Jalsatul itsnain Majelis Rasulullah Saw

Senin, 19 oktober 2020

Al-Habib Abdurrahman bin Hasan Al-Habsyi

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّهِ ۚ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
نعم المولى ونعم النصير

Segala puja dan puji syukur kita haturkan ke hadirat Allah Swt yang senantiasa memberikan kita berbagai macam nikmat dan dari nikmat Allah Swt ini ada yang besar da nada yang kecil. Nikmat yang besar adalah nikmat yang kita tidak pernah meminta nya kepada Allah Swt. Seperti hal nya Allah Swt menjadikan kita sebagai ummat Nabi Muhammad Saw. Allah Swt menjadikan kita seorang muslim ini adalah nikmat yang besar karena tidak ada seorang pun yang pernah meminta itu tapi ini anugrah murni dari Allah Swt dan apabila kita menyadari akan besar nya anugrah yang Allah Swt berikan kepada kita sehingga kita di jadikan ummatnya Nabi Muhammad Saw, di jadikan sebagai seorang muslim maka kita tidak akan terpengaruh dengan kehidupan sesulit apapun karena seseorang yang sadar akan pemberian Allah Swt tanpa di awali dengan harapan dari nya maka dia akan bersyukur kepada Allah Swt dan akan menjaga nikmat yang besar itu dan tidak akan ingin menukar nya dengan nikmat-nikmat yang remeh. Apa nikmat yang remeh itu? Nikmat yang remeh adalah nikmat yang kita pernah memintanya dari Allah Swt. Seperti kita meminta harta, meminta kerjaan, meminta ini dan itu dan ketahuilah bahwa itu adalah nikmat-nikmat yang kecil karena bersumber dari diri kita yang kecil. Sedangkan nikmat Islam dan nikmat menjadi ummat Nabi Muhammad Saw adalah pemberian zat yang maha besar. Oleh karena nya pantaslah bagi kita dalam bentuk syukur kita kepada Allah Swt untuk menjunjung tinggi kekasih Allah Swt. Pantas  bagi kita untuk mengagungkan kelahiran Baginda Nabi Muhammad Saw karena dengan kelahiran tersebut terlahirlah Annubuwah, terlahirlah Arrisalah, terlahirlah hukum Islam dan seterusnya. Namun apa sih hukum memperingati maulid Nabi Saw? Apakah itu keharusan? Apakah itu sunnah? Apakah itu haram? Apakah itu makruh? Banyak di antara kita yang mengatakan bahwa maulid itu wajib.

Dengan dalil ucapan Assyekh Abdurrahman Addibai. Yang pertama Assyekh Abdurrahman Addibai bukan seorang Nabi dan ucapannya tidak boleh di jadikan Hujjaj. Apa ucapan beliau? Andai kata setiap saat kita mengadakan, memperingati maulid Nabi maka itu hukum nya wajib tapi kita harus mengerti apa yang di maksud kewajiban oleh Assyekh Abdurrahman Addibai. Kewajiban bagi para pecinta Nabi Saw yaitu ingin mendingar kabar, ingin mendengar cerita, ingin mendengar ucapan baginda Nabi Muhammad Saw. Sebagaimana hal nya orang politik pasti setiap hari pengen denger berita, pengen tau keadaan, wajib bagi mereka mengenal itu. Jadi kewajiban di sini bukan kewajban sebagai hukum tapi untuk pribadi para pecinta.

Ada orang sakit di kasih obat sama dokter di minum 3 kali sehari. Wajib atau tidak dia minum? Apa hukum nya wajib kalau di tinggalkan haram? Tidak, kalau di tinggalkan tidak haram. Ini lah yang di maksud kalimat wajib.

Ada juga di antara kita yang mengatakan memperingati maulid Nabi itu hukumnya sunnah tapi ini juga kurang tepat. Tidak ada sunnah memperingati maulid Nabi Muhammad Saw dengan acara yang seperti hal nya kita lakukan.

Para Muslimin yang di muliakan oleh Allah Swt ada juga tetangga bilang maulid itu haram, bid’ah karena tidak pernah di lakukan oleh Rasulullah Saw. Andai kata memperingati maulid Nabi Muhammad Saw itu bagus pasti yang pertama kali melakukannya adalah para sahabat Nabi. Pertama kita katakan kepada mereka janganlah pernah mengambil hukum dari sejarah. Andai kata hukum itu dari sejarah maka kira-kira yang umur 25 tahun di sini mau atau tidak kawin dengan janda yang umurnya 40 tahun. Itu kalau hukum di ambil dari sejarah. Namun hukum bukan di ambil dari sejarah.

Hukum itu dari hujjah, dalil dan dalil itu ada yang pasti da nada yang mungkin. Adapun mereka membawa kan hadist Nabi Muhammad Saw (janganlah kalian memuliakan aku seperti halnya kaum nasoro memuliakan Isa Ibnu Maryam) ini dalam hadist Nabi Muhammad Saw. Maka kita katakan Nabi mengatakan jangan muliakan aku dan Nabi tidak berhenti di sana tapi Nabi memberikan perbandingan sebagaimana orang-orang nasoro memuliakan Isa Ibnu Maryam. Kira-kira orang Nasoro memuliakan Nabi Isa sebagai apa? Bukan sebagai Nabi tp sebagai Tuhan. Itu yang di larang oleh Nabi Muhammad Saw. Jangan kalian menuhankan aku sebagaimana Nasoro menuhankan Isa Ibnu Maryam.

Ada juga yang mengatakan hukum maulid makruh. Maka dari itu cara kita, kita kan bukan orang yang terpelajar yang pengen tau secara detail maka segala sesuatu itu letakan pada hukum mubah. Kita Tanya sekarang contoh hukum minum the, minum kopi, apa hukum nya? Wajib ,sunnah atau makruh? Maka kita letakan hukum nya mubah. Tidak boleh berubah menjadi wajib kecuali dengan dalil yang Qoth’I. Maulid Nabi Saw hukum nya mubah. Tidak boleh ada yang mengatakan hukum nya wajib kecuali dengan dalil Qoth’i. tidak boleh ada yang mengatakan sunnah kecuali dengan dalil Qoth’i. tidak boleh ada yang mengatakan haram kecuali dengan dalil Qoth’i. maka hukum nya mubah. Jika hukum nya mubah maka boleh. Siapa yang ingin melaksanakan maulid Nabi Muhammad Saw hukum nya boleh. Yang tidak mau melaksanakan maulid Nabi Muhammad Saw hukum nya boleh. Yang salah adalah yang saling menyalahkan. Orang tidak hadir maulid di maki-maki, tidak cinta tuh sama Nabi. Yang tidak demen maulid mencaci maki orang yang maulid, wah itu makanan nya lebih haram dari pada ini dan itu dan itu perbuatan Bid’ah orang syirik. Makanya Allah Swt mengatakan kepada kita

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا اجۡتَنِبُوۡا كَثِيۡرًا مِّنَ الظَّنِّ

Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka

Ini kita berprasangka buruk kepada orang yang tidak maulid. Yang bicara seperti itu dia atau prasangka kita? Allah Swt menyuruh kita untuk menjauhkan itu semua. Oh itu hadir maulid mengkultuskan Nabi tuh, siapa yang bicara? Kita yang bicara atau prasangka anda? Prasangka anda, tinggalkan. Kalau anda betul mengikuti Al-Qur’an dan Nabi Saw mengatakan: hati-hatilah kalian dengan prasangka, sesungguh nya prasangka itu adalah ucapan terdusta. Maka jalanilah sesuatu itu dengan anjuran dari para ulama kita. Terus kenapa kok para Habaib nganjurin maulid? Karena beliau-beliau melihat isi dari maulid itu adalah perkara yang baik. Isi nya apa maulid Nabi Muhammad Saw? Sholawat kepada Rasulullah Saw. Sholawat kepada Nabi Muhammad di suruh sama Allah Swt bahkan Allah Swt memulai dengan zat nya yang maha suci kemudian di ikuti oleh para Malaikat kemudian perintah itu di turunkan hanya khusus bagi mereka yang beriman bahkan sebagian ulama mengatakan: orang yang tidak mau sholawat kepada Nabi Muhammad Saw pastikan mereka tidak beriman kepada Allah Swt, kenapa? Karena panggilan Allah Swt selalu berkaitan dengan kehendaknya dan siapa yang menjawab panggilan Allah Swt berarti Allah menghendakinya sebagai mukmin sebagaimana Allah Swt firmankan:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا صَلُّوۡا عَلَيۡهِ وَسَلِّمُوۡا تَسۡلِيۡمًا‏

 Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.

Dalam membaca maulid Nabi Muhammad Saw di dalam nya ada apa lagi? Ada Al-Qur’an nul karim

  إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُّبِينًا

Al-qur’an setiap huruf nya di berikan 10 pahala oleh Allah Swt. Nabi mengatakan: aku tidak katakan alif lamim itu satu huruf. Tapi alif itu huruf, lam satu huruf , mim satu huruf. Dalam maulid Nabi Muhammad Saw apa yang kita dapati? Semua nya memuji Allah Swt dan kita di anjurkan untuk memuji Allah Swt bahkan di awal surat Fatihah Allah Swt mengatakan Alhamdulillah. Dan dalam maulid Nabi Muhammad Saw kita bermunajat kepada Allah Swt. Membaca sejarah Nabi Muhammad Saw .

Hei kalian, kenapa orang yang suka membaca sejarah fulan, anda sendiri membaca sejarah idola anda , anda haramkan dan anda tidak Bid’ahkan tapi kenapa kami membaca sejarah Rasulullah Saw di haramkan dan di Bid’ahkan? Apakah idola anda lebih hebat dari Nabi Muhammad Saw? Apakah mereka-mereka seluruhnya di kumpulkan kehebatannya lebih hebat dari pada Nabi Muhammad Saw?

Maka dari itu para Muslimin tatkala isi maulid itu baik maka itu hukum nya baik. Sesuatu yang mubah namun baik karena isinya penuh dengan pahala dari Allah Swt. Asal pas ceramah jangan ngomongin orang, asal pas ceramah jangan ngomong kotor, asal pas duduk antar jamaah jangan campur aduk antara laki dan perempuan. Ini yang menyebabkan perkumpulan itu menjadi buruk bahkan bisa haram. Maka dari itu murnikan maulid Nabi Saw seperti apa yang telah di susun oleh Al-Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi kwitang di Jakarta ini,ikuti. Bagaimana maulid di tempat Al-Habib Hud,lihat bagaimana maulid di alhawi? Itu kita contoh. Bukan mencontoh Tv.

Alfaqir pernah di undang maulid ternyata Mc nya laki dan perempuan, emang ini lagi acara dangdutan? Ini acara maulid Nabi Saw.

Para muslimin, banyak yang mengingkari di antara orang itu kenapa harus berdiri waktu maulid Nabi? Ada yang menjawab nya asal, dia bilang karena saat mahlul qiyam Nabi hadir. Ini jawab asal-asalan namanya. Ketahuilah Nabi hadir dari sejak kita mengucap Ya Rabbi Sholli ‘ala Muhammad, apa dalilnya? (tidak ada orang yang mengucapkan salam kepadaku kecuali Allah Swt mengembalikan ruhku kepadaku sehingga aku menjawab salam orang tersebut) jadi Nabi hadir bersama kita

 وَ اعۡلَمُوۡۤا اَنَّ فِیۡکُمۡ رَسُوۡلَ اللّٰہِ

   Dan ketahuilah olehmu bahwa di tengah-tengah kamu ada Rasulullah.

Bahkan Assayid Abuya Muhammad bin Alwi Almaliki mengatakan adapun ruh nya Nabi berkeliaran di muka bumi ini. Setiap orang sholat mengajak bicara Nabi Muhammad Saw dengan kata-kata Assalamu’alaika Ayyuhannabiyyu atau salam untuk mu Ya Rasulullah Saw. Namun kenapa kita berdiri saat maulid Nabi Muhammad Saw karena meniru gerakan para hamba Allah Swt yang di hadirkan saat kelahiran Nabi. Di sana ada malaikat jibril, ada malaikat Mikail ada Sayyidatuna Maryam binti Imron ibu nya Nabi Isa, ada Sayyidatuna Asiah istrinya Fir’aun dan juga para bidadari begitu Nabi Muhammad di lahirkan mereka berdiri menyambut kelahiran Nabi Saw dan kita meniru mereka agar kita masuk dalam hadist ( siapa yang mengikuti sebuah kelompok maka orang itu tergolong dengan kelompok tersebut)

Maulid Nabi Muhammad Saw adalah perkara yang sangat kuat untuk mengajak ummat ini ke jalan yang baik. Tidak ada masa, tidak ada bulan, tidak ada acara yang lebih meriah yang lebih hebat untuk di jadikan ladang berdakwah dari pada bulan maulid Nabi Muhammad Saw. Yang penting kita ikhlas.

Saat menyampaikan sesuatu nasehat hendaknya kita ikhlas karena Allah Swt bukan mencari rupiah, bukan mencari tempat, bukan mencari ketenaran, semua itu akan sirna di mata Allah Swt. Maka dari itu kami sangat terpukul saat Sayyidil Walid Al-Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz mengatakan dulu ada Sembilan orang yang di kenal dengan wali songo dapat mengislamkan 90 persen dari ummat Indonesia ini. Tapi kenapa yang 90 persen tidak bisa mengislamkan yang 10 persen? Ini pertanyaan yang berat. Kenapa kita yang 90 persen tidak bisa mengislamkan yang 10 persen bahkan angka 90 persen merosot. Karena kita menganggap bahwa segala sesuatu butuh ekonomi. Kita menganggap bahwa dakwah itu butuh ekonomi. Tanyakan kepada kita apakah Nabi Saw itu orang kaya? Apakah Nabi menganjurkan agar sahabatnya mengejar ekonomi agar menjadi kaya raya sehingga dakwahnya menjadi mudah? Sebutkan berapa sahabat Nabi Saw yang kaya? Hanya satu 2 orang

Sayyidina Usman Bin Affan dan Sayyidina Abdurrahman bin Auf yang selebih nya bagaimana keadaan nya mereka? Ketahuilah dakwah di jalan Allah Swt membutuhkan ikhlas bukan membutuhkan ekonomi. Itu seruan dari setan, seruan dari nafsu manusia agar bisa mengumpulkan kekayaan. Bahkan Nabi kita Muhammad Saw selama 2 bulan dapurnya tidak ngebul asep.

Di tawarkan gunung-gunung menjadi emas untuk Nabi Muhammad Saw dan di tolak oleh Rasulullah Saw. Andai kata dakwah itu berhasil dengan ekonomi berapa banyak ummat islam yang kaya pada saat ini? Mana keberhasilan dakwah islam?

Para muslimin wali songo datang ke sini tidak membawa harta. Mereka berdagang mencari nafkah untuk keluarganya di hadromaut tapi mereka ikhlas mengajarkan setiap orang yang ia jumpai sehingga agama ini bisa kita rasakan sampai saat ini .

Para muslimin yang di muliakan oleh Allah Swt sampaikanlah apa yang kita dapat dari baginda besar Nabi Muhammad Saw dengan niat menyambung lidah nya Rasulullah Saw dan bukan dari diri kita. Karena diri kita hanya menyampaikan apa yang di sampaikan oleh para ulama sebelum kita dan kita bukanlah apa-apa kalau bukan mereka. Kalau bukan karena mereka kita tidak akan mengerti apa-apa. Maka dari itu semangatlah kita dalam membantu dakwah Allah Swt. Yang memiliki kekuatan dengan kekuatannya, yang memiliki jabatan dengan jabatannya, yang memiliki kekayaan dengan kekayaan nya, yang memiliki ilmu dengan ilmunya. Yang dengan kata-kata dengan kata-katanya. Gunakan segala anugrah yang Allah Swt berikan kepada kita untuk kita jadikan di jalan Allah Swt. Andai kata tidak bisa setiap hari seminggu sekali. Tidak bisa seminggu sekali sebulan sekali. Tidak bisa sebulan sekali setahun sekali ikhlas karena Allah Swt.

Sebagaimana Sayyidina Ali bin Abi Tholib yang sampai kisah beliau itu di tetapkan dalam Al-Qur’an karena ucapan beliau ( kami tidak mengharap dari kalian balas budi ataupuun kata terima kasih) bahkan kata terima kasih mereka menolaknya. Maka nya jangan heran kenapa kok orang Arab kalau kita bilang sukron di bilang nya afwan atau maaf. Apa artinya? Maaf saya tidak menerima terima kasih dari kalian. Itulah ajaran salafunas sholeh. Maka dari itu belajarlah untuk mengenal syariat Nabi Saw dan jangan membela paham kita dengan nafsu kita. Jangan membela paham kita dengan keinginan kita dengan teka nya kita dengan egonya kita tapi pelajari lah syariat Nabi Muhammad Saw maka kita akan di berikan petunjuk oleh Allah Swt mana yang haq mana yang bathil.

Para muslimin kita temukan di dalam kitab Syekh Abu Bakar Saqo di dalam kita Ianatut tholibin beliau mengatakan bahwa itu ucapan Sayyidina Umar bin Khottob tapi tidak ada yang mengatakan itu kecuali beliau. Maka hal-hal seperti ini jangan kita jadikan hujjah sama sekali karena ini akan menjadi boomerang bagi ummat yang beraqidah Ahlussunnah wal Jamaah sehingga mereka-mereka orang yang anti maulid akan mengatakan itu orang yang maulid suka pake hadist palsu. Akhirnya yang pegel yang susah kita sendiri. Maka perhatikanlah ilmu baginda besar Nabi Muhammad Saw itu luas dan banyak dan ulama kita Alhamdulillah mereka itu peduli dengan kita

Kenapa para sahabat tidak merayakan maulid Nabi Muhammad Saw? Andai kata betul maulid itu bagus pasti para sahabat lah yang pertama kali memulainya. Maka kita katakan kepada mereka sahabat tidak membutuhkan maulid. Karena sahabat setiap saat mengenang Rasulullah Saw. Kalau tidak percaya lihat di shohih Bukhori lihat di Shohih Muslim lihat di Shohih Hadist Turmudzi semua meriwayatkan hadist dari sahabat dan semua sahabat mengatakan berkata Rasulullah Saw. Berarti mereka ingat atau tidak dengan Nabi Muhammad Saw? Mereka mengatakan aku mendengar Rasulullah Saw dan aku melihat Nabi. Berarti mereka kesehariannya selalu mengingat Nabi Saw. Maka tidak perlu lagi maulid karena mereka sudah bersama Nabi kapanpun di manapun. Kemudian generasi ke generasi mulai lalai dengan sejarah baginda Nabi Muhammad Saw. Maka para ulama membuat maulid Nabi Saw dengan seringkas mungkin agar banyak yang membacanya. Ringkas nya zaman dahulu Syaroful Anam kalau zaman kita panjang bangat. Palingan yang bisa membaca Syaroful Anam emak-emak kalau bapak-bapak sudah lari.

Akhirnya keluar lagi ulama setelahnya mulai tambah sedikit sampai datang maulid Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi atau maulid Simtuddhuror di potong juga. Kelamaan kalau di baca semua. Datang Habib Umar bin Salim bikin Addhiyaullami masih kepanjangan. Akhirnya Al-Habib Umar membuat Maulid Assyarobutthohur yang sangat ringkas 2 pasal langsung berdiri. Jadi tidak mungkin di ringkas lagi, kenapa? Karena memang zamannya.

Kita kalau di kasih nonton bola 2 jam ok. Giliran baca maulid Syaroful Anam setengah jam nyerah. Maka dari itu mereka para ulama membuat maulid sesuai zamannya masing-masing. Karena di zaman kita orang udah pada pengen cepet selesai di bikin yang ringkas karena ini adalah kebutuhan pokok ummat Nabi Saw. Dan maulid Nabi Muhammad Saw di kuatkan dengan dalil-dalil yang mungkin dengan dalil-dalil yang tidak Qoth’I namun menyindir maulid seperti

قُلۡ بِفَضۡلِ اللّٰهِ وَبِرَحۡمَتِهٖ فَبِذٰلِكَ فَلۡيَـفۡرَحُوۡا ؕ هُوَ خَيۡرٌ مِّمَّا يَجۡمَعُوۡنَ

Katakanlah (Muhammad), “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.

Berkata Sayyidina Abdullah bin Abbas karunia Allah Swt adalah Ilmu dan rahmat Allah Swt adalah baginda Nabi Muhammad Saw

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam

Maka dari itu Sayyidinal Imam AlBusyiri beliau mengatakan semuanya mengambil dari Nabi Muhammad Saw karena Nabi Muhammad Saw adalah rahmat sedangkan selain Nabi Muhammad Saw dari para Nabi dan para Rasul para wali dan para orang-orang Soleh dan para ulama mereka semua membawa rahmat. Tapi Nabi Muhammad adalah zat yang mempunyai kasih sayang. Maka dari itu apabila di adakan maulid Nabi Muhammad Saw dan semoga di tahun ini tetap berjalan maulid Nabi Muhammad Saw. Andai kata berjalan maka ikutilah tata tertib protocol maulid. Nih kita Masya Allah protocol Covid pada ikut giliran protocol maulid kita cuek. Padahal melanggar protocol maulid masalahnya urusannya sama Allah Swt nanti di hari kiamat.

Wahai wanita maulid Al-Hawi jangan datang tapi akhirnya pada datang. Itu khusus laki yang wanita ada waktunya. Bodo amat, untuk malaikat tidak seperti satpol pp kalau tidak di ciduk-cidukin. Maka dari itu perhatikan protocol itu penting. Ini yang mendirikan Salafunnas Sholeh, para Habaib kita, para ulama kita. Di bikin ada yang khusus laki-laki dan ada yang khusus perempuan. Ikuti protocol itu kalau kita betul hadir karena mencintai Nabi Muhammad Saw . semoga Allah Swt menjadikan kita hamba-hambanya yang dapat memahami syariat Nabi Muhammad Saw dan di jauhkan kita dari segala fitnah yang zohir dan batin dan semoga Allah Swt memberikan kita sifat ikhlas, sifat merendah dan semoga Allah Swt memberkahi semua yang hadir di tempat ini  khususnya Al-Habib Hud bin Muhammad Al-Bagir dan juga Kyai Salam Yahya semoga Allah Swt memanjangakan usia mereka bedua dalam taat kepada Allah Swt agar bisa terus membimbing kita ke jalan baginda besar Nabi Muhammad Saw dan semoga Allah Swt merohmati Al-Habib Munzri bin Fuad Al- musawa di angkat derajatnya oleh Allah Swt dan semoga Allah Swt memanjangkan usia kita semua dalam taat kepada Allah Swt dan di matikan kita semua dalam keadaan husnul khotimah dan semoga Allah Swt melancarkan segala urusan kita memudahkan urusan kita di dunia dan di akhirat dan semoga Allah Swt memasukan kita ke dalam surga tanpa hisab tanpa azab dan semoga Allah Swt mengangkat segala macam wabah penyakit dari negeri kita dari setiap Negara yang ada di muka bumi ini khususnya Negara muslimin. Kurang lebih nya kami mohon maaf

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.