March 8, 2021

Tauhid Tertinggi

Home Forums Forum Masalah Tauhid Tauhid Tertinggi

Viewing 6 posts - 1 through 6 (of 6 total)
  • Author
    Posts
  • #172184973
    Abdul Fattah
    Member

    Assalamu \’alaikum wr. wb

    Al Habib yang saya muliakan,

    Sebagian ahli tasawuf ada yang menafsirkan kalimah tauhid dengan \" laa maujuuda illallah\"

    1. Apakah ini sama dengan konsep wihdatul wujud?
    2. Adakah hubungan antara Syeh Siti Jenar dengan Al Hallaj?

    Mohon penjelasan, jazakumullahu khoiro

    Wassalamu \’alaikum wr. wb

    #172184982
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Kemuliaan Ramadhan, Kesucian Nuzulul Qur\’an, Cahaya Keagungan Lailatul Qadr, dan Ijabah pada hari hari 10 malam terakhir semoga selalu menaungi hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    1. makna itu benar saudaraku, artinya tiada yg ada kecuali Allah swt, maksudnya semua berawal dari kefanaan dan akan fana dan sirna pula, beda dengan Allah swt, maka hakikat yg wujud hanya Allah swt, karena yg lain adalah makhluk yg diwujudkan oleh Allah swt.

    berbeda dg wihdatul wujud, yaitu yg menganggap ruh bisa berpadu dg Allah swt,
    faham wihdatul wujud adalah mereka yg menganggap bahwa makhluk bisa bersatu dg Allah swt.

    2. syeikh siti jenar tidak mengaku tuhan, ia adalah seorang shalih yg berbicara dg kebenaran, namun jiwanya sudah meluap dg cintanya pada Allah swt yg melewati batas kewajarannya, maksudn ucapannya : Ana Alhaqq, adalah bahwa seluruh alam semesta ini adalah lambang asma\’ullah swt.

    buktinya ia shalat, menjalankan zakat. puasa, dan seluruh syariah Rasul saw, beribadah sebagaimana biasa muslimin yg baik, namun ucapannya ini adalah pelampiasan cintanya pada Allah swt yg berlebihan dan tidak pada tempatnya, demikian kejadian yg sebenarnya,

    berbeda dengan fir\’aun yg berkata : ana rabbukumul a\’la, ia memang menentang Nabi Musa as dan ajaran Allah,

    berbeda pula dg ajaran sesat masa kini seperti mengaku nabi dlsb, mereka tak menjalankan syariah dg benar, mereka memisahkan diri dari syariah nabi saw, maka hal itu mungkar.

    namun karena syeikh siti jenar ini kelewat batas, maka para ulama dimasanya membunuhnya, karena takut menjadi fitnah, orang yg tak mengerti akan mengira ia mengaku tuhan dimasa itu,

    demikian pula Alhallaj.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

    Wallahu a\’lam

    #172185164
    Abdul Fattah
    Member

    Assalamu \’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

    Habibana yang saya muliakan dan saya rindukan,

    1. Jika seseorang dalam dzikirnya merasakan semua yang diam dan semua yang bergerak, semua sifat dhohir batin yang ada di alam ini, segala tinggkah laku makhluk yang baik dan yang buruk, semua itu tiada fail/ pelaku hakiki kecuali Allah, sehingga dia rasakan yang berdzikir bukanlah dirinya melainkan Allah sendiri pelakunya, dia berbuat baik ia rasakan Allah pelakunya, dia berbuat dosapun dia yakin Allah pelakunya,dst.

    – benarkah apa yang dia rasakan itu?
    – apakah itu merupakan sebagian dari ilmu haqiqat?

    Habibana,

    – benarkah ada hadis yang bermakna, \"Barang siapa berbuat dosa lalu menyadari bahwa apa yang ia lakukan adalah kehendak Allah, lalu ia beristigfar maka Allah akan mengampuni dosanya\"
    – Apakah demikian ini wujud perpaduan antara Haqiqat dan Syari\’at?

    Mohon Habibana jelaskan, saya takut apa yang saya faham selama ini ternyata salah,

    2. hamba pengen bisa melakukan sahar/tdk tidur malam, adakah trik-trik khusus agar ringan dalam melakukannnya, ataukah ada ijazah yang musalsal dalam hal ini?

    mohon maaf bila ada yang kurang berkenan, jazakumullahu khoiro

    wassalamu \’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

    #172185169
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    1. tidak demikian, dosa dan pahala adalah perbuatan makhluk, Allah swt yg menciptakannya, Allah swt memberikan manusia kemampuan berbuat dosa, dan pahala, Allah swt siapkan perantara dosa, dan perantara pahala, semua Allah swt yg cipta, tinggal manusia yg memilihnya.

    jika kita berbuat dosa maka itu pilihan kita, sebagaimana seorang tuan rumah menghidangkan dua nampan, berisi racun dan berisi madu, lalu tuan rumah menjelaskan : ini racun, ini madu, maka jangan pilih racun, tapi pilihlah madu.

    jika tamu memilih racun maka itu salahnya, tidak bisa tuan rumah dianggap meracuninya, walau tuan rumah yg hidangkan racun itu, tapi tuan rumah hidangkan madu, dan sudah beritahu keduanya.

    namun Allah swt Maha Lembut dan berkasih sayang, walau hamba Nya masih ada yg memilih racun dosa, Allah swt masih menyiapkan penawarnya berupa pengampunan.

    2. sahar adalah dg kebiasaan sdrku, saya melakukan sahar, mungkin dalam sebulan saya hanya semalam saja tidur malam, sisanya tidak tidur, itu karena kebiasaan sdrku.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

    Wallahu a\’lam

    #172185227
    Abdul Fattah
    Member

    Assalamu alaikum wr. Wb

    Habibana,

    Apakah sebenarnya yg dinamakan haqiqat, dan bgmn wujud perpaduannya dg syariat dan thoriqah?

    Hamba baca beberapa kitab tasawuf tentang hal ini, tp sepertinya tidak mudah untuk memahami istilah2 mereka, mohon Habibana jelaskan kpd hamba, jika sdh ada jawaban serupa cukuplah disebutkan link nya saja,

    Habibana,

    Masalah pembebasan tanah MR, hamba usul agar dibuka polling khusus secara terbuka di halaman awal web ini, bukan jadi satu dg quota pertanyaan yg selalu kami perebutkan, hamba yg di Salatiga insyaallah mendukung upaya yg mulia ini, maaf bila kurang berkenan.

    Semoga Habibana diangkat oleh Allah Azza wa Jalla ke maqam yg setinggi tingginya fil akhirati wal ula, amiin amiin amiin, bijahi Khoiril Mursaliin, shallallahu alaihi wa aalihi wabaaroka wasallam.

    Wassalamu alaikum wr. wb.

    #172185238
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    haqiqah adalah ilmu keyakinan yg mendalami Allah swt, ia adalah derajat Al Ihsan, sebagaimana sabda nabi saw : Al ihsan adalah kau beribadah ada Allah seakan kau melihat Nya, jika kau tak bisa melihat Nya maka sungguh Dia melihatmu.

    itulah ringkasan ilmu haqiqah, bagi mereka Allah swt Maha Terlihat dan Terasa, lebih dari semua makhluk…

    bagi mereka semua yg mereka lihat, dengar, dan rasakan, tak sekuat keberadaan Allah swt, seakan semua yg ada ini adalah tiada dan fana, Justru yg ada hanya Allah swt, mereka melihat keluhuran Allah swt dimanapun dan kapanpun, mereka didholimi mereka ingat Allah, mereka melihat sesuatu langsung lintasan pemikirannya pada Allah, mereka sudah tidak perduli pada makhluk, mereka hanya perduli pada Allah swt, mereka tidak perduli perasaan makhluk, mereka tidak perduli cinta dan benci makhluk, hanya Allah.. hanya Allah..

    lalu mereka perduli pada makhluk karena Allah swt, bukan karena makhluk, mereka takut mengecewakan perasaan makhluk karena mereka takut dg itu bisa mengecewakan perasaan Allah swt,

    maka cinta mereka suci, kelembutan mereka hakikiy, kasih sayang mereka teruji, mereka tidak terpengaruh dg pujian dan cacian,

    itulah haqiqah.

    syariah adalah aturan ibadah, cara shalat, cara puasa, cara wudhu, dlsb dari hukum hukum ibadah antara hamba dengan pencipta, dan antara hamba dg hamba lainnya.

    tarekat / Thariqah, adalah metode mencapai haqiqah.

    umumnya tarekat hanya mengajarkan bimbingan menuju haqiqah saja, namun Thariqah alawiyyah ia memadukan syariah dan haqiqah, mereka memperdalam kedekatan pada Allah swt dg jiwa dan raga, dg hukum ibadah yg benar secara fardhu dan sunnah, dan dengan jiwa yg suci luhur, tanpa merendahkan orang jahil.

    mereka memperdalam fiqih, hadits, tafsir, dll dan memperdalam bimbingan ruhani pula, demikianlah thariqah alawiyah, dan demikianlah bimbingan Rasul saw.

    masalah pembebasan tanah MR itu masih rencana sdrku, sebab saya mendengar kabar dari pengurus masjid almunawar tempat majelis mingguan kita setiap malam selasa, bahwa tanah sebelah itu sekitar 6.000 meter akan dipakai PT Petronas untuk pom bensin, namun izinnya tidak keluar, maka besar kemungkinan ia akan menjualnya,

    namun setelah diselidiki ternyata ia bukan pemilik tanah itu, tapi hanya mengontrak saja, pemiliknya adalah warga australia, dan kita masih berusaha menghubunginya.

    harga tanah itu sekitar 30 s/d 40 milyar, hanya tanah saja. karena harga tanah di wilayah tsb antara 6 s/d 12 jt permeter persegi.

    saya sedang berusaha untuk meminjam dana dari Pemda DKI, atau mengajukan pada Pemda untuk pembebasan tanah itu agar menjadi milik pemda, lalu kita akan mengontraknya lalu mengangsurnya.

    rencananya adalah kemudian membangun stasion radio, karena berdasarkan pengalaman beberapa bulan yg lalu, kita baru saja mengisi sebuah stasion radio dg jam tayang kurang dari 5 jam setiap bulannya, maka axis salam sudah kontrak iklan 200 jt per 3 bulan, karena MR masuk di radio tsb.

    kemudian kita berselisih pendapat dg radio tsb, maka kita memutuskan hubungan siaran, maka fihak axis protes pd kita, mereka megatakan kami mau kontrak dg radio tsb karena kami tahu MR massa nya banyak, dan kami mengira radio itu sudah mitra MR, padahal cuma hubungan yg non resmi saja.

    bisa dibayangkan kalau kita punya stasion radio sendiri, kebutuhan dana sekitar 5 milyar saja untuk perijinan dan peralatan, namun kita bisa bayangkan puluhan kontrak iklan yg berdesakan menyodorkan permohonan kontrak iklan, bisa 10 milyar lebih dalam setahunnya income kita dari radio tsb.

    yg dengan ini kita berharap kurang dari 5 tahun kita sudah bisa melunasi tanah tsb ke pemda DKI.

    partisipasi jamaah akan kita buka setelah jelas permasalahannya, sebab jika saya buka sekarang dan mereka sudah sumbangkan uang, lalu bagaimana jika tanah itu batal dijual?, akan saya kemanakan uang jamaah itu?, maka saya pending dulu.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

    Wallahu a\’lam

Viewing 6 posts - 1 through 6 (of 6 total)
  • The forum ‘Forum Masalah Tauhid’ is closed to new topics and replies.

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru