May 8, 2021

Spiritualitas

Home Forums Forum Masalah Umum Spiritualitas

Viewing 6 posts - 1 through 6 (of 6 total)
  • Author
    Posts
  • #100254221
    M. Fakhrurrozi
    Participant

    Assalamualaikum Wr Wb.
    Semoga rahmat Allah senantiasa menerangi Habib, keluarga dan umat Rasulullah SAW. Saya Fakhrurrozi, Bib ingin bertanya beberapa hal:
    1. Beberapa kali pada saat saya dzikir, tubuh saya bergerak-gerak maju-mundur dan berputar2 kemudian jatuh terbaring. Saat itu saya memasrahkan semua kepada Allah. Semuanya saya kembalikan ke Maha Pemilik Allah SWT. Saat itu saya kemudian melihat gambar mata di dahi saya dan kemudian mengeluarkan cahaya yang menerangi kepala dan turun ke dada. Selama dzikir saya tidak lepas dengan menyebut kalimat thoyibah. Setelahnya saya merasa nyaman, Bib. Mohon penjelasannya, Bib.
    2. Saat ini saya sedang kuliah S3 di UGM dan sedang meneliti mati suri. Bagaimana Islam memandang mati suri, Bib? Ayat Quran dan hadist mana saja yang bisa saya rujuk, Bib?
    3. Saya baru membaca situs internet tentang spiritual. Nilai2 yang ditawarkan menurut saya baik. tapi mereka tidak beragama Islam. Pertanyaan saya, bagaimana nasib semua orang yang sudah berbuat baik tapi bukan Islam kelak di akhirat, tadz? Bagaimana kita mensikapinya, Bib?

    Jazakumullah khoirankatsiran…

    Wassalamu\’alaikum Wr. Wb

    Fakhrurrozi

    #100254291
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Rahmat dan kelembutan Allah swt semoga selalu menerbitkan kebahagiaan pd hari hari anda,

    saudaraku yg kumuliakan,
    1. tubuh anda memiliki suatu dorongan yg menolak dzikir, coba anda tenangkan seluruh sel tubuh anda dengan berwudhu, hadirkan hati bahwa wudhu adalah menerangi seluruh sel tubuh dg cahaya dzikir yg mengalir ke seluruh tubuh dari panca indra yg dialiri wudhu.

    lalu shalatlah.., shalat apa saja, boleh fardhu boleh sunnah, karena puncak dari semua dzikir adalah saat shalat, karena berpadu padanya seluruh kemuliaan dzikir, tasbih, tahmid, tahlil, takbir, istighfar, shalawat, Alqur,an, doa, munajat, dll. kesemuanya berpadu pada kemuliaan shalat.. inilah puncak kesempurnaan dzikir..

    nah.. setelah shalat, maka dzikirlah lagi, anda akan tenang dan santai menikmati cahaya cahaya huruf yg keluar dari bibir anda yg mewangikan alam, karena ucapan rindu dari jiwa atas Allah swt akan mewangikan alam..

    sebaliknya ucapan caci maki dan umpatan akan merusak dan membuat alam membusuk, sebagaimana sabda Nabi saw ketika istrinya tak sadar membicarakan aib orang lain, maka Rasul saw berkata : \"Kau telah berucap satu ucapan yg bila ditumpahkan disamudra maka akan berubah seluruh airnya menjadi bau busuk dan menghitam\".

    nah.. demikian indahnya dzikir.., maka nikmatilah, jangan dilawan dg kekuatan tubuh, namun layani kieindahannya dg Ruh, maka anda akan tenang.

    2. saya belum menemukan hadits rujukan mati suri, wallahu a\’lam

    3.mereka yg berbuat baik maka secara syariah kebaikannya tetap tak berarti jika mereka diluar islam, tidak menjadi pahala, namun secara Kasih sayang Allah swt, bisa saja ALlah memberinya hidayah di akhir hidupnya hinga ia wafat dalam kemuliaan, karena ALlah swt melihatnya selalu berbuat baiik, dan bisa saja keislamannya itu tak diketahui siapapun,

    bisa saja pastor misalnya, ia sebelum wafatnhya mengakui kebenaran islam dan bersyahadat, walau tak ada yg dengar namun syahadatnya sah,

    karena syahadat mesti didengar saksi adalah untuk agar ia dihukumi sebagai muslim dalam masyarakat, bisa nikah dg muslim, boleh dikubur di kuburan islam dll dari masalah kehidupan dunia.

    namun jika ia bersyahadat tanpa saksi tetap sah dihadapan Allah swt, walau ia dikubur di pekuburan non muslim dan dimakamkan dg cara non muslim.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a\’lam

    #100254321
    M. Fakhrurrozi
    Participant

    Assalamualaikum wr wb

    Terima kasih banyak atas penjelasannya. Tapi masih ada hal yang ingin saya tanyakan, Bib.
    1. Astaghfirullah…begitu saya membaca jawaban Habib saya langsung istighfar. Karena selama saya proses dzikir itu, saya merasa sudah berusaha untuk tetap fokus ke Allah dan setelahnya saya juga nyaman, walau harus mutar2 dulu. Saya akan jalankan amanah Habib, Insya Allah. Apakah tetap ada dorongan menolak dzikir juga Bib walau setelahnya merasa nyaman?

    2. Kalau menurut Habib, bagaimana Islam memandang mati suri? Apakah ada memang bahasannya? Bagaimana pula dengan ayat Allah bahwa sesungguhnya ciptaan Allah tidak ada yang batil, semuanya haq. Termasuk mati suri kan juga ciptaan Allah, jadi pasti haq ya, Bib? Atau bagaimana?

    3. Pertanyaan lain, Bib. Saya sebelumnya sempat liqa dengan ustad dari Ikhwanul Muslimin, tapi dalam perjalanannya, saya merasa tidak nyaman, Karena syariatnya kadang tidak sesuai dengan yang saya yakini selama ini. Misalnya sholat malam empat rakaat satu salam, atau sholat subuh tidak ada qunut, menyalahkan yasin dan tahlil (3, 7, 40 hari setelah orang meninggal). Alasan lainnya karena membawa ke dunia politik. Kemudian saya akhirnya mengundurkan diri dengan baik2 dan bilang ke ustadz saya. Lalu sekarang saya masuk lagi ke kelompok liqa ikhwanul muslimin. Tapi ustadznya lebih tenang dan tidak tertarik dunia politik, selain itu juga terbuka pemikirannya. BEliau juga yakin sholat malam itu dua-dua. Lainnya lagi dalam liqa. kita mengkaji Al Wafi (Arbain Nawawi). Saya sejauh ini merasa tenang. Bagaimana pendapat Habib?

    4. Sebenarnya sejak lama saya ingin berguru langsung ke Habib, Tapi saya tidak tahu caranya? Karena dari dulu sejak kecil saya diajari untuk menghormati para ulama dan orang soleh oleh orang tua saya. Dan secara pribadi saya sangat menghormati para Habib. Waktu kuliah saya Alhamdulillah secara pribadi silaturahim ke Habib Ahmad (alm) di Pekalongan, Bib. Pertemuan dengan beliau sangat mengesankan saya….Allahummaghfirlahu, warhamfu, wa\’afihi wa\’fu \’anhu…Amin…Bagaimana caranya saya bisa berguru langsung ke Habib? Saya tinggal di citayam, Bogor, Bib.

    Wass. Wr. Wb.

    Fakhrurrozi

    #100254341
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Rahmat dan kelembutan Allah swt semoga selalu menerbitkan kebahagiaan pd hari hari anda,

    saudaraku yg kumuliakan,
    1. baiknya anda berusaha sampai jasad tak lagi berontak dan menolak, inilah derajat Thuma\’ninah.., yg diseru oleh Allah swt untuk mendekat pada Nya swt dengan meperbanyak dzikir..
    saya doakan anda segera mantap di Maqam Muthma\’innah.

    2. mati suri adalah dari bahasa arab : \"Maat Shuuriy\" artinya mati yg bukan mati sungguhan, tampaknya mati tapi belum wafat.

    mati suri dalam syariah adalah bukan kematian, karena kematian adalah berpindah ruh dari alam dunia ke alam barzakh, dengan segala tanda tanda kematian yg diakui syariah sebagai tanda kematian,

    namun jika ia hidup kembali setelah matinya maka hal itu bukan mati suri, namun memang hidup kembali setelah benar benar mati. dan itu adalah kehendak Allah swt yg tak bisa dipungkiri.

    3. saya setuju, karena dalam mencari guru kita mesti hati hati sekali, karena ia akan menjadi pembimbing kita kepada Allah swt, jika ia salah maka kitapun terbawa sesat, saya sangat setuju dalam pemilihan anda ini.

    4. saudaraku, berguru tak mesti berjumpa, anda sibuk dan saya pun sering mengecewakan para tamu karena sering tidak ditempat, namun baiknya anda tak memilih munzir ini sebagai guru, tapi teman sharing saja kita tanya jawab, sebab sungguh saya belum sampai pada level seorang ulama yg pantas menjadi guru,

    anda doakanlah saya, dan semoga Allah swt mempertemukan anda dengan Guru yg baik, luas ilmu dan shalih, amiin.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a\’lam

    #100254389
    M. Fakhrurrozi
    Participant

    Ass. Wr. Wb.

    Semoga keberkahan dari Allah senantiasa menyinari Habib dan keluarga dan semoga salawat dan salam tercurah ke junjungan kita Rasulullah SAW. Amin..
    Terima kasih banyak atas jawabannya, Bib. Kalau diperkenankan ada beberapa pertanyaan lagi, Bib:
    1. Mati suri yang berasal dari bahasa Arab, apakah ada kitab yang bisa saya rujuk? Kalau ada yang bukan Bahasa Arab, Bib. Maklum, saya tidak bisa Bahasa Arab.
    2. Pernyataan Habib bahwa Habib merasa tidak layak untuk menjadi guru, justru membuat saya lebih yakin untuk berguru ke Habib. Saya ingin mengetahui amalan2 apa yang biasa diberikan ke murid2 Habib.

    Diluar itu, perkenankan saya bercerita sedikit. Pemilihan saya ke Habib untuk menjadi Guru saya, bukanlah suatu kebetulan dan tiba2 Dimulai saat ada acara dzikir di Masjid Kukusan Depok, saat itu saya sedang main ke rumah adik. terus saya melwati Masjid tersebut dan tiba2 saya ingin ikut acara tersebut. Ternyata yang ceramah saat itu adalah Habib. Kemudian saya tahu situs ini. Itupun saya sebelumnya tidak tahu. Ktika saya mengeklik kata Rasulullah di Google, salah satunya muncul Majelis Habib. Saya memang sedang rindu sama Rasulullah, jadi saya search di internet berbagai hal yang berhubungan dengan Beliau. termasuk makam, pedang, mihrab Beliau dsb. Saat ituluah saya kemudian melihat Habib yang kedua kalinya. Setelahnya, saya semakin sering melihat nama Habib di spanduk2 di jalan2 yang saya lewati. Saya berpikir, ini pasti bukan kebetulan, dan Allah pasti sedang merencanakan sesuatu. Kenapa dari sekian banyak Habib yang ada, nama Habib yang sering muncul di kehidupan saya? Saya semakin yakin, ketika sudah mendapat balasan email dari Habib. Ternyata Habib Insya Allah, guru yang bisa menjadi perantara saya untuk Taqarrub Ilallah. Saya berpegang pada hadis Nabi yang intinya perintah Rasul untuk mencintai Allah, untuk mencintai Rasul karena cinta kita kepada Allah dan untuk mencintai Ahli Baitnya karena cinta kepada Rasul. Mohon dikoreksi jika salah, Bib..Saya senantiasa mendoakan Habib dan para Ulama yang sedang berjuang di jalan Allah agar diberik kekuatan. Doakan saya Bib, agar memiliki jiwa yang tenang dan selalu menggantungkan hidup kepada Allah. Serta semoga saya diberi kemudahan dalam kuliah saya Bib serta mohon doa untuk orang tua saya ya, Bib. Mudah2an beliau senantiasa diberi kemudahan dalam hidup dan semoga khusnul khotimah kelak. Amin…

    Salah satu doa yang saya suka yaitu Hasbunallah wa ni\’mal wakil, ni\’mal maula, wa ni\’mannatsir. La khau la wa la quwwata illa billahil \’aliyyil \’adzim dan Innassholati wanusuki wamahyaya, wa mamati lillahi robbil \’alamin…….
    Maafkan kalau ada kata yang salah ya, Bib….

    Wss. Wr. Wb..

    Ozi

    #100254412
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Rahmat dan kelembutan Allah swt semoga selalu menerbitkan kebahagiaan pd hari hari anda,

    saudaraku yg kumuliakan,
    1.mengenai matu suri, yaitu dalam syariah adalah mati yg tidak sungguhan/belum mati, dapat dibaca di buku buku fiqih terjemahan, di Bab Jenazah.

    2. saudaraku, kita bersahabatlah, bahkan Rasul saw pun berkata pada muridnya sebagai sahabat,

    saya sarankan pada anda untuk membaca Subhanallahi wabihamdih 100X setiap paginya, sungguh dzikir yg sangat menyejukkan hati dan menghapus dosa dan memudahkan kesulitan.

    semoga Allah mengikat ruh kita dalam rantai yg tak terputus dengan Rasul saw dunia dan akhirat, amiin

    salam sejahtera untuk anda saudaraku, terimakasih doanya

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a\’lam

Viewing 6 posts - 1 through 6 (of 6 total)
  • The forum ‘Forum Masalah Umum’ is closed to new topics and replies.

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru