May 8, 2021

Pesanan tulus ikhlas dari seorang pelajar Malaysia

Home Forums Forum Masalah Umum Pesanan tulus ikhlas dari seorang pelajar Malaysia

Viewing 2 posts - 1 through 2 (of 2 total)
  • Author
    Posts
  • #158384148
    Ahmad Hannan
    Member

    Assalamualaikum,

    Ana seorang mahasiswa di Malaysia. Mungkin Habib telah pun mendapat tahu lebih lanjut tentang Ikhwanul Muslimin sekarang ini, namun ana terasa perlu juga dimaklumkan kepada Habib. Semoga Habib mendapat manfaat dengannya.

    ——————————————————————————————————–

    -Ikhwanul Muslimin diasaskan di Mesir, oleh seorang Dai\’e bernama Hassan Al-Bana ketika umurnya 22 tahun

    -Beliau menghafal Al-Qur\’an dan masa muda beliau dihabiskan dengan berguru, mengaji agama dan berbincang dengan ramai para Ulama\’ Mesir. Ihya Ulumuddin antara buku yang paling awal yang didedahkan kepada beliau dan amat mempengaruhi beliau.

    -Masa mudanya juga banyak dihabiskan dengan menangis bersama para ulama\’ dan rakan-rakannya memikirkan masalah-masalah ummah, bagaimana untuk merubah keadaan ummah yang semakin rosak

    -Ketika Mesir pada era kurun ke-20 dikuasai penjajah secara tak langsung, proses liberalisme dan \’ghazwul Fikri\’ kuat mengancam negara itu.

    -ketika tahap kehancuran moral ummah memuncak, Hassan Al-Bana mengasaskan Ikhwanul muslimin, bertujuan memandu semula ummah ke manhaj Nubuwwah

    -gerakan dakwah ini diterima baik oleh para ulama\’ dan cendikiawan

    -Gerakan ini pada awalnya mensasarkan dakwah 15-20 minit di kedai-kedai kopi dan tempat-tempat yang ramai pemuda, mengajak mereka kembali kepada Allah

    -Dakwah Ikhwanul Muslimin bukan sahaja berbentuk umum, tetapi juga dalam bentuk \’fardhi\’ (individu), membina ukhuwwah dengan mad\’u dan menjalankan proses tarbiyyah secara praktikal, bukan sekadar ceramah-ceramah sahaja.

    -Akhirnya dakwah ini berkembang luas, melebihi 4000 cawangan di Mesir, beribu-ribu lagi di luar negara. Syria, Jordan, Iraq, Sudan, Lubnan dan banyak lagi nagara yang menyambut seruan dakwah beliau.

    -Hassan Al-Banna mampu mengingat nama dan maklumat umum setiap ahli jemaah Ikhwanul Muslimin, walaupun melebihi 4000 cawangan di Mesir.

    -Tokoh-tokoh yang pernah menganggotainya yang terkenal seperti;
    Prof Dr Yusuf Al-Qaradawi, Hassan hudhaibi, Syed Qutb (yang menulis tafsir Fi Zi lalil Qur\’an), Mustafa Masyur (yang menulis Fiqh Dakwah), Said Hawwa, Umar tilmisani, Dr. Syed Ramadhan Al-Bouti, Dr. Fathi yakan (yang menulis buku Mengapa Saya memeluk Islam), Syeikh Ahmed yassin (syahid di palestin), Mustafa As-Sibaie (di Syria)

    -ketika konflik Israel-Palestin, Hassan Al-Banna mengerahkan beribu-ribu rijal untuk membantu mempertahankan Palestin.

    -Hassan Al-Banna mengasaskan fondasi organisasi Hamas di Palestin.

    -Perjuaagan Ikhwanul muslimin: Menegakkan kembali Syari\’at Islam di atas muka bumi.

    -Ikhwanul Muslimin memiliki kredo berupa:

    1)Allah tujuan kami (Allahu ghayatuna)
    2)Rasulullah teladan kami (Ar-Rasul qudwatuna)
    3)Al-Qur\’an landasan hukum kami (Al-Quran dusturuna)
    4)Jihad jalan kami (Al-Jihad sabiluna)
    5)Mati syahid di jalan Allah cita-cita kami yang tertinggi (Syahid fiisabilillah asma amanina)

    -Ikhwanul Muslimin BUKAN organisasi WAHHABI, bukan SUFI tetapi organisasi yang MODERAT, yang sentiasa memilih jalan pertengahan. Ikhwanul Muslimin menyatukan sufi dan salafi, mengambil mutiara-mutiara yang suci berseri daripada kedua-duanya, dan meninggalkan kotoran-kotoran hasil perbuatan manusia daripada kedua-duanya. Ikhwanul Muslimin menyanjung tinggi para AHLUL BAIT yang berakhlaq seperti akhlaq rasulullah s.a.w dan mencintai sesiapa yang mencintai Nabi s.a.w

    *Untuk pemahaman yang lebih lanjut, sila rujuk kitab; Syarah Risalah Ta\’alim, Muraja\’ah: Syaikh Abdul Mun\’in Ta\’lib dan Syaikh Mushthafa masyur

    ——————————————————————————————————-

    Ana yang faqir lagi kekurangan ini berharap semoga habib yang dihormati dan disayangi mendapat penjelasan yang terang daripada tulisan ini. Kebaikan itu semuanya dari Allah s.w.t, sebarang kesilapan adalah kerana kekurangan ana. Moga-moga habib sudi mendoakan ana, agar Allah s.w.t mengurniakan keredhaannya pada ana dan umat Islam semuanya…

    #158384156
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    Hasan Al Banna diakui sebagai seorang yg berazazkan ahlussunnah waljamaah, namun diteruskan oleh Said hawwa, yusuf qardhawiy dan beberapa lainnya yg menolak mengakui suatu madzhab, mereka tidak mengakui 4 madzhab Ahlussunnah waljamaah, mereka mengaku punya madzhab sendiri dg memilih milih hukum atas dasar kedangkalan pemahaman ilmu hadits mereka dibanding para Imam Madzhab 4 (SYafii, Maliki, Hanafi, dan Hambali), mereka memilih satu dari madzhab ini, mengambil satu dari madzhab itu, dan memilah milah semaunya dg kedangkalan pemahaman syariah mereka.

    maka ikhwanul muslimin tidak lagi diakui oleh Jumhur (mayoritas) seluruh Madzhab.

    niat mereka baik, namun telah terkotori oleh akidah wahabi dan pemahaman yg menolak bermadzhab dg madzhab yg shahih dan diakui oleh ribuan para Imam dan Hujjatul Islam, mereka cenderung memisahkan diri, sedangkan Nabi saw telah bersabda : \"Barangsiapa yg memisahkan diri sejengkal dari jamaah muslimin lalu mereka wafat dalam keadaan itu, maka mereka mati dalam kematian jahiliyah. (Shahih Bukhari).

    niat untuk mendirikan negara yg bersyariahkan islam yg mereka cita citakan tidak didasari dg keluasan ilmu yg mendalam, karena Islam tidak pernah mengenal negara yg bersyariahkan islam,

    khilafah islamiyah adalah untuk dunia, bukan untuk suatu negara, Rasul saw berhasil sukses dalam pengaturan dakwah dari Madinah, namun Rasul saw tak menamakan : NEGARA MADINAH, atau NEGARA MEKKAH, atau nama suatu negara, karena islam bukan untuk suatu negara, tapi untuk dunia.

    Khalifah tidak pernah muncul dg kekerasan dan perebutan kekuasaan, Rasul saw adalah penguasa tertinggi islam yg berpusatkan di Madinah, namun Rasul saw tetap membiarkan Abdullah bin Ubay bin Salul sebagai penguasa madinah, padahal ia adalah gembong munafik yg dilaknat Allah swt.

    Rasul saw tidak merebut kekuasaan lalu bertahta sebagai pimpinan negara, beliau adalah pemimpin seluruh manusia, namun beliau saw mengajarkan bahwa islam tidak memperebutkan kekuasaan.

    ketika seorang anshar berkata pada Rasul saw : Beri kami kekuasaan/jabatan wahai Rasulullah.., maka Rasul saw menjawab : Kami tidak memberikan kekuasaan/jabatan pada orang yg memintanya. (Shahih Bukhari).

    Rasul saw bersabda : Taatlah pada pemimpin muslim kepada hal yg kalian sukai dan kalian tidak sukai, namun jika diperintah untuk berbuat dosa maka jangan ditaati perintah itu (Shahih Bukhari).

    Rasul saw tidak pernah mengajarkan untuk merebut kekuasaan, walau pada pemipin yg dhalim, selama ia muslim.

    berkata Hudzaifah ibnul Yaman kepada Rasul saw : Wahai Rasulullah, kami dulu dalam kejahiliyahan dan kejahatan, lalu kini kami dalam hidayah dan kebaikan, namun apakah setelah kebaikan ini akan datang keburukan dan kejahatan?,
    Rasul saw : betul.
    hudzaifah ra: lalu apakah setelah kejahatan itu akan muncul kebaikan lagi?
    Rasul saw : betul
    hudzaifah ra : apakah setelah kebaikan itu ada kejahatan lagi ?
    Rasul saw : betul
    Hudzaifah : bagaimana keadaan buruk saat itu?
    Rasul saw : akan muncul para pemimpin setelahku, mereka tidak berjalan dengan petunjukku, dan tidak menjalankan sunnahku, dan akan muncul pada mereka manusia berhati syaitan dan bertubuh manusia,.
    hudzaifah : bagaimana jika aku menemui masa itu wahai Rasulullah?, apa yg harus kuperbuat..??
    Rasul saw : tetaplah taati penguasamu, walau ia mencambuk punggungmu dan merampas hartamu, tetaplah taat padanya. (Shahih Muslim).

    juga teriwayatkan ketika para tabiin mengadukan kejahatan khalifah Hajjaj kepada Anas bin Malik ra, maka anas bin Malik ra berkata : bersabarlah.. (Shahih Bukhari)

    jelas sudah bahwa Rasul saw tidak mengajarkan pemberontakan apalagi perebutan kekuasaan walau pada pemimpin yg dholim selama ia muslim, karena Rasul saw memahami ketika muslimin memberontak pada pemimpin yg dhalim maka pemimpin itu akan membantai muslimin dan ulama, maka islam hancur sendiri dan membuat musuh islam tertawa senang, karena mereka tak perlu susah payah menghancurkan muslimin, karena muslimin sudah saling hantam dan orang baik serta ulama sudah dibantai dan dibunuh oleh penguasa muslimnya sendiri.

    inilah yg tidak diinginkan oleh Rasul saw, Rasul saw menginginkan muslimin bersabar jika ada pemimpin muslim yg jahat, namun tentunya para ulama menyiapkan generasi calon pemimpin pemimpin yg baik, yg kemudian bisa menggantikan si jahat, namun itu semua hanya bisa terjadi jika ulama banyak, dan tidak dimusuhi atau diperangi oleh penguasa yg dholim.

    sebagian saudara kita muslimin tidak faham hal ini, mereka ingin membuat negara dengan merebut kekuasaan, padahal itu bukan ajaran Rasul saw.

    Khalifah Abubakar shiddiq ra tidak mau menjadi khalifah namun dipaksa oleh sahabat, khalifah Umar ra tidak mau menjadi khalifah namun diperintah oleh Abubakar shiddiq ra, khalifah ustman tidak mau menjadi khalifah namun sudah diisyaratkan oleh Umar ra sebelum wafat, khalifah Ali kw lari dari kejaran sahabat untuk dijadikan khalifah namun akhirnya ia terima karena dipaksa dengan keras.

    semua khalifah tidak ada yg mencalonkan dirinya sebagai pemimpin, atau menjatuhkan pemimpin muslim lainnya walau dholim,

    Sayyidina Hasan bin ali ra menyerahkan khalifahnya kepada Muawiyah demi tidak terjadi perpecahan pada muslimin,

    sayyidina Husein ra datang bersama keluarganya untuk mendatangi undangan muslimin dan bukan untuk berperang dg Yazid bin Muawiyah, namun kemudian ia difitnah hingga Yazid bin Muawiyah membunuhnya.

    jika sayyidina Husein ra berniat memerangi Yazid dan merebut kekuasaan, maka ia tak akan membawa anak anak dan istrinya dan para kerabatnya yg wanita, itu membuktikan bahwa Sayyidina Husein ra datang untuk kedamaian, namun difitnah seakan ia ingin merebut kekuasaan, maka iapun dibunuh.

    inilah yg tak dikehendaki oleh Rasul saw.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

    Wallahu a\’lam

Viewing 2 posts - 1 through 2 (of 2 total)
  • The forum ‘Forum Masalah Umum’ is closed to new topics and replies.

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru