December 1, 2020

Peperangan Rasulullah SAW

Home Forums Forum Masalah Umum Peperangan Rasulullah SAW

Viewing 2 posts - 1 through 2 (of 2 total)
  • Author
    Posts
  • #75858618
    rommy
    Participant

    assalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh…

    Semoga habib beserta keluarga dlm keadaan sehat selalu dan selalu diberikan yang terbaik oleh Alah SAW..AMIN..

    habib saya sangat senang sekali mendengar nasihat2 habib tentang sifat mulia dan lembut yg dimiliki Rasulullah SAW.

    Saya juga ingin bertanya ya habib, Rasululah juga pernah penjalankan peperangan.pada saat apa atau kapan peperangan itu harus terjadi dan apa yg menyebabkan Rasulullah berperang?

    Atas segala jawaban dan penjelasan yg habib berikan saya mengucapkan terima kasih

    Wasalamualaikum ya habib

    #75858628
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Cahaya keluhuran Nya swt semoga selalu menerangi hari hari anda,

    saudaraku yg kumuliakan,
    Nabi saw melakukan peperangan saat tak punya jalan lain kecuali perang,

    perang adalah jalan terakhir setelah muncul kesimpulan bila tak berperang maka akan dibantai dan diperangi.

    peperangan beliau saw adalah perang dg kasih sayang, mereka itu perang bukan untuk membunuh, tapi untuk mengislamkan,

    kita dengar bagaimana riwayat sahabat yg setelah berhasil mengalahkan seorang kafir yg sangat sadis dan suka menyiksa muslimin, namun ketika pedang si kafir ini jatuh maka ia buru buru mengucap syahadat maka sahabat ini tetap membunuhnya, karena tahu betul bahwa kafir itu maksudnya hanya pura2 dan berlindung dg kedok syahadat, namun Rasul saw saat mendengar kabar itu beliau saw marah dan murka, seraya erkata : \"apa kau belah dadanya hingga kau tahu bahwa ia dusta dg syahadatnya?, apa yg akan kau perbuat dengan Laa ilaaha illallah di hari kiamat??\"

    dan rasul saw terus mengulang ulang ucapan itu, demikian diriwayatkan dalam shahih muslim, hal ini menunjukkan bahwa \"perang\" dalam konteks islam adalah bukan luapan dendam dan kemarahan atau emosi, tapi perang dengan kepala dingin dan hati sejuk, dengan harapan keislaman musuhnya.

    sebagaimana Ali kw yg ketika telah merobohkan musuhnya lalu musuhnya meludahi wajahnya, maka ia pergi meninggalkan musuhnya, ketika ditanya, seraya menjawab : \"aku ingin membunuhnya karena Allah, namun saat ia meludahi wajahku maka emosi ku bangkit, maka aku meninggalkannya, takut membunuhnya karena emosi dan aku dituntut dihadapan Allah kelak\".

    demikian saudaraku yg kumuliakan, ringkasnya bahwa Muslim berperang jika diperangi, maka jika musuh memerangi dg harta maka perangi dg harta, jika musuh memerangi dg senjata maka perangi dg senjata.

    kira kira demikianlah saudaraku yg kumuliakan,

    wallahu a\’lam

Viewing 2 posts - 1 through 2 (of 2 total)
  • The forum ‘Forum Masalah Umum’ is closed to new topics and replies.

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru