October 29, 2020

Re:Salam Ta\’dzim

Home Forums Forum Masalah Fiqih Salam Ta\’dzim Re:Salam Ta\’dzim

#187875144
Munzir Almusawa
Participant

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
karung dosa ini merasa belum mampu menerima pujian luhur yg saudaraku tercinta sampaikan, hamba hanya pendosa, belum pantas menjadi murid yg baik, bagimana menjadi guru, hamba hanya pendosa yg berharap pengampunan dari doa anda dan jamaah,

saudaraku tercinta, Allah swt melimpahkan shalawat pada hamba hamba Nya yg beriman, sebagaimana firman Nya swt :
\"Mereka yg jika terkena musibah mereka berdoa : sungguh kami ini milik Allah, (bersabar dan tabah atas keputusan Allah), dan kepada Nya kami akan kembali, maka bagi mereka itu shalawat dari tuhan mereka dan Rahmat, dan merekalah hamba yg diberi petunjuk\" (QS Al Baqarah 156.- 157)

kita boleh bershalawat pada hamba hamba yg shalih, namun tidak disunnahkan, yg disunnahkan adalah kepada nabi saw, dan keluarga beliau saw.

iman itu naik dan turun, dan jika sedang saat menurun demikian, ingatlah mati..,

ketika tangan tangan para kekasih mengusung kita dan menurunkan tubuh kita kedalam lahad dengan airmata kesedihan, tahukah keadaan kita?, seluruh tali pengikat kafan dibuka, lalu wajah dibuka dari kafan..

tubuh ditaruh dalam posisi miring menghadap ke kanan yaitu kiblat, lalu punggung kita diganjal batu bata agar tubuh tidak terlentang lagi, yaitu tetap miring menghadap kiblat, dan wajah kita ditempelkan ke dinding kubur, agar terus wajah kita mencium tanah dinding kubur yg lembab itu….

lalu kayu kayu papan ditaruhkan diatas tubuh kita bersandarkan dinding kubur, menutup seluruh tubuh kita agar tanah tidak langsung menimpa tubuh, lalu tanah mulai ditumpahkan diatas tubuh kita..

setelah itu kita sendiri disana…, dalam kesempitan dan kegelapan.., panas.. gelap..

sendiri.. bukan sebulan atau dua bulan, tapi bisa ratusan tahun atau ribuan tahun sendiri..

tak bisa curhat…, tak bisa berhubungan dg siapapun.., tak bisa bergerak kemana mana…, tak ada pemandangan, tak ada warna, yg ada hanya kegelapan dan kegelapan.., menunggu dan menunggu.. ribuan tahun.. sendiri..

yg ditunggu adalah sidang akbar pertanggungan jawab.. harap harap cemas diselingi putus asa dan penyesalan.. itulah yg terus menghantui kita kelak..

ketika mengingat ini maka leburlah segala kekerasan hati, iapun mencair, dan jiwa terpanggil untuk sujud sambil menangis, mengadu pada Allah jika ingat akan hal itu karena hanya Dialah yg melihat keadaan kita saat itu..

hanya Dialah yg ada saat itu.. untuk inilah kita berusaha istiqamah, dan usaha untuk istiqamah sudah mendapat pahala istiqomah…,.. agar Dia swt tak melupakan kita saat itu dan mengasihani kita yg telah terbujur kaku didalam tanah lembab ribuan tahun..

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a\’lam

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru