November 25, 2020

Al Quran

Home Forums Forum Masalah Tauhid Al Quran

Viewing 9 posts - 1 through 9 (of 9 total)
  • Author
    Posts
  • #134092610
    salwa mauladawilah
    Participant

    Assalamualikum wr wb

    Shalawat dan salam pada junjungan kami Rasulullah SAW. sam khidmat ku pada habibana, semoga habib selalu dalm keadaan sehat walafiah.
    Alhamdulillah baru kali ini dapet lowongan tempat untuk bertanya…selama beberapa lama pas penuh terus …mungkin ketinggalan kereta kali ya bib.

    Habibana ,,,, sebelumnya alfaqir ucapkan \" Selamat Hari Raya Adha kepada habib sekeluarga\"…walaupun agak ke pagian nih ngucapinnya.gak papa ya bib mumpung ada lowongan tempat.

    Habib pertanyaan kali ini mengenai ayat dan surat quran,
    1.Susunan ayat di Al quran itu memang Allah yang ngatur disampaikan melalui bacaan malaikat jibril kepada rasulullah (yang ini bener)…tetapi mengenai susunan surat ini setelah surat itu dan seterusnya….itu aturan dari pada sahabat yang menyusunnya…..betulkah bib????

    2. KAlau ada orang kurang menaruh akhlaq pada Al quran , semacam duduk di bawah quran di letakkan di karpet juga….dan lain sebagainya. BAgaimana cara yang pas bib menasehati mereka? karna alasannya Quran didunia bukan yang asli.
    trus paling gak itu kan kalimah Allah, dan mohon bib dijelaskan Hadist atau ayat quran yang bisa dijadikan rujukan dalam hal ini….atau aturan di madzhab wallahu a\’lam

    3. habib, bagi wanita yang haidh, kalau di madzhab syafii kan gak boleh menyentuh mushhaf, bagai mana dengan madzhab lain??? bolehkah kita yang bermazhab syafii dalam hal lain memakai maliki atau lainnya
    misal seoarang guru quran prp, kalu pas ngajar trus lagi haidh bagaimana? atau orang yang belajar hafalan quran…..gak bisa putus hafalannya..bagaimana?

    terimakasih habibana,
    Wassalamualaikum Wr wb

    #134092648
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Anugerah dan Cahaya Rahmat Nya semoga selalu menerangi hari hari anda,

    Saudariku yg kumuliakan,
    terimakasih doanya, disini pagi memang tapi barangkali di tempat sdri di australia sana mungkin sudah sore.

    1. mengenai alqur\’an, telah saya jawab dan Admin II akan menampilkannya.

    2. mengenai akhlak ini tentunya tergantung pribadinya, jika seseorang berkata bahwa itu bukan yg asli lalu palsukah ia..?, jika yg dihadapannya itu berlian termahal didunia mustahil ia menggeletakkannya begitu saja didepan kakinya,

    ia adalah kalimat tersuci dari semua tulisan dan kalimat, surat dari Allah swt untuk kita, para sahabat sangat mengagungkan Alqur\’an, sebagaimana dijelaskan bahwa Ikrimah ra menangis dan mencium dan menaruh Mushaf Alqur;an diwajahnya dan berkata : \"Kalam Rabbiy.., Kitab Rabbiy..\" (Mustadrak ala shahihain Bab Manaqib Ikrimah ra no.5057)

    3. dalam madzhab syafii diperbolehkan bagi haid atau junub merapal alqur\’an demi menjaga hafalan atau melafadkannya tanpa niat untuk membacanya, atau mengajar Alqur\’an tanpa menyentuh mushaf alqur\’an, menyentuh pecahannya misalnya salah satu Juz nya yg dalam keadaan terpisah maka boleh.

    Demikian saudariku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

    Wallahu a\’lam

    #134092664
    salwa mauladawilah
    Participant

    Assalamualium wr wb

    terimakasih atas jawabannya habibana , semoga bermanfaat.
    cuman pada nomor ke tiga….kalau habib gak keberatan mohon di perjelas ya bib,
    maksudnya bagi wanita yang haid atau junub, boleh memegang alquran dalam keaadaan atau cara bagaimana yang di bolehkan oleh madzhab syafii?
    al faqir masih agak bingung….. bagi yang berhadast kecil pun bagaimana cara memindah atau membuka lembarannya , katanya harus di gesek pakai alat kecil…kalau memang darurat untuk membukanaya……al faqir kurang jelas mengenai ini, mohon penjelasan dari habib?

    Hal yang kedua ,
    setelah al faqir baca salah satu dari pertanyaan akhwat di forum ini mengenai kedatangan guru mulia Habib Umar ke indonesia, bulan januari cuman seminggu di jakarta dan di lanjutkan bulan rabius stani ke indonesia lagi untuk keliling ke beberapa kota.
    Bagaimana ke Australianya ya bib, al faqir dengar yang di sydney udah siap siap, tapi kabar pasti tanggalnya kok belum di umumkan, apa jadi ya bib …..Habib Umar dan juga Habib Munzir ke Australia???……kami sangat mengharapkan kehadiran habibana.

    Itu saja , terimakasih sebelumnya
    Wassalamualikum wr wb

    #134092678
    mfd
    Participant

    1.Susunan ayat di Al quran itu memang Allah yang ngatur disampaikan melalui bacaan malaikat jibril kepada rasulullah (yang ini bener)…tetapi mengenai susunan surat ini setelah surat itu dan seterusnya….itu aturan dari pada sahabat yang menyusunnya…..betulkah bib????

    Berikut Jawaban Habibana yang sudah ada sebelumnya di Forum :

    1). Penyusunan ayat dalam Al Qur\’an
    menurut Ijma Ulama, penyusunan itu dari ALLAH swt lewat Jibril yg diajarkan kpd Rasul saw. Dan ada yg berpendapat dari Ijma? Shahabah Radhiyallahu?anhum, namun pendapat pertama yg Rajih
    pendapat yg pertama ini berdalilkan hadits Rasul saw : \"Ambillah Alqur\’an dari empat orang, Abdullah bin Mas\’ud, Salim (Ibn Ma\’qil Maula Abi Hudzaifah), Mu\’adz bin Jabal, dan Ubay bin Ka\’b\". (HR Bukhari).
    empat sahabat diatas dua orang yg pertama adalah dari Muhajirin.dan yg dua selanjutnya adalah dari Anshar.
    dan bukanlah berarti hanya mereka yg hafal Al Qur\’an, namun sebagian Ulama berpendapat bahwa Rasul saw telah menjelaskan bahwa empat orang ini adalah yg sudah beliau ajarkan susunan Al Qur\’an, juga dalam Shahih Bukhari ketika Qatadah ra bertanya kepada Anas bin Malik ra : \"siapakah yg mengumpulkan Al Qur\’an sebelum Rasul saw wafat?\", maka Anas bin Malik ra menjawab : \"Ubay bin Ka\’b, Mu\’adza bin Jabal, Zeyd bin Tsabit dan Abu Zeyd\".

    menurut Imam Qurthubi, tidaklah riwayat Anas bin Malik ra berarti tak ada yg mengumpulkan Al Qur\’an dimasa hidupnya Rasul saw, namun orang orang yg disebut oleh Anas bin Malik ra itu adalah yg benar benar dikehuinya memiliki kumpulan Al Qur\’an secara lengkap. sebagaimana Sabda Rasul saw.

    (Sumber : Kitab Al Itqan fi ulumil qur\’an oleh Imam Suyuthi juz 1 hal 284-296, dan Zubdatul Itqan oleh Imam Muhammad Al Maalikiy)

    Tambahan :
    Kitab Al Itqan fii Uluumilqur\’an adalah salah satu kitab Induk dan Marja\’ bagi para Imam Imam Ahlussunnah waljama\’ah dalam permasalahan Al Qur\’an. kitab ini ditulis oleh Al Hafidh Imam Jalaluddin Abdurrahman Assuyuthi rahimahullah, beliau adalah salah seorang Muhaddtis besar yg terkemuka, dan beliau ini telah hafal lebih dari seratus ribu hadits Rasul saw dengan sanad dan hukum matannya, belum lagi keluasan Ilmu beliau dalam segala cabang Ilmu Syariah lainnya,. Nafa\’anallah bi\’ilmihi fiddarain amiin.

    Wallahu a\’lam

    #134092686
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Anugerah dan Cahaya Rahmat Nya semoga selalu menerangi hari hari anda,

    Saudariku yg kumuliakan,
    1. mudahnya anda memakai tafsir Alqur\’an, maka boleh disentuh oleh Haid dan Junub, atau Alqur\’an yg terpisah menjadi 30 bagian, biasanya dipakai di saat tahlilan atau lainnya, masing masing kitab adalah 1 juz.

    mengenai memindahkannya maka boleh jika bersama kitab lainnya selain Alqur\’an

    2. mengenai Guru Mulia kita, kabarnya dari jakarta 15 januari 09 menuju Sidney, namun jika hal itu sudah pasti maka akan kami perjelas Insya Allah

    Demikian saudariku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

    Wallahu a\’lam

    #134093021
    salwa mauladawilah
    Participant

    Assalamuaalikum wr wb

    Maaf ya bib , tanya lagi…mumpung ada quota karna suka gak ke bagian bib,

    masalah pembacaan fateha yang di hadiahkan untuk rasul dan lainya , biasa kita baca abis ratib, itu kan semacam kita menghadiahkan surat fatihah…ayat quran ke pada oarang yang di tuju, bolehkah walau kita dam keadaan haidh?
    kalau membaca rotibnya kan seperti habib jelaskan tidak apa apa, pas ngirim fatiha bagaimana?

    bolehkan kita mengitim fateha buat muslimin yang hidup. misal dikhususkan fatihah ini dikirim untuk si fulan yang masih hidup?

    trus bib, bolehkah kami mohon alamat email admin?
    terimaksih banyak bib, semoga habib diberi panjang usia , sehat wal afiah…kami sayng habib, kami membutuhkan bimbingan habib.

    Wassalamualaikum wr wb

    #134093049
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Anugerah dan Cahaya Rahmat Nya semoga selalu menerangi hari hari anda,

    Saudariku yg kumuliakan,
    mengirim fatihah tidak diperkenankan bagi yg haid atau junub, demikian dalam madzhab syafii dan salaf kita.

    mengirim fatihah atau pahala ibadah apapun boleh pada yg hidup dan yg wafat.

    sebagaimana jumhur seluruh madzhab mengakui kebolehannya haji badal, walau orangnya masih hidup, dan riwayat shahih Muslim Rasul saw menyembeli qurban dan berkata : \"Wahai Allah, terimalah dari Muhammad, dan dari keluarga Muhammad dan dari Ummat Muhammad\"
    dan teriwayatkan pada shahih Bukhari bahwa Rasul saw berkata saat Ustman bin Affan ra tidak hadir dalam Bai\’aturridhwan karena ditugaskan Rasul saw ke Makkah, lalu Rasul saw saat Bai\’at itu bersabda : \"Ini Tangan ustman..!\" lalu memukulkannya ketangan beliau, sebagai tanda bahwa Ustman ra dihadirkan dalam bai\’at itu, padahal ia tidak hadir.

    jelas sudah bahwa Sayyidina Utsman ra mendapatkan pahala Bai\’aturridhwan dari Rasul saw,

    dan dalam riwayat shahih Bukhari pula bahwa saat Usman ra tidak hadir perang badr, karena menjaga putri Rasul saw (istrinya) yg sedang sakit, maka Rasul saw bersabda : \"Engkau mendapat pahala seorang yg hadir di Badr, dan engkau mendapat bagiannya (Shahih Bukhari).

    namun memang mengirim fatihah tidak umum bagi yg hidup, namun tak ada nash yg melarangnya, dan secara umum bahwa pengiriman amal dibolehkan pada yg hidup atau wafat sebagaimana beberapa riwayat diatas.

    Demikian saudariku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

    Wallahu a\’lam

    #134093431

    [b]BismiLlah wal HamduliLlah,
    ALLAHumma sholli `ala Sayyidina Muhammad wa Alihi wa Shohbihi wasalim.
    [/b]
    As-Salamu`alaikum wa RahmatuLlahi wa Barakatuh wahai para Pencinta dan Pembela Sayyidina Muhammad ShalALLAHu`alaihiwasalam dimana jua antum berada.

    Semoga dalam keadaan sihat wal `afiah dan senantiasa dalam Inayah dan RahmatNYA ALLAH `Azzawajalla setiap saat dan kejap. Amiin ALLAHumma amiin.

    Ya Habibana,
    `Afwan izinkanlah hamba untuk menumpang bertanya disini.

    Hamba dimaklumkan bahwa Guru Mulia insya`ALLAH pada bulan Januari ini akan berada di Indonesia dan seterus nya menuju ke Sydney dan pada bulan April pula, beliau akan kembali ke Indonesia dan seterus nya ke Malaysia.

    Justru, apakah Guru Mulia turut akan mengunjungi Singapura pada bulan April nanti ya Habib? Apakah Habibana beserta jama`ah hadrah Majelis RasuluLlah ShalALLAHu`alaihiwasalam juga turut mendampingi Guru Mulia semasa kunjungan beliau nanti?
    [b]

    Di atas masa serta perhatian nya hamba ucapkan, barakALLAHu fikum.

    Salam takdhim untuk Habibana dan juga untuk Guru Mulia dari jama`ah di Singapura.
    Was-Salamu`alaikum wa RahmatuLlahi wa Barakatuh.[/b]

    #134093466
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Kesejukan kasih sayang Nya semoga selalu menerangi hari hari anda dg kebahagiaan,

    Saudariku yg kumuliakan,
    Guru Mulia selalu kunjung ke S\’pore jika beliau kunjung ke K\’lumpur, demikian setiap tahunnya, namun mengenai saya, belum ada kepastian karena saya menanti instruksi beliau,

    Demikian saudariku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

    Wallahu a\’lam

Viewing 9 posts - 1 through 9 (of 9 total)
  • The forum ‘Forum Masalah Tauhid’ is closed to new topics and replies.

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru