May 11, 2021

Shirath al Haq

Home Forums Forum Masalah Tauhid Shirath al Haq

Viewing 2 posts - 1 through 2 (of 2 total)
  • Author
    Posts
  • #169712399
    chandra abiesuman
    Participant

    Assalamualaikum ya habibana..

    Saya ingin bertanya Bib.

    1. Mengapa tetap muncul berbagai manhaj dan golongan yang berbeda jauh dalam perkara aqidah maupun syariatnya dalam Islam, padahal setiap insan (baik dari golongan yang disebut syiah, aswaja, wahabbi, thariqah neoband, deoband, dan masing-masing cabang didalamnya), dalam sholatnya meminta kepada Allah Azza wa Jalla
    \"Iyyaa kana\’budu wa iyyaa kanasta\’in.., Ihdinashshirathalmustaqiiiem..\" dst..

    Dan mereka khusyuk dalam sholatnya, merasakan bergetar jiwanya, menetes air matanya.. Merasa kecil dan penuh dosa dihadapanNya..

    Namun mereka tetap pada manhaj mereka masing2.

    Dalam kaca mata syariat, tentulah kita memvonis aqidah golongan yang berbeda dengan kita adalah salah. Dan aqidah yang salah adalah sesat. Sebutlah aswaja dengan syiah, masing2 mengaku benar dan lawannya salah.

    Lalu bagaimana kita dapat merasakan bahwa permintaan kita melalui surah Al Fatihah yang minimal 17 kali kita baca dalam sholat kita, disambut oleh Allah SWT?

    Semua meminta petunjuk ke jalan yang lurus.. Namun semua berbeda jalan.
    Lalu siapa yang diberi petunjuk? Kalau kebenaran itu benar2 tunggal, maka kesimpulannya pasti ada golongan yang salah.

    Sementara jika benar ada golongan yang salah, mengapa Allah tidak memberinya petunjuk? Padahala insan2 yang sungguh mendambakan ridhaNya sudah bermunajat kepadaNya dalam sholat mereka..

    Saya yakin bahwa Allah tiada menyia2kan keikhlasan dan ketundukkan hamba2Nya, namun bagaimana cara memahami ini? Semua membaca Al Fatihah, namun semuanya berbeda dalam aqidah maupun syariat..

    Mohon tanggapan dan jawaban habib..

    Terima kasih..

    Wassalamualaikum warahmatullah wabarakaatuh..

    #169712473
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Kemuliaan Ramadhan, Kesucian Nuzulul Qur\’an, Cahaya Keagungan Lailatul Qadr, Keluhuran Badr Alkubra, dan Ijabah pada hari hari shiyam dan qiyam semoga selalu menaungi hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    kesesatan dan kesalahfahaman mesti ada dimuka bumi, sudah ada dari sejak Rasul saw masih hidup pun kesalah fahaman antara sahabat telah ada, namun diselesaikan oleh Rasul saw.

    banyak yg menghalangi hidayah/petunjuk Allah swt, terutama berupa penyakit hati, terutama kesombongan, inilah penyebab utama banyaknya kehancuran akidah, yg kedua adalah kedengkian, kedengkian pun muncul berawal dari kesombongan.

    ringkasnya jika seseorang benar benar memohon kepada Allah swt dalam membaca fatihah tsb, tanpa ada perasaan sombong saat membacanya, (misalnya saat membaca ayat itu terbayang diwajahnya wajah orang orang yg dianggapnya sesat dalam islam dan merasa bahwa mereka dalam kesesatan dan ia dalam kebenaran dan dibarengi dg perasaan sombong ia lebih mulia dari mereka dan seraya menghina mereka) jika perasaan sombong itu tiada maka Allah swt akan mengijabahnya dan memberikan hidayah Nya swt.

    sedalam apapun kesesatannya dalam islam, ia akan wafat dalam kemuliaan dan husnul khatimah, Allah swt akan memberinya hidayah walau sudah beberapa saat lagi ia akan wafat.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

    Wallahu a\’lam

Viewing 2 posts - 1 through 2 (of 2 total)
  • The forum ‘Forum Masalah Tauhid’ is closed to new topics and replies.

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru