November 24, 2020

Ummiyy dan Fathonah

Home Forums Forum Masalah Tauhid Ummiyy dan Fathonah

Viewing 4 posts - 1 through 4 (of 4 total)
  • Author
    Posts
  • #93861674
    ucha
    Participant

    [b]Assalammualaiku WR WB[/b]

    Semoga keberkahan dan rahmat Allah selalu tercurah kepada Habibana dan Keluarga Habibana serta Jama\’ah Majelis Rasulullah yang senantiasa menegakan dan membela Sunnah Baginda Nabi Besar Muhammad S.A.W

    Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas jawaban doa dan ijazah habib tentang 7 himbauan rasuluullah dan azimat dari rosulullah. mudah – mudahan saya dapat mengamalkannya dengan baik.

    namun perkenankan saya untuk bertanya kembali kepada habib :

    1. Saya pernah mendengar satu statement yang isinya tentang dua julukan yang diberikan untuk baginda Nabi besar Muhammad SAW , yakni Ummiyy dan Fathonah menurut statement ini 2 julukan tersebut sangatlah bertentangan karrena nabi tidak mungkin buta huruf ( Ummiyy ) karena nabi cerdas / pandai ( Fathonah ) . akan tetapi saya masih belum faham tentang ini apakah statement tersebut yang salah atau mungkin kekhilafan saya di dalam mentafsirkan statement ini, mohon habib menjelaskan tentang dua sifat ini.

    2. Ditanggal dan di tempat yang sama tatkala Habib menjelaskan tentang 7 Himbauan Nabi SAW kepada sahabat Rodliallahu Anhum , ketika kita sedang bermunajat memohon kepada Allah SWT disalah satu munajat atau doa yang di ucapkan Habib saat itu ialah :

    [b]\"ALLAHUMMA NADZOR ILAA WAJHIKAL KARIIM\"[/b]

    atas dasar doa diatas mohon agar kiranya habib menjelaskan sedikit tentang doa tersebut , asal – usul atau siapakah yang pertama kali bermunajat dengan doa tersebut , jikalau itu termasuk doa yang tersambung sanadnya sebagaimana yang doa – doa yang habib maksud dalam ijazah yang habib berikan kepada saya? dengan kata lain saya sudah mendapatkan ijazah untuk doa tersebut akan tetapi jika tidak, mohon habib berkenan untuk mengijazahkan kembali kepada saya .

    Jazakumullah Khoiru Jaza atas ilmu – ilmu yang diberikan Habib kepada saya , dan saya mohon maaf atas segala kesalahan didalam penyampaian pada pertanyaan saya , mudah – mudahan habib selalu mendapatkan curahan rahmat dan kasih sayang dari Allah SWT.

    [b]Subhanallahu Wabuhamdih …. [/b]

    [b]Wassalammualaikum WR WB[/b]

    #93861689
    Munzir Almusawa
    Participant

    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Kebahagiaan dan Cahaya Kelembutan Nya swt semoga selalu menaungi hari hari anda dan keluarga,

    Saudaraku yg kumuliakan,
    1. doa tersebut adalah dari hadits Rasul saw, yaitu doa beliau : \"waladdzatunnadhar ila wajhikalkariim\", demikian diriwayatkan oleh Imam Attabrani, dan doa tsb yaitu \"Allahummarzuqnannadhar ila wajhikal kariim\" adalah doa yg dibaca oleh para salaf kita, sebagaimana firman Allah swt : Wujuuhuyyaumaidzin Naadhirah, ilaa rabbihaa naadhirah\" (QS ALqiyamah), : \"disaat itu ada wajah wajah bercahaya, memandang kepada tuhannya\".

    2. mengenai Fathonah yg berarti cerdas, dan Ummiy, yg berarti buta huruf, ini tak bertentangan saudaraku, karena buta huruf bagi semua orang adalah kebodohan, namun bagi Nabi saw bukan kebodohan, karena beliau tak butuh belajar pada manusia, tak perlu belajar membaca untuk mempelajari ilmu, karena beliau telah dibuat cerdas oleh Allah, dan (maaf) memori akal beliau telah dipenuhi Allah swt dengan segala macam ilmu pengetahuan tanpa beliau saw harus belajar pada makhluk Nya swt.

    berbeda dengan kita, jika tak bisa membaca maka kita tidak tahu, namun Rasul saw lebih tahu daripada huruf, beliau diberitahu maksud seseorang menulis sesuatu sebelum orang itu menulisnya.

    beliau saw melihat orang dari belakang tubuhnya, sebagaimana ketika beliau saw akan mengimami shalat : \"sempurnakan rukuk kalian dan khusyu kalian, sungguh aku melihat kalian dari belakang tubuhku\" (shahih Bukhari), beliau melihat tanpa terikat pada mata, beliau mendengar suara alam, tanpa perlu terikat dg telinga, beliau saw tidur namun hatinya tidak tertidur, sebagaimana sabda beliau saw : \"kedua mataku tertidur tapi hatiku tak tertidur\" (Shahih Bukhari).

    disini merupakan keistimewaan Rasul saw, beliau mengetahui bahkan apa yg ada dari bakteri dimanapun berada, sebagaimana sabda beliau saw : \"jika lalat masuk ke gelas minuman kalian, maka celupkanlah lalu buanglah, sungguh pada sebelah sayapnya penyakit dan sebelah nya lagi adalah obat\" (Shahih Bukhari).

    kini dibuktikan oleh para ilmuwan bahwa memang betul pada sebelah sayap lalat ituterdapat bakteri penyakit, dan pada sebelah sayapnya lagi adalah serum bakteri penyembuh,
    alangkan hebatnya Nabi saw sampai mengenal bakteri bakteri yg ada pada sayap lalat dan mengetahui pasti akan bakteri dan serum penyembuhnya.

    Rasul saw bersabda : bahwa penciptaan kalian adalah 40 hari sebagai air mani, lalu 40 hari kedua sebagai gumpalan darah, lalu 40 hari selanjutnya adalah gumpalan dagimng, lalu 40 hari selanjutnya adalah penciptaan tubuhnya, dan ditiupkan padanya ruh (shahih Bukhari) hal ini dibuktikan secara kedokteran bahwa itu benar,

    siapa yg mengajari ilmu biologi dan anatomi kepada sang Nabi saw?, nah.. inilah bukti bahwa beliau saw adalah Nabi Allah, karena mustahil beliau mempelajarinya dari orang lain, karena beliau tak bisa membaca.

    sengaja dibuat demikian oleh Allah swt sebagai penjelasan pada manusia bahwa ilmu sang nabi bukan dari belajar pada makhluk, tapi dari Allah swt.

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a\’lam

    #93861766
    ucha
    Participant

    Subhanallah Walamdulillah Walaa Ilaa Ha Illallah Allahu Akbar

    Maha Suci Allah yang telah mencerdaskan Rasulullah SAW .
    Maha Suci Allah yang telah yang telah memberi penglihatan kepada Rasulullah SAW tanpa terikat pada mata,
    Maha Suci Allah yang telah yang telah memberikan pendengaran tanpa perlu terikat dg telinga,
    Maha Suci Allah yang telah menjadikan hati yang tidak pernah tidur kepada Rasulullah SAW
    Maha Suci Allah yang telah mengutus seorang manusia sempurna untuk mengajak dan mengajarkan manusia kepada kesempurnaan
    Maha Suci Allah yang telah mengutus seorang manusia berakhlaq untuk mengajak dan mengajarkan manusia kepada kehidupan yang berakhlaq
    Maha Suci Allah yang telah mengutus seorang manusia yang luhur untuk mengajak manusia menuju keluhuran
    Maha Suci Allah yang telah mengutus seorang manusia yang diberikan secercas cahaya untuk mengajak manusia menuju cahaya Terang nan Abadi
    Maha Suci Allah yang telah mengutus seoarang manusia yang wajahnya diberikan kemuliaan untuk senantiasa memohon dan bermunajat agar dapat melihat wajah yang paling mulia ( wajah Allah SWT ) yang tak ada satupun wajah yang lebih mulia daripadanya.

    Dan tidak ada kenikmatan yang lebih nikmat daripada kenikmatan memandang wajahnya.

    \"ALLAHUMMARZUKNA NADZOR ILAA WAJHIKAL KARIIM \"

    Maha Suci Allah yang telah memberikan kemahiran kepada Rasulullah SAW dan orang – orang yang dikehendakinya untuk berkata – kata ( bersastra) atau mengucapkan sesuatu yang penuh dengan makna , sehingga orang – orang yang mendengarkannya terpanggil sanubarinya untuk segera mengingat kepada penciptanya.

    Begitupun dengan Guru mulia Al-Habib Almusnid Al-hafidz Umar Bin Hafidz Bin Abu Bakar Bin Salim dan antum Ya Habibana !!!

    tidak terasa air mata ini menetes dan hati ini bergetar ketika guru mulia dan antum Ya Habibana menyampaikan Risalah mulia dari Baginda Rasululah SAW ,baik ucapan , tulisan maupun perbuatan.

    Tak heran ketika saya mencoba untuk mencium tangan Habibana (Bertabaruk) di tengah jama\’ah Majelis Rasulullah SAW yang juga ingin mencium tangan Habibana, saya melihat ada diantara jama\’ah yang menangis begitu haru , hati ini bertanya \" Apa yang dilakukan Habibana kepada orang tersebut sehingga dia menangis dan terharu ? sampai – sampai hati ini ikut terharu\" .

    [b]Saya berfikir dan bertanya didalam diri saya :
    – Apakah ini Karomah yang diberikan Allah SWT kepada hamba – hamba pilihannya
    ( Ulama) ?

    – Apakah orang – orang yang terpanggil jiwanya , tergetar hatinya dan sampai menetes
    kan air mata ketika mendengarkan ucapan ucapan indah dan penuh makna yang
    berasal dari Allah dan rasulullah SAW yang keluar dari bibir seorang ulama adalah
    orang – orang yang sedang merasakan Lezatnya Iman ?

    – Apakah orang – orang yang tergetar hatinya dan sampai meneteskan air mata ketika
    menyebut Nama yang paling indah dibelahan bumi manapun dan ketka bermunajat
    kepada pemilik nama tersebut merupakan orang – orang yang sedang merasakan
    lezatnya iman ?

    saya mohon maaf jika terlalu banyak dan bertele – telenya tulisan dan pertanyaan saya ini, karena saya merasakan pula hati saya bergetar ketika menulis tulisan ini , lalu apakah perasaan ini juga yang merupakan perasaan yang sedang merasakan kelezatan iman ?[/b]

    [b]Jikalau memang betul itu semua merupakan Kelezatan iman :
    – Doakan saya Ya Habibana agar senantiasa merasakan lezatnya iman ?
    – Doakan saya Ya Habibana agar selalu dekat dengan majelis – majelis Rasulullah SAW
    – Doakan saya Ya Habibana agar diri ini tidak kembali terjerumus didalam lembah –
    lembah kemaksiatan
    – Doakan saya Ya Habibana agar saya bisa kembali berkumpul dengan Habibana dan
    Jama\’ah Majelis Rasulullah SAW di surganya Allah nanti sebagaiman berkumpulnya
    kita dimajelis yang kita cintai.[/b]

    Mohon Habibana berkenan menjawab pertanyaan – pertanyaan saya

    SYUKRON KATSIR

    Wassalammualaikum WR WB

    Hamba yang dhoif yang penuh dosa dan kesalahan .

    #93861802
    Munzir Almusawa
    Participant

    Hayyakumullah.. semoga Allah menyambut anda dengan segala anugerah Nya swt..

    demikianlah indahnya iman, demikian dahsyatnya iman,

    semoga Allah menyatukan kita pada golongan orang yg merasakan ledzatnya iman.. amiin..

    dahsyat sekali sanubari itu yg sangat bersangka baik pada karung dosa ini..

    wallahu a\’lam

Viewing 4 posts - 1 through 4 (of 4 total)
  • The forum ‘Forum Masalah Tauhid’ is closed to new topics and replies.

Artikel Terpopuler

Artikel Terbaru