January 18, 2021

Re:Kenapa Koq Harus Beda ya?

Home Forums Iseng dalam keluhuran Kenapa Koq Harus Beda ya? Re:Kenapa Koq Harus Beda ya?

#72626083
Munzir Almusawa
Participant

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

cahaya kesucian fitrah semoga menaungi hari hari anda,

trus terang saja pribadi saya menyayangkan hal ini, semakin tahun perbedaan semakin mencolok, mengenai masalah ini kita coba preteli sampai keujung awalnya, kita memahami bahwa kebatilan lah ternyata yg memulainya, bila kita ikuti asal muasalnya siapa yg selalu ingin memisahkan diri?,
Muhammadiyah, wahaby, mereka inilah yg selalu memicu perpecahan,

seluruh dunia shalat tarawih 20 rakaat kecuali madinah yg ada pengecualian yaitu 39 atau 41 rakaat, tapi Muhammadiyah dan wahaby 11 rakaat, padahal masjidilharam sendiri 20 rakaat!.
hari lebaranpun mereka selalu berusaha ingin beda dari yg lain,
menunjukkankesombongan mereka atas yg lain bahwa yg lain adalah sesat dan hanya mereka lah yg benar, yg lain semuanya tak tahu, hanya merekalah yg tahu, semua ulama didunia ini bodoh hanya merekalah yg punya ulama.

pemicu perpecahan hukumnya diperangi dan dibunuh, demikian perbuatan Sayyidina Abubakar shiddiq ra di masa khilafahnya, in dalam syariah disebut Bughah, yaitu penentang mayoritas muslimin

bahkan guru saya mengatakan : \"bersabar dalam mengenyampingkan pendapat kita demi persatuan jauh lebih mulia daripada mengenyampingkan persatuan demi pendapat kita, maka walaupun pendapat kita yg benar adalah lebaran hari esok misalnya, namun mayoritas muslimin lebaran hari ini, maka kita ikut mayoritas muslimin\",

karena 1 orang yg berbeda sudah bisa memicu perpecahan dan paling tidak kerisauan pada muslimin,

coba anda bayangkan, dirumah anda misalnya semua puasa, cuma anda lebaran sendiri, maka tentunya terjadi kekacauan dirumah anda, ada yg ikut anda, ada yg bingung, ada yg memusuhi anda, ada yg kaget melihat anda sudah pakai baju baru dan pergi takbiran, ada yg risau apakah puasanya dia salah berarti haram puasa di hari idul fitri!.

tentunya keluarga anda tak diam diri, ia mencari keterangan pada tetangga, teman teman, sanak saudara, tentang mana yg benar ni lebaran??, maka merekapun yg dihubungi jadi kaget juga, tanya tanya lagi kesana kemari, kabarnya besok sudah lebaran, kapan kita mudiknya, tiketnya harus dimajuin, dlsb…!,
semuanya kacau dan risau hanya karena perbuatan 1 orang saja.

ini baru 1 personil yg berbuat demikian, sudah mengacaukan serumah berikut tetangganya dan keluarga, lalu bagaimana kalau ratusan?, ribuan?, ratusan ribu?,

kalau kita bicara hukum syariah maka kelompok pembawa fitnah harus ditumpas sampai ke akar2nya.

namun kembali kita merujuk pada maslahat muslimin.., kita harus bersabar untuk menghadapi kelompok pembawa fitnah ini, sebab mereka saudara saudara kita, bukan musuh, mereka ini bodoh dan jahil.
apa yg harus kita perbuat bila saudara kita sakit?, kita harus mengobatinya.. pelahan lahan dan dengan sabar dan gigih kita berusaha mengobati mereka ini, dan tentunya dengan berusaha terus meredam api permusuhan.

wallahu a\’lam

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru