August 5, 2021

Re:suka melalaikan sholat

Home Forums Forum Masalah Tauhid suka melalaikan sholat Re:suka melalaikan sholat

#112443953
bky
Participant

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh

Saudaraku yang kumuliakan, berikut jawaban Habibana yang berhubungan dengan menunda shalat dan mengqadha shalat yang tertinggal serta bagaimana mencapai shalat yang khusyu yang sudah ada di forum :

[quote]saudaraku yg kumuliakan,
menunda shalat karena kesibukan merupakan hal yg mubah, bahkan selama hal itu berhubungan dengan ibadah maka Nabi saw pun diriwayatkan dalam shahih Bukhari pernah menunda shalatnya karena menemui seorang tamu padahal para sahabat telah berjajar di shaf dan iqamat telah dilantunkah, namun nabi saw masih sibuk diluar masjid berbicara dengan seseorang, hadits ini menunjukkan bahwa selama ada sesuatu urusan penting maka boleh saja menunda waktu shalat selama masih dalam waktunya,

ksrena menyelesaikan urusan lain dulu baru shalat adalah suatu cara untuk mencapai khusyu nya shalat, sebab shalat kita bisa terburu buru karena masih memikirkan masalah yg belum selesai.

namun yg disebut melalaikan shalat adalah menunda nunda shalat tanpa ada kesibukan apapun, penundaan hanya sebab malas belaka, toh masih banyak waktu, maka hal ini yg disebut melalaikan shalat, karena ia memilih canda dan kosong waktunya daripada shalat.

beda dengan dengan orang yg ada kesibukan lain, maksudnya sesekali bulan mendahulukan hal lain dan menunda shalat, tapi justru menyelesaikan yg lain dg terburu buru, agar shalatnya khusyu dan tenang, bukan sebaliknya, yaitu shalat diawal waktu namun terburu buru karena ditunggu urusan lain..

namun demikian, tetaplah shalat awal waktu afdhalnya, dan kita berusaha semampunya menyingkirkan semua kesibukan lain, dan tenang dalam shalat tanpa terburu buru, melupakan seluruh nama dan masalah, selain Nama Nya swt.

demikian saudaraku yg kumuliakan,

wallahu a\’lam[/quote]
berikut linknya:
http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=8&id=3521&lang=id#3521

[quote]jika anda terlambat shalat karena ketiduran maka wajib meng Qadha saat setelah bangun, sebagaimana diriwayatkan bahwa Rasul saw dan para sahabat tertidur dalam suatu perjalanan, dan mereka bangun saat sudah terang benderang waktu dhuha, maka para sahabat berteriak teriak dan berlari lari bingung untuk segera berwudhu, lalu Rasul saw menenangkan mereka, untuk perlahan lahan dan tak perlu terburu buru, lalu shalat subuh Qadha. (shahih Bukhari).

kejadian ini jelas bahwa Rasul saw diajari oleh Allah swt untuk ummatnya jika terlambat shalat maka meng Qadhanya, dan riwayat diatas adalah riwayat shahih.

para ulama dalam madzhab syafii memberi kemudahan, yaitu jika terlambat shalat itu adalah sebab kesalahan kita, maka wajib qadha fauran, yaitu harus segera Qadha,

namun jika dari ketidak sengajaan maka Qadha tarakhiy yaitu tidak mesti langsung di Qadha, boleh kapan saja asalkan ia meng Qadha nya.

yg dimaksud terlambat shalat sebab kesalahan kita adalah salah satu contohnya kita punya waktu melakukan shalat dhuhur, namun kita menundanya, lalu ketiduran, maka terbangun sudah lewat waktu dhuhur, maka mestilah segera meng qadha nya dan kita terkena dosa,

beda dengan seorang yg kelelahan, sebelum waktu dhuhur ia tertidur, ia sudah pasang alarm agar membangunkannya sebelum adzan asar, atau pesan pada seseorang, namun entah karena tak bangun atau suatu hal, ia tetap bangun terlambat, maka ia tak terkena dosa dan qadha nya boleh ditunda kapan saja,walau sebaiknya langsung saat itu[/quote]
berikut linknya:
http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=8&id=15248&lang=id#15248

[quote]saudaraku yg kumuliakan,
Selamat datang di ajang para pecinta Rasulullah saw didunia maya..
1. Khusyuk adalah suatu kemuliaan yg ada awalnya namun tiada pernah ada akhirnya, dan awal dari khusyuk adalah konsentrasi pada Allah swt atau apa apa yg mengingatkan kita pada Allah, apakah neraka, sorga, kematian, kemuliaan alam, atau apa saja dafri lintasan pemikiran yg mengarah pada Allah semata

lalu tingkatan khusyuk yg lebih tinggi adalah konsentrasi pada makna apa apa yg kita ucapkan dalam bacaan shalat itu, dan tingkatan lebih tinggi lagi adalah tenggelam dalam makna makna itu dengan melupakan seluruh pemikiran yg lainnya,

lalu tingkat selanjutnya adalah sirnanya seluruh nama, seluruh pemikiran, seluruh warna dan bentuk, seluruh keinginan, kesedihan dan kegembiraan dan semua keduniawian, yg ada hanyalah hamba yg sedang berhadapan dengan Pencipta Nya swt, ia merasa tak ada alam semesta, hanya berdua dg Allah semata, dan lalu tingkatan khusyuk makin meningkat dan meningkat..

2. sebagian ulama berpendapat demikian, namun bukan mustahil orang menemukan khusyuknya ditengah atau di akhir shalat,

3. salah satu caranya adalah dimulai dengan saat berwudhu, jangan berbicara dg siapapun saat berwudhu, tenanglah saat berwudhu, hadirkan hati anda untuk menyucikan jiwa dan raga dg mutiara dan berlian yg diciptakan Allah untuk bersuci yaitu air,

dan adapula teriwayatkan doa doa dalam berwudhu, bila tidak hafal maka usahakanlah hati terus berdoa dalam wudhu, terus bermunajat, mensucikan nama Allah dan memuji Allah dg berbagai kenikmatan, lalu berdoalah lagi selepas wudhu, lalu masuklah dalam shalat dan usahakan jangan bercanda, jangan berbicara dg siapapun kecuali seperlunya saja, dan bila ada pakailah siwak, asesoris shalat lainnya, minyak wangi bila ada, sajadah, dan hal hal yg bersifat religius lainnya yg menambah kekhsuyuan dan konsentrasi kita, lalu mulailah shalat, dengan menafikan dan melupakan segala pemikiran, runtuhkan semua nama dan pemikiran, tinggalkan semuanya, sisakan Nama Nya yg Maha Tunggal..

ingatlah anda akan terbujur kaku, diusung dan dishalatkan dg berkafan putih semata, dan ditanamkan di kuburan dan ditimbun sendiri, bayangkan tubuh anda diusung oleh teman teman dan keluarga yg menangisi anda untuk diantar kepemakaman, tanah yg basah dan ditinggalkan sendiri… maka bertakbiratul ihram lah.. mulailah shalat, anda akan menemukan kemudahan untuk terus asyik berduaan dg Allah swt, teruslah asyik dalam rukuk dan sujud, ingatlah bahwa nanti pun anda akan berduaan dengan Nya swt saja, tanpa ditemani seluruh kekasih ataupun musuh, jadikanlah Dia swt sebagai kekasih..

nah.. umumnya kemuliaan khusyuk dicapai dg yg demikian ini.[/quote]
berikut linknya:
http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=5265〈=id#5265

Wassalam,
AdminIII

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru