December 6, 2020

Andaikata MR didatangi HT & tafsir ibnu katsir

Home Forums Forum Masalah Umum Andaikata MR didatangi HT & tafsir ibnu katsir

Viewing 5 posts - 1 through 5 (of 5 total)
  • Author
    Posts
  • #83628734
    Arul
    Participant

    Assalammualaikum warohmatullahi wabarokattu.

    Salam hormat sy buat habibana selaku guru kita semua, semoga habibana dalam lindungan Allah SWT.

    Habibana yg sy cintai, maafkan atas pertanyaan sy berikut ini mgkin ini tidak penting tp sy sangat membutuhkan pendapat habibana ttg masalah berikut :

    1. Sesuai hasil konfrensi Khilafah Khilafah Hizbut Tahir (HT), para simpatisan HT saat ini lg gencar2nya dalam mensosialisasikan hasil konfrensinya, diantaranya dengan mendatangi kantong2 yg menjadi basis Aswaja. Salah satu yg sy ketahui Ponpes tebuireng jombang didatangi Syekh Abu Khalil (ulama HT), Syekh Abu Khalil berpesan kepada para ulama yang hadir agar senantiasa ada di barisan paling depan dalam perjuangan menegakkan khilafah. Karena para ulama lebih besar tanggung jawabnya dibanding umat secara umum. Para ulama banyak mengetahui apa yang tidak diketahui umat, termasuk dalam kewajiban menegakkan khilafah. Beliau mengingatkan para ulama jangan sampai menyembunyikan ilmu yang telah mereka ketahui. Karena Rasulullah bersabda: Siapa yang menyembunyikan Ilmu maka di Hari Kiamat kelak Allah akan mengendalikannya dengan kendali dari Api Neraka. Hal itu jg disampaikan kepada para tokoh 2 pesantren di Jawa timur , itu mnrt sumber yg sy kutip dari websitenya HT. Nah mungkin suatu saat nanti MR didatangi oleh HT utk ikut mendukung perjuangan HT, kira2 bagaimana sikap Habibana?Ini penting krn siapa tahu mesjid2 kami yg di kampung jg didatangi oleh mereka untuk mendukung perjuangan mereka dan tentunya sy pribadi akan bersikap seperti sikap habibana kepada mereka.

    2. Sy ingin bertanya apakah benar dalam tafsir ibnu katsir, bentuk penghormatan para malaikat kepada Nabi Adam As, setelah Nabi Adam As diciptakan tidak dalam bentuk sujud. Argumentasi inilah yg digunakan oleh mereka yg sering menuduh musyrik pada sebagian umat islam lainnya. Mgkin mereka berpendapat sujud itu hanya kepada Allah SWT.

    Demikianlah yg sy sampaikan, terima kasih banyak sebelumnya sy ucapkan mohon maaf kalau ada kekurangan, silahkan habibana jawab kalau habibana ada waktu luang. Selamat jalan ke Yaman moga kembali ke tanah air dengan selamat dan sehat walafiat. Amiin, ya robbal alamin.

    #83628746
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Cahaya agung hari hari suci semoga selalu menerangi hari hari anda dengan kebahagiaan,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    1. Sabda Rasulullah saw : “Barangsiapa yg melihat hal yg tak disukainya / hal yg buruk pada penguasanya maka hendaknya ia bersabar, sungguh barangsiapa yg keluar dari perintah sultan (penguasa) sejengkal saja maka ia mati dalam kematian jahiliyah” (Shahih Bukhari Bab Fitnah)

    Sabda Rasulullah saw : “Barangsiapa yg melihat kesalahan pada penguasanya yg tidak disukainya maka hendaknya ia bersabar, sungguh barangsiapa yg memisahkan diri dari kelompoknya lalu ia wafat maka ia wafat dengan kematian jahiliyah” (Shahih Bukhari Bab Fitnah)

    Sabda Rasulullah saw : Kalian akan melihat setelahku wafat hal hal yg buruk dan kejahatan yg kalian mungkiri.
    maka berkata para sahabat : lalu apa yg kau perintahkan pada kami jika kami menemui hal itu wahai Rasulullah..?
    Rasul saw bersabda : Beri mereka hak mereka, dan tuntutlah hak kalian dari Allah (Shahih Bukhari Bab Fitnah)
    mereka dalam hadits diatas adalah para penguasa, berikan tuntutan mereka, dan jangan tuntut hak kalian dari mereka, namun mintalah dari Allah (Fathul Bari bisyarh Shahih Bukhari oleh AL Hafidh Imam Ibn Hajar Bab Fitnah).

    berkata zubair bin Adiy ra : kami mendatangi Anas bin Malik mengadukan kekejian Hajjaj dan kejahatannya pada kami, maka berkata Anas ra : “Bersabarlah kalian, karena tiadalah datang masa kecuali yg sesudahnya akan lebih buruk, sampai kalian akan menemui Tuhan kalian, kudengar ini dari Nabi kalian (Muhammad saw)” (Shahih Bukhari Bab Fitnah)

    Sabda Rasulullah saw : “Barangsiapa yg mengangkat senjata diantara kita (memerangi sesama) maka bukan dari golongan kita” (Shahih Bukhari Bab Fitnah)

    Sabda Rasulullah saw : “Janganlah kalian kembali pada kekufuran setelah aku wafat dengan saling bunuh satu sama lain” (Shahih Bukhari Bab Fitnah)

    Sabda Rasulullah saw : “Barangsiapa yg melihat pada penguasanya sesuatu yg tak ia sukai dari kemungkaran hendaknya ia bersabar, sungguh tiadalah seseorang memisahkan diri dari jamaah muslimin lalu ia wafat maka ia wafat dengan kematian jahilyah” (Shahih Bukhari Bab Ahkam)

    Sabda Rasulullah saw : “dengar dan patuhlah bagi seorang muslim selama ia tak diperintah berbuat maksiat, bila ia diperintah berbuat maksiat maka tak perlu dengar dan patuh” (Shahih Bukhari Bab Ahkam)

    Kesimpulannya adalah Rasulullah saw dan kesemua para Imam dan Muhaddits ahlussunnah waljamaah tidak satupun menyerukan pemberontakan dan kudeta, selama pemimpin mereka muslim maka jika diperintah maksiat mereka tidak perlu taat, bila diperintah selain dosa maka mereka taati,

    Sebagaimana dimasa merekapun terdapat kepemimpinan yg dhalim, walau berkedok dg nama “KHALIFAH” namun mereka dhalim, diantaranya Hajjaj yg sering membantai dan menyiksa rakyatnya, namun ketika mereka mengadukan pada Anas ra, maka mereka diperintahkan bersabar, Bukan diperintahkan merebut Khilafah dengan alasan khalifah itu dhalim,

    Negeri kita ini muslim, pemimpinnya muslim, menteri menterinya mayoritas muslimin, mayoritas masyarakatnya muslimin, maka apalagi yg mesti ditegakkan?, ini adalah khilafah islamiyah (kepemimpinan islam), adakah presiden kita melarang shalat?, adakah pemimpin kita melarang puasa ramadhan?,

    Mengenai kesalahan kesalahan lainnya selama ia seorang muslim maka kita diperintah oleh Rasul saw untuk bersabar,

    Dan para Imam dan Muhaddits itu tak satupun menyerukan kudeta dan penjatuhan kekuasaan dari seorang pemimpin muslim, mereka lebih senang berusaha membangun generasi mulia daripada menjadi pemberontak.

    Ringkasnya saudaraku, berkoar koar meneriakkan khilafah islamiyah adalah perbuatan kesusu, berdakwahlah pada muslimin sedikit demi sedikit hingga dalam bertetangga, di tempat kerja, di masyarakat, maka pelahan akan muncul ketua rt yg mencintai syariah dan sunnah,

    maka berlanjut dg ketua rw yg terpilih adalah ketua rw yg mencintai syariah dan sunnah, ketua rw yg mendukung majelis taklim dan melarang panggung maksiat, ketua rw yg tak mau menandatangani pembangunan diskotek dan gereja,

    dan bila dakwah di masyarakat makin meluas akan sampai terpilihlah lurah yg demikian pula, lalu meningkat ke Bupati dst, ini akan tercapai dengan pelahan lahan tetapi pasti, dan negara akan ikut apa keinginan mayoritas rakyatnya, demikian pula televisi, radio, majalah, dan kesemuanya,

    tak ada diskotek bila tak ada pengunjungnya, tak ada Miras dan narkoba bila tak ada yg membelinya, tak ada blue film bila tak ada yg mau menontonnya, ini semua akan sangat mudah,

    Karena khilafah islamiyah bila ditegakkan skrng maka yg akan menolaknya adalah muslimin sendiri, mereka tak mau kehilangan diskoteknya, mereka tak mau kehilangan mirasnya, mereka tak mau menutup auratnya, nah.., maka bagi yg berkinginan menegakkan Khilafah islamiyah agar meratakan shaf dan terjun berdakwah mengenalkan sunnah dan nabi Muhammad saw sebagai idola muslimin,

    Bukan berkoar koar khilafah islamiyah lalu menuding muslimin lainnya sesat karena menolak khilafah dari golongan mereka, lalu saling bunuh antara muslimin demi kepemimpinan dari fihak mereka,

    saudaraku saran saya anda tak perlu berdebat dg mereka, hanya menambah permusuhan antara muslimin,

    2. Imam Ibn Katsir berkata :

    [b]والأظهر أن القول الأول أولى، والسجدة لآدم إكرامًا وإعظامًا واحترامًا وسلامًا، وهي طاعة لله، عز وجل؛ لأنها امتثال لأمره تعالى، وقد قواه الرازي في تفسيره وضعف ما عداه من القولين الآخرين وهما كونه جعل قبلة إذ لا يظهر فيه شرف، والآخر: أن المراد بالسجود الخضوع لا الانحناء ووضع الجبهة على الأرض وهو ضعيف كما قال[/b].

    Dan yg lebih kuat dan shahih adalah pendapat pertama, dan sujud pada Adam as adalah untuk memuliakannya, menyanjungnya, mengangkat derajatnya agar termuliakan dan kesejahteraan baginya,. dan itu (sujud malaikat) adalah taat pada perintah Allah swt, karena merupakan pelaksanaan atas perintah Nya swt, dan hal ini telah diriwayatkan oleh Imam Arraaziy dalam tafsirnya, dan telah dhoif pendapat lainnya dari dua pendapat terakhir, yaitu pendapat yg mengatakan Adam as hanyalah sebagai kiblat saja (sujud malaikat adalah pada Allah, dan Adam as hanya sebagai kiblat), dan pendapat yg mengatakan bahwa yg dimaksud sujud adalah menundukkan kepala dan merendahkan diri, tanpa menaruhkan dahi diatas tanah, maka kedua pendapat itu dhoif sebagaimana disebutkan. (Tafsir Iman Ibn Katsir QS Al Baqarah 34).

    jelaslah sudah bahwa Imam Ibn Katsir berpendapat bahwa sujud itu benar sujud pengagungan pada Adam as, dan itu adalah ketaatan pada Allah, inilah pendapat terkuat dan shahih, dan pendapat yg mengatakan hanya menjadikannya seperti kibnlat semata, dan mengatakannya hanya merendahkan diri tanpa menaruh dahi ditanah saja pendapat itu dhoif, yaitu yg shahih adalah benar benar sujud pengagungan.

    Semoga Cahaya kesucian Idul fitri, keberkahan, pengampunan dan segala rahasia keluhuran g terpendam pada hari Idul fitri 1 syawal ini terlimpah pada anda dan keluarga,
    Amiin

    Mohon Maaf Lahir Batin

    Munzir

    #83628751
    AZIS NURYADIN
    Participant
    #83628752
    Arul
    Participant

    Alhamdulilahirobbil alamin, terima kasih atas jawabannya ya habibbana, tidak sy sangka habibbana menjawabnya dengan cepat disela2 kesibukan habibbana. Insya Allah sy akan ikuti nasihat habibana untuk tidak berdebat dengan mereka (HT). Salam hormat sy buat habibbana dan guru mulia di Yaman.

    #83628753
    Munzir Almusawa
    Participant

    yg kita perlukan adalah masyarakatnya yg mesti dibenahi.

    contoh kecil, bila sebagian dari kelompok muslimin berkata : ini stasion televisi, stasion radio sudah merusak, harus ditertibkan, lalu mau apa cuma duduk di majelis taklim, dan rumah dan keluarga itu terus dirusak oleh televisi..

    mereka dg dangkalnya berucap demikian, maksudnya adalah kalau negara islam maka televisi2 bisa ditertibkan..

    saya sudah observasi, saya adalah narasumber di Tranas TV, TPI, Indosiar, Latv dan antv.

    saya bertanya pada mereka : kenapa kalian tayangkan tayangan2 tak beradab?, mereka semua menjawab dg jawaban yg sama : \"kami hanya mengikuti selera masyarakat bib\"

    masyarakat maunya porno kami tayangkan porno, masyarakat maunya dangdut kami tayangkan dangdut, bila di bulan ramadhan masyarakat maunya tayangan islami maka 99% tayangan kami islami, dan semua artis diwajibkan berjilbab, dan semua film dan sinetron semua tentang alqur\’an dan hadits…, karena masyarakat maunya begitu..

    maka saudaraku, lalu kunci utamanya dimana?, ditelevisi, dipemerintahan, di pejabat, di perusahaan, atau dimana?, jawabannya hanya satu… di masyarakat.

    dan itulah dakwah Nabi Muhammad saw, rahmatan lil \’alamiin..

    maka bila dakwah muncul untuk menyejahterakan masyarakat dan mengajaknya kepada kenabawian dan sunnah, itulah dakwah yg benar, dan selain daripada itu maka anda mesti berhati hati.

    oleh sebab itu bila anda dengar kelompok manapun yg ingin mendirikan negara islam dg syariah islam maka gerakan itu adalah gerakan kesusu, muncul dari ide ide yg tak memahami syariah islam dan berfatwa semaunya.

    [b]ini jawaban saya terakhir di Indonesia, saya sudah di ruang tunggu di Bandara, saya online sebentar, dan tak lama lagi saya sudah lepas landas ke Yaman Insya Allah,

    salam rindu tuk mas Arul dan Ustaz Nuryadin.[/b]

Viewing 5 posts - 1 through 5 (of 5 total)
  • The forum ‘Forum Masalah Umum’ is closed to new topics and replies.

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru