Home › Forums › Forum Masalah Tauhid › riyadhah
- This topic has 1 reply, 2 voices, and was last updated 18 years ago by Munzir Almusawa.
-
AuthorPosts
-
April 18, 2008 at 7:04 am #99328857Munzir AlmusawaParticipant
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
semoga kebahagiaan dan kesejukan jiwa selalu menerangi hari hari anda,
saudaraku yg kumuliakan,
semoga anda di Bali sudah berjumpa dengan saudara saudara kita dari personil Majelis Rasulullah saw Bali.mengenai dzikir dan shalawat anda tidak apa apa diteruskan jika waktu memadai,jika anda sibuk maka boleh dikurangi, karen riyadhah itu hakikatnya adalah untuk para santri di pondok, tentu ajaran guru anda akan berbeda untuk muridnya yg tidak di pesantren lagi,
saran saya anda mohon izin pada orangtua untuk sekedar pamit pada guru, dan jika mereka izinkan berjanjilah anda hanya akan pamit,
namun jika mereka tak mengizinkannya maka percayalah Guru anda dengan anda mempunyai hubungan ruh yg tak bisa putus dengan perpisahan Jasad.
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,
Wallahu a\’lam
April 18, 2008 at 7:04 am #99328855Muhammad Syukron Hadiwijaya el lebaiParticipantAsslamualaikum Wr.Wb
Guru kami yang mulia semoga Berkah Allah selalu tercurah kepada Habib.
Saya mau bertanya, dullu ketika saya mondk ngaji di pesantren Luqmaniyah Jogjakarta saya menerima ijazah puasa riyadhah tiga tahun terkecuali hari yang diharamkan agama, saya juga tidak makan yang bernyawa, saya juga menerima ijazah shalawat tibbil qulub dan shalawat adrikni, \"ya sayyidi ya Rasullah khuz biyadi qullat hilati adrikni\" karena sesuatu hal saya di panggil oleh orang tua saya ke Bali dan putuslah saya mengaji di pondok beserta amalan riyadhah, karena saya tidak diijinkan kembali mondik dan susuruh membantu orang tua, saya juga tidak berpamitan kepada guru saya dipondok,
habib saya mau tanya bagaimanakah status riyadhah saya, dan apakah saya mengaji mendapat keberkahan mengingat saya belum minta ijin keluar pondok. dan bagaimanakah shalawat yang saya amalkan.
Habib saya juga biasa membaca hizb bahar selepas membaca ratib haddad setelah shalat magrib bagaimana menurut habib.
kiranya cukup sekian, mohon maaf jikalau saya banyak bertanya.
Jazakumullah khairan Katsiron….
WassalamualaikumWr.Wb -
AuthorPosts
- The forum ‘Forum Masalah Tauhid’ is closed to new topics and replies.

