December 4, 2020

Kaum Sufi

Home Forums Forum Masalah Umum Kaum Sufi

Viewing 5 posts - 1 through 5 (of 5 total)
  • Author
    Posts
  • #81564346
    Ahmad Yusuf Purnama
    Participant

    [b][color=#0000FF][/color]ass..
    bib…sekeluarga Rahimakumullah…
    mo tanya neh ya…
    1. Minta penjelasan tentang para penempuh jalan sufi dong, juga keadaan mereka dan adakah Nabi SAW menyebut kedudukan mereka? soalnya \"saudara kita\" banyak yang menganggap kaum sufi seperti orang yang tidak waras?
    2. Sufi sejati itu yang bagaimana, ada kasus seorang teman katanya menempuh jalan sufi tapi sholat cukup dengan niat tanpa praktek lebih lagi dia tidak menganggap \"tidak memulyakan\" orang tuanya gitu, gimana bib?
    3. mengenai karamah ulama yang shalat jum\’at di mekkah, padahal sore harinya dia hadir kembali ditengah santrinya, dan mengenai sunan kali jaga cerita sebenarnya gimana ya bibb.. soalnya diceritakan kalau beliau bertapa bertahun-tahun sampai ditumbuhi tanaman di tubuhnya, nah ada yang bilang ka\’lu beliau sholatnya sukmanya saja, nah sepertinya cerita itu yang jadi rujukan \"sufi sesat yang sholatnya cukup niat saja\" soalnya sekelas Nabi SAW saja masih sholat sampe kakinya bengkak… nah, minta penjelasan yang \"clear\" ya Bibb….

    #81564397
    Munzir Almusawa
    Participant

    3. mengenai karamah ulama yang shalat jum\’at di mekkah, padahal sore harinya dia hadir kembali ditengah santrinya, dan mengenai sunan kali jaga cerita sebenarnya gimana ya bibb.. soalnya diceritakan kalau beliau bertapa bertahun-tahun sampai ditumbuhi tanaman di tubuhnya, nah ada yang bilang ka\’lu beliau sholatnya sukmanya saja, nah sepertinya cerita itu yang jadi rujukan \"sufi sesat yang sholatnya cukup niat saja\" soalnya sekelas Nabi SAW saja masih sholat sampe kakinya bengkak… nah, minta penjelasan yang \"clear\" ya Bibb….

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Cahaya Rahmat Nya swt semoga selalu menerangi hari hari anda dengan kebahagiaan,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    1. sufi adalah ajaran kesucian Jiwa, setiap muslim mestilah ada ajaran tasawwufnya, karena kalau tidak maka ia akan menjadi fasiq, karena tasawwuf adalah mengajarkan khusyu, Jujur, setia, sabar, syukur, itu semua adalah ajaran tasawwuf, dan mereka yg menggeluti bidang itu disebut sufi.

    dizaman Nabi saw telah ada para sahabat yg disebut ahlusshuffah, mereka menginap disamping rumahnya Nabi saw, fuqara yg tak bekerja, mereka beribadah, berpuasa, dan belajar pd Nabi saw dan terus I\’tikaf dl masjid, diantaranya adalah Abu Hurairah ra.

    mengenai sufi yg bertentangan dg syariah maka jangan menudu pada sufi, namun pada personilnya yg sesat, sebagaimana ulama yg menggeluti bidang fiqih disebut fuqaha, lalu jika ada fuqaha yg bertentangan dg syariah lalu kita mengatakan semua fuqaha itu sesat, tentunya ini adalah pemahaman yg keliru.

    mengenai karamah telah ada di zaman Nabi saw, para sahabat yg mempunyai keramat, diriwayatkan dalam shahih Bukhari bahwa dua orang sahabat keluar dari rumah Nabi saw dimalam hari dan terlihat didepan mereka dua cahaya yg mengikuti mereka dan menerangi jalan mereka, ketika keduanya berpisah maka dua cahaya itu ikut masing masing pada keduanya,cahaya itu terus menerangi jalan mereka sampai mereka masuk rumah masing masing. (Shahih Bukhari)

    juga teriwayatkan bahwa saat ABubakar shiddiq ra diperintah Nabi saw untuk menjamu orang orang yg lapar, maka Abubakar shiddiq ra menyediakan makanan untuk dua – tiga orang saja, namun yg datang belasan orang, maka makanan itu malah semakin banyak dan cukup untuk belasan bahkan puluhan orang, berkat doa Abubakar shiddiq ra (shahih Bukhari).

    dan dimasa Umar ra menjadi khalifah, sedangkan para sahabat berperang di wilayah yg jauh dari madinah, maka saat mereka terdesak mereka mendengar teriakan Umar bin Khattab ra yg berkata : \"keatas bukit… keatas bukit..!!\", maka kami naik keatas bukit dan akhirnya kami menang, sedangkan di Madinah saat itu Khalifah Umar bin Khattab ra sedang khutbah diatas mimbar, tiba tiba beliau berteriak didepan hadirin : \"keatas bukit.. keatas bukit..!!\", maka para hadirin bingung, kenapa ini khalifah berteriak teriak seperti itu, dan maknanya tak mereka fahami,

    setelah pasukan perang kembali dari peperangan maka barulah penduduk madinah tahu bahwa Khalifah Umar bin Khattab ra saat sedang khutbah ia melihat kejadian peperangan disana, seraya berteriak dari Madinah dan suaranya didengar di tempat yg jauh itu.

    keramat seperti ini banyak dan tak terhitung, yg mengingkarinya adalah karena kedangkalan pemahaman syariahnya saja.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a\’lam

    #81564446
    khunthai
    Participant

    [b]purnama tulis:[/b]
    [quote]
    3. mengenai karamah ulama yang shalat jum\’at di mekkah, padahal sore harinya dia hadir kembali ditengah santrinya, dan mengenai sunan kali jaga cerita sebenarnya gimana ya bibb.. soalnya diceritakan kalau beliau bertapa bertahun-tahun sampai ditumbuhi tanaman di tubuhnya, nah ada yang bilang ka\’lu beliau sholatnya sukmanya saja, nah sepertinya cerita itu yang jadi rujukan \"sufi sesat yang sholatnya cukup niat saja\" soalnya sekelas Nabi SAW saja masih sholat sampe kakinya bengkak… nah, minta penjelasan yang \"clear\" ya Bibb….[/quote]
    Assalamu\’alaikum wrwb.
    Mohon maaf urun rembug.. Mengenai cerita tentang sunan kalijogo, terdapat banyak versi, dan tidak semua dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Cerita ini seperti dongeng turun menurun dan tidk terdokumentasi dalam sebuah kitab.

    Tetapi yang jelas..fakta sejarah .. beliau adalah salah seorang anggota wali songo yang mendakwahkan islam di tanah Nusantara ini. Beliau murid dari Sunan Bonang, yang putra dari Raden Rahmat (Sunan Ampel).. seorang ulama dari tanah Arab.

    Beliau disuruh \"bertapa\" di tepi sebuah sungai oleh Sunan Bonang, setelah berniat merampok beliau. Inilah yang kemudian menjadi cerita berkembang macam2, berlumut, dll.

    Yang sebenarnya.. analisa kami, beliau disuruh bertobat..dan menyepi terlebih dahulu di suatu tempat (kebetulan di tepi sungai). Dan sunan Bonang akan menyelesaikan urusannya terlebih dahulu waktu itu. Sebagai seorang ulama.. saya kira sunan bonang akan mengajarkan cara \"bertapa\" yang benar.

    Saya kira, menyepi di tepi sungai di tepi hutan akan lebih mendekatkan kepada alam dan sang Maha Pencipta.. berdzikir.. sembahyang.. dan bersuci setiap waktu.. dsb. Saya pribadi tidak percaya ttg cerita berlumut di atas. Justru yang sesuai syariat ini yg lebih mendekati kebenaran. Sampai kemudian beliau dijemput oleh Sunan Bonang untuk menjadi muridnya.

    wallahu a\’lam.

    #81564474
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Cahaya Rahmat Nya swt semoga selalu menerangi hari hari anda dengan kebahagiaan,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    kalau saya boleh mengira, bisa saja itu adalah sakratul mahabbah, mabuk dalam dzikir hingga lupa akan segala galanya, tenggelam dalam dzikir dan rindu pada Allah hingga diam tak bergerak, ini bisa saja terjadi sebagaimana Daud as diriwayatkan ia sujud sangat lama hingga makan dg menjilat tanah tempat ia bersujud dan minum dari airmatanya sendiri dan tak mengangkat kepalanya dari sujud.

    namun pendapat yg lebih kena adalah ia berpuasa dan makan dedaunan dan lumut, hingga tubuhnya berwarna kehijauan sebagaimana dijelaskan bahwa ada diantara para Nabi yg kulit perutnya berwarna kehijauan karena hanya makan rerumputan,

    dan memang benar tanggapan saudara khunthai, banyak dari cerita itu yg dilebih lebihkan, mereka bersilat dan terbang kesana kemari, apapula ini, mereka bukan wiro sableng yg merupakan pendekar sakti yg melompat dari pohon satu ke pohon lainnya, mereka para ulama yg tak tahu menahu ilmu kanuragan, tenaga dalam dlsb,

    apalagi sampai adu kesaktian, kesaktian darimana pula sedangkan mereka itu hamba Allah yg shalih yg diberi pertolongan oleh Allah dg Karomah,

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a\’lam

    #81564483
    khunthai
    Participant

    [b]purnama tulis:[/b]
    [quote]
    3. mengenai karamah ulama yang shalat jum\’at di mekkah, padahal sore harinya dia hadir kembali ditengah santrinya, dan mengenai sunan kali jaga cerita sebenarnya gimana ya bibb.. soalnya diceritakan kalau beliau bertapa bertahun-tahun sampai ditumbuhi tanaman di tubuhnya, nah ada yang bilang ka\’lu beliau sholatnya sukmanya saja, nah sepertinya cerita itu yang jadi rujukan \"sufi sesat yang sholatnya cukup niat saja\" soalnya sekelas Nabi SAW saja masih sholat sampe kakinya bengkak… nah, minta penjelasan yang \"clear\" ya Bibb….[/quote]
    Assalamu\’alaikum wrwb.
    Mohon maaf urun rembug.. Mengenai cerita tentang sunan kalijogo, terdapat banyak versi, dan tidak semua dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Cerita ini seperti dongeng turun menurun dan tidk terdokumentasi dalam sebuah kitab.

    Tetapi yang jelas..fakta sejarah .. beliau adalah salah seorang anggota wali songo yang mendakwahkan islam di tanah Nusantara ini. Beliau murid dari Sunan Bonang, yang putra dari Raden Rahmat (Sunan Ampel).. seorang ulama dari tanah Arab.

    Beliau disuruh \"bertapa\" di tepi sebuah sungai oleh Sunan Bonang, setelah berniat merampok beliau. Inilah yang kemudian menjadi cerita berkembang macam2, berlumut, dll.

    Yang sebenarnya.. analisa kami, beliau disuruh bertobat..dan menyepi terlebih dahulu di suatu tempat (kebetulan di tepi sungai). Dan sunan Bonang akan menyelesaikan urusannya terlebih dahulu waktu itu. Sebagai seorang ulama.. saya kira sunan bonang akan mengajarkan cara \"bertapa\" yang benar.

    Saya kira, menyepi di tepi sungai di tepi hutan akan lebih mendekatkan kepada alam dan sang Maha Pencipta.. berdzikir.. sembahyang.. dan bersuci setiap waktu.. dsb. Saya pribadi tidak percaya ttg cerita berlumut di atas. Justru yang sesuai syariat ini yg lebih mendekati kebenaran. Sampai kemudian beliau dijemput oleh Sunan Bonang untuk menjadi muridnya.

    wallahu a\’lam.

Viewing 5 posts - 1 through 5 (of 5 total)
  • The forum ‘Forum Masalah Umum’ is closed to new topics and replies.

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru