March 9, 2021

Akad nikah 2x

Home Forums Forum Masalah Fiqih Akad nikah 2x

Viewing 2 posts - 1 through 2 (of 2 total)
  • Author
    Posts
  • #152928872
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    akad nikah dg walinya itu tidak sah, maka tidak mempengaruhi sahnya akan nikah dg penghulu.

    dan akad nikah dua kali tidak merusak sah nya akad nikah yg pertama, hal itu boleh saja, juga misalnya seseorang sudah nikah di KUA resmi dan sah, lalu ingin nikah lagi di Masjidil haram dg maksud mengambil berkah saja, maka hal itu boleh saja, atau ingin dinikahkan oleh ulama dan shalihin, maka akad nikah yg kedua sekedar membawa keberkahan saja.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

    Wallahu a\’lam

    #152928866

    Assalamualaikum wr.wb.. Semoga Allah senantiasa selalu melindungi habib dan memberikan umur yg berkah dan panjang agar habib bs selalu menjadi sumber ilmu yg ada didekat kami, amin.. Habib munzir yg sy hormati, ada pertanyaan yg mengganjal dlm hati slma ini, apabila seorang anak zina wanita hendak menikah, maka yg menjdi waliny adalah qadhi atw wali hakim, tp bapak anak itu tdk mengerti masalah hukum tsb, dan tetep kekeuh ingin menjadi wali anak tsb, mka utk menjaga hati ayahnya anaknya itu menikah duluan tanpa diketahui ayahny tsb dgn prsyratan prnikahan dan ijab qobulpun terlaksana, yg jd prtanyaan sy habib, apakah bila si anak td hendak berijabqobul yg kedua dan ayahny menjadi wali krn anak tsb tdk ingin menyakiti ayahny maka bagaimana hukum ijabqobulny? Apakah membatalkan ijab qobul yg pertama? Dan apakah prnikahannya tetap sah? Sblmny terimakasih habib krn tlh meluangkan wkt utk menjawab pertayaan yg mengganjal hati sy slma ini.. Jazakallahu khairan katsir.. Wass. Wr.wb

Viewing 2 posts - 1 through 2 (of 2 total)
  • The forum ‘Forum Masalah Fiqih’ is closed to new topics and replies.

Artikel Terpopuler

Peduli Acara

Tanggapan Karikatur Denmark

Fiqih: Pembahasan shalat

Artikel Terbaru