December 2, 2020

Re:100 hari ,bolehkah?

Home Forums Forum Masalah Umum 100 hari ,bolehkah? Re:100 hari ,bolehkah?

#85910301
Munzir Almusawa
Participant

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya keridhoan Nya semoga selalu menerangi hari hari anda,

saudaraku yg kumuliakan,
yang dilarang adalah membangun kuburan untuk disembah, itulah yg diharamkan oleh Rasul saw, namun membangun pemakaman selain dg maksud itu maka sepakat ulama merupakan hal yg makruh jika ditanahnya sendiri, tidak haram, dan haram jika ditanah wakaf karena akan menyempitkan pemakaman wakaf (Syarh Nawawi ala Shahih Muslim).

Rasul saw melarang membangun / meninggikan kuburan untuk sesembahan sebagaimana Yahudi dan Nasrani,

para Ulama membangun Makam Rasul saw, dibuat oleh Khalifah Ustman bin Affan ra, dan para Tabi;in dan Tabi\’ Tabi\’in tak merubuhkannya, demikian pula makam makam sahabat lainnya, St Khadijah di Ma\’la dan banyak lagi,

lalu mengapa Kubur Nabi saw demikian megahnya dan para Imam membiarkannya jika hal itu mungkar..?,

barulah setelah mazhab sesat pimpinan Ibn Abdulwahab muncul yg menghancurkan makam makam itu karena pemahaman mereka yg dangkal.

namun hal yg lucu mereka tetap membiarkan Makam Rasul saw bahkan menghiasinya dengan ukiran emas dll yg hal tersebut merupakan perintah Raja Saudi Arabia, maka perintah Raja Mereka mengalahkan fatwa ulama mereka.

namun sebagian ulama memperbolehkannya bila yg wafat adalah ulama besar, dan dengan syarat tanah pekuburan itu miliknya, bukan wakaf, atau dg seizin pewakaf pertama.

mengapa makam mereka boleh dibangun dengan Kubah seperti rumah?, sesekali bukan untuk memberikan tempat mulia untuk mereka, karena mereka sudah dalam keridhoan Allah dan kenikmatan Abadi, tak butuh dengan bangunan mewah dan kubah buatan manusia,

namun kubah dan bangunan dibangun untuk nyamannya para peziarah, agar tidak kepanasan dan kehujanan, dan dapat tenang mengaji dan tidak menginjak2 pekuburan yg lain dan mengambil berkah dari menziarahi orang shalih, anda lihat Kubur Imam Syafii dengan megahnya di Mesir, Kubur Abdullah bin Rawahah ra dan Jakfar bin ABi Thalib ra berdiri dengan megah di Jordan, dan banyak lagi pekuburan para sahabat radhiyallahu\’anhum yg dibangun dengan kubah, walaupun ada juga yg tidak.

mengenai memberi nama pada nisan maka hal itu bukan termasuk membangun, karenapara sahabat ada beberapa yg berwasiat agar kubur mereka dipasangi Marmaer sebagaimana kubur Rasulullah saw dan Abubakar dan umar radhiyallahu\’anhuma.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a\’lam

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru