi, tidur, tapi hal hal ukhrawi, maka jadilah orang tua merupakan Guru Pertama bagi anaknya, barulah anakna mengenal guru guru lainnya.
demikian saudaraku,
wallahu a\’lam
-
AuthorPosts
- The forum ‘Forum Masalah Umum’ is closed to new topics and replies.

