Disaat kelahirannya seluruh cahaya seakan padam karena cahaya ini menembus keseluruh Alam. Sungguh, kelahiran Rasulullah, bukan hanya sebagai Barakah, Kejayaan dan Kekuatan, tapi sebuah kemulyaan untuk Umat ini.

Kelahirannya membuat berhala takluk dan tunduk, Kelahirannya menyebabkan api kerajaan Persia padam padahal sudah seribu tahun tak bisa padam.

Kelahirannya membuat goncang kerajaan-kerajaan kafir dan jatuhlah 14 berhala yang di sembah dan dipuja. 

Cahaya menyebar luas…, Begitu Hebatnya Kelahiran kekasih Allah ini,

Ketika Rasulullah keluar dari perut ibunya langsung beliau sujud di hadapan sang Maha Esa

Siapakah yang mengajarinya sujud di saat itu..!?

Namun sebegitu hebat & tinggi derajatnya Rasulullah disisi Allah, beliau tak lepas zikir dan istighfar mendekatkan dirinya pada Allah.

Jadi seyogyanya kita sebagai ummatnya, Jangan lepas dari syukur dan Dzikir dalam setiap waktu dan keadaan.

TANPA DZIKIR HATI AKAN MATI
Rumah orang yang berdzikir kepada Allah adalah rumah manusia hidup, dan rumah orang yang tidak berdzikir adalah seperti rumah orang mati, atau kuburan.

Rasulullah SAW menggambarkan perumpamaan orang yang berdzikir kepada Allah seperti orang yang hidup, sementara orang yang tidak berdzikir kepada Allah sebagai orang yang mati:

 

عَنْ أَبِي مُوْسَى رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ، قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الذِّي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالذِّي لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ

“Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Allah dan orang yang tidak berdzikir, adalah seumpama orang yang hidup dan mati.” (HR. Bukhari)

 

Firman Allah Ta’ala dalam Al-Qur’an :

الذِّيْنَ آمَنُوْا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan dzikir kepada Allah. Ingatlah bahwa hanya dengan dzikrullah hati menjadi tenang.”(13:28)

Semoga Kita dijadikan hamba-hamba yang bersyukur yang hatinya senantiasa ber dzikir dan shalawat sebagai tanda cinta pada Rasulullah, mengikuti jejak dan Akhlak beliau,

AAMIIN YA RABBAL ‘AALAMIIN

~ Alhabib Quraisy Baharun ~