November 26, 2020

maksud hadits

Home Forums Forum Masalah Tauhid maksud hadits

Viewing 4 posts - 1 through 4 (of 4 total)
  • Author
    Posts
  • #72742048
    buchori
    Participant

    Assalamu\’alikum warahmatullah wabarakatuh
    Buat yang kami hormati,cintai,dan sayangi habib Munzir bin fuad al musawwa yang mana Allah swt tiada pernah berhenti menghujaninya dengan rahmat,kemulyaan ,dan kasih sayang.
    ada beberapa pertanyaan yang kami ajukan ,dan semoga habib tiada bosan-bosannya untuk menjawab.
    1)Sesungguhnya para malaikat tidak akan pernah memasuki suatu rumah yang didalamnya ada patung dan gambar(HR Ahmad,At Tirmidzi dan Ibnu Hibban),namun bagaimana hukumnya bila kita memasang gambar2x orang saleh?
    2)Dari Ammar bin Yasir RA,Rasulullah SAW bersabda: Tiga orang yang tidak didekati para malaikat ,yaitu:mayat orang kafir,lelaki yang melumuri tubuhnya dengan kunyit,dan orang junub kecuali jika dia berwudhu.Apa yang dimaksud dengan melumuri tubuh dengan kunyit?
    3)Saya pernah membaca hadist,bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda :Bacalah Al qor\’an dengan suara merdu dan dengan cara melagukannya.Namun bagaimana dengan saya yang tidak bersuara merdu dan tidak bisa melagukannya bacaan Al qur\’an?
    Sekian pertanyaan saya, mohon maaf bila ada kata-kata yang salah.Semoga habib selalu dalam keadaan barokah.
    Jazakumullah khairun jaza
    wassalamu\’alaikum warahmatullah wabarakatuh,

    mohammad dong

    #72742066
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Limpahan Kemuliaan Nya semoga selalu menerangi hari hari anda,

    1. mengenai foto, tentunya berbeda dg hukum lukisan, foto adalah bukan lukisan tangan manusia, karena foto merupakan bayangan yg ditangkap dan di film kan, bukan lukisan tangan manusia, maka hukum foto boleh boleh saja walaupun foto hewan, foto manusia dll.

    Namun mengenai lukisan orang shalih ada dua tafsil dalam pembenarannya, yg pertama bahwa pendapat Mu?tamad bahwa yg diharamkan adalah lukisan yg menggambar seluruh tubuh, maka tidak menjadi larangan bila lukisan itu hanya wajah atau setengah badan.

    Yg kedua adalah bahwa larangan lukisan sebagaimana diriwayatkan pula pada shahihain Bukhari dan muslim mengenai hadits yg anda sebut, bahwa perihal pelarangan adalah karena di zaman jahiliyah mereka melukis tuhan tuhan berhala mereka, dan para nabi untuk disembah, maka yg dilarang adalah melukis sesuatu yg disejajarkan dengan Allah swt, demikian pula melukis makhluk hidup yg mempunyai ruh karena mengingatkan kepada keduniawian,
    para ulam juga menjelaskan bahwa lukisan yg dilarang adalah melukis seluruh tubuh sempurna, bila hanya wajah, atau setengah badan maka itu tidak termasuk hukum melukis Dzi Ruh (tubuh yg memiliki ruh)
    namun melukis wajah orang shalih dimasa kini tentunya tak ada kehendak untuk disembah maka tak ada larangannya, selama hal itu membawa manfaat bagi muslimin dan tidak bertentangan dg syariah, melukis wajah orang shalih tentunya mengenalkan kita kepada kemuliaan para da?I dan ulama ummat ini, menambah keimanan dan semangat kita untuk lebih bertakwa dan sampai kederajat mereka itu, maka hal ini sangat bermanfaat, bahkan mesti dilestarikan.

    2. Hadits itu teriwayatkan dalam Musnad Imam baihaqi Alkubra, juga dalam riwayat lainnya, makna hadits ini jelas bahwa Rasul saw tak menyukai lelaki yg menggunakan kunyit sebagai perhiasan bagi kaum pria, (lulur), sebagaimana kita ketahui bahwa syariah mengharamkan segala perhiasan wanita digunakan oleh pria, namun teriwayatkan dalam hadits lain bahwa Rasul saw memakai baju yg diwarnai dg kunyit.
    Jalan tengah antara kedua pembahasan ini adalah bahwa penggunaan kunyit untuk menghiasi diri, maka hukumnya makruh, bahkan sebagian ulama mengatakannya haram karena berhias dengan kunyit (lulur) adalah berhias dengan perhiasan wanita.

    3. Menghiasi suara dalam membaca Alqur?an adalah menghiasinya dengan bacaan yg khusyu dan lirih, hingga kita menikmatinya, bukan menghiasinya dengan suara berlagu lagu, sebagaimana para sahabat ketika membaca Alqur?an membuat orang orang lain yg mendengar terenyuh, bahkan kafir pun menjadi masuk islam, karena suara dari dasar sanubari sangat mempengaruhi ruh orang orang yg mendengarnya.

    Wallahu a?lam

    #72748311
    wahyu prabowo
    Participant

    Assalamu\’alaikum warohmatullah wabarokatuh

    Habib Munzir yang terhormat,

    Saya suka luluran dengan lulur yang sepertinya ada kandungan kunyit karena warnanya kuning, apa itu hukumnya haram?

    Saya luluran untuk membersihkan badan bukan bermanja\" seperti perempuan.

    Mohon jawabannya Habib. Terimakasih

    Semoga Habib selalu sehat & dilindungi Alloh

    #72748342
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Cahaya Keberkahan Lailatul qadr semoga selalu menerangi hari hari anda dengan kebahagiaan,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    Luluran tanpa maksud Tasyabbuh binnnisa (ikut2an perbuatan nisa) tidak haram, jika maksud anda sekedar membersihkan diri maka mubah, sebagaimana bersabun.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a\’lam

Viewing 4 posts - 1 through 4 (of 4 total)
  • The forum ‘Forum Masalah Tauhid’ is closed to new topics and replies.

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru