November 25, 2020

hewan anjing dan babi

Home Forums Forum Masalah Tauhid hewan anjing dan babi

Viewing 5 posts - 1 through 5 (of 5 total)
  • Author
    Posts
  • #86713266
    nurmayudin
    Participant

    Assalamualaikum Wr..Wb…Ya Habibina semoga antum dan sekeluarga mendapatkan rahmat dan selalu berada dalam lindungan Allah swt…Aamin Ya Robbal Alaminn….
    Langsung aja yabib, ana ditanya sama sahabat soal anjing dan babi, ana tidak begitu tau banyak soal haramnya kedua binatang itu, jadi teman ana kurang puas atas jawaban ana.yang menjadi pertanyaan ana : Kenapa babi dibilang haram dan kenapa anjing juga dibilang najis? Sebelum dan sesudahnya ana ucapin terima kasih, Wassalamualaikum Wr.Wb.

    #86713279
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Kebahagiaan dan Kelembutan Nya semoga selalu menyelimuti hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    hal itu dijelaskan pada Alqur\’;an dan Alhadits, maka kita sebagai muslim hendaknya beriman dan mempercayainya, tanpa menolaknya, sebab jika semua yg diperintah oleh Allah mesti melewati logika terlebih dahulu, maka Allah swt pun tak terlihat, tak dapat diterima dg logika.

    maka semua hukum Allah swt yg bisa difahami atau yg gaib hendaknya diimani, mengenai hikmah hikmah nya mestilah ada, namun tak wajib kita mengetahuinya, jika kita mengetahuinya maka kita lebih beriman tentunya, namun jika tak mengetahuinya maka kita tetap tak kufur pada hukum itu.

    demikianlah agama, karena agama orang yg mesti segala sesuatunya harus menurut logika, maka ia tidak menjadikan Allah swt sebagai tuhannya, namun ia ingin memaksakan Allah agar mengikuti kehendaknya, dan tak boleh berbuat kecuali yg difahami olehnya saja,

    tentunya kita tidak demikian, kita beriman kepada ALlah swt, dan kita menerima dengan iman bahwa ANjing dan Babi adalah najis, dan tentunya akan muncul jawaban secara ilmiah akan hal ini.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

    Wallahu a\’lam

    #86713317
    Achmad Prapanca
    Participant

    Assalamualaikum wr wb,

    Afwan..ana hanya ingin berbagi mslh Babi&anjing..

    \"Dan Alloh mengharamkan atas mereka yang kotor-kotor\" (Al\’Araf:156)

    Babi Binatang yg Rakus memakan yg kotor termasuk kotorannya sendiri,Naluri manusia yg baik sdh tentu tdk akan menyukainya.

    Menurut Penelitian para ahli,Memakan daging Babi/anjing Sangat berbahaya apalagi di daerah2 yg panas.Daging babi salah satu penyebab timbulnya cacing PITA yg berbahaya bagi tubuh.

    Babi bila dikumpulkan dlm satu tempat,yg jantan akan mengawini yg betina sedang yg jantan lainnya membantu menjaga jgn sampai yg betina lari/mengelak lain dgn ayam yg saling \’bertengkar\’ tuk memperebutkan betinanya,sehingga sebagian ahli berpendapat bahwa membiasakan memakan daging Babi dapat melemahkan rasa cemburu terhadap hal2 yg terlarang.

    Anjing adalah binatang buas yg tidak bisa di tebak perilakunya walaupun sudah nurut namun satu saat bisa saja menggigit tuannya,perangainyapun buruk.

    Mungkin pengetahuan modern berikutnya akan membuktikan kenapa Alloh SWT menegaskan makanan/sesuatu yg haram2.
    ~Lagi pula manusianya juga yg bandel \"BANYAK YG HALAL,YG HARAM JUGA YG DIMAU-IN.\" DASAAAR..
    SUBHANALLAH…Wallahu a\’lam.
    Wassalamualaikum wr wb.

    #86713349
    SUWARNO
    Participant

    Assalamualaikum wr wb
    salam untuk habib, semoga Allah SWT selalu senantiasa memberikan kesehatan dan kekuatan untuk habib yang selalu membimbing kita dengan kesabarannya dan kasih sayang.
    Maaf saya hanya ingin menambahkan saja.
    Makanan yang harus dikonsumsi oleh seorang muslim harus memenuhi syarat yaitu : halal dan baik, sifat makanan yang halal akan mempengaruhi kejiwaan seseorang, sedangkan sifat makanan yang baik akan mempengaruhi fisik seseorang dan kedua unsur itu harus dipenuhi oleh seorang muslim yang ingin rohani dan jasmaninya baik, saya kasih beberapa contoh:
    Contoh 1, makanan halal tapi tidak baik ( daging kambing yang diolah dari proses pemotongannya serta pengolahan sajiannya telah memenuhi syarat agama sudah pasti halal dan baik, tetapi daging tersebut akan menjadi tidak baik jika yang mengkonsumsinya orang yang mempunyai penyakit jantung atau darah tinggi) atau (makanan yang banyak mengadung asam urat tinggi), atau (makanan yang mengandung kolesterol tinggi) maka makanan ini akan menjadi tidak baik bagi yang mempunyai penyakit asam urat atau diabetes dan mungkin makanan ini dapat membahayakan hidupnya, atau sekarang ini yang sedang maraknya makanan mengandung zat yang berbahaya ( formalin, borax, pemanis buatan, dsb).
    Contoh2, makanan haram tapi baik, contoh ini seperti yang pernah saya terima dari guru saya ketika saya masih aktif mengikuti majelisnya di masjid arrohma jl h. ung utan panjang kemayoran (Habib Idrus Jamallulail) beliau pernah menyatakan terkait maraknya kelakuan anak muda yang sudah jauh dari norma agama ( tawuran pelajar/mahasiswa, anak bunuh orang tua, sex bebas, dll). Salah satu faktor yang membuat mereka seperti itu karena setiap hari tubuh mereka diisi oleh makanan dan minuman yang didapat dari cara haram, pola makanan mereka baik bergizi tinggi, tapi dalam pemenuhan tersebut didapat dari cara yang kurang baik/haram (hasil dari korupsi, penipuan, riba, merampok, dll), sehingga hal tersebut membentuk jiwa, akhlak mereka menjadi tidak baik.
    Demikian contoh dari saya, jika sekarang kita mengeluarkan argumen / alasan bahwa daging babi itu banyak cacing pita, makanannya jorok sudah tidak dapat di terima lagi, karena sekarang pengelolaan peternakan babi khususnya diluar negri sudah sangat baik, dan makanan olahan dari babi pun sudah banyak yang disertifikasi layak untuk dikonsumsi oleh departemen terkait.
    Karena daging babi dalam Al Quran dan Hadist sudah divonis haram maka efek dari daging babi tersebut yang jelas akan menyerang kejiwaan/rohani kita, sebaiknya kita bersikap seperti apa yang telah disampaikan oleh Habib “maka semua hukum Allah swt yg bisa difahami atau yg gaib hendaknya diimani, mengenai hikmah hikmah nya mestilah ada, namun tak wajib kita mengetahuinya, jika kita mengetahuinya maka kita lebih beriman tentunya, namun jika tak mengetahuinya maka kita tetap tak kufur pada hukum itu”.
    Menurut hemat saya, yang pasti orang yang mengkonsumsi anjing cenderung tingkat emosionalnya tinggi(pemarah/arogan), dan orang yang mengkonsumsi babi cenderung jauh dari rasa malu (mungkin sesuai dengan kisah imam muhammad abduh yang berkunjung ke perancis dan ditanya rahasia diharamkannya babi oleh islam, ceritanya seperti apa yang disampaikan rekan kita diatas)..
    Mohon maaf apabila ada kekurangan, kesalahan dan kurang berkenan
    Wallahu a’lam
    Wassalamualaikum wr wb

    #86713367
    Munzir Almusawa
    Participant

    Hayyakumullah.. semoga Allah menyambut anda dengan segala anugerah Nya swt..

Viewing 5 posts - 1 through 5 (of 5 total)
  • The forum ‘Forum Masalah Tauhid’ is closed to new topics and replies.

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru