October 30, 2020

Re:Ulama Madzhab Syafi\’i

Home Forums Forum Masalah Fiqih Ulama Madzhab Syafi\’i Re:Ulama Madzhab Syafi\’i

#142904455
Munzir Almusawa
Participant

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Kesejukan kasih sayang Nya semoga selalu menerangi hari hari anda dg kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. Imam Bukhari hafal 600.000 hadits saat usia 16 tahun, tentunya jauh lebih dari itu dan Imam Bukhari jauh diatas Imam Hambali dalam ilmu hadits, sebagaimana dijelaskan bahwa Imam Hambali adalah pada urutan ketujuh dari 7 Muhadditsin besar, dan Imam Bukhari pada posisi nomor satu.

2. Almusnid adalah menyimpan hadits yg bersambung dari dirinya, misalnya begini : saya munzir almusawa, dari guru saya fulan, dari gurunya fulan, dari….. s/d Rasul saw.

jadi sanad hadits dari dirinya sampai Rasul saw, tentunya bisa sampai ke Imam Bukhari, lalu sampai ke Rasul saw, atau sampai ke Imam Hambali lalu hingga sampai ke Rasul saw.

saya memiliki sanad seperti ini, tapi tidak banyak, dan Almusnid menyimpan ribuan hadits seperti ini,

berbeda dengan alhafidh, ia hanya hafal dari Muhaddits sampai ke Rasul saw, misalnya : dari Imam Muslim, dari fulan, dari fulan, dari fulan dari Rasulullah saw.
dan Alhafidh mengetahui siapa saja dan sejarah masing masing periwayat tsb, misalnya begini : diriwayatkan oleh Imam Muslim, ia lahir di…., tahun… guru gurunya.., sejarah hidupnya……….,
dan Imam Muslim ini meriwayatkan dari Abdullah, ia adalah anak….., lahir di……, tahun…….., sejarah hidupnya….., guru gurunya……….,
dan Abdullah ini mendengar hadits ini dari salim, dan salim ini adalah ………..,

demikian hingga Rasul saw.

nah.. disinilah peran para muhadditsin, mereka kenal semua riwayat para periwayat hadits itu,

misalnya Imam Hakim, ia mengatakan hadits ini shahih, karena pada rantai periwayatnya semuanya orang baik dan terpercaya,
lalu berkata Imam Tirmidzi bahwa hadiys itu dhoif, karena si fulan itu pernah berdusta atau menipu atau orang yg pelupa.

maka jatuhlah hadits itu dari shahih menjadi dhoif,

kenapa?

karena Imam tirmidziy lebih kuat dari Imam Hakim dalam derajat ilmunya.

sementara Imam Bukhari tak pernah ada satupun Muhaddits yg pernah menemukan celah pada riwayatnya, demikian hebatnya Imam Bukhari dan jelinya dalam ilmu hadits.

dan sebaliknya, jika hadits shahih oleh periwayat lainnya, lalu dikatakan dhoif oleh imam bukhari, maka habislah hadits itu, yaitu menjadi dhoif.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a\’lam

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru