November 28, 2020

Masalah Kemusrikan

Home Forums Forum Masalah Tauhid Masalah Kemusrikan

Viewing 2 posts - 1 through 2 (of 2 total)
  • Author
    Posts
  • #96099093
    Kirmanto
    Participant

    Assalamu\’alaikum Pak Ust, saya mau bertanya seperti kemarin yang sampai dengan jam ini belum ada jawaban. terus terang hati saya resah.
    Pak Ust. saya senang dengan mengkoleksi benda-benda gaib atau keramat misal .Batu, keris dsb (mungkin karena saya orang jawa).
    dan tiap malam-malam tertentu saya sering memberikan sesuguhan dan wewangian, tetapi niat dalam hati saya, saya memberikan itu semua ibarat saya memberikan suguhan kepada kakek atau nenek, atau ibarat saya memberikan makanan pada peliharaan misalkan kucing atau yang lainnya. tidak ada niat yang lain-lain.
    Apakah saya salah / musrik ?

    saya juga sering berkata didepan benda-benda gaib saya begini \" Ya Allah Ya Robbi semoga dengan kuasa dan kehendakMu, gaib-gaib yang ada dibenda ini bisa membantuku\"
    Apakah saya salah / musrik ?

    Saya juga ingin bertanya kenapa pada jaman dahulu Wali-wali kita misal Wali Sanga sering membawa Benda2 Pusaka, apakah itu tidak musrik ?

    Demikian Pak Ust. pertanyaan dari saya, mohon nasehat, petuah-petuahnya apakah yang saya lakukan diatas salah atau musrik. terus terang saya takut dengan hal tersebut.
    Wassalam, Terimakasih.

    #96099137
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Rahmat dan Kebahagiaan semoga selalu terlimpah pada hari hari anda dan keluarga,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    nyuguh tanpa minta sesuatu bukan musyrik, namun perbuatan itu tak bermanfaat, karena tak ada yg menyantapnya, benda benda pusaka yg dikoleksi dan dirawat boleh boleh saja bahkan para sahabat Rasul saw pun mengoleksi benda benda peninggalan Rasul saw. namun tentunya tanpa ritual tertentu yg menjadikannya diagungkan dan diharapkan sesuatu pertolongan dari benda mati tsb, namun yg diharapkan adalah keberkahan dari Allah swt.

    bukankah hajarul aswad itu benda mati?, iapun dirawat dan dicuci selalu dan selalu dilaburi minyak wangi termahal, ia dipahat dengan pasak emas di ka\’bah, iapun benda pusaka, yaitu batu yg pernah dicium oleh Rasul saw, hingga semua muslim berusaha menciumnya pula, mengambil bertabarruk dengan bekas ciuman nabi saw.

    namun bukan mengharap apa apa darinya.

    anda bisa berdoa Wahai Allah, Demi kemuliaan para pemilik benda benda ini dahulu, maka kabulkanlah dlsb.., atau mencucinya dan meminum airnya untuk obat, ini pernah diperbuat oleh para sahabat atas benda benda milik Rasul saw dengan riwayat shahih, namun bukan kegaiban yg ada pada benda.

    wali wali sanga mereka mengetahui batas batas yg diperbolehkan, sebagaimana para sahabatpun berbuat demikian sebagaimana riwayat shahih, namun tentu mereka tak menggantungkan harapan pada benda, karena mereka datang ke Jawa ini tanpa membawa senjata atau pasukan, hanya datang membawa ketakwaan, iman dan semangat, maka mereka berhasil mengislamkan seluruh pulau jawa.

    mengenai santapan para Jin islam adalah sampah bekas manusia dan kotoran yg telah kering, demikian dijelaskan pada riwayat shahih.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a\’lam

Viewing 2 posts - 1 through 2 (of 2 total)
  • The forum ‘Forum Masalah Tauhid’ is closed to new topics and replies.

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru