December 4, 2020

jumatan di sekolah atau perkantoran

Home Forums Forum Masalah Fiqih jumatan di sekolah atau perkantoran

Viewing 3 posts - 1 through 3 (of 3 total)
  • Author
    Posts
  • #81526224
    abu naqi usamah
    Participant

    al habib, yang saya tahu nu mempersyaratkan jarak 1,6 km untuk tiap pendirian jumat, saat ini, terkait dengan banyak hal, masalah kerja, aturan sekolah, sekolah atau masing-masing institusi mendirikan jumat di sekolah atau hotel atau di musholla kantor. yang saya tahu dari hasil bahtsu al masail nu itu boleh kalau ada mustautin, tetapi beberapa ulama di kota kami bersilang pendapat tentang hal ini, indakum habib, bagaimana hukumnya mendirikan jumatan disekolah, hotel, kantor? kalau boleh apa syaratnya?

    #81526529
    AZIS NURYADIN
    Participant

    Assalamu \’alaykum wr. wb.

    Habib, di sekolah saya dulu ada Masjidnya. Kalau Jum\’atan, kadang dihadiri oleh orang muqim sebanyak 40 orang, terkadang kurang dari itu.

    Maka sebagian siswa ada juga yang lebih memilih untuk shalat di Masjid di luar sekolah yang memang dihadiri oleh orang muqim (lebih dari 40 orang).

    Tetapi, bagaimana sebenarnya syarat sahnya itu?

    Mohon penjelasannya.
    Jazakallahu khoiron

    Wassalamu \’alaykum wr. wb.

    #81526545
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Cahaya Rahmat Nya swt semoga selalu menerangi hari hari anda dengan kebahagiaan,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    mengenai shalat jumat yg demikian ini ada pendapat dalam madzhab Syafii yg mengatakannya sah, memang bila jumlah mereka yg hadir kurang dari 40 orang (penduduk setempat) maka boleh melakukan shalat lagi yaitu shalat dhuhur, karena sebagian ulama syafii mengatakan jumatnya tidak sah, namun hal itu tak wajib, karena ada pendapat yg membolehkan.

    yg mengatakannya sah adalah dengan dalil bahwa nabi saw ketika shalat jumat beliau saw pernah ditinggalkan hingga hanya 8 orang saja, dan beliau tetap meneruskan jum\’atnya dan tak mengulang dengan shalat dhuhur lagi, demikian sebab turunnya surat Al Jumu\’ah.

    maka Jumatnya sah, beda antara masa lalu dengan masa kini yg sebaiknya tak perlu lagi syak karena penduduk jakarta sudah sangat padat dan yg shalat di masjid pun kebanyakan pendatang, dan berkata Al Hafidh Assuyuthiy bahwa jumlah itu adalah Syarth lilwujub Laa Syarth Lisshihhah (jumlah itu adalah syarat untuk wajib jumat, bukan syarat sah Jumat).

    Dan bila dilihat dari segi maslahat pun sungguh jauh lebih bermanfaat diadakan jumat, karena bila dipaksakan untuk hanya mesti berjumlah 40 orang pddk setempat, maka bisa dipastikan ratusan ribu orang atau mungkin mencapai hampir Jutaan orang yg tak melakukan shalat jumat di jakarta, sebagaimana kita ketahui penduduk Jakarta hampir mencapai 20 juta jiwa bila dihitung dg karyawan yg keluar masuk jakarta setiap harinya.

    Maka sebaiknya Jumat tetap diadakan dan bila ada syak dalam hati kita maka bolehlah melakukan dhuhur lagi.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a\’lam

Viewing 3 posts - 1 through 3 (of 3 total)
  • The forum ‘Forum Masalah Fiqih’ is closed to new topics and replies.

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru