Forum Replies Created

Viewing 10 posts - 151 through 160 (of 259 total)
  • Author
    Posts
  • in reply to: Berjilbab/ Berkerudung yang benar #83753275
    admin
    Member

    Walaikumsalam wr wb,

    Mengenai jilbab sudah pernah dibahas sebelumnya diforum ini oleh Habib Munzir, berikut kutipannya:
    [quote]Alaikumsalam warahmatullah wabarakaatuh

    1. Hijab secara bahasa : adalah penutup/ penghalang/ pembatas
    Secara Syari?ah : penutup aurat berupa kain atau benda apapun yg menghalangi terlihatnya warna kulit (tidak transparan seperti plastik, kaca dlsb) bagi pria menurut Madzhab Syafi?I adalah antara Lutut dan pusar, bagi budak adalah dua kemaluannya,

    dan bagi wanita adalah seluruh tubuhnya dalam madzhab syafi?I., dan pendapat lain mengatakan seluruh tubuhnya kecuali wajah. Dan bagi kita untuk sedikit demi sedikit merangkak pada syari?ah, kalau ia wanita yg biasa membuka auratnya, maka baiknya ia memulai dengan menggunakan pakaian panjang, atau celana panjang, lalu mulai mengenakan jilbab ringkas, lalu berjalan waktu dengan kemuliaan yg ada pd Imannya untuk menggunakan jilbab yg lebih menutup seluruh rambut dan lehernya, lalu kemudian ia meningkat kpd hal yg lebih mulia, yaitu meninggalkan pakaian2 ketatnya menuju kepada kesempurnaan puncak, yaitu sempurnanya Syariah atas mereka, yaitu menutup seluruh tubuhnya dan menggunakan pakaian yg longgar

    Ada hadits, bahwa Rasul saw bertanya pada para sahabat, : ?wanita manakah yg paling sempurna??. Maka semua sahabat terdiam, dan saat itu diantara mereka adalah Sayyidina Ali kw, yg kemudian bertanya pd Istrinya (Fathimah Puteri Rasul saw), maka Fathimah Azzahra Radhiyallah ?anha (beliau digelari Sayyidatunnisa?il?alamin : pemimpin wanita seluruh alam) menjawab : ?wanita yg tak melihat lelaki dan tak terlihat oleh kaum lelaki?. Maka ketika ucapan ini disampaikan pd Rasul saw maka Rasul saw berkata : ?tepat..!?.

    Dalil atas hijab ini sudah jelas dalam Alqur?an pun dijelaskan dengan jelas, pada surat Annuur ayat 31 : ?KATAKANLAH PADA WANITA WANITA BERIMAN (mukminat : orang beriman dari kaum wanita) AGAR MENUNDUKKAN PANDANGANNYA DARI MELIHAT KAUM LELAKI DAN MENJAGA KEMALUANNYA DARI HAL YG DIHARAMKAN, DAN JANGAN PULA MEMPERLIHATKAN PERHIASANNYA (kalung dlsb), KECUALI YG TERLIHAT DIPAKAIANNYA, DAN AGAR MENUTUPKAN CADARNYA DIATAS WAJAHNYA DAN DADA SERTA LEHERNYA, DAN JANGANLAH MEMPERLIHATKAN PERHIASANNYA (dan membuka jilbabnya) KECUALI PADA SUAMINYA, ATAU AYAH MEREKA, ATAU AYAH DARI SUAMI MEREKA (mertua), ATAU ANAK LELAKI MEREKA (anak kandung atau anak suson), ATAU ANAK SUAMI MEREKA (anak tiri mereka), ATAU SAUDARA SAUDARA MEREKA (adik/kakak secara keturunan dan suson), ATAU ANAK SAUDARA MEREKA (keponakan), ATAU WANITA LAINNYA (wanita muslimah lainnya, dan aurat harus tertutup pula bila berhadapan dg wanita non muslim), ATAU BUDAK WANITA MEREKA?..hingga akhir ayat? (Annur 31).
    (rujuk Tafsir Ibn Abbas surat Annuur)

    Namun pendapat yg kedua berpendapat bahwa hal ini (menutup seluruh tubuh dengan serapat2nya hingga tak terlihat oleh kaum lelaki) adalah hanya pd istri istri Rasul saw, namun pendapat pertama yg lebih Arjah (lebih kuat), demikian dalam madzhab syafi\’i, namun ada perbedaan pd madzhab yg lain, wallahu a\’lam

    ada pula keringanan bagi wanita yg bekerja, untuk membuka wajahnya, demikian dalam kitab Syarh Baijuri Syarh Abi Syuja\’ alaa Madzhab Syafi;i, bab Ahkam Shalat.Maka jelaslah sudah bahwa kesimpulannya puncak kehormatan wanita adalah menutupi dirinya hingga tak terlihat oleh kaum lelaki. (wanita yg berjilbab dan berpakaian agak ketat, masih akan terlihat lekukan dan bagian tubuh yg menonjol di bagian dada dan belakangnya). Inilah puncak kesempurnaan wanita.

    dan masih banyak lagi dari hal hal yg diperintahkan Allah yg mungkin belum mampu kita jalankan secara keseluruhan, seperti membicarakan aib orang lain misalnya, merupakan dosa besar, demikian pula mengumpat dll, namun ini semua tak akan kita mampu menghindarinya kecuali dg Tadriij (bertingkat tingkat dan selangkah demi selangkah). Dan setiap usaha untuk mencapai suatu perintah Allah, merupakan pahala, sebagaimana saya jelaskan diatas, maka wanita yg menyadari bahwa menutup seluruh tubuhnya adalah wajib, lalu ia mulai berusaha menutup auratnya sedikit demi sedikit, maka saat saat waktu berjalan itu ia tertulis sebagai wanita yg menuju kesempurnaan, contoh :
    Dua orang wanita sama sama mengenakan pakaian ketat, kita sebutlah rani dan rena.
    Rena memang sejak dewasa sudah asyik dg celana ketat, dan tak pernah perduli dg perintah Allah swt walaupun ia seorang muslim,
    namun Rani pada awalnya adalah wanita yg suka memakai celana pendek didepan umum, namun ia kemudian mengetahui bahwa setiap wanita harus menutup auratnya, rani pun menyesali dosanya, ia membatin?? aduh.. aku belum mampu tuh kalau harus pakai tutupan lengkap.., tapi kalau aku gini ya aku dosa.. ah.. biar deh.. aku akan coba perlahan lahan, supaya ngga nyolok juga, dan aku bercita cita akan sampai pada kesempurnaan kaum wanita dan kehormatan tertinggi..?. maka ia membeli celana ketat untuk menggantikan celana pendeknya.. dan ia sudah melirik lirik jilbab ketat yg akan ia gunakan dalam waktu dekat, dan ia telah memesan pakaian daster longgar dengan warna yg indah walau ia masih ragu kapan akan mampu menggunakannya.
    Wah? alangkah tingginya derajat Rani diatas Rena, bukankah sama sama menggunakan pakaian ketat?, yah.., namun sanubari yg menyimpan Niat mulia, berbeda dengan sanubari yg kosong dari Niat Mulia, sebagaimana Berlian dan Batu kali, sama sama berasal dari bebatuan dan namanya pun tetap batu, namun? jauh berbeda kehormatannya di mata orang, lalu bagaimana kalau kehormatannya jauh berbeda bukan dimata orang, tapi dimata Allah..?

    Wanita menggunakan hijab karena menjalankan perintah yg Maha Menciptakannya dari ketiadaan, sebagaimana lelakipun diperintahkan menutupi auratnya, sebagaimana kita mematuhi aturan rt, rw, aturan lalu lintas, sabuk pengaman, helm dlsb, mungkin kita akan melanggar bila kita yakin akan bisa terhindar dari denda atau hukuman,
    namun kita akan patuh dengan santai menggunakan helm dan atau sabuk pengaman atau mematuhi aturan lalu lintas, bila dengan setiap kepatuhan itu kita dibayar dengan kwitansi mendapatkan sebuah Rumah Istana yg Maha Megah dengan segala keindahan dan kemewahannya, dan kita takut pula melanggarnya karena pasti dicengkeram dalam siksaan penjara super kejam ribuan tahun?, bukankah demikian?, ya.. demikianlah orang orang yg berakal.
    Dan bagaimana mereka yg menolaknya?, bukankah mereka orang yg merugi?,
    Ya? mereka orang orang yg merugi.
    Namun diatas itu semua, Allah tak akan memaksa lebih dari kemampuan kita, maka janganlah gusar dengan perintahnya, karena gusar dan penentangan akan membuka gerbang kemarahan Nya semakin membesar, namun tunduk dan pasreah lah pada Nya, mengadulah bahwa kita masih sangat lemah untuk mengamalkan beberapa perintahnya, wahai penduduk Bumi, jauh berbeda antara orang yg ketika diperintah Raja, lalu ia mengatakan pada Raja : ?aku tak mau..!!, aku menolak dan benci..!?, atau orang yg berkata pd Rajanya : ?maafkan kelemahanku.., aku tak mampu..kasihanilah kelemahanku..?.

    Wallahu a?lam[/quote]

    berikut linknya:
    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=8&id=142&lang=en#142

    salam..
    -admin-

    in reply to: hizb nawawi #78610656
    admin
    Member

    [b]danang tulis:[/b]
    [quote]kalau saya boleh usul, bagaimana bila admin menyediakan file hizb nawawi dalam format file pdf…

    sukron[/quote]

    ok, file pdf nya bisa didownload disini:
    [file name=Hizb_Nawawi.pdf size=43234]http://www.majelisrasulullah.org/components/com_simpleboard/uploaded/files/Hizb_Nawawi.pdf[/file]

    salam..
    -admin-

    in reply to: bertanya #83709393
    admin
    Member

    Asalamualaikum wr wb,

    berikut jawaban habib yg telah ada di forum ini tentang nomer hp beliau:
    [quote]saudaraku yg kumuliakan,
    no hp saya ini berganti ganti setiap bulannya, dan saya ada 4 nomer handphone, dan saya tak tahu pengaturan jadwal, dan pula hp saya sering saya divert dan hanya sms yg masuk, bila anda / teman anda ada permasalahan undangan yg berkaitan dg kehadiran saya maka hubungi sdr mahfud di 081808889795.

    bila permasalahan pribadi dg saya, anda / teman anda dapat menghubungi saudara Muhammad ainiy, karena muhamad ainiy adalah yg selalu ikut saya kemanapun saya pergi, dimobil, di markas, di majelis, didalam dan luar kota ia selalu bersama saya, no hp nya di 08170760030.[/quote]

    berikut linknya:
    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=3279&lang=en#3279

    salam..
    -admin-

    in reply to: bertanya #83709389
    admin
    Member

    Walaikumsalam wr wb,
    Antum boleh memanggil Habib dengan sebutan apa saja, sesuai dengan jawaban beliau disini:
    [quote]
    anda ingin memanggil saya siapapun boleh saudaraku, saya siap menjadi teman anda,
    [/quote]
    berikut linknya:
    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=7734&lang=en#7734

    Untuk masalah pacaran, telah dibahas habib diforum ini, berikut kutipannya:
    [quote]Semoga Limpahan Anugerah menghiasi siang malam anda dengan Kebahagiaan.

    Almutahaabbiien fillah (saling menyayangi karena Allah) pahalanya sangat besar, mengenai hukumnya pacaran boleh boleh aja kalau tidak melanggar norma syariah.

    wallahu a\’lam[/quote]
    berikut linknya:
    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=1024&lang=en#1024

    salam..
    -admin-

    in reply to: Soal Kafan Jenazah #83691799
    admin
    Member

    Walaikumsalam wr wb,

    berikut kutipan jawaban habib yg sudah ada diforum ini tentang proses pengurusan jenazah:
    [quote]sunnahnya dengan 3 helai kain kafan (shahih Bukhari), boleh dengan gamis (shahih Bukhari), dan sunnah jumlahnya witir, bila ingin ditambah maka 5 helai, atau 7 helai, dan sunnah muakkadah bagi wanita adalah 5 helai atau lebih, dan bagi wanita adalah yg pertama adalah pakaian lengkap dg jilbabnya, lalu barulah kafan, dan diperbanyak kain kafannya agar lekuk tubuhnya tak terlihat saat diusung atau dishalatkan.
    [/quote]

    Berikut linknya:
    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=8&id=2852&lang=en#2852

    salam..
    -admin-

    in reply to: istilah2 \"baru\" #83700485
    admin
    Member

    Walaikumsalam wr wb,
    Pertanyaan saudari sudah pernah dibahas sebelumnya diforum ini oleh Habib Munzir, berikut kutipannya:

    Wahabi:
    Sejarah wahabi oleh saudara nuryadin:
    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=10&id=613&lang=en#613

    Pendapat habib tentang ajaran wahabi:
    [quote]saudaraku yg kumuliakan,
    ajaran wahabi ini banyak menyimpang dari syariah islam, niatnya baik, yaitu pemurnian tauhid, namun niat baik bila disertai kesombongan dan kedangkalan syariah maka begitulah jadinya.

    dan kita terus berusaha memberikan kejelasan pada saudara saudara kita yg telah terjebak, tapi bukan permusuhan yg mengacu pada peperangan dan pertumpahan darah, tapi justru penanggulangan dengan kejelasan dan dalil yg akurat agar mereka dapat kembali kepada kebenaran.

    demikian saudaraku yg kumuliakan,

    wallahu a\’lam[/quote]
    berikut linknya:
    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=7&id=4960&lang=en#4960

    Tarikat:
    [quote]
    semua tarekat itu bertujuan untuk mencari suatu cara agar sampai pd dzikir yg khusyu, bila sudah berhasil mencapainya maka ia tak perlu tarekat lagi, tapi umumnya mereka yg telah berhasil mereka menjadi pengajar, demi menuntun adik2nya mencapai khusyu nya dzikir,
    [/quote]
    berikut linkny:
    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=6376&lang=en#6376
    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=8&id=1702&lang=en#1702

    Karomah:
    [quote]Saudaraku yg kumuliakan,
    Karamah secara bahasa adalah kemuliaan, namun secara istilah dalam agama maka banyak makna yg berbeda, yaitu pada muamalah (pergaulan) karamah adalah orang yg mulia dan dermawan, pada Bab Tasawwuf karamah adalah kelebihan yg Allah berikan pada orang yg shalih berupa keajaiban,

    ilmu tenaga dalam tak bisa dikaitkan dg Karamah dalam makna manapun,

    setiap manusia bisa menjadi mulia dan dermawan hingga ia menyandang gelar Ahlulkaram,

    maksudnya jangan tertipu dengan karomah adalah sebagian muslimin ini takjub pada seseorang karena melihat keajaibannya saja, bukan budi pekertinya, bukan ilmunya, bukan kedalaman pemahamannya dalam syariah, atau kehebatan ibadahnya, namun takjub dengan karomah, hingga mereka tak mau percaya pada ulama atau guru jika tak terlihat keajaiaban2 pada pribadinya,

    hingga jadilah makna para wali Allah swt itu adalah yg memiliki kemampuan berbuat hal yg ajaib, hingga menyamakan mereka dengan pemilik ilmu kesaktian, padahal bukan itu yg disebut para wali, walaupun banyak juga para wali yg diberi keajaiban oleh Allah swt,

    maka para dukun yg memperbudak jin dianggap wali Allah swt, karena mereka bisa berbuat hal yg ajaib dg bantuan jin mereka, misalnya menghilang, tau isi hati orang, maka ia memakai sorban dan baju ulama, lalu mengaku wali Allah dan orang pun mengagungkannya, nah.. inilah makna ucapan : Jangan tertipu dg karomah\"

    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dalam semua cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    Wallahu a’lam[/quote]
    berikut linknya:
    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=7&id=7111&lang=en#7111

    salam..
    -admin-

    in reply to: Istri, Muhrim atau Bukan ? #83363412
    admin
    Member

    [b]nurman1980 tulis:[/b]
    [quote]Jadi ibu tiri tidak batal wudhu bila kita bersentuhan?? meski kita tidak disusuinya??
    [/quote]

    walaikumsalam wr wb,
    Pertanyaan antum sudah pernah dibahas oleh Habib Munzir, bahwa ibu tiri tidak batal wudhu bila kita bersentuhan. Berikut kutipan jawaban beliau:
    [quote]
    saudaraku yg kumuliakan,
    yaitu wanita yg muhrim adalah :
    dari periparan
    1. mertua (ibu dari istri)
    2. putri dari istri
    3. menantu (istri dari putra)
    4. Istri dari ayah (ibu tiri)
    [/quote]

    Berikut linknya:
    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=8&id=4361&lang=en#4361

    salam..
    -admin-

    in reply to: KIAMAT DAN WANITA #83663654
    admin
    Member

    Walaikumsalam wr wb,

    Pertanyaan antum sudah pernah dibahas diforum ini oleh Habib, berikut saya cantumkan jawaban beliau:

    1. Tentang Isra Mi\’raj
    [quote]
    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Semoga Cahaya Keridhoan Allah selalu menaungi anda khususnya dan kita semua dalam lindungan pengampunan Nya yg selalu menerangi hamba hamba Nya sepanjang zaman.

    mengenai hadits tersebut, terdapat unsur mutasyabih, dan sebagian pendapat bahwa Allah swt menggambarkan kejadian kejadian itu kepada sang Nabi saw, sebagaimana Allah menggambarkan didalam Alqur\’an mengenai keadaan orang di hari kiamat.

    sebagaimana Rasul saw menggambarkan bagaimana keadaan hari kiamat dimana manusia ada yg mengalami ini dan itu, sedangkan itu semua belum lagi terjadi,

    namun adapula pendapat yg mengatakan bahwa itu memang benar telah terjadi dengan kehendak Allah swt.

    wallahu a\’lam[/quote]
    berikut linknya:
    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=345&lang=en#345

    2. Tentang Wanita tercipta dari tulang rusuk lelaki
    [quote]
    Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Cahaya kebahagiaan semoga selalu menghiasi hari hari anda,

    saudaraku yg kumuliakan,
    sungguh kejahilan telah merajalela, sebagaimana sabda Nabi saw : \"Sungguh Allah tak mencabut ilmu dengan merenggutnya dari hamba hamba Nya, namun Allah mencabut ilmu itu dengan wafatnya ulama, hingga bila tak adalagi dlm suatu masyarakat seorang ulama, maka mereka akan menjadikan orang orang bodoh tuk dijadikan ulama, mereka ditanya tentang masalah, mereka berfatwa tanpa ilmu, maka mereka itu sesat dan menyesatkan pula\" (shahih Bukhari).

    kita memahami dari sejumlah riwayat tsiqah bahwa Hawa dicipta dari tulang rusuk adam as, demikian dijelaskan dalam :
    Tafsir Imam Qurtubi rahimahullah Juz 1 hal 301, Juz 5 hal 2
    Tafsir Imam Ibn Katsir Rahimahullah Juz 1 hal 64
    Tafsir Imam Attabari rahimahullah Juz 1 hal 176
    Sunan Ibn Majah hadits no.525.

    hal ini Muttafaq atas kebenarannya, dan yg mengingkarinya adalah karena kejahilanya dalam syariah,

    saudaraku memang sekarang ini mereka yg mengaku bertitel ulama dlsb itu banyak yg tak tahu syarat sah wudhu, namun mereka berfatwa seakan mereka adalah orang yg lebih tahu dari para Muhaddits dan Imam yg hafal ratusan ribu hadits.

    demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam rahmat selalu,

    wallahu a\’lam[/quote]
    berikut linknya:
    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=4377&lang=en#4377

    salam..
    -admin-

    in reply to: Benda-benda Pusaka #80645381
    admin
    Member

    [b]alhabbun tulis:[/b]
    [quote]
    Kalau sekarang Habib sudah berangkat ke Hadromaut ya?
    Hati\" ya Bib dan jangan\" lama. Kasian jama\’ah MR ditinggal.
    [/quote]

    Walaikumsalam wr wb,

    Benar sekarang Habib sudah berangkat ke Yaman, beliau berangkat hari kamis siang (18 Oktober 2007).

    Habib sendiri juga masih belum tahu akan berapa lama disana, beliau menunggu perintah guru beliau Habib Umar bin Hafids.

    terimakasih, wasalam.

    in reply to: LDII?? #83672464
    admin
    Member

    Walaikumsalam wr wb,

    Mengenai masalah LDII sudah pernah dibahas oleh Habib Munzir diforum ini, berikut kutipan2 jawaban beliau:

    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=7&id=3195&lang=en#3195
    [quote]Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

    Limpahan Rahmat dan kasih sayang Nya swt semoga selalu tercurah pada anda dan keluarga,

    saudaraku yg kumuliakan,
    hati hatilah dg gerakan LDII, mereka ini banyak mengajarkan hal yg menyimpang dalam bimbingannya, diantaranya Takfir, yaitu mengkafirkan orang lain yg tak ikut dg mereka, maka mereka yg belum berbai;at pada mereka, dianggap kafir, juga dengan kewajiban berinfak, mereka harus berinfak pada pimpinannya, dan tak perlu halal atau haramnya yg penting mereka harus membayar iuran pada Imamnya, dan masih banyak lagi hal hal sesat.

    nah.. contoh contoh hal yg benar benar Bid\’ah adalah perbuatan mereka itu diatas, inilah Bid\’ah dhalalah dan Munkarah,

    saudaraku yg kumuliakan,
    saran saya anda terus memantau akidah keluarga anda, bila mulai muncul fanatisme LDII nya dg menganggap kafir pada muslim lainnya, dan mulai ada kewajiban berinfak, dan kabar tentang Bai\’at mereka, nah… berarti keluarga anda telah terjebak dalam perangkap mereka,

    baiknya segera selamatkan mereka dari kesesatan sebelum mereka lebih tersesat.

    demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

    wallahu a\’lam[/quote]

    Untuk pendapat Habib tentang LDII lainnya, antum bisa juga melihatnya di link berikut ini:
    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=5000&lang=en#5000
    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=9&id=5587&lang=en#5587
    http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=8&id=5904&lang=en#5904

    salam..

Viewing 10 posts - 151 through 160 (of 259 total)