November 25, 2020

kelompok-kelompok Islam

Home Forums Forum Masalah Umum kelompok-kelompok Islam

Viewing 10 posts - 1 through 10 (of 11 total)
  • Author
    Posts
  • #76907432
    ismayani
    Participant

    Assalaamu\’alaykum wr wb
    saya mohon minta penjelasan tentang banyaknya kelompok – kelompok Islam yang ada. Masing-masing mengaku sebagai Ahlussunnah wal jama\’ah. Saya berpendapat bahwa semuanya benar tetapi hanya berbeda tariqoh da\’wah saja. Saya sekarang halaqoh di salah satu jama\’ah, tetapi ada pemahaman yg kurang sependapat dengan saya. jadi saya bingung apakah saya stop disana atau bagaimana?
    syukron atas jawabannya
    wassalaamu\’alaykum wr wb

    #76907450
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Anugerah dan Kebahagiaan semoga selau mengiringi hari hari anda,

    Saudariku yg kumuliakan,
    Memang sulit membedakannya antara Ahlussunnah waljamaah dengan yg mengaku saja dan berkamuflase ahlussunnah waljamaah, namun agar lebih mudah menyeleksi, bila anda di Indonesia maka bila pengajian itu bermazhab syafii maka Insya Allah kelompok itu adalah Ahlussunnah waljamaah, dan semua yg diajarkan adalah hal yg sudah sering anda dengar namun diperjelas, dan bukan hal yg aneh aneh, seperti Bai’at, atau mengatakan perbuatan sebagian besar muslimin sesat, syirik dlsb, tentunya kelompok kecil ini menentang kelompok muslimin terbanyak, dan mereka bertentangan dg ahlussunnah waljamaah.

    Bila anda menemukan hal yg kurang sependapat dg anda, dapatkan anda menyebutkan diantaranya?

    saudariku, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a’lam

    #76907465
    Mohammad Rizal
    Participant

    [b]munzir tulis:[/b]
    [quote]Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    dan bukan hal yg aneh aneh, seperti Bai’at, [/quote]

    Assalamu\’alaikum Habib Munzir, mohon maaf sebelumnya, mau menanggapi. Tentunya bukan perkara \"[b]bai\’ah[/b]\" nya yang salah bukan? Sebab para Sahabat r.a sendiri telah melakukan bai\’ah kepada Rasulullah SAW, Bai\’atul Aqabah 1, 2 dan Bai\’atul Ridhwan. ALLAH-pun memuji mereka yang berbai\’ah pada Rasulullah SAW. Begitu juga dengan bai\’ah para Sahabat r.a kepada keempat Khulafaur Rasyidin. Tentu itu bukan hal yang ganjil. Kalau ganjil/aneh/tak dikenal dalam Islam tentu para Sahabat r.a tidak melakukannya.

    Yang jadi masalah sebenarnya adalah pada siapa kita meletakkan bai\’ah kita. Pada pemimpin pilihan Tuhan (Rasulullah SAW, Khulafaur Rasyidin) atau pada pemimpin gadungan yang tidak membawa kita pada Tuhan. Dalam dunia sufi, dalam tarekat-tarekat yang memiliki pemimpin khusus (Syaikh, Mursyid), bai\’ah (sumpah setia) adalah suatu kebiasaan. Karena para murid menganggap Mursyidnya adalah wakil Rasulullah untuk memimpin mereka. Tentunya yang dimaksud adalah tarekat yang haq, yang nasabnya tidak terputus sampai kepada Rasulullah SAW.

    Berita gembiranya, untuk akhir zaman ini ALLAH telah memberitakan melalui Rasulullah SAW bahwa akan datang seorang pemimpin yang bertaraf Khalifah Rasulullah yang telah diberitakan sendiri oleh beliau, yaitu Imamul Mahdi. Namanya Muhammad bin Abdullah, keturunan Rasulullah (Sayyid) dengan ciri-ciri fisik yang telah jelas diceritakan dalam hadits dan atsar.

    Rasulullah sendiri memerintahkan kita untuk berbai\’ah kepada beliau. Mudah-mudahan waktunya tidak lama lagi. Kami rindu melihat Islam berjaya kembali di muka bumi.

    -Rizal-

    #76907473
    ismayani
    Participant

    Assalaamu\’alaykum
    Yang saya tidak sependapat dengan mereka adalah apabila kita halaqoh di tempat mereka, otomatis kita akan menjadi kadernya. nah! kalau kita ingin berda\’wah kita harus mengikuti metode mereka. saya tidak ingin seperti itu. dan lainnya
    wassalam

    #76907485
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Inayah dan kelembutan Nya swt semoga selalu tercurah pada hari hari anda,

    untuk saudara Moriz :

    Saudaraku yg kumuliakan,
    Bai\’at dimasa sahabat beda dg bai\’at dimasa kini, bai\’atunnubuwwah adalah sumpah setia para sahabat kepada Nabi saw,

    Bai\’atul khilafah adalah bai\’at sahabat pada para Khulafa Urrasyidin.

    setelah itu tak ada lagi Bai\’at yg masyru\’ dalam syariah.

    yg ada adalah sumpah setia seseorang pada gurunya, temannya atau lainnya.

    bila pun ada Bai\’at dimasa kini, maka hal itu merupakan keanehan, dan hal yg \"asing\"
    , oleh sebb itu perlu berhati hati, bukan di cap \"sesat\", tapi harus berhati hati.

    demikian pula bai\’at para tarekat sufi itu, hal itu pun asing dan tak semua tarekat sufi menuntutnya, dan berhati hatilah dg Bai;at,karena sumpah setia (Bai\’at) itu tak sembarangan karena laknat Allah bagi yg mengingkarinya, dan hal ini bukan hal yg umum, hal yg aneh bila ada dimasa kini, maka perlu sangat berhati hati, bisa saja benar, bisa sesat,

    memang belum tentu sesat, tapi karena merupakan hal yg asing maka harus sangat selektif dan hati hati.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a’lam

    #76907486
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Inayah dan kelembutan Nya swt semoga selalu tercurah pada hari hari anda,

    Saudariku yg kumuliakan,
    sbaiknya halaqah yg seperti itu dihindari, akan semakin menyulitkan nantinya..

    Demikian saudariku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a’lam

    #76907502
    Mohammad Rizal
    Participant

    Terima kasih Tuan Habib

    Betul sekali. Saya setuju kita harus berhati-hati (misalnya dalam hal bai\’ah) terutama karena musuh menyelinap di setiap kesempatan. Memang banyak perkara asing yang sebaiknya kita sangat berhati-hati dalam menerimanya. Meskipun sampai saat ini saya pribadi belum pernah menemui halaqah atau pun jamaah yang mensyaratkan adanya bai\’ah, tapi dari cerita kawan-kawan dari Timur Tengah, bai\’ah dalam kalangan tarekat adalah satu hal biasa. Hanya mungkin dalam konteks kita itu memang asing.

    Tapi khusus untuk bai\’ah pada Imam Mahdi Muhammad bin Abdullah Al Muntazhar, itu telah disebut dalam hadits. Rasulullah SAW sungguh-sungguh menyuruh kita mengikuti beliau r.h. meskipun harus merangkak di atas salju. Amannya, jangan letakkan bai\’ah kecuali pada Imam Mahdi.

    Ada satu hadis Rasulullah SAW yang artinya lebih kurang:

    \"Bermula Islam itu dalam keadaan asing, dan akan kembali asing seperti awalnya. Maka beruntunglah mereka yang asing, yang coba memperbaiki apa yang dirusakkan manusia\"

    Di antara ribuan hal asing yang sangat berpotensi menyesatkan ini, Rasulullah SAW sudah memberitakan, bahwa Islam itu akan datang kembali di akhir zaman dalam keadaan asing, dan Rasulullah menyebut mereka beruntung karena coba memperbaiki apa yang dirusakkan manusia. Jadi dalam yang asing-asing tadi sesungguhnya ALLAH sembunyikan satu mutiara yang tak ternilai harganya di akhir zaman ini. Tapi tetap saya setuju pada Tuan Habib, kita harus [b]sangat berhati-hati[/b] jika ada orang minta kita membai\’ahnya.

    Satu lagi Rasulullah SAW bersabda:

    “Senantiasa akan ada satu toifah dari kalangan umatku yang [b]menzahirkan kebenaran[/b]. Mereka [b]tidak dapat dimudaratkan (dihancurkan)[/b] oleh musuh-musuhnya, hingga datang ketentuan Allah (kejayaan atau mati syahid)”.

    Nah, dari hadis ini, setidaknya kita dapat dua ciri toifah yang dijanjikan Rasulullah:

    1. Menzahirkan kebenaran (dalam segala bidang tentunya, karena Islam adalah agama yang syumul). Artinya kebenaran itu bukan hanya diperbincangkan, melainkan jadi sesuatu yang dapat kita lihat, dengar, raba dan rasakan.

    2. Tidak dapat dihancurkan oleh musuh-musuhnya. Satu keniscayaan, satu jamaah kebenaran pasti akan mempunyai musuh. Dan musuhnya akan berbuat apa saja untuk menghancurkannya, tapi takkan mampu karena jamaah kebenaran pasti dibantu Tuhan. Wallahu\’alam.

    Sekian, semoga dapat jadi panduan buat kita terutama bagi saya dan pembuka thread ini. Saya mohon maaf sebesarnya, jika Tuan Habib lelah membaca tulisan yang panjang ini. Saya ucapkan selamat berjuang pada Tuan Habib dan Majelis Rasulullah. Semoga berjaya dunia akhirat!

    #76907540
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Cahaya kebahagiaan semoga selalu menerangi hari hari anda,

    saudaraku yg kumuliakan,
    barangkali di wilayah anda tak banyak orang menyesatkan dg Bai\’at, di Indonesia banyak sekali orang menyesatkan dengan Bai\’at, seperti LDII, Ahmadiyah, dan masih banyak lagi, mereka mewajibkan bai\’at bagi pengikutnya, dan ini ada dimana mana, hampir disetiap kota di pulau jawa ada Ahmadiyah dan LDII,

    dan dari mereka itu ada cabang cabangnya lagi, pecahan pecahannya lagi yg memakai nama berbeda tapi ajarannya sama dengan mereka,

    ini yg saya maksudkan berhati hati bila pengajian sudah mulai mewajibkan bai\’at.

    mengenai Imam Mahdi pun mesti berhati hati, di Indonesia sudah puluhan orang mengaku Imam Mahdi, minta di Bai\’at pula,

    padahal Imam mahdi itu muncul di Makkah, di bai\’at di masjidil haram oleh para ulama lalu berkhutbah di Arafah saat haji, di Bai\’at oleh seluruh jamaah haji yg hadir.

    riwayatnya shahih dan tsiqah.

    namun di Indonesia dan di dunia sudah banyak yg mengaku mahdi,

    [b]kembali pada ucapan saya, Hati hati kalau ada pengajian yg mewajibkan Bai\’at.[/b]

    demikian saudaraku yg kumuliakan,

    wallahu a\’lam

    #76907542
    Mohammad Rizal
    Participant

    Alhamdulillah, terima kasih Tuan Habib.

    Betul. LDII dan Ahmadiyah masih banyak di sekitar kita. Saya paham kedua keompok ini sebab meskipun tidak pernah ikut, tapi saya punya pengalaman cukup dengan keduanya. Memang mereka mewajibkan bai\’ah. Dari pengalaman saya, Ahmadiyah jelas keluar dari Islam sebab mengi\’tiqadkan ada nabi setelah Rasulullah SAW. LDII lebih kepada pemahaman sempit tentang jamaah dan penafsiran sepihak pada Quran dan Sunnah sehingga dakwahnya kehilangan hikmah dan kasih sayang. Dan saya memang menemukan hal-hal yang aneh-aneh pada LDII.

    Tentang Imam Mahdi, betul beliau dibai\’ah di Makkah. Tapi pembai\’atannya berlaku untuk seluruh kaum muslimin di seluruh dunia. Ciri-ciri sudah jelas. Keturunan Rasulullah SAW. Nama Muhammad. Bapak Abdullah. Dahi luas. Hidung mancung. Gigi serinya berjarak. Ada tahi lalat di pipi sebelah kanan. Dibai\’at oleh 313 orang pengikutnya dan 7 wazirnya, wali-wali abdal dari Syam, wali-wali nujaba\’ dari Mesir dan jamaah haji yang baru mengalami bencana. Dan kemunculan beliau didahului oleh perjuangan orang kanannya yang bergelar Al Fata At Tamimi.

    Beliaulah yang akan memerangi dan menghapus wahabi dan syiah. Juga yahudi dan sekutunya. Beliau yang akan membebaskan Baitul Maqdis dan menaklukkan Eropa hingga datang Dajjal dan turunnya Nabi Isa a.s.

    Alhamdulillah, Guru kami dan kawan-kawan berjumpa langsung dengan alm. Syeikh Abdullah bin Shiddiq Al Ghumari di Marokko dan mendapat penjelasan langsung dari beliau tentang hadits-hadits tersebut.

    Ampun maaf Tuan, jika saya terlalu bersemangat. Terima kasih. Semoga ALLAH mencurahkan rahmat dan berkat untuk Tuan Habib dan Majelis Rasulullah.

    #76907551
    balin
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,
    ana pernah ikut pengajian LDII memeng disitu merka mgk menyimpang karna waktu itu ana lom tau ttg mcm2 islam jg ana lom tau ttg agama tapi sekarang alhamdulillah semjak ana ikut habibana terlps ana dr mereka…yg ana liat pengajian di LDII mereka seperti contoh alquran kitab yg paling suci tapi dimereka mencoret2nya kan sudah ada alquran yg ad artinya knp hrs menulisnya lg tapi mereka alquran ttp menulis artinya dialquran yg ga artinya kan alguran jd kotor dgn coret2an jg jk kita ikut LDII kati harus di baiat bersumpah dan mereka ga ad mazhab mereka mengikuti mempercayai org yg bernama AMIR.soalnya ana pernah berdebat ttg mazhab dgn mereka ana nanya ama mereka kl mazhab mereka siapa mereka lgs diam ana tanya sampai 3 kali ll dia blg AMIR,ana tanya sapa AMIR?dia langsung diam lagi…karna mereka bermazhab yg tdk ad ana langsung lari dr mereka.jg mereka kl menikah hrs dgn sesama LDII.setelah itu ana cari2 tau semuanya ttg LDII tau2nya ana kaget bgt,alhamdulillah ana terlepas dr itu ini berkat 4JJl SWT yg telah mensadarkan,melingdungi ana.jg ad teman ana yg hampir masuk NII kt sohib ana NII lebih parah.jg afwan habibana ingakkahhabibana ana pernah cerita ttg temannya harim ana yg lagi dicari2 ama org pengajian yg jg ga jelas,sampai sekarang ana ga tau kabarnya nani kl an d tau kabarnya an kbrin habibana lagi…..
    syukron kastiron..

Viewing 10 posts - 1 through 10 (of 11 total)
  • The forum ‘Forum Masalah Umum’ is closed to new topics and replies.

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru