السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

اللهم صل على سيدنا محمد نورك الساري ومددك الجاري

واجمعني به في كل أطواري وعلى اله وصحبه وسلم يا نور

Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah Swt   karena  pada malam  hari ini  kita masih di berikan kesempatan  berkumpul bersama – sama guna  meraih rahmatnya Allah,  guna meraih ridhanya Allah Swt  di mana nasihat di minggu – minggu sebelumnya  mengenai caranya  kita mendapatkan cintanya Allah Swt  baru  cara yang pertama  yaitu dengan cara  kita mengikuti  nabi Muhammad Saw  , kalau  orang  laki – laki mengikutinya Rasulullah Saw,  kalau orang  perempuan mengikutinya  putri Rasulullah Saw sayidah  fatimatuzahra R.a  karena semua  ada pemimpinya di dunia dan di akherat  dan  yang  tadi  di kisahkan oleh guru kita  Al Habib Alwi bin Abdurahman al Habsyi,  sayidah Fatimatuzahra adalah pemimpin nya  perempuan  nanti di dunia dan di akherat,   sayidatunisa il’alamin  pemimpin  perempuan  seluruh alam, maka dari itu barang siapa  yang mau di pimpin  oleh sayidah  Fatimatuzahra  mulai sekarang teladani  , ikuti  jadikan  panutan  jadikan kecintaan,  banyak dari kita ini   yang laki- lakinya kah  atau yang perempuanya kah  liat sesuatu yang menarik  liat seseorang yang meanarik akhirnya  menjadi panutan  padahal  kita belum  tahu  bahwa kita  akan bersamanya  kelak di akherat,  kalau  dia masuk syurga,  kalau   di masuk neraka  mengikut  juga bersamanya  wal iyadu bilah

المرء يحشريوم القيامةمع من أحب

‘’ Seseorang  berjalan di yaumil kiyamat bersama  orang yang dia  cintai ‘’

Kalau dia cintanya  bersama  Rasulullah  maka  insya Allah dia akan  bersama  Rasulullah Saw  maka dari itu   untuk mengikuti Rasulullah Saw  dan kalau  perempuan maka  ikuti sayidah Fatimah  karena semua sudah di ajarkan  , sudah  di sampaikan  dari Rasulullah Saw kepada sayidah Fatimah  makanya tinggal kita   yang mau meneladaninya,  kemudian  yang  ke -2   dari cara supaya   kita mendapatkan cintanya Allah Swt  adalah dengan mengikuti sunahnya Nabi Muhammad Saw,  mengamalkan sunahnya Rasulullah Saw  karena siapapun dia   yang mengamalkan sunah Rasulullah Saw  akan mendapatkan  kecintaanya Allah Swt  sebagaimana Allah Swt berfirman  dalam  hadits qudsi

لا يزال عبدي يتقرب إليّ بالنوافل حتى أحبه

‘’ Tidaklah seorang hamba yang mendekatkan dirinya kepada  Allah  dengan sunah sunah Rasulullah Saw   sampai aku mencintainya ‘’

Salah satu wasilah agar  kita mendapatkan cintanya Allah Swt  dengan  kita melaksanakan sunah – sunah  nabi Muhammad Saw,   kita banyak pelajari dari guru – guru kita dalam setiap nasihatnya  seperti itsar  rasa keperdulian   itu adalah amalan nabi Muhammad Saw   yang harusnya  kita  ikuti kita  teladani  dan masih banyak lagi sunah sunah Rasulullah Saw.   Di malam Jum’at  pertama di gedung dalail  khairat guru kita al Habib  Ahmad al Athas mengajarkan kita sunah – sunah,  500  sunahnya shalat  ada ulama  berpendapat 800 sunahnya shalat, ada  yang menyampaikan  1000 sunah di dalam shalat,  pertanyaanya  untuk kita berapa sunah shalat yang sudah  kita amalkan?  kadang seseorang   tidak memperhatikan sunah Rasulullah Saw,  jikalau seseorang  mau ilmunya  bermanfaat  ketika mempelajari satu ilmu  mulai mengamalkanya dan menghayati  ketika  di dalam shalat apa sunahnya Rasulullah Saw  misalnya  menggunakan siwak maka  hayati  hal  ini sunah Rasulullah Saw  ilmunya  akan bermanfaat dan tidak akan lupa  mau ruku apa sunahnya Rasulullah amalkan , mau sujud  apa sunahnya Rasulullah Saw  maka amalkan, maka  hal yang seperti ini  tidak akan lupa  , kalau seseorang belajar  akan  tetapi   tidak di amalkan  maka  hal tersebut percuma  kita  juga lupa ada  sunah  Rasulullah Saw   yang  seperti itu   dan banyak sunah sunah Rasulullah yang  kita kurang mengamalkanya  padahal  penting  kita mengerjakan sunah Rasulullah  dan dalam riwayat di sebutkan

 ‘’Barangsiapa  yang  menghidupi sunahku maka  ia telah mencintaiku ‘’

Dan dalam riwayat  yang  lain  barangsiapa  yang mencintai ku maka  dia akan  bersama ku di  yaumil kiyamah ‘’    sampai  al Habib Sa’aad Alydrus  selain beliau mengarang  500  sunahnya shalat  beliau  juga  pernah mengarang kitab   yang  berjudul  ‘’ Ihyau sunanun mahjurat ‘’  menghidupkan sunah- sunah yang tertinggal,   karena  banyak sunah – sunah  Rasulullah yang tertinggal   mulai   banyak orang melupakan makanya, di majelis Rasulullah  ini  ayo sedikit demi sedikit dari  ilmu yang  kita dapati sunah sunah Rasululllah kita amalkan,  kita  praktekan, kita  hidupkan dan ajak orang  lain juga  untuk mengamalkanya  mulai dari yang kecil kecil,   mulai dari hal  yang sepele,   kalau  mau bicara sunah  Rasulullah Saw  banyak sekali,   luas  bahkan  cara  buang  air saja  kita di ajarkan oleh Rasulullah Saw,  tidak kurang  Rasulullah mengajarkan kita  sudah sempurna  dari a sampai z sempurna ajaran Rasulullah Saw   sampai  tata cara  buang air  , tata cara istinja di ajarkan oleh Rasulullah Saw,  kita  mulai   yang kecil kecil, siwak  jangan  pernah di lupakan, siwak  pakai siwaknya sebelum shalat sebelum wudhu  menggunakan siwak

عند كل صلاة لولا أن أشقّ على أمتي لأمرتهم بالسواك

 ‘’Kalau tidak memberatkan umatku  maka akan aku perintahkan, aku  wajibkan  setiap sebelum shalat dan dalam riwayat  yang lain عند كلوضوء  setiap sebelum wudhu  Rasulullah tidak  takut akan tetapi  khawatir   kitanya tidak mengamalkan”.   Sekarang saja banyak  orang  tidak menggunakan siwak   sebelum shalat   jangan lupa  praktek sunah sunah yang lain , seperti  peci jangan lupa ,  baju   lengan  panjang   ini adalah  sunah dalam shalat   ,  mengerjakan sunah di dalam shalat maka akan menambahkan  khusu kita di dalam  shalat,   akan tetapi kalau shalat sudah menyepelekan  yang kecil – kecil   maka  yang besar  juga  akan kita sepelekan,   banyak  orang yang shalat dengan   lengan pendek maka  hukunya makruh,   usahakan  lengan  baju  tangan  panjang,   makanya sunah di hari jum’at menggunakan  gamis   yang  putih putih,   jangan shalat  jum’at menggunakan   yang merah ,  kalau  bukan  kita   yang menghidupkan sunah nabi siapa lagi,   orang  perempuan juga  pakai siwak, dalam  riwayat   Rasulullah sebelum meninggal dunia  beliau  minta di siwakan   oleh putrinya sayidah  Fatimatuzahra dan menggunakan  siwak sayidah  Fatimatuzahra   sampai di ceritakan  mufti betawi al Habib  Usman  bin Yahya   itu beliau   kalau mau shalat  Jum’at  di  masjid  pekojan   itu dari rumahnya   beliau naik dokar  atau delman  sampai di setengah   jalan  ini supir  andongnya  di berhentikan  di suruh  pulang kemabali,   kenapa  habib  balik lagi ? siwak saya  ketinggalan  di rumah,   saya  ingat di kota Tarim malam ke 27 khatam di masjid  Ba’alawi   mau shalat   tarawih   sudah mau sampai masjid Balawi   ada seseorang menangis, maka saya Tanya kenapa wahai syekh engkau menangis? Saya  ketinggalan   kebaikan  , apa kebaikan  itu , dia mengatakan lagi, saya  kehilangan  pahala dari Allah, apa   yang ketinggalan?  maka  orang tersebut mengatakan  saya  ketinggalan siwak di rumah. Shalat  menggunakan  minyak wangi ini adalah sunah nabi Muhammad saw.   Alhabib  Umar mengatakan,  orang yang shalat  menggunakan siwak maka  dapat  pahala 10 di luar shalat,   mau shalat menggunakan peci   maka  dapat 10  pahala di luar shalat,   mau shalat  pakai minyak wangi dapat  10  pahala di luar shalat  , shalat pakai  lengan  panjang maka  dapat 10   pahala di luar shalat, shalat   pakai rida   maka dapat  10  pahala di luar shalat,  shalat  pakai  cincin dapat  10  pahala di luar shalat ,  

Mengikuti nabi  selain di  cintai Allah maka  kita mendapatkan  pahala   jangan  kita  lupa  ketika  kita mau tidur ambil wudhu dan  kerjakan shalat  witir,  tidurnya menghadap  kiblat, dll  insya Allah  semoga  keberkahan  majelis ini  semoga kita di permudah mengerjakan sunah nabi Muhammad ‘’ 

Faqulu  jami’an  ,, ya Allah…….Ya Allah ………………………………………….ya Allah ……………………………ya Allah ……………………………ya Allah ……………………..ya Allah ………………ya Allah ………………..ya Allah ………………………ya Allah ………………….. ya Allah …………………….. ya Allah …………………. Ya Allah ……………………………………. Ya Allah ………………………………. Ya Allah ……………….

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ، وَرَبُّ الْأَرْضِ، وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ)

Jasaltu Itsnain Majelis Rasulullah SAW

Masjid Raya Almunawar Pancoran, 7 September 2015

~ Al Habib Bagir bin Yahya~