Jaltsatul istnain Majelis Rasulullah
4, Januari 2021
Al-Habib Ja’far bin Muhammad Bagir Al-Atthos
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kita ucapkan selamat datang kepada para tetamu kita yaitu Kh.Salman Yahya dan Al-Habib Lukman bin Syekh Abu Bakar dan para Asatidzah dan para hadirin dan hadirat yang hadir bersama kita dan yang menontong melalui Streaming Majelis Rasulullah Saw dimanapun berada mudah-mudahan Allah Swt selalu menjaga kita memelihara kita dari segala macam penyakit zohir dan batin Amin Amin Amin Ya Rabbal Alamin.

Sebelum kita melanjutkan dari pada kajian kita di dalam kitab Ghoyah Wattaqrib sebagaimana biasa kita membacakan doa dari pada Al-Imam Abdullah bin Alwi Al-Haddad

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
نَوَيْتُ التَّعَلُّمَ وَالتَّعْلِيْمَ، وَالنَّفْعَ وَالاِنْتِفَاعَ، وَالْمُذَاكِرَةَ وَالتَّذْكِيْرَ،
وَالإِفَادَةَ وَالاِسْتِفَادَةَ، وِالْحِثُّ عَلَى تَمَسُّكِ بِكِتَابِ الله،
وَبِسُنَّةِ رَسُوْلِ الله صلى الله عليه وسلَّم،
وَالدُّعَاءَ إِلَى الْهُدَى، وَالدِّلالَةَ عَلَى الْخَيْرِ،
اِبْتِغَاءَ وَجْهِ الله وَمَرْضَاتِهِ وَقُرْبِهِ وَثَوَابِهِ
الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّهِ ۚ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
نعم المولى ونعم النصير

Alhamdulillah Wa Syukrulillah di malam hari ini kita kembali dalam kajian kita di dalam kitab Ghoyah Wattaqrib yang di karang oleh Abi Suja’ masih di dalam kaitan tentang sholat. Semuanya sudah di bahas oleh beliau dari syarat nya, rukunnya, sunnah-sunnah nya dan hal-hal yang membatalkannya kemudian beliau memberikan global dari seluruh pembahasan ini dari pada sistim yang di buat oleh ulama-ulama terdahulu. Beda dengan ulama-ulama sekarang. Kalau ulama-ulama sekarang global dulu di sebutkan baru rinciannya tapi ulama-ulama dulu rinciannya dulu di sebutin baru global nya di sebutkan.

Disini Imam Abi Suja’ membuat system dari pada ulama-ulama terdahulu yaitu menceritakan secara global atau menjelaskan secara global dari keseluruhan yang telah di rinci oleh beliau dari pembahasan tentang sholat.

Pasal
Rakaat rakaat nya sholat-sholat fardhu yang 5 waktu ada 17 dan di dalam nya ada 34 kali sujud da nada 94 takbir. Kata ulama setiap rakaat ada 5 takbir di kalikan 17 baru 85 takbir di tambah 5 kali takbir setiap takbiratul ihram dan 4 takbir nya ketika kita bangun dari Tasyahud Awal. Dan ada 9 kali Tasyahud dan ada 10 kali salam da nada 153 baca tasbih. Jumlah rukun di dalam sholat ada 126 rukun dan subuh 30 rukun dan magrib ada 36 rukun dan di dalam bilangan yang 4 jumlah nya 54 rukun. Siapa orang yang tidak mampu berdiri dalam sholat fardhu maka di perbolehkan dengan duduk.

Pasal
5 waktu yang di kategorikan makruh yang mendekati haram dan tidak melakukan sholat di dalam nya
1) Ba’da sholat subuh sampai terbit matahari
Penjelasan: di waktu tersebut kita tidak boleh mengerjakan sholat-sholat sunnah yang mempunyai sebab dan mempunyai waktu terkecuali qodho.
2) Sebelum zuhur
3) Setelah asar sampai terbenam nya matahari
4) Saat tenggelam matahari
5) Ketika tenggelam matahari sampai sempurna.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh