November 25, 2020

Re:Perkara Zinah

Home Forums Forum Masalah Umum Perkara Zinah Re:Perkara Zinah

#170979581
Munzir Almusawa
Participant

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Kemuliaan Ramadhan, Kesucian Nuzulul Qur\’an, Cahaya Keagungan Lailatul Qadr, dan Ijabah pada hari hari 10 malam terakhir semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
tidak, dosa anda pasti diampuni Allah swt dengan kesucian dan kesungguhan tobat anda, tidak ada hukum rajam untuk keadaan ummat seperti ini, hukum rajam diadakan jika sudah khilafah islamiyah, tidak ada hambar/film/cerita pornografi di wilayah muslimin, pergaulan bebas pria dan wanita dibatasi, tidak ada sekolah yg bercampur pria dan wanita, demikian di tempat lainnya, masyarakat damai dg iman dan kemakmuran, orang miskin sudah ditangani Baitul Maal dan disubsidi dg baik, dalam keadaan itu jika masih ada yg berbuat zina maka ia mesti dihukum. karena menodai masyarakat yg suci.

namun keadaan seperti sekarang ini Allah swt Maha Memahami keadaan daripada kita, kerusakan ummat, kemiskinan, kerusakan akidah, pemurtadan, bencana, kezaliman penguasa dan konglomerat, kurangnya ulama, kehancuran media, maka dalam keadaan seperti ini hukum rajam tidak bisa diberlakukan.

Allah swt pasti mengampuni anda, jika taubat anda suci dan sungguh sungguh.

mengenai penghapusan dosa, telah ada firman Allah swt : \"Katakan pada hamba hamba Ku yg telah melampaui batas dalam mendholimi dirinya, jangan putus asa dari kasih sayang Allah, sungguh Allah menghapus semua dosa\" (QS Azzunar 53).

lalu firman Allah swt dalam hadits Qudsiy : \"Wahai keturunan Adam, sungguh ketika kau menyeruku dan berharap padaku, kuhapus dosa kalian dan tidak lagi kupertanyakan, wahai keturunan Adam, jika kau datang dengan dosa mencapai langit, lalu kau bertobat dan meminta ampun pada Ku, kuampuni engkau dan tak kupertanyakan lagi\" (HR Ahmad).

maka jelas sudah dosa terhapus dengan taubat kita pada Allah.

mengenai neraka dan siksa kubur, itu adalah pendosa yg belum sempat tobat saat wafatnya.

dosa yg tersisa itulah yg mesti ia tebus, atau dosa pada manusia, atau dosa pada makhluk lainnnya, itu yg mesti dibayar dengan amal pahalanya, jika amal pahalanya kurang, maka tebus dengan neraka, jika amal pahalanya banyak, maka selesailah urusannya dari neraka.

jika ia mencintai Allah dan Rasul, banyak beramal, lalu pahalanya sudah habis diporoti oleh para penuntut.. maka Allah tetap membelanya, dan ia tak akan masuk neraka.

sebagaimana ketika seorang hamba yg mencintai Allah dimasa hidupnya, merindukan Allah, mencintai Rasul, maka saat ia ditimbang dan disidang, terlihat amal amal pahalanya bagai gunung gunung cahaya banyaknya, namun ia pernah berdosa pada fulan, fulan dan fulan, pahalanya dipreteli sampai habis…
pahalanya habis, masih tersisa perbuatan dholim yg tak bisa ia tebus pada seseorang yg pernah ia dholimi, maka ia harus menerima kebalikannya, yaitu dosa dosa orang itu dipindahkan padanya sebesar kedholimannya pada orang itu..,

maka Allah melihat kejadian itu bahwa hamba Nya ini akan diusung ke neraka karena orang yg ia dholimi tak mau memaafkannya, maka Allah swt berkata pada orang itu : \"wahai hamba Ku, kau tak mau memaafkan hamba Ku ini?\" orang itu menjawab : tidak wahai Allah, karena aku pun banyak dosa, kalau aku tidak menumpukkan dosaku padanya atas kedholimannya maka aku semakin berat di neraka, dengan kutumpukkan dosaku padanya pun aku masih harus masuk neraka karena dosakupun banyak..

maka Allah berkata : \"Lihatlah keatasmu\", maka orang itu melihat keatas.., ia melihat istana cahaya yg demikian indah dan megah…, ia berkata dg gemetar : \"untuk siapa istana indah ini wahai Allah…??,
Allah menjawab : \"untukmu asalkan kau mau memaafkan hamba Ku yg mencintai Ku ini..!, aku ingin membayar kedholimannya dengan istana ini..\"

maka berkata orang itu : Kumaafkan Demi Allah..!!.

begitulah sayangnya Allah dan pembelaan Nya kepada hamba Nya yg mencintai dan merindukan Allah..

sebagaimana riwayat shahih bahwa Rasul saw melihat seorang anak didalam peperangan yg terpisah dari ibunya, maka Rasul saw mengangkat anak itu dan berkata : \"adakah anak ini mempunyai ibu…??\", maka seorang wanita keluar dari sebuah kemah dan menjerit sambil menangis gembira berlari seraya berkata : anakku.. anakku.., maka ia memeluk bayinya,
Lalu para sahabat menangis melihat kejadian itu, maka Rasul saw bertanya : kenapa kalian menangis..?, maka para sahabat menjawab : kami haru dengan kasih sayang ibu itu pada anaknya,
lalu Rasul saw bertanya : kalau bayi itu dilemparkan di api apakah ibunya akan diam?, maka para sahabat berkata : \"tidak demi Allah..!\"
maka Rasul saw bersabda : Allah menyayangi kalian lebih dari ibu itu pada anaknya!.

jelas sudah mereka yg mencintai dan merindukan Allah itu akan selalu dijaga oleh Allah dari siksa Nya, apalagi api neraka, walau sudah kehabisan pahala pun masih Allah bela ia agar tetap tidak masuk neraka, walau dituntut oleh orang yg ia dholimipun Allah malah membayar pengampunan untuk orang itu dan sorga, asal hamba Nya ini dimaafkan dan bisa masuk sorga

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a\’lam

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru