Jaltsatul istnain Majelis Rasulullah

23 Desember 2019

Al-Habib Ja’far bin Muhammad Bagir Al-Atthos

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kita ucapkan selamat datang kepada para Asatidz yang dalam keadaan macet Insya Allah sqampai di tempat tujuan dengan selamat. Al Habib Alwi bin Abduraahman Al-Habsyi , Al-Habib Muhammad Bagir bin Alwi bin Yahya dan para Asatidz yang lain yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu namun tidak mengurangi rasa hormat kami untuk semuanya. 

         Sebelum kita membuka pengajian kita dalam kitab  matan Alghoyatu wa Taqrib sebagaimana biasa kita langsung membaca dari pada doa pembukaan majelis yang di karang oleh Al-Imam Al-Habib Abdullah bin Alwi Alhaddad 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

نَوَيْتُ التَّعَلُّمَ وَالتَّعْلِيْمَ، وَالنَّفْعَ وَالاِنْتِفَاعَ، وَالْمُذَاكِرَةَ وَالتَّذْكِيْرَ،
وَالإِفَادَةَ وَالاِسْتِفَادَةَ، وِالْحِثُّ عَلَى تَمَسُّكِ بِكِتَابِ الله،
وَبِسُنَّةِ رَسُوْلِ الله صلى الله عليه وسلَّم،
وَالدُّعَاءَ إِلَى الْهُدَى، وَالدِّلالَةَ عَلَى الْخَيْرِ،
اِبْتِغَاءَ وَجْهِ الله وَمَرْضَاتِهِ وَقُرْبِهِ وَثَوَابِهِ

الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّهِ ۚ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
نعم المولى ونعم النصير

Alhamdulillah Wa Syukrulillah di malam hari ini kita kembali dalam kajian kita dalam kitab Matan Ghoyah Wattaqrib Matan Abi Suja’ yang di karang oleh Imam Al Asbahani masih di dalam kitab Thoharoh di dalam bab masalah yang berkaitan tentang Mandi. Kemarin kita telah selesaikan dari pada hal-hal yang mewajibkan mandi 6 perkara. Yang 3 berkaitan dengan laki laki dan perempuan yang 3 lagi hanya khusus perempuan. 

  1. Keluar nya Mani
  2. Berjima’
  3. kematian

itu lah yang bercampur antara laki-laki dan perempuan. Kemudian yang 3 hanya khusus perempuan

  1. haid
  2. nifas
  3. wiladah

kemudian kemarin telah kita selesaikan juga kewajiban mandi yang ada di dalam kitab ini di tambahkan dengan menghilangkan najis. Kemudian kemarin sunnah-sunnah juga sudah kita selesaikan da nada 5 yang di sebutkan di dalam Abi Suja’. Sekarang masuk di dalam pembahasan tentang Mandi yang di sunnahkan.  Walaupun banyak di sini di sebutkan oleh Abi Suja’ termasuk banyak juga yaitu 17 perkara

Mandi yang disunnahkan, 17 diantaranya :

  1. Mandi Jum’at 

Masuknya dari waktu fajr pada hari jum’at, sebagian lagi tengah malem jika sudah masuk hari jum’at (malam jum’at). adapun mandi jum’at terdapat 2 niat yaitu mandi utk hari jum’at & mandi utk melaksanakan shalat jum’at. jika susah utk mandi melaksanakan shalat jum’at, maka kalian boleh niat 2 sunah tsb saat kalian mandi pagi sblm berangkat kerja seperti biasanya tinggal diniatkan saja mandinya.

2.Mandi Idhul Fitri & Idhul Adha

masuknya waktu mandi ini dari tengah malam sampai tenggelamnya matahari pada hari ied

3.Mandi shalat istisqa (minta turun hujan).

Penjelasan: mandi sunnah sholat Istisqa atau minta hujan ketika sudah di perintahkan oleh pemerintah kita untuk berkumpul untuk sholat Istisqa dan mulai waktunya dari pada mandi Istisqa dan waktu selesai nya ketika selesai sholat Istisqa.

4. Mandi shalat gerhana bulan.

Penjelasan: mulai mandi sunnah nya ketika mulai ada perubahan dari gerhana Bulan tersebut dan selesai nya ketika selesai gerhana Bulannya. 

5. Mandi shalat gerhana matahari. Waktunya ketika mulainya ada perubahan dari gerhana tersebut sampai telah selesai gerhananya.

6. Mandi setelah memandikan mayit.

7. Mandi org yg kafir apabila ia masuk Islam.

Penjelasan: sunnah mandi apabila dia belum mengeluarkan mani. Kalau dia sudah mengeluarkan mani hukum nya menjadi wajib. Waktu nya ketika sudah bersyahadat baru mandi sunnah

8. Mandi org gila ketika sembuh dari gilanya.

9. Mandi org yg pingsan apabila ia sadar dari pingsan nya.

10. Mandi saat akan ihram.

Penjelasan: ketika kita sampai di miqod kita di sunnahkan mandi dan jangan sekali-kali menyemprotkan minyak wangi kepakaian ihram kalau badan nya boleh di wangiin

11. Mandi bagi org yg ingin masuk kota Mekkah bagi org yg mau umroh, haji, atau org yg hanya mau ke Kota Mekkah aja, sebagai bentuk penghormatan kepada Kota Mekkah.

12. Mandi bagi org yg wukuf di Arafah.

13. Mandi bagi org yg Mabit di Mudzdalifah.

14. Mandi bagi org yg ingin melempar 3 jamarat (lempar jumrah).

15. Mandi bagi org yg Thawaf.

16. Mandi bagi org yg Sa’i.

17. Mandi bagi org yg ingin masuk Kota Madinahnya Rasulullah SAW

Kita minta Al-Habib Alwi karena saya juga masiih ada acara Maulid di tempat lain saya mohon Habib Alwi dan Habi Bagir nanti mimpin majelis dan saya mohon maaf tidak bisa hadir sampai selesai karena memang saya terlanjur janji dengan keponakan saya harus hadir maulid beliau saya mohon Habib Alwi dan Habib Bagir, tadi saya sudah ketar ketir kalau dua-dua nya tidak datang repot soal nya saya janji dengan orang juga. Alhamdulillah kedua-dua nya sudah sampai saya minta Habib alwi untuk meneruskan pembacaan Hadist dan Insya Allah nanti akan di tutup oleh Habibana Bagir.