Alhamdulillah segala puji bagi Allah swt yang sangat besar segala nikmat Nya dan terus menerus anugrah pemberian dari Allah swt. Setiap nafas yang kita hembuskan ini maka kita  merasakan Allah swt memberikan kita anugrah dan nikmat nikmat yang tidak dapat kita hitung jumlah nya. Andaikata kita ingin mensyukuri segala pemberian Allah swt maka akan habis waktu dan hari hari kita hanya untuk menghitung segala nikmat yang telah Allah swt berikan untuk kita dan ketahuilah nikmat dari Allah swt yang terbesar untuk kita adalah di utus nya baginda Nabi besar Muhammad saw. Sebagaimana di negeri kalian ini mendapatkan bagian yang banyak dari Allah swt dari pada junjungan kita Nabi besar Muhammad saw. Ke utamaan masyarakat Indonesia mendapatkan anugrah yang besar dengan berdakwah di jalan nya Rasulullah saw. Mereka mendapat panggilan berdakwah dari Rasulullah dan mereka menerimanya dengan lapang dada, dengan hati yang ikhlas dan tenang.

Dan aku memohon pada Allah swt agar Allah swt menambahkan kepada kita dari pada iman dan menambahkan dari kalian kecintaan kepada Allah swt & kekasih Allah swt Nabi Muhammad saw. Allah memberikan kita berita di dalam Al Quran tentang kehidupan manusia dan Allah memberitahu kepada kita bagaimana kita memandang dan melihat bagaimana Allah swt memulai ciptaan nya dari mahluk mahluk yang di ciptakan oleh Allah ta’ala. Maka Allah swt mengatakan pada orang orang yang beriman dan kepada seluruh manusia untuk memperhatikan bagaimana asal muasal Allah swt menciptakan ini makhluk yaitu manusia. Bagaimana Allah swt menciptakan Nabi Adam as, yang tadi nya Nabi Adam as terbuat dari tanah liat. Rasulullah menceritakan bagaimana Allah swt pertama kali menciptakan Nabi Adam as. Allah swt mengumpulkan para malaikat untuk mengumpulkan tanah tanah liat yang ada di muka bumi, lalu Allah swt campurkan itu tanah liat dengan sedikit air sehingga tanah itu menjadi lembut & licin.

Kemudian setelah itu di aduk maka keluarlah bau dan berubah warna itu tanah, kemudian tanah itu di keringkan, maka menjadi keras itu tanah sperti genteng/genting dan di biarkan tanah itu selama 40 tahun. Tidak ada gerakan dan ruh, yang mana dahulu kala syaiton melihat apa yang Allah swt ciptakan itu dari tanah belum bergerak, maka syaiton berkata makhluk apa yang Allah swt ciptakan itu? Setelah 40 tahun maka tanah itu di tiupkan ruh oleh Allah swt dan menjadi berbentuk manusia maka Allah swt menyuruh kepada para malaikat untuk bersujud kepada manusia yang terbuat dari tanah liat itu tadi. Akan tetapi para malaikat sudah mendapat kan berita sebelumnya, bagaimana Allah swt berfirman dalam Al Quran “Kami telah menjadikan dari pada manusia untuk menjadi khalifah di muka bumi ini”.

Lalu para malaikat bertanya “Bagaimana mungkin manusia yang Engkau ciptakan ini menjadi khalifah di muka bumi ini, sedangkan manusia mempunyai kebiasaan untuk saling membunuh, mengucurkan darah dan membuat kerusakan di muka bumi”. Maka Allah ta’ala ketika ditanya oleh para malaikat, Allah swt menjawab dengan 1 jawaban “Aku mengetahui dari hal hal yang tidak kalian ketahui”. Maka ketika para malaikat mendengar jawaban Allah swt sifat mereka pun pasrah, menerima dan tunduk kepada Allah swt. Sambil mereka mengucapkan “Tidak ada ilmu maha suci Engkau wahai Allah, kecuali ilmu dan pengetahuan yang engkau ajar kan kepada kami”.

Begitu juga syaiton mengakui ini, namun mereka syaiton memprotes tidak dengan memakai adab, sedangkan para malaikat mereka mrmprotes kepada Allah dengan memakai adab. Dari kejadian ini manusia/makhluk nya Allah swt terbagi menjadi 2 bagian, bagian yang mengikuti jalan yang benar dan ada cahaya di dalam nya lalu jalan syaiton yang ada kegelapan di dalam nya. Syaiton telah berjanji di hadapan Allah swt dia akan menjerumuskan anak cucu cicit Nabi Adam as untuk di masukan kedalam api neraka. Maka di mulai lah permusuhan melalui anak Nabi Adam as, syaiton membuat kerusakan di atas bumi ini dari generasi ke generasi sehingga muncullah Nabi besar Muhammad saw di utus oleh Allah swt. Ciri ciri manusia syaiton yang ingin merusak di hinakan oleh Nabi Muhammad saw, di riwayat kan berapa kali bahwa syaiton menaruh debu atau tanah di atas kepala mereka sebab bagaimana Allah swt memberikan karunia Allah swt kepada umat Sayyidina Muhammad saw dan syaiton pun sudah putus asa untuk mengajak umat nya Rasulullah saw kepada kekafiran. Maka Rasulullah saw dalam hadis nya memberitahu bahwasanya syaiton telah putus asa untuk mereka hamba hamba Allah swt yang mendirikan sholat kepada kekufuran akan tetapi yang bisa dilakukan oleh syaiton yaitu menyelinap di antara mereka memecah belah antara mereka manusia.

Maka syaiton dan antek antek nya mengetahui dari pada umat Nabi Muhammad minal muslimin & mukminin merekalah yang menutup cela cela pintu pintu  syaiton. Pemberitahuan dari Nabi Muhammad saw, janji Nabi Muhammad saw yang telah di janjikan kepada kita. Dahulu kala ada satu hari Rasulullah berada di Masjidil Haram di depan Ka’bah Rasulullah saw sedang sujud, tiba tiba di letakan di atas pundak nya yaitu tanah, maka datanglah sayyidatuna Fatimah yang saat itu masih anak kecil berumur 5 tahun. Beliau pun mendekati ayah nya dan mengusir orang orang yang berada di sekitar ayah nya sambil menangis, maka bubar lah semua orang dan beliau pun membersihkan kepala ayah nya dari tanah yang mereka taruh tadi, sambil menangis sayyidatuna Fatimah. Maka Rasulullah saw berkata pada putri kesayangan nya “Janganlah engkau menangis wahai putri ku, sesungguh nya agama ayah mu ini akan sampai hingga ke ujung dunia semuanya. Tidak akan masuk satu rumah pun kecuali di dalam rumah itu ada agama ku”. Rasulullah saw dalam riwayat lain mengatakan “Di dekatkan lah itu dunia kepada ku dan agama ku sampai kesemuanya di seluruh dunia yang ada di peta”.

Apakah kita yakin dengan yang di katakan oleh Rasulullah saw atau kah ada keraguan dalam hati kita? Apakah ada berita yang di sampaikan oleh Rasulullah saw dan berita itu tidak terjadi? Maka setiap kabar yang telah di beritakan oleh Rasulullah saw kita lihat dan kita saksikan dengan mata kita. Kalau saja satu persatu apa yang terjadi di muka bumi ini dan kita ingin menyamakan dengan apa yang Rasulullah katakan akan terjadi maka habislah waktu kita hanya untuk melihat semua yang terjadi sesuai dengan apa yang Rasulullah saw ceritakan. Kita sekarang berada di ujung akhir zaman dan mendekati hari kiamat, yang mana fitnah di alam semesta ini semakin dahsyat telah banyak yaitu ciptaan ciptaan dari syaiton dan dajjal dan itu semua akan memperbaharui dari semua para khalifah khalifah nya Rasulullah saw yang akan muncul di muka bumi ini. Dan akan muncul agama ini tersebar di mana saja, di mana mereka tidak memahami dan mengetahui nya dan akan Allah swt kirimkan manusia manusia dengan sifat sifat yang sholeh dan baik yang tidak akan sanggup untuk menghadapi mereka. Dan kami semua berharap berkah dari majelis kalian ini dari berkat kalian yang hadir disini, di tempat ini akan muncul cahaya cahaya yang di berikan Allah swt yang akan menyebar keseluruh dunia, aminn.

Sesungguh nya Allah swt yang maha kuat, maha perkasa, maha kuasa atas segalanya dan apabila Allah swt memberikan kekuatan ini kepada seseorang hamba yang betul betul tulus berjuang di dalam dakwah di jalan Allah swt, maka kekuatan dari Allah mempunyai pengaruh terhadap seluruh alam semesta. Seperti yang ada di negeri ini tentang wali songo yang 9 padahal jumlah nya hanya 9 tapi berapa banyak jutaan manusia masuk islam berkat mereka 9 orang ini. Yang mendirikan PBNU ini adalah KH. Hasyim Wahid, beliau wafat umurnya tidak sampai 40 tahun yaitu 39 tahun, tapi lihat bagaimana dari perjuangan beliau memiliki pengikut sampai 60 juta orang. Allah swt memberikan kekuatan pada siapa saja yang di kehendaki. Allah swt akan memunculkan di hadapan mahluk mahluk nya lebih banyak lagi nanti dari pada apa yang sudah Allah munculkan sekarang.

Dari pada niat yang baik ini dari orang orang yang terdahulu berjuang untuk Islam maka kami datang kebumi Indonesia ini ingin ikut serta berjuang di jalan Allah swt melalui media. Dua tahun setengah yang lalu ada salah seorang sholeh di kota Makkah, beliau memanggil saya dan mengatakan agar saya membuka siaran televisi, dulu ketika beliau berkata itu saya saat itu tidak memiliki wasilah wasilah untuk membuka stasiun televisi, tidak ada uang, tidak ada sarana untuk bisa membuat nya. Maka aku datang ke Ka’bah Multazam aku berdo’a kepada Allah ta’ala dan aku datang ke Madinah berziarah ke maqam Rasulullah saw agar Allah memberikan kepada kami semua untuk dapat berkhitmah di dalam dakwah nya Rasulullah saw dan menyebarkan syariat nya Rasulullah saw.

Lalu aku datang ke kantor sebuah media televisi untuk menandatangani sebuah kontrak jaringan salah satu media tersebut, itu memerlukan ratusan dollar untuk menandatangani surat kontrak itu. Teman saya yang ikut bersama saya berkata “Bagaimana bisa kamu menandatangani kontrak itu yang memerlukan ratusan dollar? Apakah kamu punya uang untuk itu?” ketika teman saya berkata itu lalu saya menjawab “Aku memiliki harta yang banyak sekali”, padahal pada saat itu aku tidak mempunyai uang bahkan seribu dollar pun, akan tetapi aku tau dan yakin bahwasanya Allah swt tidak akan mengecewakan hambanya yang memohon dan meminta kepada nya, lalu aku beritahu guru kami yang mulia guru Alhabib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz.

Aku mengatakan kepada beliau bahwa aku sudah menandatanganin sebuah kontrak untuk membuka siaran televisi untuk umum, lalu Guru Mulia berkata “Engkau memiliki uang untuk itu semua?”, lalu aku menjawab “Aku punya engkau wahai tuan guru dan punya Allah swt dan Rasulullah saw”, karena aku yakin apabila seorang sholeh Wali min Auliabillah keluar dari lisan nya satu kalimat maka tidak akan di kecewakan oleh Allah sw  Maka Guru Mulia mrngatakan kasih nama ini siaran yaitu “Rasulullah saw” dan sekarang sedang di pampangkan atau di sodorkan di hadapan Rasulullah saw. Lalu Guru Mulia berkata “Yang engkau niatkan ini akan berdiri dan bangkit dan bukan hanya di tempat engkau tapi akan menyebar”. Alhamdulillah berkat niat itu sampai 2 tahun setengah berdirilah siaran ini dan menyebar keseluruh negeri dan di Indonesia pun ada cabang nya yaitu Nabawi TV yang Insya Allah sudah di buka dan Insya Allah berkat al Habib Muhsin juga dalam niat ini kami semua mempunyai niat baik dalam perjuangan dakwah sang Nabi yaitu berprasangka baik kami kepada Allah ta’ala. Insya Allah akan menyebarkan manfaat dari ini TV dan kami mengharapkan do’a dari kalian yang datang, do’a yang betul betul agung agar terlaksana ini amalan yang baik. Kami meminta do’a dari para ulama dan hadirin sebab berapa banyak do’a yang terucap dari seorang muslim dan do’a itu di ijabah oleh Allah swt.

Dahulu Rasulullah saw pernah mengutus bala tentara dalam sebuah peperangan mereka hanya di bekali masing masing satu kantong kurma. Setiap hari mereka memakan nya 1 butir kurma tersebut hingga beberapa hari kurma itu habis yang membuat mereka tidak makan sampai dua hari. Para sahabat Rasulullah saw tidak pernah mempunyai sedetik pun keraguan terhadap Rasulullah saw, maka Allah swt kirimkan seekor ikan hiu yang terdampar hingga akhir nya mereka memakan ikan hiu itu hingga berbulan bulan dan tidak habis habis. Semoga Allah memperbaharui sanubari kita dengan cahaya kecintaan terhadap baginda Nabi besar Muhammad saw. Allah melihat pada hati hati kalian yang meminta dan memohon dengan penuh harap pada Nya. Semoga Allah kabulkan segala hajat hajat kalian dengan sesuatu yang indah dan dengan ke ridhoan Nya. aminnn.

Tabligh Akbar Majelis Rasulullah

Gedung Menpora, Jakarta

~ Alhabib Muhammad bin Abdurahman Assegaf, Jeddah ~