Jalsatul itsnain Majelis Rasulullah Saw

20 juli 2020

-Habib Alwi bin Abdurrahman Al-Habsyi-

 

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

نَوَيْتُ التَّعَلُّمَ وَالتَّعْلِيْمَ، وَالنَّفْعَ وَالاِنْتِفَاعَ، وَالْمُذَاكِرَةَ وَالتَّذْكِيْرَ،
وَالإِفَادَةَ وَالاِسْتِفَادَةَ، وِالْحِثُّ عَلَى تَمَسُّكِ بِكِتَابِ الله،
وَبِسُنَّةِ رَسُوْلِ الله صلى الله عليه وسلَّم،
وَالدُّعَاءَ إِلَى الْهُدَى، وَالدِّلالَةَ عَلَى الْخَيْرِ،
اِبْتِغَاءَ وَجْهِ الله وَمَرْضَاتِهِ وَقُرْبِهِ وَثَوَابِهِ

الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّهِ ۚ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
نعم المولى ونعم النصير

Segenap para guru dan muallimin yang amat sangat kita hormati dan kita muliakan di antaranya guru kita Al-Habib Nabil bin Fuad Al-Musawa yang tadi telah menyampaikan kepada kita nasehatnya yang penuh dengan ketulusan, kita doakan mudah-mudahan beliau panjang umur sehat wal afiyah demikian juga yang sama kita hormati dan kita muliakan Al-Habib Romzi bin Fuad Al-Musawa beliau adalah kakak kandung Almarhum Al-Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa kita doakan panjang umur sehat wal afiyah yang kita hormati Al-Habib Nadir  bin Ahmad Al-musawa kita doakan panjang umur sehat wal afiyah, Al-Habib Husein Al-Hasbsyi kita doakan panjang umur sehat wal afiyah serta para guru dan Muallim lainnya

         Hadirin dan hadirat jamaah Majelis Rasulullah Saw baik yang hadir malam ini maupun yang mendengar Live Streaming dimanapun berada, semoga Allah Swt menjadikan perkumpulan kita pada malam ini menjadi sebab Allah Swt angkat bala dan musibah, menjadi sebab turunnya rahmat dan barokah serta ilmu yang kita dengar menjadi ilmu yang berguna dan bermanfaat.

Alhamdulillah atas karunia dari Allah Swt malam ini kembali berkumpul di Masjid Al-Munawar tepatnya di dalam perkumpulan Jalsatul Itsnain Majelis Rasulullah Saw, Majelis yang amat sangat kita banggakan dan kita cintai dan mudah-mudahan malam ini atas kasih sayang dan keridhoan Allah Swt, Allah Swt takdirkan kepada kita untuk menuntut ilmu dan mudah-mudahan kajian kita pada malam ini bukan sekedar pengajian uji coba, Majelis nya boleh uji coba tapi pelajarannya harus kita coba bersama-sama.

Sebagaimana biasa pada malam hari ini kita akan kembali melanjutkan pelajaran kita pada kajian Hadist kitab Riyadhussholihin karangan Al-Imam Al-Hafidz Abi Zakaria Muhyiddin Yahya Annawawi. Sampailah kita pada Hadist yang ke 15 dari bab ke 2 yaitu bab tentang taubat. Hadist ke 15 dari bab ke 3 dalam kitab Riyadhussholihin berbicara tentang permasalahan taubat. Hadist malam ini dibawakan oleh sahabat Rasul yaitu Imam Abi Hamzah yang bernama Anas bin Malik Al-Anshori. Beliau adalah salah satu sahabat yang sudah beberapa kali kita mendengar tentang biografi beliau dan beliau adalah sahabat yang sangat dekat dengan baginda Nabi Muhammad Saw. Imam Anas bin Malik merupakan sahabat Rasul yang asli orang Madinah. Annajar qobilahnya dan beliau adalah salah satu sahabat yang dekat bahkan beliau mendapatkan predikat sebagai Khodim Rasulullah Saw. Artinya kalau pembantu itu kadang kala ada di dalam rumah Nabi, kadang kala ada di luar rumah Nabi bersama Nabi dan itulah ukuran yang namanya khodim. Jadi ketika di butuhkan oleh majikan orang itu ada bahkan melebihi dari pada seorang asisten.

Di dalam bahasa arab di sebut khodim. Di dalam maqom ilmu Tasawwuf namanya berkhidmah. Oleh karenanya yang namanya khodim itu bukan hina. Kalau kita melihat DR.PROF Sayyid Muhammad bin Alwi bin Abbas Al-Maliki di dalam kitab-kitabnya hampir seluruhnya pasti ada kalimat Khodimul Haromain (pembantu nya tamu-tamu yang datang ke tanah suci Mekkah dan Madinah untuk melaksanakan ibadah).

Jadi kalau saat ini Anas bin Malik mendapatkan title Khodimul Rasulillah ini di pakai juga oleh ulama-ulama kita yang mukhlisin bukan untuk menghinakan dirinya tapi untuk suatu kedudukan yang mulia sebagaimana Khodimurrasulillah. Apalagi ada ungkapan pembantunya suatu kelompok itu adalah pemimpinnya.

Baiklah hadirin ini Anas bin Malik salah satu sahabat yang dari kecil ikut sama Rasulullah Saw. Nama ibu nya Ummu Sulaim. Ummu Sulaim ini adalah wanita terkenal bahkan wanita yang mengajarikan ilmu tentang berkah kepada ummat nya Rasulullah Saw. Salah satu wanita yang mendidik kepada kita tentang arti berkah. Bahkan salah satu wanita pertama yang menyimpan keringat nya Rasulullah Saw.

Ketika Anas bin Malik di datangi Rasulullah Saw di rumahnya dan Rasulullah Saw istirahat di rumahnya Ummu Sulaim ibu nya Anas bin Malik sudah pegang botol minyak wangi yang kecil dan menanti kapan keringat nya Rasulullah Saw yang sedang istirahat menetes untuk di simpan. Namun saat itu Rasulullah Saw kaget melihat sosok Ummu Sulaim ada di hadapannya memegang botol lalu Nabi pun bertanya apa yang kau lakukan wahai Ummu Sulaim? Lalu Ummu Sulaim menjawab: wahai Rasulullah maaf kan saya bukannya saya tidak sopan tapi saya gunakan minyak wangi mu ini untuk mengambil berkah dan jikalau satu tetes dari keringatmu yang kusimpan ini jatuh di suatu pasar maka selama satu bulan pasar itu mengeluarkan harummu wahai Rasulullah Saw.

Ummu Sulaim ketika Nabi datang ke Madinah di sambut oleh kaum bapak dan kaum ibu Ummu Sulaim pun menyambut Rasul sambil membawa putra nya yang bernama Anas. Dia serahkan anaknya sambil berkata Ya Rasulullah maaf saya tidak bisa memberi apa-apa, saya cuman bisa menyodorkan anak saya yang bernama Anas dan anaknya pintar, anak nya cerdas bisa mencatat bisa menulis dengan cepat, saya bawa untuk khidmah degan antum wahai Rasulullah Saw. Doakan, dan akhirnya Nabi terima dan Nabi doakan.

Kalau kita datang kerumah orang alim berjumpa dengan orang alim kita bawa anak kita lalu kita bilang sama orang alim itu tolong doa kan anak saya supaya dapat berkah mengikuti apa yang di ajarkan oleh baginda Nabi kita Muhammad Saw. Sebagaimana Ummu Sulaim ini minta anaknya untuk di doakan lalu di doakan sama Nabi mudah-mudahan berlimpah harta nya , banyak anaknya, panjang umurnya, dan Allah Swt ampuni dosanya. Mudah-mudahan kita kecipratan doa nya dari Rasulullah Saw. Dapat rizki yang halal, berlimpah, barokah, punya anak yang soleh dan solehah, panjang umur, taat dan ibadah, dan mudah-mudahan kita mati dalam keadaan husnul khotimah serta mendapat ampunan dari Allah Swt.

Dan ini terbukti kalau kita meminta kepada Allah Swt mengamini apa yang di baca oleh Rasulullah Saw mudah-mudahan kita di kabulkan oleh Allah Swt. Mudah-mudahan kita juga di kabulkan juga sama Allah Swt doa kita. Sebagaimana Anas bin Malik beliau mendapat kekabulan doa itu. Allah Swt beri rizki yang berlimpah. Orang-orang punya kebun kurma setahun hanya tumbuh sekali panen tapi Anas bin Malik kebun kurma nya dalam setahun panen 2 kali. Kebun kurma yang lain di turun hujan tapi kebun kurma nya Anas bin Malik Allah Swt turunkan hujan. Ada yang bilang anaknya Anas nya bin Malik 100  orang, ada yang bilang 129

Dalam riwayat mengatakan saya sudah bosen hidup karena saking panjangnya umur Anas bin Malik. Semua doa nya Nabi terkabul dan saya berharap yang ketiga atau yang ke empat ini. Kalau saya meninggal dunia Allah Swt ampuni dosa-dosa saya.

Berkata Imam Abu Hurairah belum perna saya melihat sahabat yang sholat nya lebih mirip dengan Rasulullah Saw melebihi anaknya ummu sulaim yaitu anas bin malik.” Sampai seperti itu di katakan kalau sholat malam kaki nya sampai bengkak bahkan terkadang sampai kaki nya berdarah.

Anas bin Malik banyak meriwayatkan hadist saking cerdas nya otaknya. Anas bin Malik meriwayatkan hadist 2280 hadist nya Rasulullah Saw. Cerdas,pintar,umurnya panjang dan pada tahun 93 hijriah beliau meninggal dunia di kota kuffah. Dalam riwayat beliau di bunuh oleh Hajjaj bin Yusuf. Semoga Allah Swt meridhoinya dan kita mendapatkan barokahnya.

Beliau mengatakan bahwa Rasul Saw bersabda: demi Allah Swt sesungguhnya Allah Swt amat senang dengan taubat hambanya yang bertaubat melebihi seseorang di antara kalian yang jatuh dari ontanya yang hilang di bumi yang lapang.

Ada orang di padang pasir menempuh perjalanan yang berkilo-kilo manfaat sekali untuk dia untanya tiba-tiba dia jatuh dari untanya lalu untanya hilang. Allah Swt lebih suka kepada hambanya yang taubat dari pada seorang hamba yang kehilangan untanya di tempat padang pasir. Seandainya ketemu alangkah bahagia nya dia tapi Allah Swt lebih bahagia ketika ada seorang hamba nya yang bertaubat kepada Allah Swt.

Taubat itu sesuatu yang kalau kita merenung bersama cara bagaimana Allah Swt senang dengan kita. Bib, saya ingin membahagiakan Allah Swt, cara nya bagaimana? Lihat lah hadist Rasul, apa? Bertaubatlah kamu. Allah Swt bakal senang kepada hambanya yang bertaubat kepada Allah Swt. Jadi orang yang taubat seperti kita ini yang penuh dengan dosa, yang lemah, yang mungkin amaliah kita pas-pasan pengen membuat Allah Swt senang sering-seringlah kita bertaubat kepada Allah Swt. Kalau kita menjadi orang yang rajin bertaubat kepada Allah Swt maka Allah Swt bakal cinta kepada kita.   “Innallaha yuhibbut tawwaabiina wa yuhibbul mutathahhiriin” Sesungguhnya Allah mencintai orang yang taubat dan orang yang menyucikan diri.

Dan orang yang taubat itu kata Nabi Allah Swt bersihkan dia dari dosa seakan-akan dia tidak punya dosa sama sekali. Kita merenung bagaimana begitu besar pahala taubat sampai membuat Allah Swt senang sama kita. Ini hadist di riwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim.

Bib,kira-kira ada gak manusia yang tidak punya dosa, yang tidak layak untuk taubat? Tidak ada. Kecuali para Nabi dan para Rasul selain mereka pasti punya dosa. Jadi dosa itu kea rah yang lumrah dan jadi adat kebiasaan manusia beda sama malaikat yang di cipta sama Allah Swt dari cahaya dan malaikat tidak akan bermaksiat kepada Allah Swt tapi kalau manusia, kalau jin, dia malaikat, bukan Nabi maka pasti akan melakukan dosa. Semua anak adam laki dan perempuan pasti punya salah baik dia sadar atau tidak dan sebaik-baik di antara mereka yang bertaubat kepada Allah Swt.

Ada lagi dalam hadist baginda Nabi kita Muhammad Saw seandainya kalian tidak melakukan dosa Allah Swt akan tinggalkan kalian dan Allah Swt akan mencari kaum yang melakukan dosa dan Allah Swt tunggu mereka untuk bertaubat lalu Allah Swt akan mengampuni dosa-dosa nya., ini bukan anjuran kita untuk berbuat dosa ya tapi ini adalah suatu kiasan dari Nabi seandainya kita tidak melakukan dosa maka kita bukan orang-orang yang di sayang.. Allah Swt akan cari orang-orang yang berbuat dosa lalu di tunggu sama Allah Swt untuk bertaubat agar di kasih ampunan oleh Allah Swt. Jadi manusia mempunyai sifat asli pendosa tapi di antaranya adalah pendosa yang baik yang bertaubat kepada Allah Swt. Jadi manusia itu lumrah

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ ٱلشَّهَوَٰتِ مِنَ ٱلنِّسَآءِ وَٱلْبَنِينَ وَٱلْقَنَٰطِيرِ ٱلْمُقَنطَرَةِ مِنَ ٱلذَّهَبِ وَٱلْفِضَّةِ وَٱلْخَيْلِ ٱلْمُسَوَّمَةِ وَٱلْأَنْعَٰمِ وَٱلْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَٰعُ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَٱللَّهُ عِندَهُۥ حُسْنُ ٱلْمَـَٔابِ

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).

 

Orang ketika mencari keberuntungan bukan dengan duit. Pengen mencari kedudukan tinggi di hadapan Allah Swt bukan dengan harta. Tapi dengan sering taubat kepada Allah Swt. Semakin sering dia bertaubat semakin dia mendapatkan keberuntungan.

Makanya kata Allah Swt.

وَتُوبُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ ٱلْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

Ini kita mengaji niat taubat sama Allah Swt. Nanti kita pulang kita niat sholat taubat. Besok pagi tengah malam kita taubat sama Allah Swt. Semakin sering kita taubat Allah Swt memberikan kita Al-Falah

وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ

barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.

Jadi orang yang tidak pernah bertaubat tidak pernah Istighfar kata Allah Swt orang yang zolim karena dia menzolimi diri nya dengan kebodohan. Dia lupa bahwa ada kehidupan akhirat, dia lupa ada tuhan yang memberi rizki yaitu Allah Swt, dia ada lupa bahwa ada Allah Swt maha pengampun dan sumber orang yang tidak mau taubat dan tidak mau beristighfar biasa nya 2 :

  • Karena dia menganggap dosa itu enteng.. apalagi dosa tidak bisa terlihat. Kalau orang melakukan dosa lalu dosa nya terlhat orang bisa takut melakukan dosa tapi karena dosa tidak bisa terlihat makanya orang jadi tidak takut melakukan dosa. Menganggap remeh dan menganggap ringan yang namanya dosa sehingga orang menyepelekan.

 

Sayyidina Bilal bin Saad mengatakan jangan kau lihat kecil nya dosa  tapi perhatikan kepada siapa kau melanggar, kepada siapa engkau bermaksiat, pastinya kepada Allah Swt.

Berkata Imam Anas bin Malik kalian ini hati-hati jangan kalian melakukan-melakukan perbuatan yang berjad yang dosa dan jangan kalian anggap itu seperti seekor lalat yang nempel di hidung lalu kalian usir dengan tangan lalu kalian tidak peduli tapi kami ini melihat dosa yang kecil ini seperti gunung yang berada di atas kepala kita dan seperti ingin menimpa kita.

Nabi pernah bersabda kepada Sayyidah Aisyah: wahai Aisyah hati hati kamu jangan sampai meyepelekan dosa, dosa kecil  jangan di anggap kecil  karena nanti di hari kiamat kita akan di tuntut sama Allah Swt. Itu dosa kecil, bagaimana kalau dosa besar? Itu akan di proses sama Allah Swt. Belum tentu selesai 10  tahun. Dosa yang kecil belum tentu selesai 100 tahun.  Ada seorang wanita datang kepada Nabi ente sudah menggibahkan dia walaupun yang ente ucapkan itu benar dan kalau dia dengar akan tersinggung dan kalimat ente itu kalau di lempar ke lauatan niscahya lautan itu akan menjadi busuk karena perkataan ente. Jangan sepelehkan dosa.

Imam Ghozali berkata dalam Ihya Ulumuddin dosa-dosa kecil itu kalau dilakukan lama-kelamaan menjadi besar dan kalau dia tidak buru-buru taubat gara-gara dosa kecil aja yang selalu dia lakukan dan bisa menyebabkan meninggal dalam keadaan Suul Khotimah.

Kata Imam Ghozali kalau kita menyadari dosa kita maka Allah Swt akan ampuni. Sedangkan yang meremehkan dosa akan Allah Swt besarkan dosanya.

Dulu ada orang menangis sampai 60  tahun pagi siang sore malam menangis terus. Akhirnya di Tanya, wahai syekh, kenapa anda selalu menangis? Lalu apa jawabannya, saya menangis karena dosa saya terlalu besar. Dulu 60 tahun yang lalu saya di undang makan sama saudara saya, lalu setelah makan saya keluar rumah dan melihat ada rumah yang terbuat dari tanah liat dan kayu lalu saya petik itu kayu untuk membersihkan gigi saya lalu setelah itu saya sadar karena telah mengambil hak orang dan akhirnya saya minta ridho dan di ridhoi tapi saya ingat ketika saya mengambilnya saya tidak minta izin dan gara-gara itu saya sampai menangis 60 tahun.

Kalau kita mabuk itu dosa kita sama Allah Swt tapi kalau kita zolim sama orang dan merampas hak orang maka untuk mendapat maaf nya Allah Swt maka kita harus dapat ridho juga dari orang yang kita zolimi.

Dahulu ada orang yang bernama idris sedang berjalan di pinggir pantai dan dia melihat ada delima namun di pantai itu tidak ada rumah lalu dia makan delima itu lalu setelah itu dia makan dia sadar bahwa delima jatuh dari pohon dan pohon ada pemiliknya lalu dia ikuti aliran air ternyata ada satu pohon delima besar di satu kebun lalu di yakini delima itu jatuh dari pohon itu lalu dia berkata wahai tuan rumah saya minta maaf dan minta halal karena saya tidak cukup taubat sama Allah Swt saya harus minta maaf sama anda karena saya sudah makan delima. Saya yakin delima ini dari pohon ini. Lalu berkata yang mempunyai pohon delima tidak cukup minta maaf, kamu harus jaga kebun ini selama satu bulan dan kamu harus bersihkan lalu bekerja lah orang yang bernama idris selama satu bulan ketika sudah selesai idris minta izin kepada yang punya pohon dan berkata yang punya pohon kamu selama satu bulan tidak mendapat gaji lalu syarat selanjut nya idris di minta untuk menikahkan putri nya yang matanya buta telinga nya tuli mulutnya bisa kaki  nya lumpuh, baik jikalau itu syarat agar saya mendapatkan halal dari satu delima maka akan aku nikahkan dan setelah menikah di persilahkan masuk kamar ternyata perempuan itu tidak tuli, tidak bisu, tidak buta, tidak lumpuh nyaris sempurna perempuan itu lalu di kembali lagi ke sang bapak, maaf bapak ternyata anak bapak tidak cacat lalu apa jawaban sang bapak tidak ada yang cacat karena dia jaga mulutnya dari dosa, dia jaga matanya dari melihat yang harom, dia jaga telinganya dari maksiat dia jaga anggota tubuhnya dari maksiat dan dia layak mendapatkan laki-laki seperti kamu yang waro dan insya Allah akan melahirkan anak yang bernama Imam Syafii. Menjaga jangan sampai ada makanan haram yang masuk ke dalam tubuh agar tidak zolim supaya taubat di terima sama Allah Swt

Kalau kita zolim sama orang kita tidak di terima taubat nya sama Allah Swt kecuali kita harus minta maaf terlebih dahulu sama orang yang kita zolimi. Orang yang menzolimi bisa tidur tapi yang di zolimi tidak bisa tidur karena dendam dan marah siang malam dia mendoakan buruk buat yang menzolimi dan Allah Swt tidak pernah tidur untuk men ijabah doa buat orang yang terzolimi.

Hadirin-hadirat yang di rahmati oleh Allah Swt. Hadist ini berlanjut dalam riwayat Imam Muslim sesungguh nya Allah Swt lebih senang dengan taubat hambanya ketika dia taubat kepada Allah Swt melebihi salah seorang dari kalian dia berada di atas kendaraan nya di padang pasir yang mana kendaraan nya itu lari darinya dan di atas kendaraanya itu ada makanannya, ada minumannya, ada perbekalan hidup nya lalu dia putus asa dari pada unta tersebut lalu dia tiba-tiba menghampiri pohon lalu dia tidur di bawah naungan pohon itu, yang mana dia sudah putus asa dari pada kendaraannya itu. Tiba-tiba ketika dia dalam istirahatnya itu tiba-tiba pas dia sadar dari istirahatnya di bawah pohon untanya kembali berdiri di sisi nya dan tiba-tiba tali nya ada di tangannya lalu saking dia gembiranya dia berkata “ya Allah engkaulah budakku dan aku tuhanmu”

Kata Nabi dalam hadist dia salah karena saking girangnya dan Allah Swt lebih bahagia dengan taubat nya seseorang yang kehilangan kendaraannya lalu kembali lagi.

Mudah-mudahan kita bisa selalu membuat Allah Swt bahagia dengan taubat kita. Jangan remehkan dosa kecil. Ketahuilah kerikil itu ente tumpuk satu persatu lama-lama jadi gunung.

Korek tidak bisa membakar rumah tapi korek itu kalau di kumpulkan ada kertas dan kayu yang banyak bisa membakar rumah. Begitu juga dosa kita kecil sekali, 2 kali, 3 kali, lalu tidak bertaubat maka akan membuat tubuh kita dan hati kita menjadi hitam dan akan menyebabkan mati dalam keadaan husnul khotimah.

  • Menunda taubat.

Dahulu ada pohon di sembah. Akhirnya ada satu anak muda yang badannya sehat lalu dia mendengar ada pohon di sembah langsung dia datangi dan dia mau potong itu pohon. Sebelum sampai di pohon ketemu sama setan lalu setan bilang mau kemana engkau? Saya mau potong itu pohon karena di sembah lalu setan bilang jangan. Berkelahi lah anak muda dan setan dan setan pun kalah. Lalu anak muda itu pun langsung bergegas mau potong pohon itu dan setan pun menghalangi lagi. Berkata anak muda, ente kan udah kalah berantem sama ane, dan setan pun memberikan uang 100 dinar untuk satu bulan dan anak muda itu pun menerimanya dan iman nya pun mulai goyang. Setelah satu bulan muncul semangat lagi untuk menebang pohon itu tapi di hadang lagi sama setan dan setan pun memberi 1000 dinar untuk setahun lalu anak mudah menerimanya. Dan bertahun-tahun pohon itu di tunda untuk tidak di potong sampai badan anak muda itu pun mulai lemah balik lagi ke pohon itu lalu di hadang lagi sama setan dan setan berkata ane tidak mau ngasih ente uang lagi kalau ente mau berantem ayo kita berantem. Lalu kalah anak muda tersebut  dan akhirnya menyerah. Dulu ente kuat pengen potong pohon itu karena Allah Swt dan yang kedua dan seterusnya sudah bukan karena Allah Swt tapi karena dunia.

Begitu juga kita, kalau mau taubat harus segera dan jangan di tunda-tunda. Di takut kan di tunda-tunda jadi goyang iman kita.

Ibu bapak hadirin-hadirat yang di rahmati oleh Allah Swt oleh karenanya taubat itu jangan di tunda-tunda dan minta lah kepada Allah Swt

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh