November 27, 2020

Re:masalah keluarga akhi30(10)

Home Forums Forum Masalah Umum masalah keluarga akhi30(10) Re:masalah keluarga akhi30(10)

#177207927
Munzir Almusawa
Participant

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. dalam madzhab syafii dan hambali shalawat pada nabi saw wajib dibaca pada tasyahud akhir, berlandaskan hadits riwayat shahih Muslim pada Bab Shalawat pada nabi saw pada tasyahud, bahwa Rasul saw mengajarkan shalawat pada para sahabat, demikian dijelaskan pada Syarah Nawawi ala shahih Muslim yg mensyarahkan hal tsb.
berkaitan bahwa pertanyaan sahabat tsb adalah setelah pertanyaan mereka dijawab oleh Nabi saw mengenai bacaan salam pada Nabi saw pada tahiyat dalam shalat.

dalam madzhab hanafi dan maliki shalawat pada Nabi saw sunnah pada tasyahud akhir.

dijelaskan oleh Hujjatul Islam Al Imam Nawawi rahimahullah pada kitabnya Al Majmuk, bahwa tasyahud akhir tanpa shalawat tidak dibolehkan, dan shalawat tanpa tasyahud pun tidak dibolehkan, demikian dalam madzhab syafii. karena keduanya diajarkan oleh Rasul saw.

2. betul saudaraku, namun bukan wajib, tapi sunnah membenarkan imamnya, dan memperingatkannya, jika merupakan rukun shalat dan makmum sudah memperingatkan imam/tidak, dan imam tetap dalam kesalahan, maka wajib bagi makmum niat memisahkan diri dg imamnya, karena shalatnya tidak sah jika meninggalkan atau menambahkan rukun shalat.

dalilnya riwayat shahih Bukhari dan lainnya bahwa ketika Rasul saw datang sedangkan shalat sudah dimulai dalam pimpinan Imam Abubakar shiddiq ra, maka para sahabat ada yg bertepuk tangan untuk memberitahu Sayyidina Abubakar shiddiq ra akan kedatangan Rasul saw, maka setelah sadar Rasul saw datang, maka beliau mundur dan Rasul saw memegangnya agar bertahan, maka beliau bertahan sesaat, mengangkat kedua tangannya memuji Allah swt atas perintah Rasul saw, lalu mundur, dan Rasul saw maju sebagai imam.
selepas shalat Rasul saw bertanya pada beliau : kenapa engkau tak meneruskan dirimu sebagai imam?, beliau menjawab : Tidak pantas putra Abi quhafah ini (dirinya) maju dihadapan Rasulullah saw sebagai imam, maka Rasul saw diam (tidak menyalahkannya), dan Rasul saw bersabda : Bagi kalian jika akan memperingatkan imam maka ucapkan subhanallah bagi pria, dan bagi wanita adalah menepukkan tangan (memukulkan telapak tangan kanan diatas punggung tangan kirinya). (Shahih Bukhari bab Adzan dan juga riwayat serupa pada Shahih Bukhari Bab Ahkam).

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a\’lam

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru