بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا . وَعَافِيَةِ اْلأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا . وَنُوْرِ اْلأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا . وَقُوْتِ اْلأَرْوَاحِ وَغِذَائِهَا . وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ .

Melanjutkan pembahasan hadits di kitab Nurul Iman, kitab hadits singkat yang pendek yang di bukukan oleh habib umar. Hadits nabi Saw adalah perkataan Rasulullah Saw, sebagaimana kita beradab ketika membaca Al quran semestinya kita juga menjaga adab pada saat membaca hadits Rasulullah Saw karena ini ucapan beliau, apa yang diceritakan tentang beliau dan apa yang beliau pernah tetapkan untuk sesuatu.

Ada sebuah gambaran cerita sebelum saya baca ini hadits tentang bagaimana sebaiknya kita bersikap ketika kita membaca hadits Rasulullah Saw. Dikatakan Imam Malik bin annas pengarang kitab muwatho guru nya imam Syafii, beliau jika mau mengajar ilmu hadits, beliau mandi terlebih dahulu, mandi sampai bersih lalu pakai minyak wangi lalu pakai baju nya yang paling bagus, baru dia keluar ke majelis nya untuk mengajar. Pada suatu masa ketika beliau mengajar, di tengah mengajar berhenti sebentar dia punya omongan, merah hampir biru wajah nya tapi dia tidak putuskan mengajarnya. Dia baca terus hadits Nabi Saw sampai selesai, setelah selesai sekian lama dia keluar, dia minta tolong sama satu orang murid nya, tolong liat di belakang saya ini ada apaan, kemudia dilihat dibelakang punggung nya, dibuka baju nya, ternyata dia digigit seekor kalajengking. Ketika ditanya sejak kapan ini digigit? Sejak tadi, sejak awal dia mengajar sampai dengan selesai. Lalu murid nya bilang, kepada tidak bilang dari tadi ya guru? biar saya ambill itu kalajengking, kata imam Malik, kalau saya suruh kamu lakukan itu pada saat saya sedang mengajar, saya memutus, menghentikan kalamnya, perkataan Rasulullah Saw. Inilah contoh adab ulama,orang orang sholeh bagaimana ketika mereka membaca hadits Nabi Saw. Mudah mudahan Allah berikan sekelumit adab itu kepada kita semua .

Kita bacakan dan dengan sanad yang mutashil sampai dengan Mualif, sanad nya Habib umar sampai dengan Mualif kitab yang beliau sebutkan didalam shahih bukhari dan shahih muslim. Dari Sayyidina Abu hurairah Ra Dari Rasulullah Saw. Abu hurairah, beliau itu nama nya abdurrahman bin sahr, seseorang yang lebih belakangan masuk islam tetapi paling banyak Riwayat Hadist nya di dalam kitab kitab hadist baik dihadits hadits shahih atau di ashabus sunan di kitab kitab sunan. Sebagian orang orang yang bukan bermazhab Ahlussunnah wal jamaah, sering mengatakan bagaimana mungkin orang yang masuk islam belakangan, riwayat hadits nya lebih banyak. Dikatakan banyak sekali yang diceritakan atau yang diriwayatkan oleh Abu hurairah itu sebagai sebuah kebohongan, bukan dari Rasulullah Saw, kata mereka nih orang orang yang nggak baik, orang orang jahat itu. Jawaban yang paling mudah adalah, Abu hurairah memang lebih belakangan masuk islam, tetapi beliau tidak punya keluarga, pada saat masuk islam itu belum berkeluarga dan tinggal di samping masjid nya Nabi Saw di teras masjid nya Nabi Saw, tidak ada kerjaan lain kecuali duduk bersama Rasulullah Saw. Jadi beliau itu termasuk Ahlus shufah, orang yang ada di teras masjid. Kata tasawuf, salah satu pendapat para ulama mengatakan, kata tasawuf itu diambil dari kata Shufah tadi itu. Beliau itu orang yang hampir sepenuh waktu nya, 24 jam duduk bersama Rasulullah Saw, sampai dengan rasulullah saw meninggal, yang kedua adalah beliau itu pernah didoakan oleh Rasulullah Saw, dibacain dan di pegang dada nya oleh Rasulullah Saw, dikatakan oleh Rasulullah di doakan Bahwa apa yang pernah beliau dengar itu tidak akan beliau lupa. Dua hal itulah sudah cukup buat kita untuk menjawab bahwa pantaslah beliau meriwayatkan hadits yang sangat banyak.

Rasulullah Saw bersabda  إِذَا أَّ أَحَد كمَ النَاسَ  apabila menjadi imam salah satu diantara kalian terhadap manusia, kalau kamu jadi imam    فَلْيُخَفِّفْ   maka tidak usah panjang panjang bacaan pada surat yang sunnah itu setelah al fatihah, tidak usah lama lama ruku’ nya, tidak usah lama lama sujud nya, kenapa sebab nya?  فِيْهِمْ الصَغِيْرَ وَالكبِيْر،والضَعِيْفَ,وَالمُرِيْض   Sesungguh nya di belakang kalian itu yang ikut sholat jamaah sama kalian ada orang yang umur nya masih kecil, anak kecil baru mulai belajar sholat bila kelamaan sholat rewel lah dia, dia nangis dan ada juga orang yang sudah tua, yang tidak kuat berdiri lama kakinya juga ada orang yang dhaif, yang lemah iman nya, yang baru masuk islam, ada pula yang lama kemauan nya untuk bermunajah kepada Allah Swt dan lain sebagai nya, atau ada pula yang lemah badan nya dan orang yang sakit. Jika sholat sendirian فَإِذَاصَلَّى وَحْدَهُ صَلَى كيْفَ شَاء   silakan sholat sepanjang apapun ia mau, selama apapun ia mau. Ini hadits riwayat imam bukhari dan muslim, imam bukhari itu orang yang mengumpulkan hadits, beliau hidup sekitar tahun 194 H, meninggal sekitar tahun 262, itu umur beliau lima puluh sekian. Beliau mengumpulkan hadits itu setiap kali mau menulis sebuah hadits, beliau itu sholat dua rakaat, istiqarah, doa dan lain sebgai nya. Mengumpulkan hadits shahih itu jumlahnya hadits di dalam sahih bukhari banyak nya ada 9802 kalau di ulang, ada yang diulang ulang, jadi ada sebuah hadits yang di ulang lagi, dan tidaklah imam buhari mengulang sebuah hadits terkecuali ada sebuah maksud, mungkin perawinya berbeda, mungkin ada matannya yang sedikit berbeda, yang dia maksudkan untuk menandaskan suatu makna, suatu keterangan, kalau tidak diluang shahih bukhari itu banyak hadits nya itu ada 2632 demikian menurut penghitungan ada sembilan ribu sekian hadits dalam shahih bukhari.

Kelebihan shahih bukhari dibandingkan kitab hadits yang lain adalah kitab paling shahih setelah al qur’an, tidak ada yang lebih shahih setelah al qur’an kecuali ini. Yang kedua shahih bukhari itu memuat banyak sirr, banyak rahasia rahasia keagungan yang tidak hanya dipahami dhahir matannya bahkan bisa didapatkan sirr nya, rahasia rahasia pada makna makna pada hadits hadits yang beliau terangkan. Salah satu cara untuk menolak bala, agar Allah jauhkan bencana dan lain sebagai nya adalah dengan mengkhatamkan shahih bukhari, selain membaca yasin empat puluh kali, shahih bukhari itu di khatamkan oleh para ulama kita diseluruh dunia paling tidak di bulan rajab. Biasanya di bulan rajab kita baca shahih bukhari dari awal sampai akhir hingga semua nya salah satu maksud adalah mendapatkan sirr atau rahasia, shahih bukhari itu kelebihan nya dalam kandungan makna nya. Keteguhan imam bukhari untuk memilih lebih dari satu juta hadits, yang terpilih hanya 9802 tadi. Shahih muslim kelebihan nya pada tertib, urut urutan nya seperti nya lebih baik, lebih mudah dipahami, itu shahih muslim, jumlah hadits di shahih muslim itu banyaknya ada 3033 jika tidak diulang, jauh lebih banyak dari pada yang ada pada shahih bukhari kalau tidak diulang. Shahih bukhari kalau tidak diulang hanya dua ribu enam ratus sekian, imam muslim kenapa bisa dapat hadist yang lebih banyak daripada imam bukhari? karena beliau hidup sedudah imam bukhari dan beliau ini mengembara ke tempat tempat yang belum sempat imam bukhari datangi sehinga beliau dapatkan riwayat hadits yang shahih juga sebagaimana imam bukhari yang shahih juga yang beliau dapatkan tambahan apa yang tidak termuat pada shahih bukhari.

Sekarang inti dari hadits ini, kalau kita jadi imam ada adab, adab jadi imam adalah jangan terlalu lama jadi imam, kalau baca tasbih jangan lebih dari tiga, sedang paling banyak nya tujuh kali, baca tasbih saat ruku dan sujud tiga kali saja jangan lama lama. Lalu kalau baca surah jangan terlalu panjang, ada cerita dari hadits ini, asbab wurud nya, ada suatu ketika sayyidina muadz bin jabbal, seorang penghapal al qur”an, beliau menjadi imam di suatu tempat bukan di masjid nya Nabi Saw, ketika menjadi imam sholat isya, beliau membaca surat al baqarah atau pada riwayat lain shahih bukhari surat an nisa, lalu ada seorang kerjaan nya dia itu kuli mengairi air di ladang dengan menggunakan onta, jika siang hari dia pekerja berat, begitu melihat sholatnya lama, akhinya dia memutuskan untuk sholat sendirian, dia mufarakah, sholat sendirian sampai salam, setelah salam dia pulang terlebih dulu, lalu ada yang berkata, apakah anda seorang munafiq karena tidak mau sholat isya berjamaah? Karena sholat isya dan sholat shubuh berjamaah adalah sholat yang paling berat bagi orang munafiq, lalu dia menjawab bukan, aku bukan lah orang yang munafiq, tapi jika siang saya ini pekerja berat, maka jika kau sholat terlalu lama dan terlalu panjang bacaan surat nya maka aku tak sanggup karena besok harus bekerja. Akhirnya orang orang tetap menyebut orang itu sebagai munafiq, karena terluka hati nya dia mengadukan pada Nabi Saw, lalu orang itu menceritakan pada Rasulullah saw, “Ya Rasulullah saw, saya ini seorang pekerja berat, suatu saat saya ikut sholat dan yang menjadi imam sayyidina muadz bin jabbal, ketika dia menjadi imam, ia membaca surat al baqarah/surat an nissa, karena terlalu lama akhirnya saya tidak ikut jamaah sampai selesai dan saya dibilang orang munafiq. Apakah benar saya ini orang munafiq Ya Rasulullah? “. Rasulullah memandang orang itu dengan penuh kasihan, karena ia adalah orang baik, lalu Rasulullah saw memanggil Sayidina muadz dan berkata, “Apakah benar cerita orang ini bahwa kamu sholat seperti itu dengan terlalu lama?”, benar Ya Rasulullah jawab sayyidina muadz (Sayyidina muadz ini seorang sahabat yang luar biasa, banyak mendapat doa dan kemuliaan dari Nabi saw). Lalu Rasulullah berkata, peringatkan dan berbicara dengan agak keras kepada sayyidina muadz bin jabbal tiga kali diulangi, “Kamu orang yang suka berbuat fitnah ya muadz ? berbuat yang tidak baik? Nabi SAW mengulang hingga tiga kali kalimat itu hingga sayyidina muadz karena malu lalu tertunduk. Lalu Nabi katakan, jika menjadi imam jangan terlalu lama karena ada orang yang sudah tua, ada anak kecil, ada orang yang sakit, ada orang yang kerja berat besok hari nya. Tak usah berlama lama, bahkan dalam shahih bukhari nabi saw ajarkan kita untuk membaca surah apabila kamu menjadi imam untuk manusia bacalah Sabbihisma rabika al-a’la, disuruh membaca dan membaca wa syamsyi wa dhuha ha, dari sinilah para ulama mengambil suatu kesimpulan dari hadits ini dan hadits yang lain, kalau menjadi imam sholat maghrib jangan lebih panjang surat nya dari ukuran surat wadhuha kebawah, itu pun ada dua surat yang di kecualikan yaitu surat al alaq, dan surat al bayyinah itu tidak dibaca jika sholat maghrib. Kalau sholat isya dan sholat dzuhur dan ashar, membaca surat yang dibuka surat surat yang lumayan panjang, ukuran nya kira kira dari awal juz amma sampai sebelum wadhuha, atau surat surat yang ada di juz 29, atau di juz 28, kecuali sholat shubuh agak panjangan sedikit, bahkan ada riwayat yang shahih Nabi saw kalau sholat shubuh hari jumat membaca alif lam mim sajadah, agak panjang sedikit dan surat ad dukhan.

Sebagai penutup, ada satu cerita, alkisah ada seseorang yang jadi imam, setelah baca al fatihah dia membaca al baqarah, panjang , sudah hampir seratus lima puluh ayat baru selesai satu rakaat, kebetulan ada seorang bapak yang baru mulai sholat jamaah, yang dia sudah tidak kuat karena terlalu lama, sampai selesai sholat bapak itu bertanya, ada anak santri disamping nya, ini yang dibaca imam surat apa ini? Lalu dijawab ini surat al baqarah, artinya? Sapi betina, pantas saja panjang, sapi betina. Esoknya lagi dia datang dan lihat imam yang kemarin yang memimpin sholat, ketika dia akan takbir, imam sedang baca surat al fiil, karena takut terlalu lama seperti kemarin maka ia bertanya pada orang disamping nya, ini surat apa yang dibaca imam? Dijawab surat al fiil, arti nya ? Gajah. Orang ini berkata, Duh, kemarin sapi betina begitu lama apalagi sekarang gajah, akhirnya dia tidak jadi sholat sama itu imam.

Jika kita menjadi imam dan tidak hapal surat surat yang panjang, baca saja surat yang pendek, membaca satu surat sampai selesai itu lebih afdhol dari pada membaca banyak ayat tapi tidak selesai satu surat. Seperti ada seorang sahabat, setiap baca surat apa saja di dalam surat di tutup dengan surat qul huwallahu ahad, ini ada di dalam shahih bukhari, jadi jika baca surat beberapa ayat belum selesai ditutup dengan surat qul huwallahu ahad. Ini sahabat diadukan kepada Nabi Saw, ya rasulullah ini fulan setiap hari sholat bacanya surat qul huwallahu ahad terus, lalu nabi saw bertanya pada orang tersebut. benarkah kau begitu? benar ya Rasulullah SAW, kenapa kamu lakukan ini, selalu baca surat qul huwallahu ahad? tanya Rasulullah Saw. Dia menjawab, saya cinta pada surat ini ya Rasulullah Saw, karena di dalam surat ini ada sifat sifat Allah swt yang Esa. Allah yang tempat meminta,tidak ada yang serupa dengan DIA, lalu Nabi Saw berkata yang menggembirakan orang ini, Nabi saw berkata: ” kecintaan mu pada surat surat qul huwallahu ahad ini bisa memasukkan kamu kedalam surga”.

Ada dua surat dinamakan sama, misalnya al falaq dan an naas, dinamakan al-Muawidzatain, lalu surat al kafirun dan al ikhlas, dua surat ini dinamakan al ikhlasain, mudah mudahan Allah jadikan kita orang yang mengerti ketika kita menjadi pemimpin. Yang tidak menunjukkan amalnya tapi dia menyimpan amal nya di belakang manusia. Mudah mudahan jika kita menjadi pemimpin, maka menjadi pemimpin ya ikhlas, yang penuh dengan tawadhu kerendahan hati kepada semua dan rasa cinta. Pemimpin yang baik adalah seorang yang ketika kesusahan diterima lebih dulu, jika kesenangan menerima nya paling akhir. ROBBANA HAB LANA MIN AZWAJINA WA DZURRIYATINA QURROTA A’YUN, WAJ’ALNA LILMUTTAQINA IMAMAA.” Rabbana atina fid-dunya hasanatan wa fil ‘akhirati hasanatan waqina ‘adhaban-nar.

Jasatul Itsnain Majelis Rasulullah

2 Maret 2015, Masjid Raya Almunawar, Pancoran

~ Ustad Ubaidillah ~